Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Tantangan Petugas PLN Rawat Transmisi 70 kV Pulau Flores

Tantangan Petugas PLN Rawat Transmisi 70 kV Pulau Flores

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 11 Mar 2025
  • visibility 42
  • comment 0 komentar

Loading

Pohon dan vegetasi di sepanjang jalur tol listrik Flores tumbuh lebih cepat dibandingkan di daerah lain, menciptakan potensi gangguan terhadap jaringan transmisi PLN.

 

Flores | Pulau Flores dikenal dengan tanahnya yang subur sebagai dampak positif dari endapan vulkanik gunung berapi yang tersebar di beberapa wilayah pulau Flores. Kesuburan ini membawa keuntungan bagi sektor pertanian, tetapi di sisi lain juga menjadi tantangan tersendiri bagi pengelolaan keandalan sistem kelistrikan.

Pohon dan vegetasi di sepanjang jalur tol listrik Flores tumbuh lebih cepat dibandingkan di daerah lain, menciptakan potensi gangguan terhadap jaringan transmisi PLN.

Selain pertumbuhan tanaman yang lebih cepat, topografi pulau Flores yang berbukit dan curam, dengan instalasi kelistrikan yang melewati area tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam pemeliharaan jaringan transmisi. Banyak jalur Tol Listrik Flores melintasi pegunungan dan lembah yang sulit dijangkau, sehingga kegiatan pemangkasan pohon memerlukan strategi khusus dibandingkan dengan akses yang lebih mudah ke lokasi.

Di sisi lain, sebagian besar lahan di Flores merupakan tanah adat atau dikelola oleh masyarakat setempat. Banyak pohon yang berada di sekitar right of way (ROW) jalur transmisi, merupakan tanaman produktif, dan memiliki nilai ekonomi bagi pemiliknya, sehingga masyarakat perlu dilibatkan dalam menjaga pelayanan keandalan penyaluran energi listrik.

Menilik kondisi ini, maka PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Kupang meningkatkan keandalan pasokan listrik dalam menghadapi Ramadan 1446H dengan melakukan pemeliharaan jaringan transmisi saluran udara tegangan tinggi (SUTT) di Pulau Flores pada Jumat, 7 Maret 2025.

Salah satu fokus PLN adalah mengelola tegakan kritis, yakni pohon atau vegetasi yang tumbuh terlalu dekat dengan jaringan transmisi 70 kilo Volt (kV) yang berpotensi mengganggu penyaluran energi listrik. Tegangan tinggi 70 kV yang mengalir pada jaringan transmisi bisa memicu hubungan arus pendek jika pohon lebih dekat bahkan menyentuh konduktor, yang dapat mengakibatkan penghentian aliran listrik hingga gangguan sistem yang lebih luas.

Topografi pulau Flores. Foto : tim PLN UIW NTT

Listrik andal saat Ramadan 1446H

Muhammad Husen selaku Manager Unit Pelaksana Transmisi Kupang, mengatakan dengan strategi ini, PLN berharap dapat meminimalkan gangguan listrik akibat tegakan kritis, sekaligus menciptakan hubungan yang harmonis dengan masyarakat setempat.

“Keandalan tol listrik Flores sangat penting untuk mendukung pertumbuhan industri, pariwisata, mendorong pertumbuhan ekonomi dan kehidupan masyarakat secara menyeluruh.” ujarnya.

Husen pun mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat atas kerja sama dan dukungannya serta partisipasinya dalam turut menjaga keandalan penyaluran pasokan energi listrik di tol listrik Flores.

“Kepada warga yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, kami mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa, semoga lancar ibadah puasanya dan memberi manfaat dengan dukungan pasokan energi listrik,” tandasnya.

Theodorus Seda, salah satu warga Tutubhada Kabupaten Nagekeo, menyampaikan terima kasih atas semangat PLN menjaga listrik terus menyala dengan berbagai upaya yang sudah dilakukan teristimewa di bulan suci Ramadan 1446H.

“Terima kasih atas kerja sama yang baik sudah melibatkan kami dalam turut menjaga listrik tetap andal selama bulan Ramadan. Semoga sinergi dan kerja sama baik yang sudah dilaksanakan ini berkelanjutan sehingga semakin banyak warga yang memahami pentingnya menjaga instalasi kelistrikan bebas dari pohon dan listrik tetap andal,” ujarnya.

