Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan Pola Hidup » Keren Tanpa Rokok, Ini Manfaat Berhenti Merokok Hari Demi Hari

Keren Tanpa Rokok, Ini Manfaat Berhenti Merokok Hari Demi Hari

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
  • visibility 208
  • comment 0 komentar

Loading

Tahukah kamu kalo berhenti merokok selama 20 menit tekanan darah membaik, denyut jantung melambat, dan aliran darah kembali lancar?

Kalau manfaat sebesar itu bisa terjadi dalam waktu singkat, bayangkan perubahan yang bisa kamu rasakan kalau benar-benar berhenti merokok?

Tentu bukan cuma untuk tubuhmu, tapi juga untuk orang-orang terdekat yang ingin kamu tetap sehat dan hadir lebih lama di hidup mereka.

Berhenti merokok memang tidak mudah, tapi kamu pasti bisa. Kalau masih merasa kesulitan, ada bantuan profesional yang siap mendampingi.

Kementerian Kesehatan menyediakan layanan Quitline.INA di 0800-177-6565 dan layanan konseling gratis berhenti merokok via telepon dengan jadwal konseling via telepon pada Senin–Jumat: 07.00–22.00 WIB dan Sabtu: 07.00–21.00 WIB. Atau lebih nyaman lewat chat? Quitline juga hadir di WhatsApp, Telegram, dan Facebook pada Senin–Sabtu: 08.00–17.00 WIB

Mulai langkah kecilmu hari ini. Demi dirimu. Demi mereka.

Merokok membahayakan tubuh

Merokok bisa membahayakan kesehatan tubuh. Pasalnya, dalam satu batang rokok tembakau setidaknya terkandung lebih dari 7.000 bahan kimia berbahaya yang dapat menyebabkan beragam jenis penyakit, seperti penyakit jantung, stroke, diabetes, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), dan kanker.

Dilansir dari Alo Dokter, ini yang terjadi pada tubuh ketika berhenti merokok. Hingga saat ini, berbagai studi telah membuktikan bahwa merokok, baik rokok elektrik atau rokok tembakau, memiliki dampak yang jauh lebih buruk bagi kesehatan jika dibandingkan manfaatnya.

Karena lebih banyak hal negatif yang bisa didapatkan, para perokok sangat dianjurkan untuk berhenti merokok tembakau atau rokok jenis apa pun agar kesehatan tubuh terjaga dengan baik.

Berhenti merokok memang membutuhkan kesabaran dan konsistensi dalam melakukannya. Apalagi bila kamu sudah sangat ketagihan pada rokok. Berikut adalah beberapa perubahan yang bisa kamu dapatkan dari berhenti merokok:

• 8−12 jam setelah berhenti merokok. Detak jantung akan lebih teratur, tekanan darah bisa kembali stabil dan lebih terkontrol, kadar karbon monoksida dalam darah menurun dan oksigen dalam darah mulai meningkat.

• 24 jam setelah berhenti merokok. Kadar nikotin dalam darah akan menurun drastis. Nikotin merupakan zat yang dapat menimbulkan efek candu pada rokok tembakau.

• 48 jam setelah berhenti merokok. Kemampuan untuk mencium aroma dan mengecap akan meningkat. Ini karena saraf-saraf indera perasa dan penciuman yang fungsinya terganggu karena rokok akan kembali pulih dan dapat berfungsi dengan baik.

• 2 minggu hingga 3 bulan setelah berhenti merokok. Organ-organ di dalam tubuh akan berangsur pulih dan risiko kamu untuk terkena penyakit, seperti penyakit jantung dan stroke, akan menurun.

• 1−9 bulan setelah berhenti merokok. Batuk, sesak napas, dan hidung tersumbat yang disebabkan oleh rokok akan mulai berkurang. Kamu pun akan lebih energik dibandingkan sebelum berhenti merokok.

• 1−5 tahun setelah berhenti merokok. Risiko kamu untuk terkena penyakit, misalnya serangan jantung dan stroke akan berkurang sebanyak sekitar 50 persen, jika dibandingkan saat kamu aktif sebagai perokok.

• 10 tahun setelah berhenti merokok. Risiko untuk mengalami kanker paru-paru akan berkurang. Risiko ini dianggap sama dengan seseorang yang tidak pernah merokok sebelumnya. Risiko terkena penyakit kanker lainnya pun akan semakin menurun.

• 15 tahun setelah berhenti merokok. Risiko kamu untuk terkena penyakit jantung sama rendahnya dengan orang yang tidak pernah merokok. Selain itu, kamu juga akan memiliki kadar kolesterol dan tekanan darah yang lebih stabil. Risiko terjadinya penggumpalan darah atau darah kental juga menurun drastis.

