Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Cerpen » Andika, Pelukis Jingga

Andika, Pelukis Jingga

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 17 Feb 2021
  • visibility 145
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh : Melkianus Nino

Akhirnya tertinggal juga semua yang ada. Tiada jalinan lagi, kini telah berlalu dan pergi. Kesempurnaan Cinta, berakhir di Maret ujung Barat, saat Cakrawala melukis kejinggaan. Aku ditepis rasa yang kian membebani kenangan setahun berjalan, benar indah dan sangat menyentuh beban benak. Aku lewati dengan kekejaman yang kualami-rasakan.

“Maaf, bila cukup dan sampai di sini saja!” Aku tak lagi menahu ulasan ini, mungkin rasa yang mengetuknya.

Aku duduk termenung saat mendung kian menghempas bara mentari, mengusirnya hingga dibalut awan membiru.

“Apa mungkin mentari menaruh amarah, benci serta tak lagi jujur-berpengertian”. Aku sedang berbincang dalam hati kepada Dia yang di sana.

Aku seakan tak ingin bersanding lagi. Tetapi, bayang semunya hadir dan membuat langkah tak lagi mengikuti irama. Sajian pagi terasa batu, belum terseduh terasa duri. Cintaku hanya angan-angan, tangan Dika yang halus tak di lagi kugapai. Kebiasaan memanja saat memanggil namanya.

Dia, namanya Andika. Hanya tatap empat mata belaka, kosong. Mata seakan membuta, bisuku tak lagi berkata-kata. Ilmu yang kugapai seakan tak berarti sama  sekali. Aku diam membukit, saat menatap awan putih menebal, melaju disusul kombinasi mewarnai Mahkota Cakrawala.

Di saat mentari bersahabat pada ketinggian yang sudah-susah kutafsiri. Pancaran berlabuh, menghadirkan nuansa melukis sapuan indah. Aku berdiri dari tempat duduk dan melangkah perlahan keluar kerai teras. Aku memikirkan dari Keagungan Pencipta yang mencipta lalu melepas pesona, laksana Kembang Kembar Mawar Merah.

Aku tak menahu, dan harus beranjak ke mana tujuan mana, dahi mengernyit gelombang. Tangan kiri memegang erat handphone, nada buta-bisu, senyap non-aktif dan Aku bermati raga-mati suri. Aku kewalahan, kebingungan dengan situasi saat berhadapan ini.

“Tapi… tapi… Hanyalah tapi tiada makna. Huuff!”.

Suara hati makin menggunung, hinggapi kumbang-kumbang kecil terbang kian -kemari, susah mengais madu. Dua dahan mawar berduri, sabar menanti jawaban.

Aku seolah terbuai rasa penasaran dengan keterbukaan diri Andika. Aku telah menilainya sepanjang dua kami. Mengarungi sangat jauh dunia cinta. Namun, mati raga-rasa tanpa apa-apa. Aku saluti semua sempurna darinya, tentang pengertian dan kejujuran nya.

“Dika, mengapa keterbukaan masih bersembunyi?”. Firasatku, kalau dia menyimpan rahasia di belakangku.

Saat Alam kian memutari roda ,wajah gemulai alam nampak berbeda. Pecahnya bara mengubah keadaan menjadi pengap, saat warna-warni membias hawanya.

Aku menuju pesisir pantai, duduk di atas moncong perahu pelaut. Luas hamparan pasir membentang di depan lototan. Mata mengedipkan dari kilatan pasir putih. Disinari mentari senja. Aku surut oleh semburat wajah memburam, seperti sampah kertas mengerut . Laut menyudut surut. Lepas pantai makin menjauh, inginkan mengejar gulungan ombak, namun tikar meluas jauh dari hadapanku.

“Andika…Andika…!”

Aku terus menyebut namanya berulang kali, sembari menunduk melihat keanggunan pada wallpaper di latar handphone ini.

“Jangan meninggalkan kesendirianku . Aku memohon kehadiran sesaat saja. Hadirlah juga didekatiku, sebelum Maret pergi ke barat sebentar lagi”. Aku membatin penuh harapan

Aku melangkah membekasi pasiran putih. Di dekat hijauan rimbakan Bakau, dengan menggantung ribuan akar-akar gantung, demi mencakar kehidupan. Ditengoknya naung bakau, ada bekas cakaran telunjuk kecil mirip jejari gadis menggurat . Di atas lembap pasir, tampak susunan daun menguning jatuh melingkari. Pesan kesedihan menampakkan coretan dari telunjuk itu.

