Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan Pola Hidup » 7 Pola Hidup Sehat Pada Usia 40 Tahun

7 Pola Hidup Sehat Pada Usia 40 Tahun

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 2 Jul 2023
  • visibility 138
  • comment 0 komentar

Loading

Sehat adalah harta yang tak ternilai. Dengan jiwa dan raga yang sehat, kita dapat melewatkan waktu bersama keluarga tercinta. Dengan jasmani dan rohani yang sehat pula, kita bisa menikmati pencapaian yang diperoleh di tempat kerja atau di lingkungan sosial.

Ada pula ungkapan “life begins at 40”, atau hidup dimulai di usia 40 tahun. Di usia ini, biasanya Anda mulai menempati posisi bagus di kantor, mencapai prestasi tinggi pada karier, mapan secara finansial, memiliki aset yang cukup, dan keluarga sejahtera.

Orang yang menginjak usia 40 tahun umumnya sangat menikmati hidup dengan menjalani pola hidup tidak sehat. Padahal, di usia ini biasanya seseorang rentan terkena penyakit karena fungsi organ manusia mulai melambat. Tak heran, penyakit ringan atau berat pun mulai menghampiri di usia 40 tahun.

Agar tubuh tetap sehat dan berumur panjang, ada beberapa gaya hidup sehat yang layak diikuti. Di samping itu, Anda juga bisa mencoba beberapa kebiasaan baik seputar perencanaan keuangan yang bermanfaat ketika sakit. Apa saja gaya hidup sehat dan kebiasaan baik tersebut?

  1. Olahraga yang teratur

Olahraga adalah investasi bagi Anda yang ingin berumur panjang. Dengan olahraga yang teratur, sistem kekebalan tubuh meningkat, sehingga tubuh tak mudah terserang bakteri atau radikal bebas. Olahraga juga terbukti menyehatkan saraf, tulang, aliran darah, serta membersihkan racun dalam tubuh.

  1. Tidur yang cukup

Gaya hidup sehat di usia 40 tahun ialah dengan tidur yang cukup. Cara ini ampuh membuat kinerja organ tubuh normal, daya tahan tubuh terjaga dengan baik, dan terhindar dari serangan penyakit menular.

  1. Minum air putih yang cukup

Minumlah air putih minimal 8 gelas per hari atau setara dengan 2 liter agar tubuh tidak dehidrasi, mencegah kelelahan, menjaga stamina tubuh agar tetap stabil sehingga akhirnya tubuh tidak mudah jatuh sakit.

  1. Jalani pola makan sehat

Menjaga pola makan sehat adalah gaya hidup vital bagi Anda yang telah menginjak usia 40 tahun. Jika tubuh mendapat asupan makanan dengan gizi kurang sempurna, besar kemungkinan tubuh kita akan cepat terserang penyakit. Mengonsumsi makanan sehat juga membantu melindungi tubuh dari serangan radikal bebas.

Hindari mengonsumsi makanan siap saji secara berlebihan karena makanan ini biasanya mengandung pengawet berlebih dan lemak jenuh. Kandungan ini bisa mengakibatkan kegemukan, kelainan fungsi otak, serta kelainan fungsi ginjal dan hati. Hindari pula makanan dan minuman terlalu manis karena berisiko menimbulkan diabetes. Anda perlu juga menghindari konsumsi kafein berlebih karena bisa mengganggu pernafasan, penyumbatan aliran darah, dan mengganggu saraf-saraf di bagian kepala.

Setelah itu, coba jalani diet seimbang untuk mengikis penumpukan lemak dalam tubuh. Diet yang seimbang juga berguna mempertahankan kadar gula, garam, dan kolesterol dalam tubuh. Sebagai pelengkap, Anda bisa mengonsumsi suplemen makanan sehat yang membantu memenuhi kebutuhan tubuh Anda akan nutrisi seimbang.

  1. Hindari rokok dan alkohol

Rokok sepatutnya dihindari karena mengandung nikotin, tar, dan zat lain yang bersifat karsinogen atau zat pemicu kanker. Selain itu, zat karsinogen juga dapat merusak sistem pernafasan dan mengganggu pembuluh darah menuju otak. Begitu pula halnya dengan minuman beralkohol yang sebaiknya dihindari karena dapat memicu tersumbatnya aliran darah serta pembuluh darah menuju jantung, hati, ginjal, dan otak. Alkohol juga mampu merusak pembuluh darah sehingga tubuh dapat kehilangan daya tahan tubuh dan keseimbangan hormon.

Di samping tubuh sehat, menghindari rokok dan alkohol juga bisa membuat Anda lebih hemat. Misalnya saja, dalam seminggu Anda bisa menghabiskan 5 bungkus rokok. Jika sebungkus rokok harganya Rp15 ribu, maka dalam seminggu Anda bisa menghemat Rp45 ribu dengan berhenti merokok. Ini setara dengan Rp65 ribu seminggu atau Rp3,3 juta setahun. Begitu pula dengan minuman beralkohol yang harganya berkisar antara puluhan ribu Rupiah hingga jutaan Rupiah. Uang ini tentu akan lebih bermanfaat jika disimpan untuk tabungan kesehatan.

