Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Cerpen » Andika, Pelukis Jingga

Andika, Pelukis Jingga

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 17 Feb 2021
  • visibility 51
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh : Melkianus Nino

Akhirnya tertinggal juga semua yang ada. Tiada jalinan lagi, kini telah berlalu dan pergi. Kesempurnaan Cinta, berakhir di Maret ujung Barat, saat Cakrawala melukis kejinggaan. Aku ditepis rasa yang kian membebani kenangan setahun berjalan, benar indah dan sangat menyentuh beban benak. Aku lewati dengan kekejaman yang kualami-rasakan.

“Maaf, bila cukup dan sampai di sini saja!” Aku tak lagi menahu ulasan ini, mungkin rasa yang mengetuknya.

Aku duduk termenung saat mendung kian menghempas bara mentari, mengusirnya hingga dibalut awan membiru.

“Apa mungkin mentari menaruh amarah, benci serta tak lagi jujur-berpengertian”. Aku sedang berbincang dalam hati kepada Dia yang di sana.

Aku seakan tak ingin bersanding lagi. Tetapi, bayang semunya hadir dan membuat langkah tak lagi mengikuti irama. Sajian pagi terasa batu, belum terseduh terasa duri. Cintaku hanya angan-angan, tangan Dika yang halus tak di lagi kugapai. Kebiasaan memanja saat memanggil namanya.

Dia, namanya Andika. Hanya tatap empat mata belaka, kosong. Mata seakan membuta, bisuku tak lagi berkata-kata. Ilmu yang kugapai seakan tak berarti sama  sekali. Aku diam membukit, saat menatap awan putih menebal, melaju disusul kombinasi mewarnai Mahkota Cakrawala.

Di saat mentari bersahabat pada ketinggian yang sudah-susah kutafsiri. Pancaran berlabuh, menghadirkan nuansa melukis sapuan indah. Aku berdiri dari tempat duduk dan melangkah perlahan keluar kerai teras. Aku memikirkan dari Keagungan Pencipta yang mencipta lalu melepas pesona, laksana Kembang Kembar Mawar Merah.

Aku tak menahu, dan harus beranjak ke mana tujuan mana, dahi mengernyit gelombang. Tangan kiri memegang erat handphone, nada buta-bisu, senyap non-aktif dan Aku bermati raga-mati suri. Aku kewalahan, kebingungan dengan situasi saat berhadapan ini.

“Tapi… tapi… Hanyalah tapi tiada makna. Huuff!”.

Suara hati makin menggunung, hinggapi kumbang-kumbang kecil terbang kian -kemari, susah mengais madu. Dua dahan mawar berduri, sabar menanti jawaban.

Aku seolah terbuai rasa penasaran dengan keterbukaan diri Andika. Aku telah menilainya sepanjang dua kami. Mengarungi sangat jauh dunia cinta. Namun, mati raga-rasa tanpa apa-apa. Aku saluti semua sempurna darinya, tentang pengertian dan kejujuran nya.

“Dika, mengapa keterbukaan masih bersembunyi?”. Firasatku, kalau dia menyimpan rahasia di belakangku.

Saat Alam kian memutari roda ,wajah gemulai alam nampak berbeda. Pecahnya bara mengubah keadaan menjadi pengap, saat warna-warni membias hawanya.

Aku menuju pesisir pantai, duduk di atas moncong perahu pelaut. Luas hamparan pasir membentang di depan lototan. Mata mengedipkan dari kilatan pasir putih. Disinari mentari senja. Aku surut oleh semburat wajah memburam, seperti sampah kertas mengerut . Laut menyudut surut. Lepas pantai makin menjauh, inginkan mengejar gulungan ombak, namun tikar meluas jauh dari hadapanku.

“Andika…Andika…!”

Aku terus menyebut namanya berulang kali, sembari menunduk melihat keanggunan pada wallpaper di latar handphone ini.

“Jangan meninggalkan kesendirianku . Aku memohon kehadiran sesaat saja. Hadirlah juga didekatiku, sebelum Maret pergi ke barat sebentar lagi”. Aku membatin penuh harapan

Aku melangkah membekasi pasiran putih. Di dekat hijauan rimbakan Bakau, dengan menggantung ribuan akar-akar gantung, demi mencakar kehidupan. Ditengoknya naung bakau, ada bekas cakaran telunjuk kecil mirip jejari gadis menggurat . Di atas lembap pasir, tampak susunan daun menguning jatuh melingkari. Pesan kesedihan menampakkan coretan dari telunjuk itu.

