Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » ‘Netralitas TNI & Polri’, Tentukan Kualitas Demokrasi Indonesia

‘Netralitas TNI & Polri’, Tentukan Kualitas Demokrasi Indonesia

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 22 Jan 2019
  • visibility 128
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, gardaindonesia.id | “Salah satu faktor yang ikut menetukan kualitas demokrasi adalah netralitas TNI dan Polri dalam Pemilu”, tegas Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. Hal ini merupakan amanah reformasi yang diatur dalam TAP MPR RI Nomor VII Tahun 2000 tentang Peran TNI dan Polri dan UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia.

“Dalam UU Nomor 34 Tahun 2004 dengan tegas menyatakan anggota TNI dilarang menjadi anggota partai politik, mengikuti kegiatan politik praktis dan kegiatan untuk dipilih menjadi anggota legislatif dalam Pemilu maupun jabatan politis lainnya”, ujar Bamsoet saat mengisi kuliah umum ‘Peran Legislatif dalam Menjaga Netralitas TNI Pada Pemilu’, dihadapan peserta Sekolah Staf dan Komando (Seskoal) TNI Angkatan Laut, di Jakarta, Senin (21/01/2019).

Lanjut Bamsoet, Apabila ada anggota TNI yang ingin menjadi anggota partai politik, mengikuti kegiatan politik praktis, ataupun maju dalam Pemilu, maka terlebih dahulu harus mengundurkan diri dari keanggotaan TNI.

Hadir dalam kuliah umum ini antara lain Komandan Seskoal Laksda TNI Amarulla Octavian, Wakil Komandan Seskoal Laksma TNI Tatit Eko, Anggota Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni, para pejabat Seskoal serta ratusan peserta didik Seskoal TNI.

Legislator Dapil VII Jawa Tengah yang meliputi Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara, dan Kebumen ini menambahkan, UU No. 34 Tahun 2004 merupakan undang-undang pertama yang mengatur netralitas TNI pasca reformasi. Salah satu tuntutan pokok reformasi adalah netralitas TNI dan Polri dalam Pemilu. TNI harus mengedepankan profesionalisme dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya.

“Sebagai institusi negara dalam menjaga pertahanan dan kedaulatan negara, TNI harus berdiri di atas kepentingan nasional. Bukan diatas kepentingan partai politik. Politik TNI adalah politik kenegaraan dan politik kebangsaan,” tegas Bamsoet.

Untuk meningkatkan profesionalisme TNI, politisi Partai Golkar ini menuturkan, DPR RI setiap tahunnya selalu meningkatkan alokasi anggaran untuk TNI. Baik untuk penguatan kelembagaan, sarana prasarana, alutsista serta pendidikan dan latihan.

“Menanamkan karakter netralitas kepada setiap anggota TNI harus dimulai semenjak pendidikan di akademi militer, maupun dalam jenjang pendidikan dan latihan berikutnya. Profesionalisme dan netralitas TNI harus diwujudkan dalam bentuk kelembagaan, reformasi birokrasi serta perubahan sikap mental dan perilaku,” urai Bamsoet.

Terkait dengan pelaksanaan Pemilu, Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menerangkan bahwa DPR RI memberikan alokasi khusus bagi TNI untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga pertahanan dan kedaulatan negara. TNI juga dapat memberikan bantuan kepada Polri dalam meningkatkan keamanan Pemilu.

“Namun demikian, DPR RI akan tetap menjalankan fungsi pengawasan agar anggaran yang sudah diberikan kepada TNI, betul-betul digunakan sebagaimana mestinya. Karena memperkuat profesionalisme TNI merupakan bagian dari upaya menjaga netralitas TNI dalam politik,” terang Bamsoet.

Dalam konteks bela negara, Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini juga mengingatkan kesiapan TNI menghadapi psywar dan proxy war, karena ancaman perang saat ini bukan lagi perang fisik. Tetapi, lebih kepada perang ideologi dan teknologi yang disebarkan melalui dunia maya, baik berupa hoaks ataupun ujaran kebencian.

“Mengobrak-abrik sebuah negara tidak lagi harus melalui agresi militer semata. Namun, cukup dengan mengobrak abrik melalui penyebaran hoaks dan ujaran kebencian. TNI harus membuka mata terhadap hal ini dan ikut dalam perang terhadap hoax dan ujaran kebencian,” tegas Bamsoet.

Selain itu, Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini juga mengingatkan potensi ancaman penjajahan asing terhadap bangsa Indonesia. Kini menguasai Indonesia tidak perlu dengan mengunakan kekuatan militer, cukup dengan menguasai dan mempengaruhi partai-partai politik.

