Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Angka Stunting di Sikka Turun, Gubernur VBL Apresiasi Bupati dan Wakil Bupati

Angka Stunting di Sikka Turun, Gubernur VBL Apresiasi Bupati dan Wakil Bupati

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 28 Jul 2020
  • visibility 117
  • comment 0 komentar

Loading

Maumere-NTT, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) memberikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Sikka yang dinilai berhasil menurunkan angka Stunting. Hal ini diungkapkan langsung oleh Gubernur VBL saat memberikan arahan kepada para pimpinan OPD, Tenaga Kesehatan, Camat, Lurah serta Kepala Desa se-Kabupaten Sikka, pada Senin, 27 Juli 2020 di Sea Word Resort.

Menurut Gubernur VBL, kolaborasi kedua pemimpin di Kabupaten Sikka kali ini sangat menjanjikan untuk membawa perubahan bagi masyarakat banyak. “Birokrat murni dengan jiwa muda yang ada dalam diri Bupati dipadu dengan jiwa entrepreneur dari seorang wakil bupati sudah menunjukkan hasilnya. Angka Stunting di Kabupaten ini menurun dari sebelumnya 25% menjadi 23%,” urainya.

Tetapi hasil yang dicapai, imbuh Gubernur VBL, tidak boleh membuat kita lupa diri. Karena target kita semua tentunya angka Stunting harus zero (0%). Untuk mencapai angka zero lanjut Gubernur, tentunya harus ada data yang valid di tingkat desa, karena angka Stunting di hampir semua kabupaten berasal dari desa.

“Sebagai Gubernur, saya minta Bapak Bupati memerintahkan Kepala Desa agar mendata secara baik ibu hamil di desanya,” tegas Gubernur VBL.

Hal ini, menurut VBL, agar setiap perempuan yang hamil diberi asupan serta protein yang cukup, sehingga anak yang nanti dilahirkannya tidak menderita Stunting. “Sekali lagi saya pastikan bahwa data harus jelas dan tepat,” tegasnya.

Ke depan, jika gubernur atau bupati menanyakan ke kepala desa, saat ini berapa banyak jumlah ibu hamil di wilayah tersebut, maka kepala desa wajib mengetahuinya. “Jika yang hamil mampu untuk mengurus kandungannya secara baik dengan asupan gizi yang cukup, maka itu tidak menjadi masalah. Tetapi jika yang hamil itu ternyata miskin dan tidak mampu untuk mengurus kandungannya dengan asupan gizi yang baik, maka Pemerintah wajib untuk memberikan bantuan,” lanjut Laiskodat.

Oleh karenanya, ke depan pembagian bantuan di tingkat desa, tidak dilakukan di balai desa atau kantor desa, tetapi dilakukan di posyandu. Hal ini, bertujuan agar selain menerima bantuan dari pemerintah, sekalian juga dilakukan pemeriksaan kesehatan.

Selain masalah Stunting, Gubernur VBL juga menaruh perhatian serius terhadap pertanian, peternakan dan juga perikanan. Terkait data tentang semua potensi itu harus jelas, dan dimulai dari desa. Hal ini karena saat ini semua bicara tentang desa, termasuk negara sekalipun bicara tentang desa.

“Ke depan, kita akan desain secara baik dari tingkat desa sampai pusat. Desa mana yang prioritasnya pada pertanian, desa mana yang perlu diterapi perikanannya, dan juga tentang peternakannya,” kata Gubernur.

Dan untuk sampai ke tahap ini, sekali lagi dibutuhkan data yang jelas. Dan ini semua tentunya dibutuhkan kolaborasi dari semua pihak. Harus ada tim kerja yang solid. “Jika bicara pertanian, data di desa harus jelas. Kepala desanya siapa, lahannya berapa banyak, tenaga kerja yang terlibat berapa orang, sumber air terdekat dari mana, dengan begini maka pemerintah tinggal masuk dengan bantuan, baik berupa bibit maupun alat berat untuk mengolah lahan tersebut. Hal demikian juga diterapkan di bidang peternakan dan juga Perikanan,” ungkap Laiskodat.

Sekali lagi data sangat penting. Karena kerja tanpa data berarti kerja tanpa pengetahuan. Dan jika kerja tanpa pengetahuan, maka dapat dipastikan bahwa hasilnya pasti tidak berpengetahuan.

Sementara itu, Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos., mengatakan bahwa dengan Visi Misi menuju masyarakat Sikka yang bahagia dengan hak – hak dasarnya terpenuhi, maka dengan jumlah 110 ribu KK, dan yang miskin sebanyak 47 ribu KK, maka dibutuhkan kerja keras dan kerja serius serta harus optimis bahwa masyarakat Sikka akan Bangkit menuju Sejahtera. Menurut Robby, walaupun di tengah pandemi Covid-19 saat ini, Kabupaten Sikka akan tetap action, produktif dan tidak cengeng.

