Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Aware Program Air Bersih dan Sanitasi, PLN UIP Nusra Sabet Award

Aware Program Air Bersih dan Sanitasi, PLN UIP Nusra Sabet Award

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
  • visibility 169
  • comment 0 komentar

Loading

Dari sekian program CSR yang dinilai, PT PLN (Persero) UIP Nusra meraih penghargaan predikat Platinum SDGs kategori air bersih dan sanitasi layak untuk program bertajuk “Dari Lereng ke Ladang dan Puskesmas: Cerita Air Bersih dari Poco Leok”.

 

Mataram | PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) kembali menyabet penghargaan Nusantara CSR Awards (NCSRA) 2025 dari La Tofi School of Social Resposibility pada malam penganugerahan yang berlangsung di Jakarta, Rabu, 2 Juli 2025.

Dari sekian program CSR yang dinilai, PT PLN (Persero) UIP Nusra meraih penghargaan predikat Platinum SDGs kategori air bersih dan sanitasi layak untuk program bertajuk “Dari Lereng ke Ladang dan Puskesmas: Cerita Air Bersih dari Poco Leok“.

“Melalui ajang Nusantara CSR Awards 2025, kita disuguhkan ragam praktik baik yang membumi, berdampak, dan penuh harapan. CSR bukan sekadar program, tetapi janji bersama untuk masa depan yang lebih baik,” ujar La Tofi, Chairman La Tofi School of Social Responsibility.

Penghargaan ini diberikan karena program PLN Peduli ‘Desa Berdaya’ ini telah memberi dampak positif bagi masyarakat dan menjadi wujud komitmen dalam berkelanjutan program.

Program ini menjawab masalah struktural yang sudah lama dihadapi warga Desa Lungar, yakni tidak adanya air bersih di rumah, ladang, sekolah, dan puskesmas. Warga harus menuruni lereng curam hingga 2 km setiap hari hanya untuk mengambil air.

Dalam melaksanakan program ini, PT PLN (Persero) UIP Nusra melibatkan tokoh adat, tenaga kesehatan, kelompok tani, pemuda, dan perempuan – bukan hanya sebagai penerima, tapi juga sebagai pelaksana. Pendekatan padat karya membuka lapangan kerja lokal, memperkuat rasa kepemilikan, dan membangun kapasitas teknis masyarakat untuk pemeliharaan jangka panjang.

Melalui instalasi perpipaan sepanjang 3 km dan pembangunan MCK strategis, PT PLN (Persero) UIP Nusra berhasil mengalirkan air dari hutan adat ke pusat kehidupan masyarakat, membawa perubahan dalam kualitas hidup. Air dialirkan dari sumber mata air Ulu Wae Wara menuju Dusun Mesir, Cako, Lungar, dan sekitarnya. Melalui bantuan air bersih ini, lebih dari 120 keluarga telah merasakan manfaat akses air bersih yang lebih dekat, nyaman, dan layak.

“Sebelum ada air, kami setengah mati cari air di hutan. Habis itu kami pikul lagi dari hutan ke rumah,” kata Regina Dunur, warga Desa Lungar.

Bukan hanya untuk kebutuhan rumah tangga, program air bersih ini juga diperuntukkan bagi ladang-ladang kecil yang menghidupi keluarga, sampai fasilitas kesehatan (puskesmas dan posyandu).

Desa Lungar merupakan desa yang berada di ring-1 PLTP Ulumbu. Desa ini mengalami keterbatasan yang serius dalam mengakses air bersih. Warga harus berjalan 2 km ke lereng terjal untuk mengambil air bersih. Fasilitas umum seperti puskemas juga belum memiliki sarana mandi cuci kakus (MCK) yang memadai sehingga tidak bisa menunjang layanan kesehatan secara optimal.

“Sebelum ada MCK dan air bersih memang kita repot untuk membersihkan alat-alat kesehatan atau persiapan persalinan, karena memang sebelum ada program CSR ini susah sekali untuk ke toilet karena lokasinya itu beresiko,” kata Venansisus Rentang, Tenaga Kesehatan Desa Lungar.

General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP Nusra, Yasir, menjelaskan PLN melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) merespons kondisi tersebut dengan membangun sistem perpipaan air bersih dari sumber mata air menuju 3 titik prioritas, yaitu lahan hortikultura, rumah adat, dan puskesmas.

“Melalui pendekatan partisipatif dan penghormatan terhadap kearifan lokal (ritual sesi Agu Ata Lami Ulu Wae, forum adat Tabe Gendang), program ini tidak sekadar membangun infrastruktur, tapi juga merawat relasi antara perusahaan dan komunitas lokal,” kata GM Yasir.

Program ini mencakup pembangunan tandon air dan fasilitas MCK yang, selain mendukung kesehatan masyarakat, infrastruktur ini juga dirancang untuk mendukung keberlanjutan program hortikultura yang sebelumnya telah dijalankan.

“Tujuan utama program ini adalah meningkatkan akses air dan sanitasi yang layak bagi masyarakat di ring-1 proyek. Ini menjadi bagian dari upaya PLN untuk memastikan bahwa pembangunan pembangkit berjalan seiring dengan pemenuhan kebutuhan dasar warga,” lanjutnya.

