Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Pengamen Cilik Jakarta

Pengamen Cilik Jakarta

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 4 Feb 2023
  • visibility 183
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh : Roni Banase

Pada Selasa malam, 6 Desember 2022 sekitar pukul 21.35 WIB, saya menyempatkan diri makan malam di salah satu warteg terkenal di jalan Biak, daerah Cideng, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. Suguhan kuliner warteg ini khusus untuk masakan khas olahan daging Kambing dan Sapi. Dan di lokasi inilah, saya bertemu dengan seorang pengamen cilik.

Saat sementara menikmati makanan, (sebelum menuju ke bandara Soekarno Hatta pada pukul 23.10 WIB bertolak ke Kupang), saya tertarik menyimak pengamen cilik ini melantunkan lirik lagu, “Ojo Dibandingke”. Memainkan gitar kecil, meski dengan dana yang tak begitu bermesraan dengan lantunan suaranya, ia pun menuntaskannya.

Lantunan lagu yang diviralkan oleh Farel Prayoga pada sesi perayaan HUT RI Ke-77 di Istana Negara tersebut, mengusikku. Semula si pengamen cilik ini melantunkan lagu kepada penikmat kuliner di sisi belakang.

Penasaran, saya pun memanggilnya. Dengan cepat dia dipanggil oleh para pelayan. Dia segera melangkah ke hadapan meja tempatku makan. Lalu menyapa.

“Ia pak,”  ucapnya.

“Nyanyikan lagi lagu Ojo Dibandingke. Namun harus bagus ya nyanyinya,” pintaku.

Dengan sigap ia melantunkan lagi lagu yang viral tak hanya di Indonesia, namun hingga ke ajang kompetisi dunia seperti Germany Got Talent pun lagu yang diciptakan Agus Purwanto alias Abah Lala ini pun membahana di seantero negeri.

Ku pandang dirinya dalam diam. Dia menyanyi dengan tersengal-sengal, namun tetap berupaya menampilkan yang terbaik.

“Cukup dah. Ini ada rezeki untukmu,” ucapku sambil memberikan selembar uang bergambar utama Ir. H. Djuanda Kartawidjaya.

“Terima kasih pak,” ucapnya girang seraya menerima rezeki dari Tuhan untuknya. Usai memasukkan hasil ngamen ke dalam kantong baju putih lusuh yang dikenakannya malam itu, ia pun berlalu melanjutkan mengamen di lokasi lain.

Nama lengkapnya Muhammad Kiky Fadillah (10), duduk di bangku kelas 3 sekolah dasar dan belum lancar membaca. Demikian ungkapnya. Ia pun tak segan berujar belum bisa menghitung jumlah uang dalam jumlah besar. Demikian diungkapkan Kiky (sapaan akrabnya) pada Selasa malam, 20 Desember 2022 sekitar pukul 22.48 WIB, saat saya bertemu kedua kali dengannya.

Saya sementara menikmati nasi goreng spesial emperan toko di kawasan Cideng kemudian melihat dari kejauhan, Kiky sedang menikmati sisa ikan dari orang di warung Padang pinggiran jalan. Usai melahap ikan goreng, dia pun berlalu melanjutkan ngamen.

Dan dia pun melintas di depanku. Lalu menyapa dirinya. “Dek, sini,” panggilku. Lalu, seraya serius, saya berujar,” tahu enggak saya bisa menebak nama kamu!”

“Nama kamu Kiky kan,” ujarku.

Dia kelihatan bingung. Seraya memegang kepalanya, dia menatapku.

“Kita pernah ketemu. Masih ingat enggak saat kamu nyanyi Ojo Dibandingke,” ungkap ku.

“Ooh benar, om yang ngasih uang gocap tuh kan,” ucap Pejuang Rupiah yang setiap hari menyetor uang hasil ngamen kepada mamanya.

Kami melanjutkan ngobrol. Kemudian Kiky menuturkan kisah ngamen setiap malam sambil berjalan berkilo-kilo tanpa alas kaki hingga dikatakan gembel sama temannya.

Kiky pun mengungkapkan impian untuk dapat membelikan sepeda motor dan rumah untuk mamanya (saat ini mereka tidur setiap malam di angkot reot diparkir di sebuah gedung tua). Hingga Kiky bertanya di mana rumah Farel dan bermimpi dapat menelepon.

