Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » “Tertinggi di NTT” Cakupan Vaksinasi Covid-19 Tahap I dan II di Kota Kupang

“Tertinggi di NTT” Cakupan Vaksinasi Covid-19 Tahap I dan II di Kota Kupang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 6 Agu 2021
  • visibility 126
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Antusias masyarakat Kota Kupang untuk mendapat vaksin covid-19 cukup tinggi. Dalam kurun waktu 7 bulan periode Januari—Juli , sudah 48 persen warga layak vaksin sudah menerima vaksin tahap I, berdasarkan data resmi dari Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Sementara, untuk vaksinasi tahap II, tercatat 22,5 persen. Angka vaksinasi tahap I mencapai 48 persen di Kota Kupang, saat ini merupakan yang tertinggi di NTT. Sedangkan rata-rata cakupan Provinsi NTT untuk vaksin I sebesar 15,3% dan vaksin II sebesar 7,6%.

Berikut angka vaksinasi Kota Kupang dibandingkan dengan kabupaten-kabupaten lain di NTT:

  1. Manggarai Timur: vaksin I 7,2%), vaksin II 3,5%;
  2. Ende: vaksin I 7,7%, vaksin II 3,9%;
  3. Flores Timur: vaksin I 7,8%, vaksin II 4,7;
  4. Timor Tengah Selatan (TTS): vaksin I 8,3, vaksin II 4,4%;
  5. Alor: vaksin I 8,3%, vaksin II 5,0%;
  6. Malaka: vaksin I 8,6%, vaksin II 5,8%;
  7. Lembata: vaksin I 9,0%, vaksin II 6,1%;
  8. Sumba Barat Daya (SBD): vaksin I 9,1%, vaksin II 4,2%
  9. Timor Tengah Utara (TTU): vaksin I 9,3%, vaksin II 6,2%;
  10. Ngada: vaksin I 10,1%, vaksin II 5,6%;
  11. Sikka: vaksin I 10,6%, vaksin II 5,7%;
  12. Nagekeo: vaksin I 11,0%, vaksin II 5,5%;
  13. Manggarai: vaksin I 12,7%, vaksin II 8,7%;
  14. Sabu Raijua: vaksin I 12,9%, vaksin II 7,6%;
  15. Sumba Timur: vaksin I 12,9%, vaksin II 5,2%;
  16. Rote Ndao: vaksin I 13,4%, vaksin II 5,6%;
  17. Sumba Tengah: vaksin I 13,3%, vaksin II 6,3%;
  18. Belu: vaksin I 17,4%, vaksin II 10,0%;
  19. Sumba Barat: vaksin I 17,5%, vaksin II 8,1%;
  20. Manggarai Barat: vaksin I 23,5%, vaksin II 14,9%;
  21. Kabupaten Kupang: vaksin I 25.0%, vaksin II 6,4%;
  22. Kota Kupang: vaksin I 48,0%, vaksin II 22,5%.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, M.Kes, pada Kamis, 5 Agustus 2021, menjelaskan tingginya cakupan vaksinasi di Kota Kupang karena masyarakat mulai antusias dan sadar akan pentingnya vaksin anticovid-19. Saat ini, sedang berjalan vaksinasi jenis AstraZeneca dosis ke-2 untuk warga yang telah menerima dosis pertama. Vaksinasi dilaksanakan di 19 fasilitas kesehatan.

drg. Retnowati mengatakan, ada 332.000 warga Kota Kupang yang akan menerima vaksin. Saat ini persentase yang sudah vaksin sebanyak 48% dan berada pada urutan pertama di NTT. “Angka ini (332.000) harus dicapai untuk menjadikan Kota Kupang aman, sehingga lambat laun pandemi ini bisa berakhir,” ungkapnya.