• 20 tahun setelah berhenti merokok. Risiko kamu untuk mengalami kanker mulut, kanker pankreas, kanker tenggorokan, dan kanker pita suara sama rendahnya dengan orang yang tidak pernah merokok. Bahkan pada wanita, 20 tahun setelah berhenti merokok bisa menurunkan risiko terjadinya kanker serviks.

Sumber (*/Kemenkes + Alo Dokter)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cemar Nama Baik, Maru Nazara Dilaporkan Indra Kenz ke Bareskrim

    Cemar Nama Baik, Maru Nazara Dilaporkan Indra Kenz ke Bareskrim

    • calendar_month Ming, 13 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Dittipideksus Bareskrim Polri resmi menerima laporan Crazy Rich Medan Indra Kenz terkait dugaan pencemaran nama baik. Laporan telah dilimpahkan dari Polda Metro Jaya. “Iya sudah di Dittipideksus. Sudah dilimpahkan ke kami,” kata Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Whisnu Hermawan dalam keterangannya, dikutip pada Minggu, 13 Februari 2022. Baca juga: https://gardaindonesia.id/2022/02/12/crazy-rich-medan-indra-kenz-bakal-diperiksa-bareskrim-polri/ Lebih lanjut Whisnu mengatakan, penyidik […]

  • KPK Ungkap Bupati Pati Sudewo Terseret Dugaan Korupsi Proyek DJKA

    KPK Ungkap Bupati Pati Sudewo Terseret Dugaan Korupsi Proyek DJKA

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Di tengah kasus hukum yang menyeretnya, Sudewo juga mendapat gelombang penolakan dari warganya sendiri. Ribuan warga menghelat demo di Kantor Bupati Pati menuntut Sudewo mundur setelah ia menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250 persen.   Jakarta | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan mantan anggota DPR RI yang kini menjabat sebagai Bupati Pati, Sudewo, […]

  • Peduli Pendidikan TTS, Simon Petrus Kamlasi Resmikan Aula SD GMIT SoE

    Peduli Pendidikan TTS, Simon Petrus Kamlasi Resmikan Aula SD GMIT SoE

    • calendar_month Ming, 14 Des 2025
    • account_circle Daud Nubatonis
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Loading

    Kepada awak media, Brigjen TNI AD (Purn) Simon Petrus Kamlasi menyampaikan bahwa peresmian gedung aula ini memiliki makna yang sangat khusus baginya, mengingat SD GMIT SoE II merupakan sekolah tempat ia pernah menempuh pendidikan.   SoE | Gedung Aula SD GMIT SoE II resmi diresmikan oleh Tenaga Ahli Bidang Lingkungan Hidup Koordinator Kementerian Pangan Republik […]

  • Dinas PPPA NTT Inisiasi Pelatihan Ayah ASI, Menuju Pola Asuh Cegah Stunting

    Dinas PPPA NTT Inisiasi Pelatihan Ayah ASI, Menuju Pola Asuh Cegah Stunting

    • calendar_month Sab, 29 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Guna meningkatkan peran Laki-laki Baru melalui pola asuh setara gender demi peningkatan ketahanan keluarga dalam upaya percepatan penanggulangan stunting di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), maka Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) menginisiasi Pelatihan Ayah ASI yang diikuti oleh 56 orang secara tatap muka maupun daring dengan metode zoom. Pelatihan […]

  • SIAGA AIR di Sumba Barat Daya, Diprediksi Menang Besar

    SIAGA AIR di Sumba Barat Daya, Diprediksi Menang Besar

    • calendar_month Ming, 3 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Waitabula | Warga Kabupaten Sumba Barat Daya menyatakan siap untuk memenangkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Nusa Tenggara Timur nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu dalam pilkada 2024. Kehadiran calon gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi bersama Ketua Teritori Partai NasDem Provinsi NTT, Julie Sutrisno Laiskodat dan para pengurus untuk mengikuti konsilidasi Partai Nasdem […]

  • Karpet Merah Prabowo- Gibran, Analisis & Survei LSI Denny JA

    Karpet Merah Prabowo- Gibran, Analisis & Survei LSI Denny JA

    • calendar_month Sen, 25 Mar 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Loading

    Opini publik sudah kondusif “menggelar karpet merah” bagi konsolidasi pemerintahan baru di bawah komando Prabowo- Gibran, 2024—2029. Sebesar 89,8 % publik luas representasi pemilih Indonesia menerima hasil resmi KPU. Tapi koalisi partai Prabowo-Gibran yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju belum cukup untuk menguasai mayoritas suara di DPR.  Agar pemerintahan kuat, Prabowo-Gibran perlu dukungan partai tambahan. […]

expand_less