Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Antisipasi Isu Aktual, Tim Wasdin Kota Kupang Jalin Komunikasi

Antisipasi Isu Aktual, Tim Wasdin Kota Kupang Jalin Komunikasi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 30 Agu 2022
  • visibility 35
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Melsy I.Y.Fanggi, Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Kupang bersama Dominggus Koreh Selaku Kasubsi Ketertiban mengikuti rapat tim pengawasan dini (Wasdin) Kota Kupang tahap I pada Selasa, 30 Agustus 2022.

Rapat Wasdin bertempat di ruang kerja Kepala Badan Kesbangpol Kota Kupang, Noce Nus Loa diikuti oleh anggota Tim Wasdin Kota Kupang di antaranya, Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Badan Intelijen Daerah, Kasi Intel TNI AL, Kasat Intelkam Polresta Kupang, Kasi Intel Kejari Kota Kupang, Kasi Intel AURI, Kasi Intel Korem Kupang dan Plt. Kasi Inteldak Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang.

Noce Nus Loa selaku Pelaksana Harian Tim Wasdin menyampaikan bahwa rapat rutin ini bertujuan untuk pencegahan dini dan sharing informasi terkait isu – isu aktual yang sedang berkembang di Kota Kupang.

“Rapat ini dilaksanakan sebagai sarana untuk memfasilitasi dan menyatukan persepsi antar semua pemangku kepentingan dari kalangan Pemkot, Polres, Kodim, Kejari, Imigrasi dan pihak terkait dalam rangka menyikapi perkembangan situasi dan kondisi di Kota Kupang saat ini, khususnya terkait dengan isu-isu yang sentral yang sedang berkembang saat ini,” ujar Noce.

Sementara itu, Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban Rudenim Kupang Melsy Fanggi menyampaikan isu-isu terkininya bahwa pengawasan dan pemantauan pengungsi yang telah dilakukan di 3 (tiga) tempat akomodasi di Kota Kupang dengan isu aktual demonstrasi pengungsi yang masih terus berlangsung.

“Demonstrasi pengungsi masih terus berlangsung dan akan terus berlangsung sampai tuntutan mereka terkait resettlement terpenuhi, dan resettlement adalah kewenangan dari negara ketiga melalui UNHCR dan IOM dan para pengungsi sendiri sebenarnya tahu akan hal itu, namun mereka masih terus melakukannya (demonstrasi) dengan tujuan mendapatkan simpati dan perhatian dari Pemda untuk dapat membantu percepatan proses resettlement,” terang Melsy.

Melsy pun menambahkan bahwa 1 (satu) Deteni pada Rudenim Kupang selesai menjalani hukuman pidana di Lapas Kelas IIA Kupang akibat kasus pemalsuan Dokumen Kependudukan untuk pembuatan paspor.(*)

Sumber (*/Humas Rudenim Kupang)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masa Kecil Tak Akan Datang untuk Kali Kedua

    Masa Kecil Tak Akan Datang untuk Kali Kedua

    • calendar_month Ming, 13 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Anto Narasoma Jakarta, Garda Indonesia | Masa kecil tak datang kedua kali. Karena masa adalah kesempatan untuk menikmati pengalaman yang tak mungkin sama dibanding masa-masa berikutnya. Saat kecil dulu, persahabatan antarsesama anak-anak pun terjalin murni. Yang ada di hati hanyalah mengumbar perasaan suka dan senang, serta saling menyenangkan. Persahabatan anak-anak dalam konteks bermain, […]

  • Manfaat Makan Buah Apel Bagi Kesehatan Tubuh

    Manfaat Makan Buah Apel Bagi Kesehatan Tubuh

    • calendar_month Jum, 14 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Buah yang berukuran segenggam tangan orang dewasa ini mengandung serat, kalium, vitamin C, magnesium, dan fosfor. Sejumlah nutrisi ini berperan penting dalam menangkal dan mencegah paparan penyakit pada tubuh. Apel adalah buah bercita rasa manis dan gurih. Variannya banyak, di antaranya apel merah dan hijau. Meski berbeda jenis, keduanya memiliki kandungan gizi dan manfaat yang […]

  • ‘Co-Branding’ Bank NTT & Politani Kupang Hasilkan Kartu Mahasiswa Plus Kartu ATM

    ‘Co-Branding’ Bank NTT & Politani Kupang Hasilkan Kartu Mahasiswa Plus Kartu ATM

    • calendar_month Sen, 10 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) dan Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Kupang melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja sama tentang Co-Branding Kartu ATM/Debit sekaligus Kartu Mahasiswa pada Senin, 10 Februari 2020 di Kampus Politani Kupang. Dikutip dari portalimvestasi.com, Co-branding merupakan strategi pemasaran yang menggunakan banyak nama merek sebagai barang atau […]

  • Noda Basah di Atas Kertas

    Noda Basah di Atas Kertas

    • calendar_month Ming, 31 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Melkianus Nino Tatapan kosong wajah ayu, berambut panjang serta sedikit melepas senyum. Pipi montok lesung pipi menarik empat mata berpapasan, di hadapan cermin kaca. Beranjaknya Melisa, mencari buku-buku bekas di dalam gudang tua. Terselip album lama,  berusia hampir 5 tahun lalu juga tersimpan rapi. Memang sudah cukup lama, sampah abu melekat pada dinding […]

  • Nakhodai NTT 1 Tahun, Ayodhia Kalake Pinta Dukungan

    Nakhodai NTT 1 Tahun, Ayodhia Kalake Pinta Dukungan

    • calendar_month Sab, 9 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Penjabat Gubernur NTT Ayodhia Gehak Lakunamang Kalake, S.H., MDC memohon dukungan penuh dan kerja sama dari semua jajaran untuk bersama-sama menyelesaikan masalah sosial maupun masalah ekonomi guna menuju NTT Maju dan Sejahtera. Demikian diungkapkannya saat memberikan sambutan dalam sesi pisah sambut Gubernur dan Wakil Gubernur NTT periode 2018—2023 di aula El […]

  • Turunkan Stunting, Bank NTT Dukung Pemerintah di Seluruh NTT

    Turunkan Stunting, Bank NTT Dukung Pemerintah di Seluruh NTT

    • calendar_month Rab, 22 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Sebagai bukti partisipasi mendukung Pemerintah Provinsi NTT mengentaskan permasalahan stunting, Bank NTT berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi NTT dan pemerintah kabupaten/kota se-NTT, memberi makanan tambahan bagi anak gizi kurang. Program ini merupakan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting di NTT. Sasarannya adalah 6.000 anak baduta (bawah dua tahun) dengan usia 6 sampai 23 […]

expand_less