Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Era Gubernur Laiskodat, Inspektorat Daerah Raih Predikat Sangat Berhasil

Era Gubernur Laiskodat, Inspektorat Daerah Raih Predikat Sangat Berhasil

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 1 Apr 2022
  • visibility 98
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Sebagai pelayan masyarakat, pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dituntut untuk tanggap terhadap kebutuhan dan tuntutan masyarakat dengan memberikan pelayanan terbaik, transparan dan berkualitas. Guna menggapai visi dan misi serta pemenuhan target-target yang ada dalam RPJMD provinsi NTT, maka perangkat daerah telah membuat perjanjian kinerja tahun 2021 dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL).

Inspektur Inspektorat Daerah NTT, Ruth Laiskodat kepada awak media pada Kamis, 31 Maret 2022 di aula Otan Kantor Inspektorat Daerah NTT, menekankan bahwa meskipun dilanda pandemi Covid-19 dan diterpa Badai Seroja beberapa waktu lalu, perangkat daerah tetap bersinergi mencapai target yang telah ditetapkan sesuai yang tertuang dalam perjanjian kinerja

Pada tahun 2021, urai Ruth, era pemerintahan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur Drs. Yosef Nae Soi (periode 2018—2023), terhadap perangkat daerah, telah dilakukan penilaian kerja yang berfokus pada 11 (sebelas) komponen dengan pemberian bobot penilaian dalam dua komponen utama yaitu kinerja utama dan kinerja penunjang.

Adapun perincian indikator sebagai berikut: kinerja utama dengan indikator :

  1. Sasaran strategis yang ada dalam renstra perangkat daerah/IKU PD dengan bobot 40. Anggaran (APBN dan APBD) dengan bobot 20.
  2. Kinerja penunjang dengan indikator: Proses pengadaan barang dan jasa telah terkontrak 31 Maret dengan bobot 3,5. Nilai pelaksanaan SAKIP minimal BB dengan bobot 10. Nilai pelaksanaan RB minimal BB dengan bobot 10. Telah menerapkan PPK online 100% dengan bobot 2. TLHP temuan di bawah 2019, administrasi 100%, non-administrasi 90—100%dengan bobot 2. TLHP temuan tahun 2019 ke atas harus 100% dengan bobot 2,5. Penyampaian LKPD, LPPD, LKPJ dan LKIP paling lambat 31 Maret 2021 dengan bobot 3. Telah bersertifikat manajemen ISO 9001:2015 dengan bobot 2. Lebih kurang menghasilkan 5 inovasi dengan bobot 5.

Dari hasil penilaian, imbuh Ruth Laiskodat, diperoleh hasil sebagai berikut:

  1. Terdapat 29 Perangkat Daerah mendapat nilai A (85,46 sampai dengan 99,75) dengan predikat sangat berhasil.
  2. Terdapat 9 perangkat daerah mendapat nilai B (78,23 sampai dengan 84,42) dengan predikat berhasil.
  3. Terdapat 1 perangkat daerah yang mendapat nilai C (70,78) dengan predikat cukup berhasil.

Lanjut Ruth, hasil penilaian tahun 2021 mengalami kenaikan dari hasil penilaian tahun 2020, di mana pada tahun 2020, hanya 15 perangkat daerah yang mendapat nilai A, dan yang mendapat predikat cukup baik hanya 14 perangkat daerah.

“Untuk tahun 2021, Inspektorat Daerah Provinsi NTT memperoleh hasil penilaian kinerja terbaik dengan kategori nilai A dengan nilai akhir 99,75 sehingga mendapat predikat sangat berhasil,” beber mantan Kepala Balai POM ini sembari mengapresiasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu yang menempati peringkat kedua dengan nilai akhir 97,86 dengan kategori A, sangat berhasil. Sementara, posisi terakhir ditempati oleh Badan Pengelola Perbatasan Daerah dengan nilai 70,78 dengan kategori C, cukup berhasil.

Hasil penilaian ini, tandas Ruth Laiskodat, tentu saja harus memberikan motivasi tersendiri bagi semua perangkat daerah untuk menjadi yang terbaik. Bagi perangkat daerah dengan nilai yang bagus agar semakin ditingkatkan lagi kinerjanya, dan bagi perangkat daerah yang masih mendapat predikat C agar tetap berupaya meningkatkan kinerjanya.

