Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » SMRC Akan Lakukan Quick Count Pilgub NTT

SMRC Akan Lakukan Quick Count Pilgub NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 25 Jun 2018
  • visibility 88
  • comment 0 komentar

Loading

NTT, gardaindonesia.id – SMRC (Saiful Mujani Research and Consulting) melalui Koordinator SMRC wilayah NTT, Petrus Tabein, menegaskan SMRC sebagai lembaga survey resmi akan melakukan Quick Count (perhitungan cepat) Pilgub NTT 2018 dan tidak melakukan Exit Pool atau survey saat pemilih keluar dari bilik coblos.

“Exit Pool/Survey tidak kami Lakukan di NTT “, Tegas Petrus saat pertemuan bersama para Lembaga Survey dan Pemantau Pemilihan di Aula KPU Prov NTT, Senin/25 Juni 2018.

Petugas SMRC yang bertugas sebagai E Numerator mencatat angka hasil Pleno TPS setelah disahkan oleh Ketua KPPS dan disetujui oleh 4 (empat) Saksi Paslon.

“Kami bukan pemantau, pengawas maupun sebagai solusi dalam TPS “, tandas Petrus

Lanjut Petrus, “Petugas E Numerator dari SMRC Akan menggunakan id card dengan pas photo warna ukuran 3×4 dan terdapat 10 (sepuluh) logo media yang bekerja sama dengan SMRC “.

“Petugas SMRC yang bertugas sebagai E Numerator sebanyak 300 orang tersebar di 22 kabupaten/Kota dan ditambah 15 spot chequer dan 3 asisten, Tim kami sudah siap, Kami akan menghimpun hasil perhitungan “, terang Petrus.

Menanggapi kekuatiran KPU bakal adanya hasil Quick Count yang mempengaruhi jalanannya proses pemilihan, Petrus menjamin bahwa proses Quick Count dimulai Usai proses penetapan perhitungan Suara di TPS.

Terkait adanya hasil Survey Pilgub NTT yang dilaksanakan oleh SMRC dan dipelintir oleh media, Petrus mewakili Saiful Mujani mengklarifikasi dan menegaskan bahwa SMRC tidak pernah merilis hasil survey, sehingga apapun pemberitaan oleh media massa diluar tanggung jawab SMRC.

Adapun 6 (enam) Lembaga Survey Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT yang telah terdaftar di KPU Prov diantaranya: Indo barometer, Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), PT indikator (politik Indonesia), Losta Institute, PT Indo Survey dan Strategi dan PT Jaringan Suara Indonesia yang menarik diri dan membatalkan via telpon sehingga tidak Lagi mengikuti proses Survey dan Quick Count Pemilihan Gub dan Wagub NTT. (+rb)

Sumber Foto: Megapolitan Kompas

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • JarNas Anti TPPO Siap Kerja Sama dengan Kementerian PPPA Akhiri Trafficking

    JarNas Anti TPPO Siap Kerja Sama dengan Kementerian PPPA Akhiri Trafficking

    • calendar_month Sab, 23 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo telah memilih para menteri untuk menduduki posisi di kabinetnya yang baru dan salah satunya adalah Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA). KPPPA memiliki tugas dan tanggung jawab yang besar untuk mengurus dan memastikan adanya perlindungan bagi perempuan dan anak di Indonesia. KPPPA juga mendapatkan mandat sebagai Ketua […]

  • Politisasi Pembangunan dan Budaya Korupsi Kekuasaan

    Politisasi Pembangunan dan Budaya Korupsi Kekuasaan

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Karolus Leo, Mahasiswa Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero Hiruk-pikuk ketidakpastian pembangunan di Indonesia seharusnya menjadi proses yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh dan berkelanjutan sebagai simbol kemajuan suatu daerah maupun bangsa. Jalan yang mulus, jembatan yang megah, waduk yang mengkilap, gedung sekolah yang glamor, pusat layanan kesehatan yang berkilau. Namun, […]

  • Masih Gampang Tersinggung? Habis Gelap, Kapan Terbit Terang?

    Masih Gampang Tersinggung? Habis Gelap, Kapan Terbit Terang?

    • calendar_month Rab, 21 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas “Hentikan semua ucapan atau tindakan yang dapat menyinggung perasaan sesama saudara sebangsa dan setanah air.” – Joko Widodo, 19 Agustus 2019. Lagi -lagi soal penistaan agama. Seperti tidak ada lelahnya bangsa ini menyibukkan diri dengan soal yang satu ini. Apa sih sulitnya untuk membawa urusan agama hanya sebagai urusan privat-vertikal? Alias […]

  • Cegah Virus Corona Masuk ke Indonesia, Tak ada WNA atau WNI yang Terjangkit

    Cegah Virus Corona Masuk ke Indonesia, Tak ada WNA atau WNI yang Terjangkit

    • calendar_month Sel, 28 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | “Saat ini Pemerintah RI tetap meningkatkan kewaspadaan tinggi untuk mencegah wabah virus corona masuk ke Indonesia,” ungkap Menparekraf Wishnutama Kusubandio saat Rapat Koordinasi terkait virus corona bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto di Kantor Kementerian Perhubungan pada Senin, 27 Januari 2020. Ia mengatakan stakeholder pariwisata […]

  • Pakai Teknologi Adaptif, Sistem Listrik Pulau Timor Lebih Stabil

    Pakai Teknologi Adaptif, Sistem Listrik Pulau Timor Lebih Stabil

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Berbekal rampungnya implementasi adaptive defense scheme di seluruh gardu induk di Pulau Timor, PLN UP2B NTT berharap dapat mewujudkan sistem kelistrikan yang lebih tangguh dan efisien.   Kupang | PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) NTT melalui PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) NTT terus berinovasi untuk meningkatkan keandalan sistem jaringan listrik di Pulau […]

  • Bupati & Wabup SBD : Kami Akan Jadikan Sumba Barat Daya ‘Iconic Island’

    Bupati & Wabup SBD : Kami Akan Jadikan Sumba Barat Daya ‘Iconic Island’

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bupati Sumba Barat Daya, dr.Kornelis Kodi Mete dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Marthen Kristian Taka, S.IP. menyampaikan program 100 hari kerja sejak dilantik oleh Gubernur NTT Viktor Laiskodat hingga Desember 2019. “Kami punya cita-cita supaya masalah terkini yang rakyat rasakan kalau bisa dapat berkurang dimulai dari lingkup internal birokrasi hingga […]

expand_less