Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » CIS Timor & SIAP SIAGA Simulasi Tanggap Bencana di Kupang

CIS Timor & SIAP SIAGA Simulasi Tanggap Bencana di Kupang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 7 Des 2024
  • visibility 166
  • comment 1 komentar

Loading

Kabupaten Kupang adalah salah satu Kabupaten di Provinsi NTT, sebagai salah satu daerah yang memiliki topografi dataran tinggi, rendah dan pesisir yang sangat rentan terhadap beberapa jenis ancaman. Hal ini diperparah dengan fenomena perubahan iklim.

 

Kupang | Berdasarkan data dan informasi bencana Indonesia (DIBI) BNPB, dari tahun 2000 – 2022 terdapat 38.660 kejadian bencana di Indonesia dengan banjir (34%), puting beliung (28%) dan tanah longsor (22%) menjadi 3 jenis kejadian bencana terbanyak. Akumulasi ketiga bencana tersebut mencapai 83% dari total kejadian bencana di Indonesia. Jika digabung dengan bencana hidrometeorologi lainnya, maka 37.776 kejadian bencana (98%) adalah bencana hidrometeorologi dengan tren yang semakin meningkat (Riwu Kaho, 2023).

Tren yang sama terjadi di Kabupaten Kupang. Dokumen kajian risiko bencana (KRB) Kabupaten Kupang 2018—2023, menunjukkan 5 (lima) ancaman bencana sangat tinggi, yakni banjir, banjir bandang, kekeringan, gempa bumi dan cuaca ekstrem. Empat dari lima ancaman tersebut adalah hidrometeorologi sangat terkait dengan dampak perubahan iklim. Padahal, perkembangan ketangguhan masyarakat belum memadai. Sampai dengan tahun 2023, baru 36 dari 176 desa/kelurahan yang ditetapkan sebagai Desa Tangguh Bencana (Destana).

Walaupun memiliki ancaman bencana yang cukup kompleks belum ada suatu perencanaan mitigasi dan adaptasi yang disusun bersama-sama dengan dukungan sumber daya lokal. Salah satu penyebabnya adalah, kurangnya pemahaman masyarakat ataupun aktor di desa terkait perubahan iklim dan kebencanaan.

Guna memetakan daerah berisiko bencana dan dampaknya untuk dapat mengidentifikasi kegiatan mengurangi dampak dan tingkat kerentanannya diperlukan perencanaan mitigasi dan adaptasi di desa. Menyikapi beberapa fenomena yang di atas, maka Yayasan CIS Timor Indonesia berkolaborasi dengan Program SIAP SIAGA mengimplementasi program membangun ketangguhan masyarakat yang berkelanjutan di Kabupaten Kupang. SIAP SIAGA adalah kemitraan Australia -Indonesia bertujuan menguatkan ketangguhan bencana di Indonesia dan kawasan Indo-Pasifik.

Salah satu aktivitas adalah gladi lapang atau simulasi dalam uji coba sistem peringatan dini dan rencana kontingensi partisipasi desa, hal ini juga karena NTT telah memasuki musim hujan tahun 2024 dan berdasarkan analisis BMKG, NTT akan mengalami masalah La Nina.

Simulasi ini dilakukan di Dusun 1 Oebibi Desa Enolanan, Kecamatan Amabi Oefeto Timur, melibatkan masyarakat dusun Oebibi yang biasanya terdampak banjir. Simulasi ini dilakukan dengan memanfaatkan bahan-bahan lokal dan diperankan oleh tim siaga bencana desa (TSBD) Enolanan, masyarakat dusun Oebibi, pemerintah desa dan tenaga kesehatan.

Simulasi ini untuk melihat bagaimana koordinasi dan komunikasi antar bagian dalam tim dan juga koordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan dan Kabupaten. Selain itu juga bagaimana melakukan proses pencarian dan evakuasi korban dan pertolongan pertama dasar bagai korban bencana.

Simulasi perawatan terhadap korban bencana

Kepala Desa Enolanan, Lexi Alexander Nama mengapresiasi kegiatan dari CIS Timor yang mana masyarakat diedukasi terkait kesiapsiagaan menghadapi bencana. “Terima kasih kepada CIS Timor dan tim yang memberikan pengetahuan agar masyarakat tangguh terhadap bencana,” ucapnya sembari berharap kegiatan serupa berkelanjutan.

Sementara itu, Yumarlin Fitriani Snae ibu rumah tangga dari dusun Oebibi berterima kasih kepada CIS Timor karena dievakuasi cara evakuasi secara mandiri yang aman, dan bagaimana menyelamatkan aset. “Dusun kami setiap tahun terkena banjir, tapi kami tidak pernah dilatih bagaimana menyelamatkan diri, dokumen dan aset penghidupan lainnya. Karena itu harapan kami, kami terus didampingi agar kami tangguh dalam menghadapi bencana banjir,” bebernya.

Setelah simulasi dilakukan penanaman pohon secara simbolis oleh Kepala Desa Enolanan di lingkungan SDN Oe’Aem Desa Enolanan, sebagai suatu aksi mitigasi dan juga investasi dini kepada masyarakat.

Peserta simulasi 49 orang, terdiri dari perwakilan masyarakat laki-laki dan perempuan, anak-anak, pemerintah desa, kader posyandu dan puskesmas Oenontono

Hari pertama simulasi menggambarkan saat normal, masyarakat aktivitas seperti biasa, ketika hujan sudah turun, tim deteksi dini (bagian dari TSBD) melakukan pengamatan di lokasi banjir, lalu melaporkan ke koordinator TSBD dan kepala desa, selanjutnya berdasarkan laporan tersebut kepala desa menetapkan status waspada berencana banjir, masyarakat diminta boleh aktivitas, namun tetap waspada.

