Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » PLTP Atadei Lembata Berproses, PLN UIP Nusra Helat Ritual Adat

PLTP Atadei Lembata Berproses, PLN UIP Nusra Helat Ritual Adat

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 11 Agu 2024
  • visibility 230
  • comment 1 komentar

Loading

Mataram | Pasca-studi banding sejumlah stakeholder, termasuk perwakilan warga terdampak pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Atadei, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) ke PLTP Kamojang, Jawa Barat, maka PLN UIP Nusra berkomitmen menuntaskan seluruh kegiatan sosialisasi mengenai panas bumi dan PLTP Atadei secara komprehensif kepada masyarakat sekitar kawasan pembangunan.

General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP Nusra, Abdul Nahwan, menegaskan pihaknya akan melanjutkan rangkaian kegiatan edukasi kepada masyarakat mengenai geotermal melalui sosialisasi teknis dan ritual adat yang diagendakan pada Agustus 2024.

“Pada kegiatan-kegiatan ini, kami melibatkan ahli geotermal untuk menjawab berbagai pertanyaan dan keresahan dari masyarakat di sekitar kawasan PLTP Atadei,” kata Abdul Nahwan.

Adapun desa yang terdampak rencana pembangunan PLTP Atadei yakni Desa Nubahaeraka, Leba Ata, Nubaatolojo, dan Atakore, kata GM Abdul Nahwan, akan terus mendapat perhatian khusus, terutama terkait kebutuhan akan wawasan, mencakup dampak PLTP dan program tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) yang akan dilaksanakan.

Untuk diketahui, PLN UIP Nusra melalui unit pelaksana proyek (UPP) Nusra 3, bersama segenap stakeholder Kabupaten Lembata dan Provinsi NTT, telah melaksanakan studi banding sosialisasi pengenalan proyek dan operasional panas bumi di PLTP Kamojang, Jawa Barat, pada 17 Juli 2024.

Kunjungan ini dilakukan agar setiap stakholder yang berkunjung ke infrastruktur yang dikelola PLN Indonesia Power (IP) Service ini dapat memperoleh wawasan dan gambaran mengenai pembangkit berbasis energi baru terbarukan (EBT) yang juga akan diterapkan di Kabupaten Lembata melalui PLTP Atadei.

Pj Bupati Lembata, Paskalis Ola Tapobali, mengungkapkan melalui studi tersebut pihaknya mendapat referensi penting sehubungan dengan pembangunan dan operasional PLTP yang ke depannya dapat menjadi rujukan, terutama dalam sosialisasi ke masyarakat sekitar kawasan.

“Kami datang berkunjung ke sini melihat secara langsung, jadi harus matang rencana itu, dengan perencanaan pengelolaan aspek lingkungan sosial, ekonomi, dan lainnya untuk menambah pengetahuan, sehingga pada hari ini kami sudah mendapat penjelasan semua itu,” ucapnya.

Segala upaya ini dilakukan guna merangkul dan melibatkan stakeholder secara aktif dalam proyek strategis nasional (PSN) yang telah tertuang dalam RUPTL 2021—2030 sesuai arahan pemerintah dalam misi mencapai net-zero emission (NZE).

Saat ini, PLTP Atadei tengah memasuki tahapan ekspose pelaksanaan pengadaan tanah yang mencakup 4 (empat) lokasi rencana pembangunan PLTP Atadei, yakni wellpad AT-1, wellpad AT-2, akses jalan Desa Atakore, dan Akses Jalan Desa Nubahaeraka.

Proses inventarisasi akan dilakukan dengan verifikasi terlebih dahulu bersama BPN setempat dengan tetap memperhatikan tanah ulayat, tanah sengketa, maupun terhadap tanah yang sudah ada peralihan.

PLTP Atadei, kata GM Abdul Nahwan, akan menjadi pemasok energi bersih yang berfungsi mengelola energi panas bumi menjadi listrik yang didistribusikan dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Di samping meningkatkan ketersediaan listrik yang andal dan ramah lingkungan, investasi PT PLN (Persero) terhadap pembangunan PLTP Atadei dilakukan sebagai langkah mendorong sektor-sektor potensial di Kabupaten Lembata, termasuk pertanian, perikanan, dan kawasan strategis pariwisata, dengan visi mendongkrak perekonomian daerah,” ucap GM Abdul Nahwan.(*)

Sumber (*/tim PLN UIP Nusra)

  • Penulis: Penulis

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Yapeka Inisiasi Restorasi Terumbu Karang di Perairan Laut Sawu

      Yapeka Inisiasi Restorasi Terumbu Karang di Perairan Laut Sawu

      • calendar_month Rab, 10 Mei 2023
      • account_circle Penulis
      • visibility 129
      • 0Komentar