“Sudah menjadi rahasia umum, karena pembiayaan partai politik tidak sepenuhnya di sokong negara melalui APBN, maka partai politik sangat rawan dipengaruhi oleh kekuatan-kekuatan tertentu yang memiliki kemampuan ekonomi baik dalam maupun luar negeri jika para elitnya tidak dibekali kecintaan terhadap merah putih dan NKRI serta berjiwa nasionalisme yang tinggi. Sebab, mengolola partai politik dibutuhkan dana yang sangat besar. Jadi, sekali lagi. Jika para elit partai politik tidak mempunyai jiwa nasionalisme yang tinggi, maka dia akan terpengaruh. Disinilah peran TNI diperlukan sebagai penjaga terakhir benteng kedaulatan bangsa dan negara yang kita cintai ini,” pungkas Bamsoet. (*)

 

Sumber berita (*/Tim IMO Indonesia)

Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Studi Banding Pramuka ‘Association of New Caledonia’ di Kwarda Bali

    Studi Banding Pramuka ‘Association of New Caledonia’ di Kwarda Bali

    • calendar_month Ming, 9 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar, Garda Indonesia | Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bali. I Made Rentin menerima Ketua Asosiasi Pramuka New Caledonia atau Scouts Association of New Caledonia, Michel Reverce dan rombongan, pada Minggu, 9 Februari 2020 di Kantor Kwartir Daerah Bali. I Made Rentin dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada rombongan dari Scouts Association of New Caledonia, […]

  • Pasien 02 Covid-19 dari Rote Ndao Sembuh, Pemda Siap Terapkan ‘New Normal’

    Pasien 02 Covid-19 dari Rote Ndao Sembuh, Pemda Siap Terapkan ‘New Normal’

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Loading

    Rote Ndao, Garda Indonesia | Senin siang, 8 Juni 2020, Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr.drg. Domi Minggu Mere, M.Kes dalam sesi jumpa pers bersama awak media menyampaikan, terdapat 2 (dua) pasien sembuh dari Covid-19. Pasien sembuh Covid-19 tersebut yakni 1 (satu) pasien asal Kabupaten Rote Ndao dan satu pasien dari […]

  • Panen Padi Warga, Cara Kompi Kavaleri KKA Lelowai Dukung Ketahanan Pangan

    Panen Padi Warga, Cara Kompi Kavaleri KKA Lelowai Dukung Ketahanan Pangan

    • calendar_month Kam, 19 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia | Sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan di wilayah perbatasan Republik Indonesia-Republik Demokratik Timor Leste (RI-RDTL), personel Kompi Kavaleri Komodo Kesatria Anuraga (Kikav KKA) memanen padi bersama masyarakat di Desa Derok Faturene, Kecamatan  Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu, 18 Mei 2022. “Hal ini merupakan salah satu […]

  • Tekan Inflasi, Bank NTT Hadirkan Skim Kredit ‘Green House’

    Tekan Inflasi, Bank NTT Hadirkan Skim Kredit ‘Green House’

    • calendar_month Sen, 3 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Sebagai wujud partisipasi aktif dalam menekan laju inflasi di NTT, maka Bank NTT tak saja menghadirkan aplikasi Be Pung Petani, melainkan dalam waktu dekat akan hadir satu terobosan baru dari bank kebanggaan masyarakat NTT ini. Akan hadir jenis pembiayaan baru, yakni skim kredit Green House. Kredit jenis ini diperuntukkan bagi siapa […]

  • Direktorat PPKPL Transplantasi Ribuan Terumbu Karang di Flores Timur

    Direktorat PPKPL Transplantasi Ribuan Terumbu Karang di Flores Timur

    • calendar_month Sen, 8 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Larantuka | Direktorat Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Pesisir dan Laut (PPKPL) – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melakukan transplantasi terumbu karang pada Sabtu, 6 Juli 2024. Kegiatan ini dilaksanakan bersama masyarakat Kelurahan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Lokasi transplantasi karang dilakukan di Kawasan Perlindungan Terumbu Karang Larantuka. Kegiatan ini merupakan Program Direktorat […]

  • Pemuka Agama Sepakat Imbau Umat Hindari Kerumunan Cegah COVID-19

    Pemuka Agama Sepakat Imbau Umat Hindari Kerumunan Cegah COVID-19

    • calendar_month Ming, 29 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Para pemuka dari berbagai agama sepakat dalam masa wabah COVID-19 ini mengimbau umatnya agar menghindari kerumunan, termasuk dalam beribadah, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran dan menanggulangi penyakit tersebut. “Hindari kerumunan sekali pun itu atas nama ibadah,” kata Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh dalam konferensi pers di Kantor Badan […]

expand_less