  1. Membuat perencanaan keuangan

Setelah memastikan pola hidup cukup sehat, kini waktunya membuat perencanaan keuangan, agar Anda tak tambah pusing memikirkan biaya pengobatan saat jatuh sakit. Pertama-tama, Anda bisa menyiapkan dana darurat yang dicairkan. Dana darurat ini dapat digunakan salah satunya untuk menutup biaya rumah sakit atau keperluan mendadak lainnya. Idealnya, dana darurat yang perlu disiapkan ialah sebesar lima kali pengeluaran bulanan. Agar mudah dicairkan, taruhlah dana darurat di rekening tabungan. Kedua, Anda juga bisa melengkapi diri dan keluarga dengan asuransi kesehatan. Tujuannya, agar ketika Anda dan keluarga jatuh sakit, maka tabungan Anda tidak ludes untuk menutup biaya rumah sakit.

  1. Tetap berpikiran positif

Pola hidup sudah baik, keuangan pun terencana, jangan lupa untuk selalu berpikir positif. Dengan berpikir positif, maka Anda akan optimistis untuk mengerjakan segala sesuatu dan dapat menyebarkan aura positif kepada orang lain. Jika pikiran Anda dipenuhi oleh hal-hal yang positif, hidup pun lebih bahagia dan tubuh semakin sehat.

Menjalani hidup sehat dan kebiasaan baik di usia 40 tahun bukanlah hal yang sulit. Dengan tekad agar bisa menghabiskan waktu bersama orang tercinta lebih lama, pastilah Anda bisa menjalani hidup sehat dengan semangat.(*)

Sumber (*/avrist.com)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Air Terjun Tengku Siwa, Lukisan Sang Khalik di Hutan Sambora

    Air Terjun Tengku Siwa, Lukisan Sang Khalik di Hutan Sambora

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Loading

    “Tengku” dalam bahasa lokal berarti jurang. Sedangkan “Siwa” merupakan nama leluhur komunitas adat Sambor, Desa Nggalak, Kecamatan Roek Barat, Manggarai NTT.   Manggarai | Pesona wisata alam di Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) selalu menarik perhatikan wisatawan karena keindahan alam yang memukau, seolah menjadi karya seni Ilahi yang dilukis dengan sempurna oleh Sang Khalik. Salah […]

  • SPK Urus Air Sejak 2013, Melki Ucap Terima Kasih

    SPK Urus Air Sejak 2013, Melki Ucap Terima Kasih

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Ada yang menarik dalam sesi debat terbuka pertama calon gubernur dan wakil gubernur NTT periode 2024—2029 pada Rabu malam, 23 Oktober 2024 di Milenium Ballroom Kupang. Debat bertajuk, “Transformasi dan Inovasi Pelayanan Publik Bagi Penyelesaian Daerah di Nusa Tenggara Timur” dihelat KPU Provinsi NTT dipandu oleh Cikal Mutazam dan Nadya Valerie ini disiarkan […]

  • Resmikan Bendungan Temef, Presiden Jokowi : Air Vital Bagi Masyarakat

    Resmikan Bendungan Temef, Presiden Jokowi : Air Vital Bagi Masyarakat

    • calendar_month Rab, 2 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    SoE | Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Temef, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu, 2 Oktober 2024. Pada sambutannya, Presiden Jokowi menekankan betapa vitalnya peran air dalam mendukung kehidupan dan kesejahteraan masyarakat NTT, terutama untuk sektor pertanian. “Air merupakan barang yang sangat vital, yang kita butuhkan dalam kehidupan sehari-hari. […]

  • Hai Perempuanku

    Hai Perempuanku

    • calendar_month Sen, 11 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Waibalun-Flotim, Garda Indonesia | Seuntai refleksi perjalanan hidup sosok perempuan tangguh dengan konsistensi mempertahankan budaya tenun di Waibulan Kabupaten Flores Timur (Flotim) Provinsi Nusa Tenggara Timur. Refleksi ini ditulis oleh Helmy Tukan,S.Pd., yang berprofesi sebagai guru di SDI Waibalun, selain sebagai pendidik, Helmy aktif sebagai pegiat literasi, dan pengurus Ikatan Guru Indonesia (IGI) Flotim. Hai […]

  • Perjuangan Satpam UGM Antar Anak Raih Gelar Doktor di UGM

    Perjuangan Satpam UGM Antar Anak Raih Gelar Doktor di UGM

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Loading

    Teguh Suparman tergabung dalam satuan keamanan UGM yang kini bernama PK4L. Ia sudah mengabdi di kampus biru itu sejak 33 tahun terakhir. Angka yang sama saat putri sulungnya tersebut terlahir.   Yogyakarta | Kamis, 19 April 2025 merupakan hari yang membahagiakan bagi Teguh Suparman. Sembari menggandeng istri dan anak-anaknya, pria yang mengenakan seragam satpam lengkap […]

  • Dinkes Provinsi NTT Segera Distribusi “Catridge TCM” ke Empat Rumah Sakit

    Dinkes Provinsi NTT Segera Distribusi “Catridge TCM” ke Empat Rumah Sakit

    • calendar_month Ming, 7 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Hasil pemeriksaan dari Tes Cepat Molekuler (TCM) hanya memakan waktu 45 menit dalam pemeriksaan sampel swab, untuk itu kami akan segera mendistribusikan catridge ke 4 (empat) rumah sakit,” jelas Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. drg Domi Minggu Mere, M.Kes. saat jumpa media pada Minggu sore, 7 […]

expand_less