Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Artikel » Sepekan Rutinitas Yuk Memancing, Ini Tipsnya

Sepekan Rutinitas Yuk Memancing, Ini Tipsnya

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 30 Jul 2023
  • visibility 82
  • comment 0 komentar

Loading

Memancing merupakan cara bagus untuk menghilangkan stres usai seharian atau pun sepekan bekerja. Bisa berinteraksi dengan alam sambil memancing akan membuatmu melupakan kekhawatiran dan kecemasan. Jika memancing bersama teman-teman, dengan menceritakan lelucon atau melakukan beberapa gerakan lucu, dijamin bakalan bisa bersenang-senang, di mana rasa ini tak ditemui dalam penatnya pekerjaan sehari-hari.

Memancing dapat melatih konsentrasi dengan sangat baik. Ini bukan masalah besar sih jika konsentrasi tidak berlangsung lama, tetapi ini adalah masalah besar ketika di tempat kerja. Konsentrasi yang tidak memadai menyebabkan efisiensi kerja yang rendah, dan mungkin banyak orang yang tidak menyadari masalah ini.

Memancing lebih baik daripada mengonsumsi obat untuk selamanya. Obat-obatan memiliki efek samping pada tubuh manusia, dan memancing tidak berbahaya sama sekali.

Memancing membutuhkan konsentrasi untuk mengamati riak di permukaan air untuk menilai apakah ikan terpancing atau tidak. Oleh karena itu, dibutuhkan waktu yang lama untuk memperhatikan perubahan riak di permukaan air.

Memancing termasuk olahraga luar ruangan. Tujuan memancing adalah menangkap ikan dari dalam air dengan alat pancing, dan olahraga yang satu ini gak mengenal jenis kelamin dan usia loh, soalnya orang dewasa dan anak-anak menyukainya. Memancing membuat orang-orang jadi dekat dengan alam dan mengembangkan kecerdasan emosional.

Selama berabad-abad, banyak mancing mania yang telah dimabukkan dengan aktivitas ini. Kecintaan terhadap alam dan semangat untuk hidup, membuat mereka pergi ke sungai untuk menikmati kehidupan alam liar dan mengagumi pemandangan danau serta pegunungan yang indah.

Memancing adalah olahraga rekreasi dengan hambatan terendah untuk “memulai”. Seberapa rendah hambatannya? Orang yang berusia 50—80 tahun menyelesaikan semua aspek memancing. Namun, bisa memancing dan bisa menangkap ikan adalah dua hal yang sama sekali berbeda

Kami mengatakan ini karena memancing itu sebenarnya sederhana. Selama ada ikan di dalam air dan kepadatan ikan cukup tinggi, tidak sulit kok untuk menangkap ikan.

Memancing dapat membuat kita mengembangkan perasaan kita, dan merupakan olahraga yang baik untuk melatih kekuatan mental kita. Jadi, apa yang harus kita perhatikan saat memancing?

Yuk kita lihat.

Pertama-tama, ketika sudah siap untuk memancing, wajib membawa peralatan dan alat pancing yang lengkap. Sebaiknya bawa lebih banyak kail dan tali pancing. Jika diperkirakan jaraknya jauh dan waktunya lama, perlu bawa makanan dan peralatan yang cukup ya.

Memancing adalah olahraga luar ruangan. Wajib banget cek kondisi cuaca sebelum pergi keluar. Jika tujuannya pergi ke tempat yang cuacanya buruk, pilihlah hari yang cerah untuk bepergian.

Kemudian setelah sampai di tempat pemancingan, penting sekali untuk memilih area pemancingan. Jika airnya jernih dan berbau amis, maka tempat itu akan menjadi tempat dengan banyak ikan. Penting juga untuk memilih tempat dengan tanah yang kokoh dan mudah untuk memancing.

Tekanan udara siang hari pada musim panas umumnya sangat rendah, sehingga kebanyakan orang memilih memancing di hari hujan. Meskipun kedengarannya lucu, namun berhati-hatilah untuk menghindari sambaran petir. Pertama, jangan memancing ke posisi di mana permukaan air berada di bawah pohon, dan kedua jangan mengail di permukaan air di bawah tiang listrik, karena area ini adalah yang paling rentan terhadap sambaran petir.

Saat memancing, mata juga harus melek. Memang mata bakalan mudah lelah, jadi sebaiknya gunakan mata secara “ilmiah”. Cara terbaik adalah memakai kacamata hitam (polarizer) saat memancing di tempat yang sangat terang.