“Aku telah pergi. Dan, Aku Pelukis Jingga di terbenamnya Senja. Aku, ANDIKA”.

Foto utama (*/phinemo.com)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPID NTT Ajak Mahasiswa Kupang Cerdas Konsumsi Informasi

    KPID NTT Ajak Mahasiswa Kupang Cerdas Konsumsi Informasi

    • calendar_month Sen, 14 Mar 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Nusa Tenggara Timur (NTT) menyajikan materi literasi media ke mahasiswa dan mahasiswi yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Kanokar Liurai (Itakanrai) dalam momentum penerimaan anggota baru (PAB) di kompleks Kapela Santo Markus Kaniti, Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang pada Sabtu, 12 Maret 2022. Kegiatan […]

  • Presiden Jokowi Tetapkan Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK 2019—2023

    Presiden Jokowi Tetapkan Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK 2019—2023

    • calendar_month Jum, 17 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo telah menetapkan 9 (sembilan) anggota Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk masa jabatan tahun 2019—2023. Pansel tersebut dibentuk untuk menjamin kualitas dan transparansi dalam seleksi calon pimpinan KPK sehubungan akan berakhirnya masa jabatan pimpinan KPK saat ini pada 21 Desember 2019. Penetapan tersebut tertuang […]

  • Pasca-Badai Siklon Tropis Seroja, Kota Kupang Lumpuh

    Pasca-Badai Siklon Tropis Seroja, Kota Kupang Lumpuh

    • calendar_month Sen, 5 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | BMKG memprediksi 24 jam ke depan pada Selasa, 6 April 2021 pukul 07.00 WIB atau 08.00 WITA, Siklon Tropis Seroja berada pada posisi di Samudra Hindia Samudra Hindia sebelah barat daya Pulau Rote, 12.2LS, 120.1BT (sekitar 260 km sebelah barat daya Sabu, kecepatan 7 knots (12 km/jam) bergerak menjauhi wilayah Indonesia. […]

  • Istana Kepresidenan di IKN Bakal Pakai Sistem Canggih Listrik Hijau

    Istana Kepresidenan di IKN Bakal Pakai Sistem Canggih Listrik Hijau

    • calendar_month Sen, 7 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) akan menyiapkan sistem kelistrikan yang andal untuk Istana Kepresidenan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Sistem kelistrikan dari PLN ini mengusung konsep state of the art of technology dengan berbasis pada pasokan listrik ramah lingkungan, indah dan didukung oleh teknologi pintar. Sistem serupa telah diterapkan PLN dalam revitalisasi […]

  • ‘Gerakan Tengok Tetangga’ Aksi Perdiknas Denpasar Bantu Warga Saat Covid-19

    ‘Gerakan Tengok Tetangga’ Aksi Perdiknas Denpasar Bantu Warga Saat Covid-19

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar-Bali, Garda Indonesia | Perkumpulan Pendidikan Nasional Denpasar (Perdiknas) Peduli Covid-19, hadir di tengah masyarakat untuk membantu meringankan beban warga saat pandemi Covid-19, dengan membagikan 300 nasi gratis siap santap pada setiap Selasa dan Jumat. Kegiatan tersebut sebagai program  Perdiknas Denpasar membantu masyarakat di tengah pandemi virus corona dengan tema “Gerakan Tengok Tetangga”, bertempat di […]

  • Via CSR Kampung Berseri, Pertamina Ubah Sampah Jadi Berkah

    Via CSR Kampung Berseri, Pertamina Ubah Sampah Jadi Berkah

    • calendar_month Ming, 8 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Loading

    Berbekal komposisi yang beragam, program Pertamina ini diharapkan dapat menerapkan prinsip Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI), termasuk untuk inisiatif program CSR lainnya dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.   Kupang | Sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian Lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, PT Pertamina Patra Niaga Aviasion Fuel Terminal (AFT) El Tari melalui program CSR Kampung Berseri […]

expand_less