Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Pakai Teknologi Tepat Guna, PNK Kupang Bantu Elka Estylo Etnik NTT

Pakai Teknologi Tepat Guna, PNK Kupang Bantu Elka Estylo Etnik NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 31 Jul 2021
  • visibility 165
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Politeknik Negeri (PNK) Kupang melalui program kemitraan masyarakat (PKM) sebagai pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk penerapan dan pengembangan hasil riset perguruan tinggi. Pada masa pandemi 2021, Ketua Tim PKM PNK Kupang, Rocky Y. Dillak, S.T., M.Cs. beranggotakan Edwin D. Hattu, ST., M.Si. Jandry P. Ratukadja, S.E., M.Si. dan Tim Teknisi Laboratorium Otomotif Teknik Mesin; didanai oleh Kemristek BRIN menerapkan teknologi tepat membantu menyelesaikan  permasalahan kelompok usaha Elka Estylo berlokasi di Jalan Oeekam, RT 11 RW 05 Kelurahan Sikumana, Kota Kupang.

Kelompok usaha Elka Estylo bergerak di bidang kerajinan tangan berbahan kulit kombinasi bahan baku tenun ikat NTT berupa sepatu, tas, tempat tisu dan handsanitizer. Elka Estylo menjadi target mitra program kemitraan masyarakat (PKM) merupakan UKM produktif yang terdampak Covid-19 dan sangat berpengaruh pada siklus permodalan, pendapatan dan omset.

Ketua Tim PKM PNK Kupang, Rocky Y. Dillak, S.T., M.Cs. kepada Garda Indonesia pada Jumat siang, 30 Juli 2021 pasca-penyerahan bantuan berupa mesin oven pengering sepatu berbasis kontrol suhu sebagai fasilitas penunjang pada proses produksi sepatu dan 1 (satu) boks P3K; mengatakan bahwa untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi mitra, maka tim dosen PNK fokus pada revitalisasi teknologi produksi, penguatan branding ‘merek’ produk, serta penerapan hyperconnectivity sebagai upaya perluasan pemasaran dalam membangkitkan pergerakan ekonomi mitra di masa new normal akibat pandemi Covid-19.

“Bantuan kali ini sesuai dengan lay out dari DIKTI, kita selesaikan untuk tahap awal membantu pembenahan lay out rumah produksi yang ergonomis sesuai kaidah-kaidah Kesehatan dan Keselamatan Kerja (berupa material oleh karena mitra juga korban terdampak Badai Seroja pada April 2021), pelatihan manajemen keuangan dan manajemen kewirausahaan, pelatihan penyempurnaan logo produk dan kemasan box produk sepatu serta Aplikasi e-commerce penjualan produk mitra,” urai Rocky Dillak.

Selain itu, ungkap Rocky, UKM Elka Estylo sangat potensial, namun cost yang harus dibayar terlalu tinggi pada proses produksi, maka kami memberikan sentuhan teknologi yang dapat mereduksi waktu, uang, dan tenaga. “Kita ambil bagian pada proses pengeringan lem pada produk, jika berhasil maka dapat meningkatkan jumlah produksi dan jika sukses, maka kami akan melanjutkan program lain untuk membantu Elka Estylo,” urainya.

Ke depan, imbuh Rocky Dillak, oven pengering tak berbasis listrik, namun bersumber energi angin atau panas matahari. “Jika oven berbasis listrik berhasil, maka ke depan, kami akan kembangkan oven menggunakan sumber energi angin atau matahari,” ungkapnya.

Ketua Teknisi Edwin D. Hattu, ST., M.Si. (duduk) sementara menerangkan Marsel Kopong (jongkok) cara penggunaan oven pengering lem

Harapan Tim PKM PNK Kupang, tandas Rocky, semoga kualitas produksi menjadi lebih baik menggunakan oven listrik dan ke depan bakal masuk ke pemasaran dan memberikan sentuhan lainnya kepada Elka Estylo.

Sementara itu, Ketua Teknisi Edwin D. Hattu, ST., M.Si. menyampaikan sesuai permintaan mitra (Elka Estylo, red) membutuhkan alat untuk menunjang proses produksi. “Selama ini hanya mengandalkan panas matahari, jadi kalau ada mendung maka mengalami kesulitan. Jika menggunakan oven biasa dengan pemanasan api akan susah menahan suhu yang diinginkan antara 40—60 derajat. Maka, menjawab kebutuhan mitra, kami memodifikasi oven elektrik dengan kontrol suhu,” terang Edwin.

Hasil uji coba pengeringan lem, lanjut Edwin, cukup bagus. Saat proses pemanasan membutuhkan listrik sebesar 350 watt (berjalan hanya 10—15 menit) dan saat holding time hanya membutuhkan daya sekitar 30—40 watt. “Sehingga oven elektrik dapat memperpendek waktu, biaya murah, estetika oven juga sesuai kebutuhan mitra,” tandasnya sembari mengungkapkan PNK Kupang telah memproduksi beragam alat modifikasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Pemilik Elka Estylo, Marcelinus Kopong Tulit, S.E. telah merintis usaha sepatu, sandal etnik NTT sejak tahun 2014 menyampaikan bahwa bantuan dari PNK Kupang berupa oven pengering lem sangat bermanfaat. “Saya sangat membutuhkan oven pengering lem karena saat musim hujan tidak bisa berproduksi karena susah untuk mengeringkan lem, karena jika lem dingin,  maka daya rekat kurang,” jelasnya.