Hari ke-2, hujan terus mengguyur, tim deteksi dini melakukan pengamatan lagi, dan terdapat sedikit luapan di bibir kali, tim deteksi dini melaporkan ke koordinator TSBD dan kepala desa, kemudian ditetapkan status siaga bencana banjir, dengan instruksi mengamankan ternak, surat-surat penting dan peralatan sekolah ke lokasi aman.

Hari ke-3 hujan masih intens, tim deteksi dini melakukan pemantauan dan sudah terjadi luapan setinggi mata kaki orang dewasa, kepala desa instruksi untuk warga mengungsi d bantu TSBD, lewat jalur evakuasi.

Saat mengungsi terdapat korban, tim SAR dan tandu pertolongan pertama dasar melakukan pertolongan dasar, tim data melakukan pendataan tim dapur umum menyiapkan logistik. Kepala desa koordinasi dengan camat, BPBD, dinas sosial, puskesmas dan polsek.(*)

Sumber (*/tim CIS Timor/Epi)

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • TUKAR UANG BARU! BI NTT Sedia 2,48 Triliun Pecahan 1.000—50.000

      TUKAR UANG BARU! BI NTT Sedia 2,48 Triliun Pecahan 1.000—50.000

      • calendar_month Sen, 18 Mar 2024
      • account_circle Penulis
      • visibility 156
      • 0Komentar

      Loading

      Kupang, Garda Indonesia | Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (BI NTT) melakukan peluncuran atau kick off “Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (Serambi)” pada Senin pagi, 18 Maret 2024. Adapun Serambi dicanangkan Bank Indonesia untuk memenuhi kebutuhan uang Rupiah dan layanan kas kepada masyarakat pada momentum Ramadan dan Idul Fitri. Kepala […]

    • Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik 2025—2034, PLN Siap Laksanakan

      Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik 2025—2034, PLN Siap Laksanakan

      • calendar_month Rab, 28 Mei 2025
      • account_circle Penulis
      • visibility 166
      • 0Komentar

      Loading

      Diproyeksikan sebanyak 1,7 juta lapangan kerja baru akan tercipta melalui RUPTL terbaru ini, yang terdiri dari 836 ribu tenaga kerja di sektor pembangkitan dan 881 ribu di sektor transmisi serta gardu induk.   Jakarta | PT PLN (Persero) siap melaksanakan rencana usaha penyediaan tenaga listrik (RUPTL) 2025—2034 demi meningkatkan investasi, menyerap tenaga kerja dan memperkuat […]

    • Sekda NTT Pinta DAK APBD 2019 Dipercepat

      Sekda NTT Pinta DAK APBD 2019 Dipercepat

      • calendar_month Sen, 20 Mei 2019
      • account_circle Penulis
      • visibility 198
      • 0Komentar

      Loading

      Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTT, Ir. Benediktus Polo Maing meminta pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTT untuk mempercepat proses pelaksanaan paket proyek yang dibiayai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBD NTT tahun 2019. “Sekarang sudah 20 Mei, sedikit lagi masuk bulan Juni, jadi tolong perhatikan program APBD DAK Fisik yang […]

    • Konferda Anak NTT 2019, Merajut Perbedaan dalam Persaudaraan

      Konferda Anak NTT 2019, Merajut Perbedaan dalam Persaudaraan

      • calendar_month Jum, 21 Jun 2019
      • account_circle Penulis
      • visibility 143
      • 0Komentar

      Loading

      Kupang-NTT, Garda Indonesia | Konferensi Anak (Konferda) tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2019 diawali karnaval dengan start awal di Depan Kantor Gubernur NTT (Gedung Sasando) pada Kamis, 20 Juni 2019 pukul 15:00 WITA dengan menempuh perjalanan sekitar 2,2 km dan tiba di garis finish (Hotel Romyta) pada pukul 16:15 WITA Konferda Anak dari 22 […]

    • IMO-Indonesia : ‘RUU Cipta Kerja Omnibus Law’, Jadi Momentum Masukan Lintas Sektor

      IMO-Indonesia : ‘RUU Cipta Kerja Omnibus Law’, Jadi Momentum Masukan Lintas Sektor

      • calendar_month Ming, 1 Mar 2020
      • account_circle Penulis
      • visibility 167
      • 0Komentar

      Loading

      Jakarta, Garda Indonesia | Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Ikatan Media Online (IMO Indonesia) akhirnya sepakat membentuk tim khusus dalam rangka menelaah kembali RUU Omnibus Law Cipta Kerja, acara FGD berlangsung pada Sabtu, 29 Februari 2020 pukul 14.00—17.00 WIB di Cafe & Resto The Atjeh Connection, Sarinah Jakarta. FGD IMO-Indonesia yang dilaksanakan oleh DPW […]

    • Berbatasan 2 Negara, PADMA Indonesia : NTT Harus Punya Kodam Sendiri

      Berbatasan 2 Negara, PADMA Indonesia : NTT Harus Punya Kodam Sendiri

      • calendar_month Ming, 27 Jun 2021
      • account_circle Penulis
      • visibility 185
      • 0Komentar

      Loading

      Jakarta, Garda Indonesia | Nusa Tenggara Timur adalah provinsi terdepan Indonesia yang berbatasan langsung baik darat, laut dan udara dengan Negara Timor Leste serta laut dan udara dengan Australia. Keamanan dan Pertahanan NKRI menjadi sangat vital di NTT. Fakta membuktikan bahwa NTT dari sisi keamanan wilayah Polda NTT sudah masuk kategori tipe A dengan Kapolda […]

    expand_less