Retnowati pun menandaskan bahwa setiap hari vaksinasi dilakukan untuk 1.600—2.000 warga Kota Kupang. (*)

Sumber dan foto (*/PKP Setda Kota Kupang)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov NTT Siapkan Dana Rp.60 Miliar dan Insentif Tenaga Medis Covid-19

    Pemprov NTT Siapkan Dana Rp.60 Miliar dan Insentif Tenaga Medis Covid-19

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pemerintah Provinsi NTT menyiapkan anggaran sebesar Rp.60 Miliar untuk penanganan wabah virus corona. Hal tersebut diungkapkan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) saat melakukan jumpa pers usai melakukan Teleconference dengan Presiden Jokowi di Kantor Gubernur Sasando, pada Selasa, 24 Maret 2020. “Kita siapkan 60 miliar untuk penanganan corona ini. Tadi saya […]

  • Pascagempa M 5,1 di Maluku, 1 Orang Meninggal & Beberapa Bangunan Rusak

    Pascagempa M 5,1 di Maluku, 1 Orang Meninggal & Beberapa Bangunan Rusak

    • calendar_month Rab, 13 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Aktivitas gempa masih terdeteksi hingga menimbulkan kerusakan bangunan. Pascagempa yang terjadi di Provinsi Maluku pada Selasa, 12 November 2019 pukul 19.10 waktu setempat (WIT), beberapa bangunan mengalami kerusakan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku melaporkan per Rabu, 13 November 2019, dampak kerusakan pada bangunan di beberapa titik. Berikut ini dampak […]

  • Jokowi Pinta APBN 2022 Dirancang Responsif, Antisipatif, dan Fleksibel

    Jokowi Pinta APBN 2022 Dirancang Responsif, Antisipatif, dan Fleksibel

    • calendar_month Sel, 30 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pandemi Covid-19 belum berakhir dan masih menjadi ancaman bagi Indonesia dan dunia, terutama dengan munculnya varian baru Omicron di sejumlah negara. Untuk itu, antisipasi dan mitigasi perlu disiapkan sedini mungkin agar tidak mengganggu kesinambungan program reformasi struktural dan pemulihan ekonomi nasional yang tengah dilakukan, termasuk dalam merancang Anggaran Pendapatan dan Belanja […]

  • Yusril Kritik Sistem Pemilu Bikin Orang Berbakat Kalah dari Artis

    Yusril Kritik Sistem Pemilu Bikin Orang Berbakat Kalah dari Artis

    • calendar_month Ming, 7 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Loading

    Menurut Yusril, perubahan regulasi mendesak dilakukan, apalagi setelah Mahkamah Konstitusi menghapus ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden (presidential threshold).   Jakarta | Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menilai sistem pemilu saat ini justru menghambat munculnya politisi berbakat karena kalah pamor dengan selebritas. Akibatnya, banyak kursi DPR diisi oleh […]

  • Cerita Pilu ASN Sumba Ruben Poety, Tidak Mau Korupsi Lantas Dipecat

    Cerita Pilu ASN Sumba Ruben Poety, Tidak Mau Korupsi Lantas Dipecat

    • calendar_month Sel, 7 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Mangatur Nainggolan Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Raden Brotoseno masih dapat melanjutkan kariernya sebagai anggota Polri (Polisi) setelah bebas bersyarat pada tahun 2020 atas kasus suap yang menjeratnya di tahun 2016. Keputusan Brotoseno tidak  dipecat dari keanggotaan Polri diputuskan setelah Divisi Propam Polri menghelat sidang kode etik. Berbeda dengan nasib Ruben Nyong Poety […]

  • Sekda Belu : ASN Fokus Kerja, Mutasi itu Wewenang Baperjakat

    Sekda Belu : ASN Fokus Kerja, Mutasi itu Wewenang Baperjakat

    • calendar_month Ming, 31 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Mutasi adalah hal yang wajar dalam sebuah organisasi, termasuk pemerintahan. Para Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diminta agar tetap fokus pada kerja dan tidak boleh terpengaruh dengan rencana mutasi. Demikian ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Belu, Johanes Andes Prihatin, S.E., M.Si. melalui pesan whatsApp yang […]

expand_less