Sumber (*/Inspektorat Daerah NTT)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pencegahan Stunting Ibarat Membangun Rumah di Atas Batu Cadas

    Pencegahan Stunting Ibarat Membangun Rumah di Atas Batu Cadas

    • calendar_month Kam, 12 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Dra. Bernadeta M. Usboko, M.Si. (Staf Ahli Gubernur Bidang Kesejahteraan Rakyat Provinsi NTT) Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada usia anak di bawah 2 (dua) tahun / 1.000 hari pertama kehidupan yang disebabkan oleh masalah gizi kronis sebagai akibat dari asupan gizi yang kurang dalam jangka waktu yang lama sehingga anak lebih pendek […]

  • Menteri PPN Tinjau Bendungan Kambaniru & Food Estate di Pulau Sumba

    Menteri PPN Tinjau Bendungan Kambaniru & Food Estate di Pulau Sumba

    • calendar_month Sab, 5 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Sumba-NTT, Garda Indonesia | Menteri  Perencanaan Pembangunan Nasional (Menteri PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Dr.Ir. Suharso Monoarfa melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Pulau Sumba, pada Jumat 4 Juni 2021; menggunakan Pesawat Private Flight Type A/C, Menteri PPN bersama rombongan tiba di Bandara Umbu Mehang Kunda, Kabupaten Sumba Timur sekitar pukul 09.10 WITA. Kedatangan Menteri […]

  • Pastikan Rumah Daun Program Bedah Rumah, Wali Kota Jefri Rela Susur Hutan

    Pastikan Rumah Daun Program Bedah Rumah, Wali Kota Jefri Rela Susur Hutan

    • calendar_month Jum, 24 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore bersama istri, Hilda Manafe; menyusuri Hutan Nefosaka untuk melihat langsung rumah milik Yusak Boebalan di Kampung Sokon, Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa yang berbatasan langsung dengan Desa Oelomin di Kabupaten Kupang, pada Kamis, 23 Juli 2020. Berangkat dari rumah dinas Wali Kota di Kota Baru […]

  • 300 Kantong Darah, Stok Aman & Harus Tersedia Tiap Hari untuk PMI & Rumah Sakit

    300 Kantong Darah, Stok Aman & Harus Tersedia Tiap Hari untuk PMI & Rumah Sakit

    • calendar_month Ming, 29 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Palang Merah Indonesia (PMI) melalui UPTD Unit Transfusi Darah Provinsi NTT selalu mengupayakan untuk menyediakan stok 300 (tiga ratus) kantong darah bagi kebutuhan PMI dan sekitar 20 (dua puluh) Rumah Sakit yang ada di Kota Kupang. Kepala unit Transfusi Darah PMI NTT, dr Samson Ehe Teron menyampaikan kepada gardaindonesia saat kegiatan Donor […]

  • Polri Beber Data Tren Kejahatan Berkurang

    Polri Beber Data Tren Kejahatan Berkurang

    • calendar_month Sab, 20 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Polri mengungkapkan adanya penurunan tren gangguan Kamtibmas mengalami sebanyak 282 kejadian atau 25,27% persen dari Selasa sampai Rabu, 16—17 Agustus 2022). Pada Selasa, ada sebanyak 1.116 kejadian sedangkan Rabu, sebanyak 834 kejadian. Dengan rincian kejahatan sebanyak 814 kejadian, pelanggaran tindak pidana ringan 9 kejadian, bencana sebanyak 4 kejadian dan gangguan terhadap […]

  • 12 Kasus Positif Covid-19, Total 59 Kasus di Provinsi NTT, Pasien Sembuh 6 Orang

    12 Kasus Positif Covid-19, Total 59 Kasus di Provinsi NTT, Pasien Sembuh 6 Orang

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Dari hasil pemeriksaan 46 swab oleh Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. W. Z. Johannes Kupang, diketahui ada penambahan 12 kasus Positif Covid-19,” ujar Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. dalam jumpa media pada Sabtu siang, 16 Mei 2020. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/05/15/tambah-8-kasus-positif-covid-19-tiga-kasus-transmisi-lokal-di-kota-kupang/ […]

expand_less