“Aku telah pergi. Dan, Aku Pelukis Jingga di terbenamnya Senja. Aku, ANDIKA”.

Foto utama (*/phinemo.com)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesetaraan Gender Fondasi Dasar Ketahanan Keluarga

    Kesetaraan Gender Fondasi Dasar Ketahanan Keluarga

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mendorong kesetaraan gender dalam keluarga melalui kemitraan peran gender. Sekretaris Kemen PPPA, Pribudiarta Nur Sitepu mengatakan, kesetaraan gender dalam relasi keluarga merupakan salah satu fondasi dalam mewujudkan ketahanan keluarga. “Saat ini terdapat 81,2 juta keluarga (SUPAS, 2015) di Indonesia, yang perlu ditingkatkan ketahanan […]

  • IJTI Pengda NTT Bagi Sembako ke Warga Nanaet Duabesi

    IJTI Pengda NTT Bagi Sembako ke Warga Nanaet Duabesi

    • calendar_month Sab, 3 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia | Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Pengurus Daerah Nusa Tenggara Timur (IJTI Pengda NTT) berbagi kasih dengan memberikan sejumlah bingkisan sembako kepada warga Desa Fohoeka dan Nanaet, Kecamatan Nanaet Duabesi, Kabupaten Belu pada Jumat, 2 Desember 2022. Pemberian sembako dipimpin oleh ketua IJTI Pengda NTT, Stefanus Dile Payong bersama para anggotanya yang bertugas […]

  • Via Kekasih dan Calon Mertua, Aset Indra Kenz Ditelusuri Bareskrim Polri

    Via Kekasih dan Calon Mertua, Aset Indra Kenz Ditelusuri Bareskrim Polri

    • calendar_month Sel, 8 Mar 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Dittipideksus Bareskrim Polri menelusuri aliran aset Crazy Rich Medan Indra Kenz dengan memeriksa pacar serta ibu pacarnya. Indra Kenz tersandung kasus penipuan berkedok aplikasi trading Binomo. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menyebutkan, penyidik telah melayangkan surat panggilan kepada RP dan VK untuk diminta keterangannya di Bareskrim Polri. “Hari Selasa ini, penyidik telah […]

  • Nasib Naas Warga Riau, Naik Speedboat Tewas Ditimpa Pohon

    Nasib Naas Warga Riau, Naik Speedboat Tewas Ditimpa Pohon

    • calendar_month Sel, 20 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Loading

    Kubu Raya | Ronal Siregar (21) pria kelahiran Bukit Harapan Provinsi Riau meninggal dunia usai speed boat yang ditumpanginya bersama tiga rekannya tertimpa pohon saat dalam perjalanan pulang ke kamp perusahaan di perairan Kecamatan Batu Ampar, Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat pada Minggu siang, 18 Agustus 2024 pukul 14.00 WIB. Ronal Siregar merupakan mekanik PT. […]

  • Jelang 2024, Kepemimpinan Transformatif versus Transaksional

    Jelang 2024, Kepemimpinan Transformatif versus Transaksional

    • calendar_month Sel, 15 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Siapa bilang pemilu (pileg, pilpres dan pilkada) masih lama? Semuanya bakal diselenggarakan secara serentak di tahun 2024. Cuma dua tahun lagi. Tapi persiapan (administrasi plus lobi-lobi) sudah mulai dari kemarin-kemarin! Baliho bakal calon presiden sudah terpasang di mana-mana. Parpol-parpol sudah bergerilya siang-malam di kafe atau warung kopi (juga pagi-sore di restoran-restoran […]

  • Polri Siap Posko Aduan Penipuan ‘Robot Trading’

    Polri Siap Posko Aduan Penipuan ‘Robot Trading’

    • calendar_month Jum, 11 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Mengutip Investopedia, robot trading atau automated trading system adalah sistem perdagangan otomatis, juga disebut sebagai sistem perdagangan mekanis, perdagangan algoritma, yang memungkinkan trader menetapkan aturan khusus untuk masuk dan keluar perdagangan yang setelah diprogram bisa dieksekusi secara otomatis. Sementara, trading merupakan proses transaksi finansial jangka panjang atau istilahnya adalah aktivitas perdagangan dalam bentuk mata uang. Kabaharkam […]

expand_less