Untuk menjaga keandalan pasokan listrik di bulan suci Ramadan 1446H, PLN melakukan beberapa kegiatan antara lain pemantauan & pendataan vegetasi menggunakan teknologi drone, pemangkasan berkelanjutan (pemangkasan rutin dilakukan dengan metode selektif, mempertimbangkan aspek keamanan listrik dan lingkungan) dan memastikan jalur transmisi tetap aman.(*)

Sumber (*/tim PLN UIW NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua PMI Kota Kupang, Herman Man : ‘Bulan Dana PMI Bukan Pungutan Liar’

    Ketua PMI Kota Kupang, Herman Man : ‘Bulan Dana PMI Bukan Pungutan Liar’

    • calendar_month Jum, 19 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Langkah definitif diambil Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, dalam rangka membantu dan meringankan penderitaan sesama manusia akibat bencana alam maupun bencana akibat ulah manusia, dengan meluncurkan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) tingkat Kota Kupang. Peluncuran bulan dana PMI Kota Kupang dilaksanakan pada Kamis, 18 Juli 2019 bertempat di ruang Aula […]

  • Pemanfaatan Dunia Digital dalam Terobosan Kebudayaan

    Pemanfaatan Dunia Digital dalam Terobosan Kebudayaan

    • calendar_month Kam, 20 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : I Gusti Agung Gede Artanegara Harus diakui pandemi memaksa masyarakat untuk lebih adaptif dengan kondisi perubahan sosial yang sporadis. Mau tidak mau, tatanan kemanusiaan mulai bergeser menuju bentuk lainnya yang pastinya jauh berbeda dari sebelumnya. Perubahan-perubahan besar hampir di segala aspek termasuk dalam ruang kebudayaan, perubahan tersebut menjadi keniscayaan dalam berkebudayaan. Dampak pandemi […]

  • Ayo..KPK Bekerjalah Lebih Baik

    Ayo..KPK Bekerjalah Lebih Baik

    • calendar_month Kam, 14 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Azas Tigor Nainggolan Presiden Joko Widodo di depan Forum Pimpinan Daerah mengatakan dan menegaskan akan menggigit pihak-pihak yang masih mengganggu agenda besar yang tengah dijalankan pemerintah. Jokowi juga mengaku bisa menggigit para pengganggu itu dengan menggunakan penegak hukum mulai dari Polri, Kejaksaan hingga Komisi Pemberantasan Korupsi. “Kalau masih ada yang main-main, yang gigit saya […]

  • Pemda Belu Eksekusi Program Berobat Gratis pada Agustus 2021

    Pemda Belu Eksekusi Program Berobat Gratis pada Agustus 2021

    • calendar_month Rab, 16 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Pemerintah Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di bawah kepimpinan Bupati dr. Agustinus Taolin, Sp.PD-KGEH, FINASIM dan Wakil Bupati Drs. Aloysius Haleserens, M.M segera mengeksekusi program prioritas pengobatan gratis, pada Agustus 2021. Demikian dikatakan Bupati Belu, Agustinus Taolin saat berkunjung ke Kecamatan Tasifeto Timur, pada Selasa, 15 Juni 2021, sembari […]

  • Retret Kabinet Merah Putih di Mata Para Menteri Hingga Utusan Presiden

    Retret Kabinet Merah Putih di Mata Para Menteri Hingga Utusan Presiden

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 59
    • 1Komentar

    Loading

    Retret Kabinet Merah Putih di Akademi Militer Magelang menjadi momen yang penuh kesan bagi jajaran kabinet yang mengikuti senam pagi, latihan baris-berbaris, hingga pembekalan. Kegiatan ini bukan hanya menguji fisik, tetapi juga mempererat ikatan antar anggota kabinet, menyelaraskan visi, dan membentuk kekompakan sebagai satu tim.   Magelang | Retret Kabinet Merah Putih di Akademi Militer […]

  • UPG 1945 NTT – Tranformasi Universitas PGRI NTT

    UPG 1945 NTT – Tranformasi Universitas PGRI NTT

    • calendar_month Jum, 14 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,gardaindonesia.id–Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT merupakan proses transformasi dari Universitas PGRI NTT; termasuk pengukuhan Rektor yang dilegitimasi kepada David Selan dan Ketua Badan Penyelenggara Harian (BPH) kepada Samuel Haning (15/08/17) oleh Ketua PB PGRI Dr. Unifah Rosyidi,M.Pd., dan proses migrasi Mahasiswa PGRI NTT ke UPG 45 NTT. Mahasiswa migrasi merupakan mahasiswa lama yang berstatus […]

expand_less