Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » “Tata Kelola Kas Negara” Bank NTT Teken PKS dengan DJPb

“Tata Kelola Kas Negara” Bank NTT Teken PKS dengan DJPb

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 24 Jan 2025
  • visibility 114
  • comment 0 komentar

Loading

Kehadiran BPD NTT dalam kerja sama ini juga mencerminkan peran strategis bank daerah dalam mendukung desentralisasi fiskal serta mendekatkan layanan keuangan negara ke daerah-daerah. Pengelolaan kas negara telah berkembang pesat dengan dukungan kualitas sistem penerimaan dan pengeluaran negara yang modern dan berbasis digital.

 

Jakarta | Pengelolaan kas negara yang akurat dan kredibel merupakan salah satu tugas dan fungsi (tusi) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) yang turut mendorong terlaksananya good governance. Guna mendukung berbagai tusi dalam pengelolaan kas, DJPb telah menjalin kerja sama dengan perbankan/lembaga keuangan nonbank/lembaga persepsi lainnya.

Dari banyak kerja sama yang dilakukan, perlu dilakukan simplifikasi, integrasi, dan harmonisasi. Oleh karena itu, DJPb menghelat penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) pengelolaan kas negara antara kuasa bendahara umum negara (BUN) pusat dan perbankan/lembaga keuangan nonbank/lembaga persepsi lainnya di gedung A.A. Maramis pada Kamis, 23 Januari 2025.

PKS pengelolaan kas negara bertujuan meningkatkan sinergi antara pemerintah dan lembaga-lembaga keuangan dalam rangka pengelolaan keuangan negara yang lebih optimal.

PKS ini pun merupakan bagian upaya pemerintah memperkuat tata kelola keuangan negara, khususnya terkait pengelolaan kas yang efisien, transparan, dan akuntabel. Kolaborasi ini juga bertujuan mendukung pelaksanaan program-program strategis pemerintah yang memerlukan pengelolaan kas negara yang terintegrasi dengan baik.

Pada upaya mengelola APBN, DJPb melakukan kerja sama dengan pihak perbankan/lembaga keuangan nonbank/lembaga persepsi lainnya, guna menyalurkan dana APBN melalui bank operasional, maupun penatausahaan setoran penerimaan negara dari masyarakat melalui bank persepsi (collecting agent). Selain itu, banyak kerja sama lain yang telah dilaksanakan dalam hal pengelolaan kas negara untuk mendukung pelaksanaan APBN

Direktur Jenderal Perbendaharaan, Astera Primanto Bhakti menyampaikan bahwa sinergi dengan berbagai lembaga keuangan sangat penting dalam mendukung pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang responsif terhadap kebutuhan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kita tahu APBN kita tahun 2025 sebesar Rp3.600 triliun, sepertiga dari itu ditransfer ke daerah. Dari jumlah sekian yang saya sebutkan ini adalah koneksi antara pemerintah dengan perbankan karena uang ini untuk digunakan tentu lewat perbankan/lembaga keuangan nonbank atau lembaga persepsi baik dari sisi masuk yang akan di-keep oleh negara maupun pada saat dikeluarkan,” bebernya.

Sejalan dengan Dirjen Perbendaharaan, Direktur Pengelolaan Kas Negara, Muhdi menyampaikan urgensi dari pelaksanaan kegiatan yang terkait dengan banyaknya kerja sama yang telah dilakukan DJPb dengan perbankan/lembaga keuangan nonbank/lembaga persepsi lainnya dalam mendukung pengelolaan kas negara. “Dengan begitu kompleks dan banyaknya perjanjian kerja sama dengan karakteristik yang berbeda-beda, maka perlu dilakukan simplifikasi perikatan ke dalam sebuah perjanjian kerja sama antara kuasa BUN pusat dengan entitas perbankan/lembaga keuangan nonbank/lembaga persepsi lainnya,” tekannya.

Penandatanganan PKS ini melibatkan 104 perbankan/ lembaga keuangan nonbank/ lembaga persepsi lainnya, dengan rincian 93 bank umum (termasuk 23 bank pembangunan daerah [BPD]) dan 11 lembaga keuangan nonbank (termasuk PT Pos Indonesia), di antaranya:

  1. Perbankan, yang berperan sebagai bank persepsi dan mitra dalam proses penerimaan serta penyaluran dana pemerintah.
  2. Lembaga keuangan nonbank, yang berkontribusi dalam pengelolaan dana-dana khusus.
  3. Lembaga persepsi lainnya, yang mendukung sistem informasi dan teknologi dalam pengelolaan keuangan negara.

Plt. Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah (BPD) Nusa Tenggara Timur, Johanis Landu Praing menjadi salah satu perwakilan dari 10 lembaga yang terlibat secara simbolis, mewakili perbankan di wilayah Indonesia Timur. Prosesi penandatanganan dilakukan oleh 104 tamu undangan secara digital dengan memindai kode respons cepat (QR code) yang dipimpin secara simbolis oleh 10 perwakilan perbankan/lembaga keuangan nonbank/lembaga persepsi lainnya.

