Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Jaga Listrik Tetap Nyala, PLN ULTG Kupang Lakukan Pemeliharaan Sistem Timor

Jaga Listrik Tetap Nyala, PLN ULTG Kupang Lakukan Pemeliharaan Sistem Timor

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 16 Jun 2020
  • visibility 159
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Kupang melakukan pemeliharaan peralatan utama Gardu Induk Bay Line 1 dan 2 arah Bolok di Gardu Induk Maulafa pada 9—10 Juni 2020.

Gardu Induk Maulafa Kupang merupakan sub-sub sistem dari sistem tenaga listrik. Sebagai sub sistem dari sistem penyaluran (transmisi), gardu induk mempunyai peranan penting. Dalam pengoperasiannya tidak dapat dipisahkan dari sistem penyaluran (transmisi) secara keseluruhan.

Manager PLN ULTG Kupang Mawahib Affandi menyampaikan, jika salah satu atau sebagian peralatan utama di Gardu Induk mengalami kerusakan, maka dapat mengakibatkan padamnya satu kota dalam waktu yang lama. Oleh karena itu, semua peralatan utama di Gardu Induk harus selalu dilakukan pemeliharaan agar selalu dalam keadaan baik dan sistem tetap andal.

“Pemeliharaan gardu induk harus selalu dilakukan. Mulai dari evaluasi level 1, evaluasi level 2, level 3, dst. Ketika ditemukan adanya anomali atau gangguan, maka tim akan segera memperbaikinya,” ungkap Affandi.

Lanjutnya, “Level 1 yaitu pemeliharaan yang bisa dengan visual chek, parameter peralatan, lalu Level 2, pemeliharaan dengan alat bantu seperti thermovisi, ultrasound partial dischard, corona cam dan sebagainya, kemudian Level 3: pemeliharaan dengan padam, pengujian semua peralatan masih berfungsi sesuai standar.”

Proses pemeliharaan kelistrikan sistem Timor

Untuk menjaga sistem bisa tetap andal, Tim khusus dan terlatih untuk mengatasi berbagai masalah kelistrikan di Gardu Induk bertugas melakukan pemeliharaan dan perbaikan di Gardu Induk dan SUTT 70kV dari Bolok-Atambua

“Seperti kemarin Selasa dan Rabu, 9—10 Juni 2020, Tim ULTG Kupang melakukan evaluasi level 3/ pemeliharaan terhadap semua peralatan utama Gardu Induk Bay Line 1 dan 2 jalur Maulafa-Bolok di Gardu Induk Maulafa. Jalur tersebut merupakan inti dari semua Sistem Timor. Dalam pemeliharaan ini tim ULTG melakukan pemeliharaan semua peralatan mulai dari Proteksi, PMT/CB (Cirkuit Breaker), CT (Current Transformer), PMS/DS (Disconnecting Switch), CVT (Capacitiv Voltage Transformer) dan LA (Lighting Arrester),” urainya.

Tim ULTG Kupang bekerja dengan baik walaupun memakan durasi waktu sampai 2 hari, dengan waktu pengerjaan 8 jam per harinya pada pukul 09.00—17.00 WITA. Namun, hasilnya memuaskan karena aliran listrik terus menyala sehingga dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat di seluruh daratan Timor.

Pasukan Pemeliharaan Jaringan SUTT 70kV PLN ULTG Kupang memiliki berbagai sertifikasi, di antaranya : Sertifikasi Pemeliharaan peralatan switchgear, Pemeliharaan trafo tenaga, K3 pekerjaan tegangan tinggi, Ahli K3, dan Ahli Proteksi.(*)

Sumber berita dan foto (*/Humas PLN UIW NTT)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kampung Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya Diresmikan

    Kampung Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya Diresmikan

    • calendar_month Jum, 9 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Peningkatan kualitas rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di seluruh Indonesia menjadi fokus Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Salah satunya dilakukan melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau Rumah Swadaya. Program BSPS dilakukan dengan memberikan dana stimulan dan untuk perbaikan rumahnya dilakukan secara gotong royong. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan Program […]

  • Tradisi Henge’do – Akhiri Perseteruan Refafi Gah dan Marthin Kale

    Tradisi Henge’do – Akhiri Perseteruan Refafi Gah dan Marthin Kale

    • calendar_month Ming, 21 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id|Seteru antara Ketua DPD Partai HANURA NTT, Drs. Refafi Gah,SH,.MPd., dan Martheen Kale (Pemilik Akun Facebook Martheen Kale) Berakhir damai, Sabtu/20 Oktober 2018 pukul 17.30 WITA di Rumah Ketua DPD Hanura NTT di Jalan Aquarius Liliba Kecamatan Oebobo Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sebelumnya Refafi Gah mengadukan Martheen Kale ke Unit Tipiter (Tindak […]

  • Eddy Kusuma Wijaya – Konsistensi Politik dengan Dukungan Kaum Marginal

    Eddy Kusuma Wijaya – Konsistensi Politik dengan Dukungan Kaum Marginal

    • calendar_month Sab, 22 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Sosok Inspektur Jenderal Polisi Drs. H. Eddy Kusuma Wijaya, S.H., M.H., M.M., Purnawirawan Kepolisian Negara Republik Indonesia lulusan Akpol tahun 1977 dalam kanca perpolitikan makin terus mengerucut pada kepedulian masyarakat kelas menengah ke bawah. Tak henti-hentinya, ia melakukan komunikasi politik dalam konteks Politik Pilpres dan Legislatif di 2019 mendatang. Pria dengan jabatan […]

  • Munculnya ‘Pasal Siluman’ Diduga Kuat Sebagai Upaya Kriminalisasi  Pers

    Munculnya ‘Pasal Siluman’ Diduga Kuat Sebagai Upaya Kriminalisasi Pers

    • calendar_month Ming, 14 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Pasal 207 KUHP: ‘barang siapa dengan sengaja di muka umum dengan lisan atau tulisan menghina suatu penguasa atau badan umum yang ada di Indonesia, diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah,’ yang ditambahkan dalam Jawaban Kuasa Hukum Polres […]

  • Warga Beruntung, Bendungan Tapin di Kalsel Jadi Spot Wisata

    Warga Beruntung, Bendungan Tapin di Kalsel Jadi Spot Wisata

    • calendar_month Kam, 18 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Tapin-Kalsel, Garda Indonesia | Saat meresmikan Bendungan Tapin yang terletak di Desa Pipitak Jaya, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, pada Kamis, 18 Februari 2021; Presiden Joko Widodo sempat berdialog dengan seorang warga setempat yang dahulu tinggal di sekitar wilayah yang kini telah menjadi bendungan tersebut. Atal Amos, warga yang memperoleh ganti untung dan dilakukan relokasi […]

  • 7 Juta Raib, Lius Berek Bakal Laporkan Alfons Lete ke Polsek Tasbar

    7 Juta Raib, Lius Berek Bakal Laporkan Alfons Lete ke Polsek Tasbar

    • calendar_month Jum, 21 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 1Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia | Basilius Berek alias Lius Berek, warga Desa Naitimu, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT); bakal melaporkan Alfonsius Lete, warga Kecamatan Raimanuk ke Polsek Tasifeto Barat atas dugaan tindak pidana penipuan. Lius Berek yang kesehariannya bekerja sebagai tukang ojek merasa telah ditipu oleh Alfons Lete. Dugaan penipuan yang […]

expand_less