Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Torehan Kinerja Bank NTT Tahun 2024

Torehan Kinerja Bank NTT Tahun 2024

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 2 Jan 2025
  • visibility 161
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang | Bank NTT berhasil menorehkan pencapaian yang membanggakan. Dengan kerja keras, komitmen, dan kolaborasi seluruh elemen Bank NTT, yang terus memperkuat peran sebagai lokomotif pembangunan ekonomi di provinsi Nusa Tenggara Timur.

Disampaikan Plt. Dirut Bank NTT, Yohanis Landu Praing, tahun 2024 menjadi tahun yang penuh tantangan sekaligus peluang bagi Bank NTT menghadapi berbagai dinamika ekonomi global, nasional, dan regional.

Sepanjang tahun ini, beber Yohanis Landu Praing, Bank NTT mencatat beberapa pencapaian, antara lain:

1. Pertumbuhan Aset dan Kredit

A. Aset 30 September 2024 Rp.17,44 trilliun

B. Kredit 30 September 2024 Rp.12,782 triliun :

  • Kredit konsumsi : Rp. 10.734 triliun
  • Investasi : Rp. 541 milliar
  • Modal kerja : Rp. 1.504 triliun

C. DPK September 2024 : Rp.13,770 triliun

  • Giro : Rp.4.74 triliun
  • Tabungan : Rp. 3.59 triliun
  • Deposito : Rp. 5.42 triliun

D. Laba Desember 2024, per 30 Desember 2023 Rp. 155 miliar dan 30 Desember 2024 Rp. 240 miliar (bertumbuh YoY 45,94%, sebesar Rp. 85 miliar). Laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp240 miliar, mencerminkan manajemen risiko yang prudent dan efisien.

2. Inovasi Digitalisasi

Dengan peluncuran layanan-layanan berbasis digital, seperti aplikasi perbankan dan sistem pembayaran modern, kita semakin mendekatkan diri kepada masyarakat dan meningkatkan efisiensi layanan.

  • Layanan mobile banking mengalami pertumbuhan 78.49% (yoy), dari target transaksi diproyeksikan 6.1 juta meningkat menjadi 6.8 juta transaksi, dengan pengguna Mobile Banking mencapai 114.547 pengguna.
  • Transaksi melalui kanal ATM dan CRM meningkat 1.52% (yoy), sedangkan transaksi mencapai 74.84%, hal ini dipengaruhi pertumbuhan positif layanan Mobile Banking.
  • Layanan di EDCM merchant tumbuh 25.63% (yoy) dengan capaian atas target 81.08%.
  • Layanan Agen Dia – Bisa tumbuh 15.60% (yoy) dengan capaian atas target 61.89%.
  • Layanan merchant QRIS tumbuh 45.74% (yoy) dengan capaian atas target 109.46%.
  • Adanya peningkatan layanan digitalisasi di tahun 2025 Bank NTT akan meningkatkan layanan internet bank dan Kartu Kredit Indonesia yang izin    operasionalnya telah diperoleh tahun 2024 sesuai dengan segment produk telah ditetapkan.
  • Selain itu, sinergi bisnis Bank NTT dan  Bank Jatim dalam layanan digitalisasi diharapkan akan meningkatkan value kepada customer dan juga peningkatan transaksi kepada seluruh nasabah dan mitra bank.

3. Dukungan bagi UMKM

Bank NTT terus memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan UMKM, yang merupakan tulang punggung ekonomi daerah, melalui pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan :

  • Memberikan akses pembiayaan dengan syarat ringan bagi pelaku usaha ultra mikro. Pada 2024, UMKU telah didanai lebih dari 10.000 pelaku usaha dengan total plafon Rp150 miliar. Tahun 2025, target kita adalah meningkatkan akses ini hingga 15.000 pelaku usaha dengan plafon Rp200 miliar.
  • Fokus pada sektor produktif seperti pengolahan hasil pertanian, peternakan, dan perdagangan lokal yang memiliki multiplier effect tinggi.
  • Membantu pelaku UMKM untuk masuk ke pasar digital melalui kemitraan dengan platform e-commerce nasional seperti Tokopedia dan Bukalapak. Tahun 2024, sebanyak 3.000 UMKM telah onboarding ke platform digital ini dengan peningkatan transaksi sebesar 40% dibandingkan tahun sebelumnya.
  • Pada tahun 2025, kita menargetkan setidaknya 5.000 UMKM baru bergabung ke ekosistem digital dengan dukungan program pelatihan intensif dan pembiayaan berbasis digital.
  • Bank NTT terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) di Nusa Tenggara Timur melalui program pembinaan dan pendampingan yang inovatif. Berbagai inisiatif telah dilakukan untuk membantu pelaku UMKM memperluas jangkauan pasar, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga ke toko-toko, minimarket, toko oleh-oleh, dan platform e-commerce.
  • Hingga kini, UMKM Binaan Bank NTT dari 23 cabang telah berhasil masuk ke 5 Gerai Alfamart, 85 Gerai Indomaret, 120 Minimarket, 60 Toko, 11 Galeri Dekranasda, 4 Platform E-commerce, dan 168 akun media sosial, yang mendukung promosi serta penjualan produk UMKM Bank NTT

4. Penguatan Tata Kelola

Dengan menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG), Bank NTT memastikan bahwa setiap langkah strategis Bank NTT dilakukan dengan Transparansi, Akuntabilitas, dan Profesionalisme.