      Loading

      Kupang, Garda Indonesia | Pasca-badai Seroja pada April 2021 dan perilaku penangkapan ikan menggunakan bom mengakibatkan ekosistem terumbu karang rusak di seputar perairan Laut Sawu. Menilik kondisi tersebut, maka Yayasan Rumah Yapeka menginisiasi proyek penguatan komunitas lokal dalam restorasi atau transplantasi terumbu karang yang bakal dilaksanakan dalam kurun waktu 10 (sepuluh) tahun. Kick off atau […]

    • WASPADA! Inflasi Waingapu YoY Juni 2023 Sebesar 4,69%

      WASPADA! Inflasi Waingapu YoY Juni 2023 Sebesar 4,69%

      • calendar_month Sen, 3 Jul 2023
      • account_circle Penulis
      • visibility 141
      • 0Komentar

      Loading

      Kupang, Garda Indonesia | Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur (BPS NTT) merilis Inflasi Juni 2023, menyoroti laju Inflasi tahun kalender atau year on year (YoY) hingga Juni 2023 di Waingapu, salah satu kota acuan penentu jalu Inflasi. Adapun Inflasi YoY Juni 2023, gabungan 3 kota Inflasi NTT sebesar 4,58 persen, Kota Kupang sebesar […]

    • Politeknik Negeri Kupang Konsisten Bantu Usaha Dodol Pisang Legit Sari

      Politeknik Negeri Kupang Konsisten Bantu Usaha Dodol Pisang Legit Sari

      • calendar_month Kam, 13 Agu 2020
      • account_circle Penulis
      • visibility 149
      • 0Komentar

      Loading

      Kupang-NTT, Garda Indonesia | Politeknik Negeri Kupang (PNK) kembali memberikan bantuan kepada usaha rumahan Dodol Pisang Legit Sari yang dirintis oleh pasangan suami istri yakni Ferry Dethan dan Merry Letik yang mengawali usaha rumahan dengan mencoba mengolah pisang menjadi dodol sejak tahun 2012. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2019/07/26/politeknik-negeri-kupang-dukung-usaha-dodol-pisang-legit-sari-via-program-ppud/ Sebelumnya, pada awal pemberian bantuan oleh PNK di […]

    • Sinergi Tiga Pilar Hadirkan Terang, Daya, dan Harapan bagi Warga NTT

      Sinergi Tiga Pilar Hadirkan Terang, Daya, dan Harapan bagi Warga NTT

      • calendar_month Rab, 10 Des 2025
      • account_circle Penulis
      • visibility 167
      • 0Komentar

      Loading

      Kolaborasi ini merupakan perwujudan komitmen bersama untuk menciptakan NTT Terang, Berdaya, dan Sejahtera melalui penyediaan akses dasar yang lebih layak bagi masyarakat.   Kupang | Memecut semangat kepedulian sosial dan komitmen untuk penguatan kesejahteraan masyarakat, Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Kabinet Merah Putih (Seruni KMP), PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT, dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah […]

    • Mengelola Sisi ‘Demand’ via Diversifikasi Pangan Lokal Ketimbang Impor

      Mengelola Sisi ‘Demand’ via Diversifikasi Pangan Lokal Ketimbang Impor

      • calendar_month Rab, 17 Mar 2021
      • account_circle Penulis
      • visibility 139
      • 0Komentar

      Loading

      Oleh: Andre Vincent Wenas Di samping sisi supply (pasokan) dalam program ketahanan pangan nasional, kita selayaknya juga merekayasa ulang sisi demand (permintaannya). Apa maksudnya?Sederhana. Maksudnya supaya kita tidak melulu tergantung pada satu komoditi utama pangan, yaitu beras. Kuliner Indonesia terkenal sangat bervariasi sumber karbohidrat dan kalorinya. Kita bicara soal umbi-umbian dan sagu misalnya, dengan segala […]

    • Konsumsi Listrik PLN Naik Saat Lebaran, Beban Puncak Tumbuh di Daerah

      Konsumsi Listrik PLN Naik Saat Lebaran, Beban Puncak Tumbuh di Daerah

      • calendar_month Rab, 26 Apr 2023
      • account_circle Penulis
      • visibility 162
      • 0Komentar

      Loading

      Jakarta, Garda Indonesia | PLN (Persero) mencatat pemakaian listrik tertinggi (beban puncak) kelistrikan nasional selama periode lebaran 2023 mengalami kenaikan di banding tahun 2022. Kenaikan pada periode Idul Fitri 1444 H terjadi merata terutama di daerah yang menjadi destinasi mudik. Hal ini menjadi salah satu sinyal adanya pemerataan ekonomi di daerah. Direktur Utama PLN Darmawan […]

    expand_less