Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Empat Alat Cuci Darah di RSUD Atambua Tak Terpakai, Manajemen Mengakui

Empat Alat Cuci Darah di RSUD Atambua Tak Terpakai, Manajemen Mengakui

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 4 Jul 2020
  • visibility 203
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gabriel Manek Atambua membenarkan empat unit Alat Cuci Darah (ACD) tidak terpakai sejak kurang lebih empat tahun. ACD tersebut belum bisa beroperasi lantaran adanya beberapa alasan teknis. Demikian diungkapkan Direktris dr. Batsheba Elena Corputty, MARS melalui Kepala bidang Pelayanan, Sipri Mali kepada Garda Indonesia saat ditemui di ruang kerjanya, pada Jumat, 3 Juli 2020 petang.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/07/02/dokter-agus-taolin-sorot-alat-cuci-darah-tak-terpakai-di-rsud-atambua/

Sipri Mali mengatakan, ACD yang pengadaannya menggunakan sumber dana dari Kementerian Kesehatan itu, sudah harus di-launching pada 17 Februari 2020 lalu, tetapi karena salah satu kendala yang dihadapi adalah alat itu sudah empat tahun disimpan sehingga perlu diuji ulang. “Harganya berapa, terus terang saya tidak tahu. Setelah dilihat, ternyata ada banyak item yang perlu diuji ulang, terutama air RO (reverse osmosis)-nya itu,” ungkapnya.

Kabid Pelayanan RSUD Atambua, Sipri Mali

Kendala lain yang dihadapi pihak RSUD Atambua, lanjut Sipri Mali, ketika meminta pihak penyedia barang dari perusahaan untuk melakukan pengujian, tetapi tidak bisa dengan alasan masa garansinya telah selesai, sehingga pihak RSUD Atambua harus menyiapkan lagi anggaran untuk membayar tenaga teknisi dari perusahaan.

Pihaknya juga memastikan pada bulan Agustus 2020 sudah ada Kerja Sama Operasional (KSO) dengan pihak perusahaan penyedia barang untuk mulai mengoperasikan ACD tersebut. “Jadi kita tidak keluarkan uang untuk beli alat lagi. Semuanya akan disiapkan langsung oleh perusahaan. Kita hanya kontrak mereka lima tahun. Sekarang ini, semua peralatan sedang dalam perjalanan, dan mungkin dalam waktu dua atau tiga minggu ini semua peralatan sudah tiba. Kemudian, akan segera dilakukan instalasi selama kurang lebih satu bulan, sehingga paling lambat bulan Agustus sudah bisa operasi,” tegasnya.

Berkaitan dengan dokter spesialis Anestesi di RSUD Atambua Sipri Mali mengatakan, hanya ada satu orang sesuai dengan Permenkes nomor 56 untuk rumah sakit tipe C. “Rumah sakit ini tipe C sehingga aturannya cukup satu dokter Anestesi. Rumah sakit ini juga adalah Rumah Sakit Rujukan Regional (melayani tiga kabupaten, T.T.U, Malaka dan Belu). Jadi, kalau kita mengacu pada Rumah Sakit Rujukan Regional, maka kita bisa tambah jumlah tenaga dokter. Dalam waktu dekat kita sudah ada Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS),” urainya.

Terkait penambahan tenaga dokter, kata Sipri Mali, pihak RSUD Atambua sudah siapkan sejumlah anggaran untuk kontrak rumah, termasuk menyiapkan mobil bagi para tenaga dokter tambahan itu. “Kami mau tambah lagi satu dokter Anestesi, satu dokter syaraf dan satu dokter mata,” pungkasnya.(*)

Penulis + foto (*/HH)
Foto utama oleh tirto.id
Editor (+ rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyidik Periksa Ketua dan Empat Anggota DPRD TTS

    Penyidik Periksa Ketua dan Empat Anggota DPRD TTS

    • calendar_month Ming, 20 Mar 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Marcu Mbau bersama 4 (empat) anggota DPRD, Ratna Tali Dodo, Uksam Selan, Marthen Tualaka, dan Roy Babys diperiksa penyidik Polres TTS terkait kasus dugaan pencemaran nama baik oleh terlapor Bupati TTS, Egusem Piether Tahun. Kelimanya diperiksa […]

  • Copot 15 Pejabat Lingkup Pemprov NTT; Ini Kata Gubernur Viktor

    Copot 15 Pejabat Lingkup Pemprov NTT; Ini Kata Gubernur Viktor

    • calendar_month Jum, 15 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | 15 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama atau setara Eselon II di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur dicopot dari jabatannya. Pencopotan jabatan tersebut dilaksanakan dalam sesi Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Aula Fernandes Kantor Gubernur NTT, Jumat/15 Februari 2019 pukul 10.30 WITA. Prosesi pencopotan jabatan tersebut didasarkan atas Surat Keputusan […]

  • Jenderal Air ke Petani Belu: Panen Dua Kali Setahun

    Jenderal Air ke Petani Belu: Panen Dua Kali Setahun

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Loading

    Atambua | Calon gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi diarak ribuan massa di Kota Atambua pada Kamis, 19 September 2024. Kehadiran SPK, sapaan akrab Simon Petrus Kamlasi di Atambua adalah dalam rangka safari politik setelah sebelumnya di Kabupaten Alor. Arak-arakan dari Bandara A.A Bere Tallo menuju hotel Paradiso membuat kota Atambua macet. Di hadapan pendukung dan […]

  • Kedepankan Protokol Kesehatan, FIKP Unika St. Paulus Ruteng Helat PKKMB

    Kedepankan Protokol Kesehatan, FIKP Unika St. Paulus Ruteng Helat PKKMB

    • calendar_month Sel, 25 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Loading

    Ruteng, Garda Indonesia | Pengenalan Kegiatan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Ilmu Kesehatan dan Pertanian Unika St. Paulus Ruteng secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas, David Djerubu, S.Fil,.MA di lapangan sepak bola Unika St. Paulus ruteng, pada Senin, 24 Agustus 2020. Dalam sambutan pembuka, David Djerubu, S.Fil,.MA mengungkapkan terima kasih kepada seluruh mahasiswa baru […]

  • Peduli 284 Petugas Kebersihan Kota Kupang, Wali Kota Jefri Bagi APD

    Peduli 284 Petugas Kebersihan Kota Kupang, Wali Kota Jefri Bagi APD

    • calendar_month Ming, 24 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Untuk mengendalikan dan memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19, Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore, membagikan Alat Pelindung Diri (APD) kepada awak dan tenaga lapangan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang, pada Sabtu, 23 Mei 2020 di Taman Nostalgia Kupang. Wali Kota Kupang didampingi Penjabat Sekda Kota Kupang, Ely […]

  • BNPB : Terdapat 177 Tsunami Besar & Kecil Sejak Tahun 1629—2018

    BNPB : Terdapat 177 Tsunami Besar & Kecil Sejak Tahun 1629—2018

    • calendar_month Rab, 26 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis sejak tahun 1629—2018 terdapat 177 kejadian tsunami besar dan kecil dengan sebaran tsunami diawali di Maluku pada tahun 1629 disusul tahun 1648 di Pulau Timor; kemudian pada tahun 1674 tsunami di Ambon yang menelan korban sebanyak 2.243 orang meninggal, kejadian serupa juga terjadi di Banda. Kepala […]

expand_less