Diyakini bahwa warna hijau adalah yang terbaik. Jika tidak memakai kacamata hitam, usahakan untuk tidak membiarkan sinar matahari langsung mengenai wajah, dan pilihlah posisi di mana mata tidak terstimulasi oleh cahaya yang dipantulkan dari air.(*)

Sumber (*/picinstyle)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank NTT Hibah Dana Covid-19 Rp.540 Juta Kepada Pemprov NTT

    Bank NTT Hibah Dana Covid-19 Rp.540 Juta Kepada Pemprov NTT

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sejak diberlakukan alokasi dana khusus Bank NTT pada 27 Maret 2020 berupa sumbangan dari pengurus dan karyawan sebesar Rp.275 Juta dan dukungan sumbangan spontanitas para nasabah dan berbagai pihak melalui rekening Bank NTT Peduli, maka hingga 22 April 2020, berhasil dikumpulkan dana sebesar Rp.540 Juta yang dialokasikan untuk membantu tim medis […]

  • “Menang KO Tercepat 15 Detik” Petinju Mario Hunda Tumbangkan Ary Dewa

    “Menang KO Tercepat 15 Detik” Petinju Mario Hunda Tumbangkan Ary Dewa

    • calendar_month Rab, 10 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Niki-Niki, Garda Indonesia | Mario Hunda, Petinju dari Sasana SoE Boxing Camp Cikarang binaan Richard Riwoe berhasil menumbangkan Ary Dewa dari Sasana Aurora Boxing Camp Jakarta pada kelas terbang junior 49 kg, Mario menganvaskan lawannya di sudut ring dengan menang KO ronde pertama detik ke-15 dari laga 6 (enam) ronde. Kejuaraan Timor Big Fight memperebutkan […]

  • Kepung Istana, Mahasiswa Minta Kasus Burung Walet Novel Baswedan Dibereskan

    Kepung Istana, Mahasiswa Minta Kasus Burung Walet Novel Baswedan Dibereskan

    • calendar_month Jum, 10 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Koordinator Lapangan Aksi Ikatan Mahasiswa Republik Indonesia (IMRI), Harjono menyebutkan bahwa Novel Baswedan harus bersedia melanjutkan persidangannya dalam kasus sarang burung walet yang telah melalui proses praperadilan. Baca juga: http://gardaindonesia.id/2020/06/24/tuntut-keadilan-korban-penganiayaan-novel-baswedan-inap-di-kejagung/ “IMRI meminta agar kasus sarang burung walet dilanjutkan hingga tuntas agar tidak ada lagi polemik di masyarakat,” ujar Jono dalam orasinya […]

  • Doni Monardo Tinjau Kelompok Rentan Pengungsi Gunung Ile Lewotolok

    Doni Monardo Tinjau Kelompok Rentan Pengungsi Gunung Ile Lewotolok

    • calendar_month Rab, 2 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Lembata-NTT, Garda Indonesia | Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengimbau kepada Pemerintah Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) agar memberi penanganan yang lebih baik kepada para pengungsi Gunung api Ile Lewotolok, khususnya bagi mereka yang masuk dalam kelompok rentan. Hal tersebut ditegaskannya saat melakukan kunjungan kerja bersama Anggota Komisi VIII DPR […]

  • Raih WBK Tahun 2021, Lapas Perempuan Kupang Diharapkan Gapai WBBM

    Raih WBK Tahun 2021, Lapas Perempuan Kupang Diharapkan Gapai WBBM

    • calendar_month Rab, 26 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Provinsi NTT, Marciana Dominika Jone menekankan bahwa deklarasi janji kinerja yang telah ditandatangani oleh jajaran Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Kupang, tak hanya sebatas seremonial saja. Penekanan Merci Jone, sapaan akrab dari Kakanwil perempuan pertama di jajaran Kemenkumham NTT tersebut, disampaikan usai menyaksikan penandatanganan […]

  • Kumham NTT Harmonisasi Empat Ranperda Sumba Barat Daya

    Kumham NTT Harmonisasi Empat Ranperda Sumba Barat Daya

    • calendar_month Jum, 1 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Sumba Barat Daya, Garda Indonesia |  Kakanwil Kemenkumham NTT, Marciana Dominika Jone memenuhi undangan Pemda Sumba Barat Daya (SBD) guna menata 4 (empat) regulasi (harmonisasi Ranperda), ditandai pertemuan Kakanwil bersama Tim Perancang Peraturan Perundang-undangan dengan Bupati SBD, Kornelius Kodi Mete di ruang kerjanya, pada Kamis, 30 September 2021. Kakanwil Merci Jone (sapaan akrabnya, red) juga […]

expand_less