Adapun produk utama dari Elka Estylo, beber Marsel Kopong (sapaan akrabnya, red) berupa sandal dan sepatu etnik NTT berbahan dasar tenun ikat. “Selain itu, kami juga memproduksi tas, dompet, dan aksesoris lain. Dan di masa pandemi ini, penjualan kami menurun, sebelum pandemi omzet bisa mencapai 7—8 juta. Sementara saat pandemi omzet hanya berkisar 2—3 juta saja,” ujarnya.

Pemilik Elka Estylo asal Adonara yang memperkerjakan 5 (lima) orang ini pun berharap PNK Kupang juga dapat membantu memperhatikan ruang produksi. Hasil produksi Elka Estylo, tandas Marsel Kopong lebih banyak penjualan melalui marketplace dan dikirim ke luar NTT.

Penulis, editor dan foto (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jemaat Nekusuf Gapai Bantuan Bina Lingkungan dari Jasa Raharja

    Jemaat Nekusuf Gapai Bantuan Bina Lingkungan dari Jasa Raharja

    • calendar_month Kam, 7 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | PT. Jasa Raharja Cabang NTT menyerahkan bantuan bina lingkungan berupa fitur pengembangan sarana dan prasarana umum pembangunan bak penampung air bersih untuk Jemaat Rayon Nekusuf di Desa Nekbaun Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang – Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sejak lama masyarakat setempat mengalami kesulitan air bersih dan akhirnya pada bulan November […]

  • Karya UGM, Deteksi Covid-19 “GeNose” Dipakai di Transportasi Umum

    Karya UGM, Deteksi Covid-19 “GeNose” Dipakai di Transportasi Umum

    • calendar_month Ming, 24 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah memberikan apresiasi kepada tim GeNose dari Universitas Gajah Mada (UGM) yang sudah bekerja keras untuk menciptakan inovasi ini dan membantu pemerintah dalam melakukan upaya 4 T (Tracking, Tracing, Testing dan Treatment). “Hari ini pak Menko Luhut memberikan dukungan yang luar biasa dengan mencoba langsung. Kami akan mendorong penggunaan alat ini […]

  • “Kasus Narkoba” Kapolda Jawa Timur Ditangkap Propam

    “Kasus Narkoba” Kapolda Jawa Timur Ditangkap Propam

    • calendar_month Jum, 14 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kabar mengejutkan datang dari lembaga Kepolisian Daerah Jawa Timur. Pasalnya, Kapolda Jatim, Irjen Teddy Minahasa Putra ditangkap Propam Polri terkait kasus narkoba. Informasi tersebut diafirmasi Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. Ia mengatakan, Kapolda Jatim pengganti Irjen Pol Nico Afinta itu dalam waktu secepatnya akan diumumkan kasus yang dialaminya. “Kalau […]

  • Reskrim Polsek Tasbar Limpahkan Berkas Kasus Kades Nanaet ke Kejari Belu

    Reskrim Polsek Tasbar Limpahkan Berkas Kasus Kades Nanaet ke Kejari Belu

    • calendar_month Sen, 9 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Atambua, Garda Indonesia | Polsek Tasifeto Barat, Resor Belu telah melimpahkan berkas kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Kepala Desa Nanaet, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Kandrianus Taek ke Kejaksaan Negeri Belu oleh Kanit Reskrim, Aiptu. Marselinus Goran, pada Senin, 9 Desember 2019 pukul 15.00 WITA. “Selamat siang, sekadar info bahwa berkas perkara penganiayaan yang […]

  • Doni Monardo Imbau Taman Vegetasi untuk Atasi Abrasi

    Doni Monardo Imbau Taman Vegetasi untuk Atasi Abrasi

    • calendar_month Jum, 8 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Pariaman, Garda Indonesia | Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengimbau kepada seluruh komponen yang terdapat di daerah, untuk mengedepankan penanaman vegetasi dalam rangka pengurangan kerusakan akibat abrasi. Hal itu dikatakan saat melakukan kunjungan ke beberapa pantai barat di Sumatera Barat pada Kamis, 7 November 2019. “Rusaknya bibir pantai di sepanjang pantai barat […]

  • Kapal Ikan Terbakar di Muara Baru, Ini Respon & Komentar Aktifis Perikanan

    Kapal Ikan Terbakar di Muara Baru, Ini Respon & Komentar Aktifis Perikanan

    • calendar_month Ming, 24 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sekitar 30 kapal penangkap ikan di Pelabuhan Perikanan Muara Baru, Jakarta Utara dilahap api, Sabtu/23/2/2019 pada pukul 15.30 WIB, kejadian tersebut menuai kritik para Aktivis dan Pemerhati Perikanan. Dinilainya kebakaran disebabkan karena lamanya kapal bersandar. Bahkan, kejadian yang menimpa warga Jakarta Utara itu merupakan dampak dari lamanya perizinan yang kini diperketat […]

expand_less