Sesuai amanat RUPS LB tanggal 16 November 2024, salah satunya adalah penguatan tata kelola dengan membuka pendaftaran melalui Komite Remunerasi dan Nominasi (KRN) untuk Jabatan Komisaris Utama, Komisaris Independen, Jabatan Direktur Utama dan Direktur Kredit.

5. Pemenuhan Modal Inti 3 triliun sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)

Sesuai POJK Nomor 12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum sudah berhasil dilakukan dengan ber KUB dengan BPD Jatim. Telah dilakukan penandatanganan Shareholder Agreement (SHA) antara Pemerintah Nusa Tenggara Timur dan Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk pada tanggal 16 Desember 2024. Selain penandatangan SHA, dalam kesempatan yang sama berlangsung penandatanganan Akta Kepatuhan. Kolaborasi ini penting bagi BPD untuk berinovasi dan bertransformasi agar mampu bersaing di tengah ketatnya industri Perbankan.

Ditekankan Plt Dirut Bank NTT, Yohanis Landu Praing, semua capaian ini tentu tidak lepas dari kerja keras seluruh karyawan Bank NTT, dukungan para pemegang saham, serta kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat Nusa Tenggara Timur. Untuk itu, pengurus Bank NTT menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh karyawan dan karyawati

“Memasuki tahun 2025, Bank NTT akan menghadapi tantangan baru yang menuntut kita untuk semakin inovatif dan adaptif. Dengan semangat kebersamaan dan visi yang jelas Bank NTT dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pembangunan ekonomi di Nusa Tenggara Timur,” tandas Landu Praing.

Sumber (*/tim Humas Bank NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Irjen Fadil Imran Jabat Kabaharkam Polri

    Irjen Fadil Imran Jabat Kabaharkam Polri

    • calendar_month Rab, 29 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan mutasi jabatan sejumlah perwira petinggi (Pati) dan menengah sebanyak 473 orang. Salah satu yang dipromosikan adalah Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal (Irjen) Mohammad Fadil Imran yang kini menduduki kursi Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri. Fadil akan menggantikan posisi Kabaharkam sebelumnya yakni, Komjen Arief […]

  • BMKG: Masuk Musim Pancaroba, Prakiraan Hujan di Akhir November

    BMKG: Masuk Musim Pancaroba, Prakiraan Hujan di Akhir November

    • calendar_month Kam, 18 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meterologi Eltari menyampaikan kondisi suhu dan prakiraan cuaca bahwa sekarang memasuki musim pancaroba yang ditandai dengan peningkatan suhu yang tinggi sehingga terbentuk awan-awan konvektif yang menghasilnya hujan sedang-lebat dalam waktu singkat. Prakirawan BMKG ElTari Kupang, Ni Putu Nonik Prianti kepada media ini melalui pesan […]

  • Shopee dan TikTok Shop Bersaing di Pasar E-commerce Indonesia

    Shopee dan TikTok Shop Bersaing di Pasar E-commerce Indonesia

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Loading

    Terdapat berbagai jenis e-commerce di Indonesia, termasuk B2C (bisnis ke konsumen) seperti TikTok Shop, Tokopedia, Shopee, dan B2B (bisnis ke bisnis) seperti Elevenia.   Jakarta | Bisnis e-commerce di Indonesia kian melejit dan menjadi salah satu yang terbesar di Asia Tenggara, dengan nilai mencapai sekitar 65 miliar dolar AS. Pertumbuhan pasar ini didorong oleh pandemi […]

  • Beli Sirih di Alor, Gubernur VBL Bayar Pakai QRIS Bank NTT

    Beli Sirih di Alor, Gubernur VBL Bayar Pakai QRIS Bank NTT

    • calendar_month Jum, 10 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Loading

    Kalabahi, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), dalam kunjungan kerjanya ke Kalabahi, Kabupaten Alor pada Kamis, 9 Juni 2022, menyempatkan diri untuk berkunjung ke Pasar Terbakar, Kalabahi. Pasar tradisional ini terletak di jantung kota, tepatnya di Kelurahan Nusa Kenari, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor. Di pasar ini, telah menanti setidaknya 700 orang […]

  • Air Mata Noel Ebenezer Tumpah, Jadi Tersangka Bersama 10 Orang

    Air Mata Noel Ebenezer Tumpah, Jadi Tersangka Bersama 10 Orang

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    KPK melakukan penahanan terhadap Wamenaker Noel Ebenezer untuk 20 hari pertama, yakni terhitung 22 Agustus—10 September 2025 di Rumah Tahanan Cabang KPK Gedung Merah Putih.   Jakarta | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT). Dengan rompi oranye khas tahanan KPK, Noel […]

  • Ketua DPR RI: “Pendidikan Tingkatkan Kualitas Pekerja Indonesia“

    Ketua DPR RI: “Pendidikan Tingkatkan Kualitas Pekerja Indonesia“

    • calendar_month Sen, 22 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menekankan fokus peningkatan SDM yang diikuti dengan pengembangan kompetensi para calon tenaga kerja harus mendapatkan prioritas utama. Konsentrasi peningkatan pada kualitas SDM harus pula diikuti dan disesuaikan dengan potensi daerah. Artinya, produk dari dunia pendidikan harus memiliki keterkaitan dengan dunia kerja serta keterkaitan dengan inovasi dan teknologi. […]

expand_less