Kerja sama tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa pengelolaan kas negara, seperti penerimaan negara, pembayaran, atau penyimpanan dana, dapat dilakukan dengan lancar, aman, dan akuntabel melalui sinergi dengan berbagai lembaga keuangan.

Melalui kerja sama ini, pemerintah berharap dapat memperkuat sistem keuangan negara yang lebih tangguh dan mendukung pelaksanaan reformasi birokrasi dalam bidang pengelolaan keuangan negara.

Acara ditutup dengan penganugerahan penghargaan kepada perbankan atau lembaga keuangan nonbank/lembaga persepsi lainnya.(*)

Sumber (*/tim Humas Bank NTT)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sepekan Rutinitas Yuk Memancing, Ini Tipsnya

    Sepekan Rutinitas Yuk Memancing, Ini Tipsnya

    • calendar_month Ming, 30 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Loading

    Memancing merupakan cara bagus untuk menghilangkan stres usai seharian atau pun sepekan bekerja. Bisa berinteraksi dengan alam sambil memancing akan membuatmu melupakan kekhawatiran dan kecemasan. Jika memancing bersama teman-teman, dengan menceritakan lelucon atau melakukan beberapa gerakan lucu, dijamin bakalan bisa bersenang-senang, di mana rasa ini tak ditemui dalam penatnya pekerjaan sehari-hari. Memancing dapat melatih konsentrasi […]

  • IMO-Indonesia : Perpu No 1 Tahun 2020 Perkuat Daya Tahan & Ekonomi Lebih Kompetitif

    IMO-Indonesia : Perpu No 1 Tahun 2020 Perkuat Daya Tahan & Ekonomi Lebih Kompetitif

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang dinyatakan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization) sebagai pandemi pada sebagian besar negara-negara di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, menunjukkan peningkatan dari waktu ke waktu dan telah menimbulkan korban jiwa, dan kerugian material yang semakin besar, dapat berimplikasi pada aspek sosial, ekonomi, dan […]

  • Tips Ampuh Manajemen Ritel dari Gubernur 2 untuk Pelaku UKM

    Tips Ampuh Manajemen Ritel dari Gubernur 2 untuk Pelaku UKM

    • calendar_month Rab, 17 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Kepada para pedagang Usaha Kecil dan Menengah (UKM); Gubernur 2 NTT, Josef Nae Soi membagikan tips ampuh manajemen ritel, karena UKM mengalami kesulitan memasarkan produknya “Hal paling penting dalam manajemen ritel adalah harga dan tempat (price and place). Kemudian baru faktor-faktor lainnya seperti pengepakan (packaging) dan mutu barang,” kata Wagub Josef Nae […]

  • Selamat Hari Cuci Tangan Sedunia, Refleksi Budaya Cuci Tangan di Provinsi NTT

    Selamat Hari Cuci Tangan Sedunia, Refleksi Budaya Cuci Tangan di Provinsi NTT

    • calendar_month Kam, 15 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Karolus Ngambut Hari ini, tanggal 15 Oktober, seluruh dunia memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Ini tentang cuci tangan benaran, bukan tentang ungkapan “cuci tangan” yang artinya tidak bertanggungjawab. Menurut beberapa literatur, cuci tangan dengan sabun dan air telah dipraktikkan berabad-abad lamanya, yang merupakan bagian dari praktik keagamaan, Islam atau Kristen. Kemudian, […]

  • Pemkot-DPRD Kota Kupang Siap 500 Tangki Air Bersih bagi Masyarakat Marginal

    Pemkot-DPRD Kota Kupang Siap 500 Tangki Air Bersih bagi Masyarakat Marginal

    • calendar_month Ming, 27 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Termasuk dalam 14 daerah yang akan mengalami kemarau panjang di Provinsi NTT sesuai rilis BMKG, maka Pemerintah Kota Kupang bersama DPRD melakukan antisipasi sebagai tanggap darurat terhadap ancaman kekeringan. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/09/19/alami-kemarau-bmkg-warning-14-kabupaten-kota-di-provinsi-ntt/ Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang, Jimy Didok, pada Selasa, 22 September 2020 mengatakan dampak […]

  • Uskup Turang Pimpin Misa Syukur 25Th Paroki St. Gregorius Agung Oeleta

    Uskup Turang Pimpin Misa Syukur 25Th Paroki St. Gregorius Agung Oeleta

    • calendar_month Sel, 30 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Paroki St. Gregorius Agung Oeleta, Keuskupan Agung Kupang, genap berusia 25 tahun pada Rabu, 31 Agustus 2022. Puncak perayaan ditandai dengan misa syukur yang berlangsung di gereja motif kapal, Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang, mulai pukul 16.00 WITA—selesai. Perayaan misa syukur bakal dirangkai dengan pemberian sakramen Krisma kepada sekitar […]

expand_less