Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Artikel » Burung Paling Putih

Burung Paling Putih

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 28 Agu 2023
  • visibility 495
  • comment 0 komentar

Loading

Bangau adalah burung pantai hias yang paling menarik dan langka di dunia dan merupakan indikator penting dari kesehatan lingkungan rawa. Mereka memiliki nilai bulu yang tinggi, dengan bulu sebagian besar berwarna putih dan bulu perkawinannya yang panjang serta indah selama musim kawin.

Kebiasaan mereka mirip dengan burung camar lainnya, tetapi beberapa spesies mungkin akan berbeda dalam tampilan kawin, seperti memamerkan bulunya. Mereka bersarang dalam kelompok besar dan tidak memiliki pertahanan, membuat mereka rentan terhadap perburuan liar oleh manusia.

Bangau membuat sarang yang besar dan berantakan di pohon, semak, atau di tanah. Mereka terutama memakan berbagai ikan kecil, tetapi juga memakan hewan lainnya seperti udang, kepiting, kodok, dan serangga air. Mereka biasanya berjalan-jalan di tepi sungai, lumpur garam, atau sawah, mencakar makanan mereka saat berjalan. Paruh, leher, dan kaki mereka yang panjang membuat mereka lebih mudah untuk mencari makan di air.

Saat sedang mencari makan, bangau akan dengan anggun berjalan melalui air dan berjalan maju, dengan mata tetap pada hewan kecil di dalam air. Tiba-tiba mereka mencakar air dengan paruh panjang mereka, dengan akurasi menangkap mangsa mereka dan membawanya ke mulutnya. Mereka juga sering berdiri di tepi air, menunggu kesempatan untuk menangkap ikan yang lewat.

Bangau berkembang biak dari bulan Mei hingga Juli setiap tahun, bersarang di pulau-pulau dekat pantai, di batu-batu atau di cabang pohon kecil di tebing pantai. Mereka lebih suka bersarang dalam kelompok. Beberapa sarang ditemukan berdekatan satu sama lain, dengan satu kelompok 14 sarang ditemukan di kumpulan batu seluas hanya 20 meter persegi dan satu kelompok 11 sarang ditemukan di batuan yang berdekatan seluas hanya 10 meter persegi. Sarang-sarang tersebut dangkal, berbentuk cawan, dan terutama terbuat dari batang rumput mati dan dedaunan.

Bangau bertampuk kuning adalah spesies paling berharga dari bangau. Ia memiliki panjang tubuh 46-65 cm dan berat 320-650 gram. Ia memiliki postur yang elegan dan memiliki bulu putih yang tak ternoda. Namun, warna bulunya sangat bervariasi selama musim yang berbeda. Pada musim panas, paruhnya berwarna oranye-kuning, kakinya hitam, jarinya kuning, dan matanya biru. Pada musim dingin, paruhnya berubah menjadi cokelat tua, pangkal paruh bagian bawahnya kuning, dan matanya kuning-hijau.

Bangau bertampuk kuning berkembang biak terutama di Korea Selatan, dan Cina timur. Di musim dingin, mereka akan berkembang biak di Filipina, Semenanjung Malaya, Singapura, Sumatra, dan Vietnam. Ia terdaftar sebagai spesies terancam punah dalam Buku Merah Burung Terancam Dunia oleh Dewan Internasional untuk Perlindungan Burung.

Ia adalah burung sangat berharga.(*)

Sumber (*/picinstyle)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kota Kupang dan 21 Kabupaten di NTT Waspada Hujan Angin Kencang

    Kota Kupang dan 21 Kabupaten di NTT Waspada Hujan Angin Kencang

    • calendar_month Sab, 26 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Saat ini, wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) masih berada di periode musim hujan. Bibit siklon tropis 99S terpantau di Laut Timor yang membentuk daerah pertemuan atau perlambatan angin (konvergensi) Laut Timor. Sistem ini juga menginduksi peningkatan kecepatan angin di wilayah NTT. Suhu muka laut di NTT masih cukup hangat, dan gelombang […]

  • Listrik Padam Se-Daratan Timor, Ini Penjelasan GM PLN UIW NTT

    Listrik Padam Se-Daratan Timor, Ini Penjelasan GM PLN UIW NTT

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sistem Tenaga Listrik Pulau Timor kembali pulih, listrik kembali mengalir langsung ke rumah, gedung dan instalasi pelanggan setelah terjadinya pemadaman tidak terencana di sebagian wilayah Kota Kupang, Soe, hingga Atambua pada Sabtu, 18 April 2020  pukul 18.06—21.26 WITA. General Manager PLN UIW NTT Ignatius Rendroyoko menyampaikan, Sistem Timor sudah normal kembali […]

  • Perihal Penjala Ikan

    Perihal Penjala Ikan

    • calendar_month Sel, 12 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Hendrikus Arianto Ola Peduli Ketika dilema menerpa di pagi yang dingin..antara menarik gebar membungkus raga dan menebar jala menangkap ikan Aku berjuang melorot gebar dan menebar jala di tengah dinginnya laut pagi, menghempas ombak menantang maut. Aku berjuang kuat // Sebelum mentari terbit. Ketika embun di pagi buta masih terasa melilit raga dengan dinginnya […]

  • Fenomena Alam ‘Sun Outage’, Bank NTT Tetap Buka Layanan

    Fenomena Alam ‘Sun Outage’, Bank NTT Tetap Buka Layanan

    • calendar_month Jum, 10 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Bagi seluruh nasabah Bank NTT yang tersebar di seluruh pelosok Provinsi NTT maupun dimana saja, diinformasikan bahwa akibat terjadinya Fenomena Alam Sun Outage, mengakibatkan sehingga terjadinya jaringan VSAT Bank NTT tidak stabil. Dan, ketidakstabilan ini berdampak pada layanan jasa perbankan dari Bank kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Timur ini. Informasi resmi dari […]

  • BPK RI: Tidak Ada Proyek Mangkrak

    BPK RI: Tidak Ada Proyek Mangkrak

    • calendar_month Sel, 23 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Terkait kabar temuan pelanggaran proyek infrastruktur yang beredar belakangan ini. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menggelar konferensi pers di Kantor BPK, Senin/22 Oktober 2018. BPK menyatakan tidak ditemukan adaya infrastruktur yang mangkrak. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah merealisasikan belanja infrastruktur selama tahun 2015, 2016 dan 2017 seluruhnya […]

  • Ketua APEKSI Ajak Wali Kota se-Indonesia Sosialisasikan RUU Cipta Kerja

    Ketua APEKSI Ajak Wali Kota se-Indonesia Sosialisasikan RUU Cipta Kerja

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) pastikan bakal berperan aktif untuk melakukan komunikasi terhadap masyarakat terkait dengan RUU Cipta Kerja. Belakangan RUU ini ditolak oleh seluruh karyawan swasta karena diduga akan membuat sentralisasi. Ketua Apeksi, sekaligus Wali Kota Tangerang Selatan , Airin Rachmi Diany menjelaskan bahwa kekawatiran masyarakat yang saat ini […]

expand_less