PLN, kata GM Yasir, berkomitmen menjadikan program TJSL ini sebagai bentuk kontribusi langsung terhadap keberlanjutan sosial dan lingkungan di sekitar area proyek.

Tim penilai Nusantara CSR Awards 2025 menilai program ini menunjukkan bahwa CSR bukan sekadar memberi, tetapi mengakar, menyentuh, dan mentransformasi kehidupan.

Perlu diketahui, Nusantara CSR Awards merupakan ajang penghargaan yang diselenggarakan La Tofi School of Social Responsibility. Ajang ini ditujukan kepada perusahaan yang dinilai berkomitmen dan berkontribusi bagi masyarakat dan lingkungan. Penghargaan nasional ini memberikan perhatian khusus pada pengembangan ekonomi sirkular, selain tema SDGs yang menjadi acuan hingga 2030 dan CSR sebagai instrumen untuk mencapainya.

Ajang ini mengapresiasi 70 program dari 39 perusahaan, yang didominasi PT PLN (Persero). Keseluruhan program dinilai telah membuktikan dampak langsung terhadap masyarakat dan lingkungan.

Di samping penghargaan untuk kategori air bersih dan sanitasi layak, PT PLN (Persero) juga menerima penghargaan SDGs khusus karena menjalankan CSR sesuai wilayah risiko operasional dan berdampak signifikan pada keberlanjutan dengan program electrifying agriculture (EA).(*)

Sumber (*/tim PLN UIP Nusra)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebar Hoaks Soal Corona, Polisi Tangkap & Interogasi Dokter Lois

    Sebar Hoaks Soal Corona, Polisi Tangkap & Interogasi Dokter Lois

    • calendar_month Sel, 13 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Polisi menangkap Dokter Lois karena dianggap telah menyebarkan hoaks soal Corona. Tak main-main, hoaks itu disebarkan lewat 3 platform media sosial. Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menyatakan hoaks yang disebarkan dr Lois dapat menimbulkan keonaran di masyarakat serta menghalangi penanggulangan pandemi Corona. Salah satu hoaks dr Lois yang […]

  • 16 Juli 2018 – Hari Terakhir Kepemimpinan Frans Lebu Raya

    16 Juli 2018 – Hari Terakhir Kepemimpinan Frans Lebu Raya

    • calendar_month Sen, 16 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Senin/16 Juli 2018 merupahkan hari terakhir Gubernur 2 (dua) Periode, Drs. Frans Lebu Raya mengakhiri tugas sebagai Gubernur NTT. Selama 10 (sepuluh) tahun memimpin Nusa Tenggara Timur sejak 2009 menjadi Gubernur, Frans Lebu Raya banyak membuat perubahan dan peningkatan bagi NTT. NTT yang semula dikonotasikan sebagai “Nasib Tidak Tentu” perlahan beranjak menjadi […]

  • Total 320 PNS Pemprov NTT Terima Satyalancana Karya Satya

    Total 320 PNS Pemprov NTT Terima Satyalancana Karya Satya

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Loading

    Kepada 320 orang PNS yang menerima penghargaan, Gubernur NTT berharap agar dapat menjadi pemecah masalah (problem solver) dan bukannya pembuat masalah (problem maker) yang dapat menghambat kerja dan kinerja organisasi.   Kupang | Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemerintah Provinsi NTT ini didasarkan pada Keputusan Presiden Republik […]

  • Megawati Telah Ingatkan Urgensi Proyek Kereta Cepat Sejak 2015

    Megawati Telah Ingatkan Urgensi Proyek Kereta Cepat Sejak 2015

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle melihatindonesia
    • visibility 521
    • 0Komentar

    Loading

    Megawati sempat mempertanyakan apakah proyek kereta cepat sudah tepat dilakukan pada saat itu dan bagaimana manfaatnya bagi masyarakat luas.   Jakarta | Ketua DPP PDI Perjuangan My Esti Wijayati mengungkapkan bahwa Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri telah jauh-jauh hari menyoroti urgensi pembangunan proyek kereta cepat Whoosh sejak tahun 2015. Pernyataan ini disampaikan My Esti menanggapi […]

  • PLTP Ulumbu 5—6 Poco Leok: Energi Bersih Bekal Transisi Energi

    PLTP Ulumbu 5—6 Poco Leok: Energi Bersih Bekal Transisi Energi

    • calendar_month Sab, 17 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi atau PLTP Ulumbu 5—6 di Poco Leok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), sementara digarap oleh PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) merupakan langkah besar menuju transisi energi yang ramah lingkungan. General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP Nusra, Abdul […]

  • PAN dan NasDem Nonaktifkan Dua Kadernya dari Keanggotaan DPR RI

    PAN dan NasDem Nonaktifkan Dua Kadernya dari Keanggotaan DPR RI

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Loading

    Sejurus dengan keputusan NasDem, Partai Amanat Nasional (PAN) juga menonaktifkan dua anggota DPR RI yakni Eko Patrio dan Uya Kuya.   Jakarta | Partai Amanat Nasional (PAN) resmi menonaktifkan Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) dan Surya Utama (Uya Kuya) sebagai anggota DPR dari Fraksi PAN, berlaku mulai Senin, 1 September 2025. Keputusan ini ditandatangani langsung […]

expand_less