Turut hadir pada kesempatan ini, beberapa pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi NTT, beberapa Anggota DPRD Provinsi NTT dan juga Staf Khusus Gubernur NTT.(*)

Sumber berita dan foto (*/Sam Harly Babys)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 September 2018; Pelantikan Gubernur NTT Terpilih-Viktor Laiskodat & Josef Nae Soi

    5 September 2018; Pelantikan Gubernur NTT Terpilih-Viktor Laiskodat & Josef Nae Soi

    • calendar_month Rab, 5 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id– Hari ini, Rabu/5 September 2018, Gubernur & Wakil Gubernur Terpilih, Viktor Laiskodat dan Josef Nae Soi dilantik oleh Presiden Joko Widodo tepat pukul 10.00 Wib di Istana Negara. Selain pelantikan pasangan Viktor-Josef sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTT periode 2018-2023; akan dilantik juga 8 (delapan) pasangan gubernur-wakil gubernur terpilih pada Pilkada serentak 2018 […]

  • Bedah Buku ‘Kuasa Media di Indonesia’, Media & Warganet Tangkal Isu Intoleransi

    Bedah Buku ‘Kuasa Media di Indonesia’, Media & Warganet Tangkal Isu Intoleransi

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Komunitas Peacemaker Kupang (KOMPAK) menghelat Diskusi dan Bedah Buku ‘Kuasa Media di Indonesia—Kaum Oligarki, Warga, dan Revolusi Digital’ karya Ross Tapsel pada Sabtu, 22 Februari 2020 pukul 09.00—selesai di Luy Pung Cafe areal Ruko Friendship. Menghadirkan 5 (lima) pemantik diskusi yakni Anna Djukana dari Aliansi Jurnalis Independen, Beverly Rambu dari media […]

  • 400 Juru Suntik Dilatih Vaksinasi Covid-19 Selama Seminggu

    400 Juru Suntik Dilatih Vaksinasi Covid-19 Selama Seminggu

    • calendar_month Sel, 5 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Vaksin Covid-19 produksi Sinovac telah tiba di Bandara El Tari Kupang pada Selasa pagi, 5 Januari 2021. Kedatangan 13.200 vaksin Covid-19 tersebut dijemput oleh tim Gugus Tugas Covid-19 dan petugas Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Selanjutnya, sebagai tahap awal, vaksin Covid-19 tersebut akan digunakan untuk vaksinisasi 6.600 tenaga kesehatan […]

  • PIMPINAN KKB TEWAS! Satgas Cartenz Lumpuhkan di Pegunungan Bintang

    PIMPINAN KKB TEWAS! Satgas Cartenz Lumpuhkan di Pegunungan Bintang

    • calendar_month Sel, 3 Okt 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Papua, Garda Indonesia | Satgas Operasi Damai Cartenz telah melakukan operasi penegakan hukum terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah Pegunungan Bintang di bawah kepemimpinan Ananias Ati Mimin pada Sabtu dini hari, 29 September 2023. Dalam operasi ini, satgas berhasil melumpuhkan 5 (lima) KKB dan berhasil menyita 3 (tiga) senjata api serta ratusan butir amunisi. […]

  • Ledakan Bom di Polrestabes Medan, LPSK Fokus Penanganan Medis Korban

    Ledakan Bom di Polrestabes Medan, LPSK Fokus Penanganan Medis Korban

    • calendar_month Rab, 13 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ledakan terjadi di Polrestabes Medan, Sumatra Utara, pada Rabu pagi, 13 November 2019. Ledakan diduga berasal dari bom bunuh diri. Belum diketahui adakah korban lain yang jatuh selain pelaku peledakan. Pihak berwenang masih terus melakukan olah tempat kejadian perkara. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2019/11/13/bom-bunuh-diri-di-medan-pelaku-gunakan-atribut-ojek-online/ Menyikapi ledakan di Polrestabes Medan, Ketua Lembaga Perlindungan […]

  • Layanan Unit PPA POLRI, Menteri Bintang Ingatkan Layanan Harus Perspektif Korban

    Layanan Unit PPA POLRI, Menteri Bintang Ingatkan Layanan Harus Perspektif Korban

    • calendar_month Sen, 10 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | “Permasalahan perempuan dan anak merupakan permasalahan multi sektoral, sehingga layanan perempuan dan anak korban kekerasan harus diberikan secara komprehensif dan terintegrasi mulai dari pelaporan hingga penyelesaian kasus,” ujar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga dalam kegiatan Sosialisasi Kebijakan PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) dan Optimalisasi Peran Unit PPA […]

expand_less