Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Profil Tokoh » Perjuangan Satpam UGM Antar Anak Raih Gelar Doktor di UGM

Perjuangan Satpam UGM Antar Anak Raih Gelar Doktor di UGM

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
  • visibility 307
  • comment 0 komentar

Loading

Teguh Suparman tergabung dalam satuan keamanan UGM yang kini bernama PK4L. Ia sudah mengabdi di kampus biru itu sejak 33 tahun terakhir. Angka yang sama saat putri sulungnya tersebut terlahir.

 

Yogyakarta | Kamis, 19 April 2025 merupakan hari yang membahagiakan bagi Teguh Suparman. Sembari menggandeng istri dan anak-anaknya, pria yang mengenakan seragam satpam lengkap ini datang menuju ke Gedung Graha Sabha Pramana, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Wajahnya berkaca-kaca sewaktu menyaksikan putri sulungnya, Retnaningtyas Susanti, diwisuda dengan menyandang gelar doktor. Momen penting dalam hidupnya ini pun baginya merupakan suatu rezeki yang memang sudah digariskan.

“Saya percaya ini memang sudah rezeki, semua sudah diatur,” ucapnya.

Teguh Suparman tergabung dalam satuan keamanan UGM yang kini bernama Pusat Keamanan Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (PK4L). Ia sudah mengabdi di kampus yang mempunyai julukan kampus biru itu sejak 33 tahun terakhir. Angka yang sama saat putri sulungnya tersebut terlahir.

Ia mengenang saat anaknya, Tyas, masih kecil. Ia pernah mengajaknya ke tempat kerjanya untuk ikut berpatroli pada akhir pekan.

Sembari berpatroli mengitari fakultas yang ada, dalam hatinya berkeinginan agar suatu hari melihat anaknya bisa berkuliah di salah satu gedung yang tiap hari dijaganya tersebut.

“Saya kerja di tempatnya orang-orang pintar. Saya jadi ingin, anak saya nanti bisa seperti orang-orang ini,” ucapnya.

Dari keinginannya itu, Teguh pun mendukung anaknya untuk melanjutkan studi di Prodi Antropologi UGM selepas menyelesaikan pendidikan di Sekolah Menengah Atas (SMA). Ia juga rela banyak berkorban, baik dalam segi moril maupun materiil.

“Utang sana sini. Tapi saya yakin kalau uang itu digunakan untuk hal yang baik nanti akan ada penggantinya. Dan nyatanya, sampai sekarang kami bisa hidup cukup, dan empat anak kami semua kuliah,” tuturnya.

Dukungan dari orang tuanya itu membuat Tyas bersungguh dalam menempuh pendidikan. Ia menyelesaikan S1 dalam jangka waktu 3 tahun 7 bulan.

Jualan hingga Jadi dosen

Setelah lulus, Tyas menjadi peneliti di Pusat Studi Kebijakan dan Kependudukan (PSKK) UGM. Kemudian, dia memutuskan untuk melanjutkan ke S2.

“Meski awalnya saya tidak yakin bisa kuliah, Bapak yakinkan bahwa saya bisa kuliah. Tapi waktu saya mau S2, bapak tidak bisa membiayai lagi karena adik-adik saya juga masih sekolah semua,” ujarnya.

Tyas pun berambisi untuk membiayainya sendiri. Bekerja sampingan untuk menambah penghasilan, bahkan sampai bekerja di warung kopi hingga jualan. “Dulu pernah berjualan salak,” ucapnya.

Kerja kerasnya berbuah hasil, pada 2011, dia mampu mendapatkan gelar master bidang pariwisata dan menjadi dosen di Universitas Andalas Padang. Pada 2013, ia kembali lagi ke Yogya untuk studi S3 dengan beasiswa BPPDN Dikti.

