Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Cara Cerdas Bank NTT Bantu Bendahara Melalui CMS SP2D Online

Cara Cerdas Bank NTT Bantu Bendahara Melalui CMS SP2D Online

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 10 Des 2022
  • visibility 189
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia |  Bank NTT tidak pernah berhenti dengan inovasi dan terobosan cerdas. Berbagai produk digitalisasi diterapkan untuk membantu masyarakat dan Pemda seluruh NTT.

Kali ini, bank yang kini dipimpin Dirut Harry Alexander Riwu Kaho menerapkan Cash Management System (CMS) SP2D Online bagi seluruh Pemda. Seluruh Bendahara Pemda diberikan bimbingan secara teknis untuk melakukan proses transaksi real time secara mandiri.

”Metode yang diterapkan ini terkoneksi langsung antara aplikasi CMS Bank dengan Sistem Informasi Keuangan Pemda. Ini sangat memudahkan Laporan Keuangan Pemda secara real time tanpa harus dimintakan ke Bank,” tegas Kepala Sudivisi Pengembangan System, pada Divisi Riset dan Development Bank NTT, Fery Maftukhi di Hotel Kristal Kupang pada Kamis, 8 Desember 2022.

Menurut Fery, dengan penerapan DMS SP2D Online maka penyerapan anggaran dapat terealisasi secara maksimal. “Juga meningkatkan poin index Digitalisasi Pemda dalam penerapan TP2DD-Bank Indonesia,” sebutnya.

Disebutkan Fery, seluruh Pemda di NTT sudah teredukasi dengan baik selama ini, karena telah menggunakan CMS Bank NTT sebelum Online. Dan, petugas user di sebagian besar Pemda di NTT didominasi oleh kalangan milenial, yang mengerti akan penggunaan teknologi.

“Pemda membuat kebijakan yang bersinergi dengan penerapan digital non-tunai,” ujarnya.

Ia menyebut, apa perbedaannya dengan penerapan sistem sebelumnya yaitu birokrasi dalam proses pencairan sangat panjang. “Sedangkan sekarang, tidak perlu antre ke bank di jam operasional, karena sudah bisa digunakan 7/24 jam. Kemudahan dalam pembayaran Modul Penerimaan Negara (MPN) generasi-2 merupakan milik Kemenkeu,” sebutnya.

Dalam kegiatan bimtek tersebut, hadir memberikan arahan Kepala Devisi Dana Bank NTT, Aloisius Geong serta Perwakilan BPKP NTT Faris Nandar.

Untuk diketahui, penerapan CMS generasi satu sudah diterapkan di seluruh Pemda se-NTT sejak beberapa tahun lalu. Sedangkan versi terbaru ini sudah delivered per tanggal 17 Agustus 2022 adalah Pemda Kabupaten Belu.

Belu adalah Kabupaten pertama yang menggunakan FMIS versi 5 BPKP. Dan itu sudah diungkapkan berkali-kali oleh BPKP dalam berbagai kegiatan BPPP di berbagai wilayah. Sehingga menjadi kebanggaan tersendiri buat Bank NTT, Pemda Kabupaten Belu, dan umumnya juga buat NTT.(*)

Sumber (*/tim/llt/st)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur VBL : Rumah Ibadah dan Sarana Transportasi Dibuka 15 Juni 2020

    Gubernur VBL : Rumah Ibadah dan Sarana Transportasi Dibuka 15 Juni 2020

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menghimbau agar semua Kepala Daerah (Bupati/Wali kota) agar tidak perlu takut berlebihan dengan Covid-19. Hal ini diungkapkan langsung oleh Gubernur saat menggelar video konferensi dengan para Bupati/Walikota di ruang rapat Gubernur, pada Selasa 26 Mei 2020. “Sebagai Gubernur saya tidak mau kasus Covid-19 […]

  • Antara Kritis dan Nyinyir : ‘Lip Service’ BEM-UI Menyikapi Kerja Jokowi

    Antara Kritis dan Nyinyir : ‘Lip Service’ BEM-UI Menyikapi Kerja Jokowi

    • calendar_month Kam, 1 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas BEM-UI sibuk mengritisi atau nyinyir (?) Jokowi dengan memproduksi meme, ‘The King of Lip Service’. Mungkin itu dilakukannya sambil update status di atas MRT. Atau di atas kendaraan yang sedang melaju di jalan tol, hasil kerja.. kerja.. kerja.. nya Jokowi. Sementara itu, Mahasiswa UGM sibuk berkontribusi dengan GeNose, alat pendeteksi Covid-19. […]

  • Sinergitas Lintas Sektor Cegah KDRT (Kekerasan dalam Rumah Tangga)

    Sinergitas Lintas Sektor Cegah KDRT (Kekerasan dalam Rumah Tangga)

    • calendar_month Sen, 8 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Bandung,gardaindonesia.id – Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) merupakan salah satu bentuk kekerasan berbasis gender yang paling banyak terjadi di Indonesia. Data dari Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA), menunjukan bahwa kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak tercatat sebanyak 8.987 kasus, dengan kasus KDRT sebanyak 5.041 kasus (56%). Berdasarkan temuan tersebut, mendorong pentingnya […]

  • Bamsoet Pinta Pengusaha Bayar THR Sesuai Ketentuan & Tepat Waktu

    Bamsoet Pinta Pengusaha Bayar THR Sesuai Ketentuan & Tepat Waktu

    • calendar_month Sen, 27 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengingatkan kepada para pengusaha agar tidak telat membayar Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para pekerjanya. Sebagaimana ketentuan dari Kementerian Ketenagakerjaan, THR wajib diterima oleh para pekerja H-7 sebelum Idul Fitri. “THR merupakan hak bagi para pekerja dan kewajiban bagi para pengusaha. Jika THR dibayar sebelum […]

  • Pemerintah Tak Akan Tinggalkan WNI Covid-19 di Kapal Pesiar World Dream

    Pemerintah Tak Akan Tinggalkan WNI Covid-19 di Kapal Pesiar World Dream

    • calendar_month Rab, 26 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sebanyak 188 orang Warga Negara Indonesia (WNI) dijemput KRI Dr. Soeharso di Teluk Durian. Dengan kecepatan kapal sekarang, diperkirakan KRI Dr. Soeharso akan sampai di lokasi pertemuan (rendevouz) dengan kapal pesiar World Dream sekitar pukul 12.00 WIB siang Kapal pesiar mewah World Dream terpapar virus corona atau covid-19 dan di dalamnya […]

  • Masyarakat Indonesia Pemakan Tempe Tapi Impor Kedelai 70 Persen

    Masyarakat Indonesia Pemakan Tempe Tapi Impor Kedelai 70 Persen

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Loading

    Titiek menekankan, swasembada kedelai seharusnya menjadi target nasional seperti halnya beras dan jagung yang telah berhasil dicapai tahun 2025.   Jakarta | Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) menyoroti keras kondisi pangan Indonesia yang masih bergantung pada impor kedelai. Ia menyebut lebih dari 70% kebutuhan kedelai dalam negeri dipenuhi dari luar […]

expand_less