Tetap semangat ya Pejuang Rupiah!

Tuhan memberkati segala kerja dan karyamu, Kiky.

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tom Lembong Lapor Balik Hakim Tipikor Yang Penjarakan Dirinya

    Tom Lembong Lapor Balik Hakim Tipikor Yang Penjarakan Dirinya

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Loading

    Tom Lembong resmi bebas dan keluar dari Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur, pada Jumat malam, 1 Agustus 2025 sekitar pukul 22.05 WIB. Tom bebas usai Presiden Prabowo mengusulkan abolisi dan disetujui Dewan Perwakilan Rakyat.   Jakarta | Mantan Menteri Perdagangan, Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong melalui kuasa hukumnya melaporkan dugaan pelanggaran kode etik dan […]

  • Jenazah Ketua Fraksi Demokrat DPRD Belu Dimakamkan ala Kedinasan

    Jenazah Ketua Fraksi Demokrat DPRD Belu Dimakamkan ala Kedinasan

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Belu- NTT, Garda Indonesia | Pemakaman Jenazah Ketua Fraksi Demokrat DPRD Belu, Alm. Mauk Martinus dilakukan secara kedinasan di Pekuburan Umum Halimea, Dusun Asora, Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Selasa 5 Mei 2020 siang. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/05/05/bagi-ayah-doa-putri-bungsu-mauk-martinus-dari-desa-anakalang/ Jenazah almarhum diserahkan oleh Ketua Suku Uma Dato, Raymundus […]

  • Sinergi PLN, Pemda dan Uskup Ende untuk Resiliensi Energi Panas Bumi

    Sinergi PLN, Pemda dan Uskup Ende untuk Resiliensi Energi Panas Bumi

    • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Undang-Undang Panas Bumi mengatur pemanfaatan sumber daya ini secara berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat. Panas bumi juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi, seperti pengeringan hasil panen masyarakat termasuk kopi, kemiri, dan cengkeh serta pengembangan sektor pariwisata.   Ende | Guna mempercepat pembangunan pembangkit energi bersih di pulau Flores, PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) […]

  • Listrik Nyala 24 Jam, Warga di Amfoang Selatan dan Tengah Lebih Produktif

    Listrik Nyala 24 Jam, Warga di Amfoang Selatan dan Tengah Lebih Produktif

    • calendar_month Sen, 19 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Aktivitas ekonomi warga dari 8 desa di Kecamatan Amfoang Selatan dan Amfoang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), meningkat seiring listrik telah menyala selama 24 jam. Sebelumnya, warga di kedua kecamatan tersebut hanya menikmati listrik selama 12 jam dengan kapasitas 245 kW yang disuplai dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel […]

  • Satgas Damai Cartenz- Tembak Mati 1 Anggota KKB di Papua

    Satgas Damai Cartenz- Tembak Mati 1 Anggota KKB di Papua

    • calendar_month Kam, 25 Jan 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Loading

    Mimika, Garda Indonesia | Pada Selasa, 23 Januari 2024 sekitar pukul 16.27 WIT telah terjadi kontak tembak antara kelompok kriminal bersenjata (KKB) dan personil Satgas Damai Cartenz-2024 di pos tower Tigamajigi, Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua. Satgas Damai Cartenz-2024 Kembali berhasil menembak mati 1 (satu) anggota KKB wilayah Intan Jaya atas nama Harisatu Nambagani. Kasatgas […]

  • SAPA TANA Pertamina Patra Niaga Bantu Ekonomi Sirkular Petani

    SAPA TANA Pertamina Patra Niaga Bantu Ekonomi Sirkular Petani

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 683
    • 1Komentar

    Loading

    Program SAPA TANA hadir untuk menjawab dua persoalan utama masyarakat, yaitu ketergantungan petani terhadap pupuk kimia serta belum optimalnya pemanfaatan sampah organik.   Maumere | Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Maumere (FT Maumere) meresmikan Program SAPA TANA (Sampah Jadi Pangan dan Tanaman). Program tersebut merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan ketahanan pangan sekaligus […]

expand_less