“Saya ingin Bapak dan Ibu melihat saya dikukuhkan sebagai guru besar suatu hari kelak,” ucapnya.(*)

Sumber (*/moviekece/ragam)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinergi PKM Fapet Undana dan Poktan Unuhari, Olah Lahan Kering Pakai Bokashi

    Sinergi PKM Fapet Undana dan Poktan Unuhari, Olah Lahan Kering Pakai Bokashi

    • calendar_month Sab, 3 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Fakultas Peternakan (Fapet), Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, para petani yang mengolah lahan kering lebih kurang 5.000 meter persegi di Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur; menjadi lebih produktif pada musim tanam kedua (April—September). Sinergi yang dilakukan oleh Tim PKM Fapet […]

  • Polri & Imigrasi Tangkap DPO Interpol Warga Negara Jepang di Batam

    Polri & Imigrasi Tangkap DPO Interpol Warga Negara Jepang di Batam

    • calendar_month Kam, 22 Feb 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kepulauan Riau bekerja sama dengan Satuan Polisi Perairan dan Udara Kepolisian Resor Kota Barelang (Satpolairud Polresta Barelang), serta Divisi Hubungan Internasional Markas Besar Kepolisian RI (Divhubinter Mabes Polri) menangkap daftar pencarian orang (DPO) Interpol (blue notice) berinisial […]

  • Kunjungan Kerja ke TTS, VBL Minta SMK Punya Jurusan Khusus dan Unggul

    Kunjungan Kerja ke TTS, VBL Minta SMK Punya Jurusan Khusus dan Unggul

    • calendar_month Rab, 24 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Loading

    Soe-TTS, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menekankan desain pendidikan untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang ada di NTT harus berkarakter serta memiliki keahlian khusus yang kualitasnya dapat bersaing di tingkat nasional. Penekanan Gubernur VBL tersebut disampaikannya saat mengunjungi SMK Negeri 1 Soe, pada Selasa, 23 Maret 2021. “Untuk desain Pendidikan Menengah […]

  • Tembus Dunia, Bank NTT Gandeng Hitachi

    Tembus Dunia, Bank NTT Gandeng Hitachi

    • calendar_month Sel, 19 Jul 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Bank NTT terus melebarkan sayap bisnisnya dengan menggandeng berbagai perusahaan raksasa dunia. Terakhir bank kebanggaan masyarakat NTT ini menjalin kerja sama interkoneksi sistem layanan penjualan produk Multy Biller Host To Host System Deposit bersama PT Hitachi Channel Solutions Indonesia. Kerja sama ini dilaksanakan tepat di Bank NTT merayakan ulang tahunnya yang […]

  • Berkat Bank NTT, Lahan Gersang di Sumba Tengah Jadi Kebun Cabai

    Berkat Bank NTT, Lahan Gersang di Sumba Tengah Jadi Kebun Cabai

    • calendar_month Jum, 28 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Loading

    Sumba Tengah, Garda Indonesia | Festival Desa Binaan Bank NTT dan Festival PAD tahun 2022 menyimpan cerita tersendiri. Desa Umbu Pabal Selatan, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah merupakan satu dari lima desa yang dipersiapkan untuk mengikuti ajang ini, ternyata tampil menginspirasi. Pada Agustus 2022, juri mengunjungi desa ini. Dan saat itu, Stenly Boymau, […]

  • ‘Update Covid-19 NTT’ Per 19 Maret 2020 ODP Capai 41 Orang dan Akan Meningkat

    ‘Update Covid-19 NTT’ Per 19 Maret 2020 ODP Capai 41 Orang dan Akan Meningkat

    • calendar_month Sab, 21 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Berdasar data yang di-update sejak Kamis, 19 Maret 2020 pukul 21.00 WITA, dari laporan fasilitas kesehatan dan dinas kesehatan kabupaten/ kota, hingga saat ini jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) menjadi 41 orang. Jika siang ini ada perkembangan di beberapa fasilitas kesehatan, kami akan update dalam beberapa jam ke depan,” tutur Kepala […]

expand_less