Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Bantuan Bina Lingkungan PT Jasa Raharja NTT bagi Rumah Ibadah

Bantuan Bina Lingkungan PT Jasa Raharja NTT bagi Rumah Ibadah

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 30 Apr 2020
  • visibility 164
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sejalan dengan Peraturan Menteri BUMN Nomor Per-02/MBU/7/2017 tentang Program Kemitraan dan Bina Lingkungan, sejak 29—30 April 2020, Jasa Raharja Cabang NTT menyerahkan bantuan bina lingkungan fitur sarana ibadah untuk Rumah Ibadah.

Pada Rabu, 29 April 2020, Kepala Cabang PT Jasa Raharja Nusa Tenggara Timur didampingi Kepala Unit Keuangan, Akuntansi & PKBL Krisnoadi K. Nugroho menyerahkan bantuan untuk 3 (tiga) Rumah Ibadah di Kota Kupang yakni Masjid Al Fatah Kampung Solor, Pura Agung Giri Kertha Bhuwana dan Gereja Amazing Grace.

Kepala PT. Jasa Raharja Cabang NTT saat menyerahkan Bantuan Bina Lingkungan kepada Masjid Al Fatah Kampung Solor 

Pahlevi B. Syarif menuturkan pemberian bantuan tersebut sebagai bentuk Social Responsibility perusahaan kepada masyarakat dan lingkungan. “Bantuan ini merupakan bagian dari laba perusahaan yang kita berikan kepada masyarakat, seperti yang kita tahu bahwa BUMN maupun perusahaan yang bernaung di dalamnya wajib menyisihkan Laba bersih sebesar 4% untuk program Kemitraan dan Bina Lingkungan,” ucapnya.

Pahlevi juga meminta dukungan dari masyarakat Nusa Tenggara Timur agar selalu mendukung upaya-upaya yang dilakukan perusahaan dalam melaksanakan ketentuan Undang – Undang No. 33 dan 34 Tahun 1964. “Tak lupa kami minta dukungan masyarakat Nusa Tenggara Timur khususnya pemilik/pengusaha angkutan umum agar tepat waktu melakukan pembayaran SWDKLLJ di Kantor Bersama Samsat.,” pinta Pahlevi.

Total bantuan yang diberikan bagi semua rumah ibadah di Nusa Tenggara Timur sebesar Rp.95.000.000,- (sembilan puluh lima juta rupiah).

Bantuan Bina Lingkungan dari PT Jasa Raharja Cabang NTT kepada Pura Agung Giri Kertha Bhuwana

Ada pun tempat ibadah di wilayah Kota Kupang yang mendapatkan bantuan dari PT Jasa Raharja Cabang Nusa Tenggara Timur antara lain Masjid Al Fatah Kampung Solor, Pura Agung Giri Kertha Bhuwana, dan Gereja Amazing Grace.

Sementara di luar Kota Kupang yakni Gereja Santa Teresa Avilia Nuabari – Kab. Sikka dan Masjid An Nur Pulau Ende – Kab. Ende.(*)

Sumber berita dan foto (*/Humas PT. Jasa Raharja Cabang NTT(
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kredit Merdeka Bank NTT Bikin Rakyat Merdeka dari Rentenir

    Kredit Merdeka Bank NTT Bikin Rakyat Merdeka dari Rentenir

    • calendar_month Sab, 9 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Loading

    Lewoleba, Garda Indonesia | Kredit merdeka yang digulirkan Bank NTT membebaskan masyarakat dari belenggu rentenir, bebas dari agunan dan dari bunga. Kredit merdeka merupakan salah produk unggulan Bank NTT guna membantu pelaku UMKM meningkatkan perekonomian. “Kredit ini untuk memberikan rasa merdeka dari bunga, merdeka dari agunan dan merdeka dari rentenir, sehingga memudahkan para pelaku usaha […]

  • Ekonomi NTT 2018 Tumbuh 5,13 persen

    Ekonomi NTT 2018 Tumbuh 5,13 persen

    • calendar_month Rab, 6 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 415
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Ekonomi NTT pada tahun 2018 tumbuh sebesar 5,13 persen (c-to-c atau kumulatif triwulan I—IV) sedangkan ekonomi nasional sebesar 5,17 persen; mengalami sedikit kenaikan jika dibandingkan dengan pertumbuhan pada periode yang sama tahun 2017 yang mencapai 5,11 persen. Kondisi Pertumbuhan Ekonomi NTT 2018 disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTT, Maritje Pattiwaellapia […]

  • Korem 161/Wira Sakti Edukasi Empat Konsensus Berbangsa & Bernegara

    Korem 161/Wira Sakti Edukasi Empat Konsensus Berbangsa & Bernegara

    • calendar_month Ming, 15 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Korem 161/Wira Sakti memenuhi undangan Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera ( DPW PKS ) Provinsi NTT sebagai Pemateri dalam kegiatan Konsolidasi dan Pembekalan Struktur Anggota Legislatif Kab/Kota terpilih PKS se-Prov Nusa Tenggara Timur. Materi tentang Empat Konsensus Berbangsa dan Bernegara serta Bela Negara ini diberikan kepada 41 peserta, termasuk 18 […]

  • NTT Menatap Dunia via Tour de EnTeTe 2025

    NTT Menatap Dunia via Tour de EnTeTe 2025

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Loading

    Tour de EnTeTe menghadirkan 10 etape dengan panorama dan tantangan berbeda. Start dimulai dari Kota Kupang, berlanjut ke Timor Tengah Utara, lalu menyusuri perbatasan Indonesia–Timor Leste hingga finis di Atambua, Belu.   Kupang | Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersiap mencatat sejarah baru lewat Tour de EnTeTe 2025, event balap sepeda internasional dengan lintasan terpanjang […]

  • Gubernur NTT : Bupati & DPRD Rote Ndao Tak Terima Gaji Selama Juli—Des 2020

    Gubernur NTT : Bupati & DPRD Rote Ndao Tak Terima Gaji Selama Juli—Des 2020

    • calendar_month Kam, 18 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Loading

    Rote Ndao, Garda Indonesia | Terhitung sejak Juli—Desember 2020 (6 bulan), Bupati, Wakil Bupati, dan Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao tak akan menerima gaji, demikian penegasan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) pada Senin, 15 Juni 2020 saat memberikan sambutan dalam rangkaian kunjungan kerjanya sekaligus meresmikan 4 (empat) cottage di Mulut Seribu. “Saya sudah tanda […]

  • Aksi Kecil Bripka Robert Larimanu bagi Pedagang Asong & Buruh Tenau Kupang

    Aksi Kecil Bripka Robert Larimanu bagi Pedagang Asong & Buruh Tenau Kupang

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pelabuhan Laut Tenau Kupang sejak resmi ditutup pada 13 April—30 Mei 2020, menyebabkan para pedagang asong dan buruh pelabuhan kehilangan ladang penghasilan, yang mana selalu mengandalkan rezeki dari para penumpang kapal. Karena kondisi tersebut, mereka tak dapat lagi mengais rezeki seperti biasa akibat dampak penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) yang merebak […]

expand_less