Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Nia Nitti Menderita Sakit Kista Selama 15 Tahun

Nia Nitti Menderita Sakit Kista Selama 15 Tahun

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 15 Jun 2022
  • visibility 113
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Nia Daniati Nitti (35), warga RT 19/RW 09, Dusun V, Desa Tunbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami penderitaan panjang. Sejak berusia 20 tahun, putri pertama dari pasangan Fransiskus Runesi dan Mariance Runesi-Nitti ini menderita sakit kista.

“Saat itu keluarga sempat membawa Nia ke rumah sakit dan rumah sakit bersedia melakukan operasi pengangkatan kista, namun ada syarat yang membuat keluarga ragu,,” ujar Robby Nitti, Kepala Desa Tunbaun saat dihubungi wartawan pada Selasa, 14 Juni 2022.

Saat itu, pihak rumah sakit memberikan 2 (dua) opsi kepada keluarga. “Mereka (pihak rumah sakit) bilang antara hidup dan mati jadi keluarga keberatan dan menolak dilakukan operasi,” ujar kepala desa yang juga kerabat Nia.

Keluarga kemudian membawa pulang Nia ke rumah dan melakukan perawatan mandiri serta pengobatan tradisional. “Keluarga pakai obat-obat tradisional sambil mendukung dalam doa,” imbuhnya.

Namun, selama 15 tahun masa pengobatan tradisional dan perawatan mandiri ini tidak membuahkan hasil. Justru kista di perut Nia makin membesar dan saat ini sudah seberat 20 kilogram.

“Berat kista sudah 20 kilogram sehingga Nia sulit beraktivitas secara normal,” ungkapnya.

Selama 15 tahun, Nia, anak sulung dari tiga bersaudara ini hanya bisa menghabiskan waktu di rumah sambil melakukan aktivitas seadanya di rumah. Selama belasan tahun Nia mengalami penderitaan dan sakit dengan perawatan seadanya. Saat itu keluarga hanya bisa pasrah.

Ia hanya dirawat orang tua dan kerabatnya. Nia pun lebih banyak beraktivitas di tempat tidur karena kondisi perutnya yang membesar.

Keluarga pun menyerah dan memilih membawa Nia ke rumah sakit dan berharap Nia bisa sembuh. Namun, keluarga juga ragu dan galau karena mereka kekurangan biaya apalagi orang tua Nia berasal dari keluarga kurang mampu.

“Mereka dari keluarga kurang mampu. Butuh uluran tangan untuk proses operasi dan penyembuhan,” ujar kepala desa.

Nia kemudian sudah dibawa ke rumah sakit Leona Kupang untuk observasi dan menunggu waktu pelaksanaan operasi. Keluarga berharap proses operasi bisa berjalan lancar dan kista di perut Nia bisa diangkat.(*)

Sumber (*/tim)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PREDIKSI BMKG!, Kemarau Kering Selesai Akhir Oktober Ini

    PREDIKSI BMKG!, Kemarau Kering Selesai Akhir Oktober Ini

    • calendar_month Kam, 5 Okt 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau akan berakhir di sebagian besar wilayah Indonesia mulai akhir Oktober 2023 ini, dan awal musim hujan secara bertahap, dimulai awal November 2023. Namun, akibat tingginya keragaman iklim, maka awal musim hujan tidak terjadi secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Sementara puncak musim […]

  • Bedah Buku ‘Kuasa Media di Indonesia’, Media & Warganet Tangkal Isu Intoleransi

    Bedah Buku ‘Kuasa Media di Indonesia’, Media & Warganet Tangkal Isu Intoleransi

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Komunitas Peacemaker Kupang (KOMPAK) menghelat Diskusi dan Bedah Buku ‘Kuasa Media di Indonesia—Kaum Oligarki, Warga, dan Revolusi Digital’ karya Ross Tapsel pada Sabtu, 22 Februari 2020 pukul 09.00—selesai di Luy Pung Cafe areal Ruko Friendship. Menghadirkan 5 (lima) pemantik diskusi yakni Anna Djukana dari Aliansi Jurnalis Independen, Beverly Rambu dari media […]

  • Bela Akulina Dahu, APBPK Tuntut Copot Kapolres Belu

    Bela Akulina Dahu, APBPK Tuntut Copot Kapolres Belu

    • calendar_month Kam, 7 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Usai ditetapkannya Akulina Dahu (AD) sebagai tersangka pelanggaran Pemilu dalam Pilkada Belu 2020 oleh Polres Belu, Aliansi Pemuda Belu Peduli Kemanusiaan (APBPK) melakukan aksi protes di Kota Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis, 7 Januari 2020. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/01/07/kuasa-hukum-akulina-dahu-praperadilan-polres-belu-ke-pn-atambua/ APBPK menuntut sejumlah poin melalui orasi dan […]

  • Pikiran Positif untuk Kesehatan Fisik dan Mental

    Pikiran Positif untuk Kesehatan Fisik dan Mental

    • calendar_month Ming, 6 Mar 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Loading

    Saat Anda terbiasa berpikir positif, maka akan lebih fokus untuk melihat kebaikan dalam situasi apa pun. Namun, hal ini bukan berarti Anda meremehkan masalah yang ada. Sebaliknya, pikiran positif justru membuat Anda lebih bersemangat menghadapi masalah tersebut karena percaya akan memperoleh hasil yang terbaik. Orang yang memiliki pikiran positif biasanya mampu bersikap lebih baik dan bijak dalam […]

  • Dokter Gigi Hello Kitty

    Dokter Gigi Hello Kitty

    • calendar_month Sen, 4 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Jika ditanya, mana yang lebih menyakitkan sakit hati atau sakit gigi? Mungkin sebagian dari kita bakal menjawab, lebih baik sakit gigi (kayak lirik lagu Meggy Z, Lebih Baik Sakit Gigi) atau sakit hati saja? Ya, tulisan ini terbersit dari pengalaman sakit gigi yang saya alami hingga merasakan derita sakit hingga terasa […]

  • 2.629 KTP Elektronik Dimusnahkan Pemerintah Kota Kupang

    2.629 KTP Elektronik Dimusnahkan Pemerintah Kota Kupang

    • calendar_month Rab, 19 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, gardaindonesia.id | Pemkot Kota Kupang melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kupang melaksanakan pemusnahan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik bertempat di Halaman Kantor Dispenduk Kota Kupang, Rabu (19/12/18). Sesuai Surat Edaran Nomor 470.13/11176/SJ tentang Penatausahaan KTP Elektronik Rusak atau invalid, maka proses pemusnahan dilakukan dengan cara dimasukkan dalam tong/drum kemudian dibakar yaitu […]

expand_less