Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » PAN dan NasDem Nonaktifkan Dua Kadernya dari Keanggotaan DPR RI

PAN dan NasDem Nonaktifkan Dua Kadernya dari Keanggotaan DPR RI

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
  • visibility 98
  • comment 0 komentar

Loading

Sejurus dengan keputusan NasDem, Partai Amanat Nasional (PAN) juga menonaktifkan dua anggota DPR RI yakni Eko Patrio dan Uya Kuya.

 

Jakarta | Partai Amanat Nasional (PAN) resmi menonaktifkan Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) dan Surya Utama (Uya Kuya) sebagai anggota DPR dari Fraksi PAN, berlaku mulai Senin, 1 September 2025. Keputusan ini ditandatangani langsung oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Wakil Ketua Umum Viva Yoga Mauladi pada Minggu, 31 Agustus 2025.

Langkah tersebut diambil setelah berbagai reaksi dari publik menyusul polemik dan protes yang dipicu oleh tindakan dan pernyataan kedua politisi tersebut, termasuk aksi berjoget di sidang tahunan MPR dan looting rumah mereka oleh massa demonstran.

Pada pernyataannya, PAN menegaskan bahwa keputusan ini diambil sebagai respons terhadap aspirasi masyarakat dan komitmen partai untuk menyelaraskan kebijakan serta program dengan kepentingan publik.

Sejurus dengan keputusan PAN, Fraksi Partai NasDem juga menonaktifkan dua anggota DPR RI yakni Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach.

Keputusan penonaktifan keduanya dituangkan dalam surat yang ditandatangani oleh Ketua Umum DPP Partai NasDem H. Surya Paloh dan Sekretaris Jenderal, Hermawi Taslim per Minggu, 31 Agustus 2025.

Para anggota DPR RI yang dinonaktifkan dari keanggotaan DPR RI

NasDem menegaskan bahwa aspirasi masyarakat harus tetap menjadi acuan utama dalam perjuangan yang sesungguhnya merupakan kristalisasi dan semangat kerakyatan yang senantiasa bertumpu pada tujuan nasional bangsa Indonesia sebagaimana termaktub dalam pembukaan Undang Undang Dasar 1945.

Atas berbagai peristiwa yang terjadi akhir-akhir ini, Partai NasDem menyatakan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya sejumlah warga Negara Indonesia dalam upaya memperjuangkan aspirasinya.

Dan atas pertimbangan hal tersebut, maka DPP Partai NasDem menyatakan terhitung sejak Senin, 1 September 2025, menonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach sebagai Anggota DPR-RI dari Fraksi Partai NasDem.

Pemecut penonaktifan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach

Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach mendapat sorotan tajam dalam satu pekan terakhir, di tengah kritikan terhadap anggota DPR menerima tunjangan rumah, yang kemudian isu bergulir menjadi pembubaran DPR.

Sahroni mengatakan, desakan untuk membubarkan DPR adalah sikap yang keliru. Dia bahkan menyebut bahwa pandangan tersebut sebagai mental orang tolol. Dua hari lalu, Sahroni yang semula menduduki posisi Wakil Ketua Komisi III dimutasi ke Komisi I.

Sementara Nafa Urbach menuai kritikan karena video yang menyatakan dukungan pada tunjangan rumah DPR.(*)

Penulis (*/Roni Banase + ragam)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 13 Ruas Tol Baru Siap Dioperasikan pada Oktober – Desember 2018

    13 Ruas Tol Baru Siap Dioperasikan pada Oktober – Desember 2018

    • calendar_month Ming, 14 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong penyelesaian ruas-ruas tol baru di berbagai wilayah. Pembangunan jalan tol yang masif dilakukan bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah guna menurunkan biaya logistik sebagai amanat Nawa Cita Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam meningkatkan daya saing bangsa Indonesia. “Melalui […]

  • Kedaulatan Pangan di Tangan Petani

    Kedaulatan Pangan di Tangan Petani

    • calendar_month Sel, 13 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Yucundianus Lepa Dapatkah petani negeri ini memiliki kedaulatan pangan sebagaimana impian banyak orang? Pertanyaan seperti ini akan terus mengganggu manakala petani kita tidak memiliki otonomi atas pangan yang dihasilkan, terpuruk tingkat kesejahteraannya, tidak terlindungi, menjadi mangsa para tengkulak dan hampir pasti menjadi sumber produksi kemiskinan. Apakah kedaulatan pangan itu? Kedaulatan pangan merupakan pemenuhan hak […]

  • HAM (Hak Asasi Munarman) : Logika Akal Sehat & Logistik Akal Bulus

    HAM (Hak Asasi Munarman) : Logika Akal Sehat & Logistik Akal Bulus

    • calendar_month Ming, 2 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Jangan heran kalau mereka yang membela Munarman di ruang publik atau media sosial itu tidak memedulikan HAM dari masyarakat yang tidak berdosa, yang kerap jadi korban aksi terorisme. Mereka hanya peduli HAM versi mereka sendiri dengan menge-klaim bahwa cara penangkapan Munarman yang sampai ketinggalan sendalnya serta ditutup matanya itu berlebihan dan […]

  • PMPB NTT: Advokasi Kebijakan Sekolah /Madrasah Aman Bencana

    PMPB NTT: Advokasi Kebijakan Sekolah /Madrasah Aman Bencana

    • calendar_month Jum, 29 Jun 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    NTT, gardaindonesia.id – NTT (Nusa Tenggara Timur) dilihat dari Aspek Klimatologi, topografi, geologis, demografi dan sosiologi, sangat berpotensi terhadap ancaman bencana seperti banjir, longsor, angin puting beliung, gempa, tsunami, abrasi, konflik, wabah penyakit dan lain-lain. Setiap kejadian bencana selalu menimbulkan dampak berbeda bagi setiap sektor termasuk sektor pendidikan. Karenanya tantangan dalam mengelola risiko bencana di […]

  • Presiden Jokowi : “Fokus Kita Mencegah Meluasnya Covid-19”

    Presiden Jokowi : “Fokus Kita Mencegah Meluasnya Covid-19”

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Mudik saat Idulfitri atau Lebaran merupakan tradisi yang melibatkan mobilitas orang yang sangat banyak di Indonesia. Sebagai gambaran, pada tahun 2019 terjadi pergerakan kurang lebih 19,5 juta orang ke seluruh wilayah Indonesia. Saat memimpin rapat terbatas melalui telekonferensi bersama jajarannya, Presiden Joko Widodo menyebut bahwa di tengah pandemi virus korona atau […]

  • VBL Tekankan Terminal Tipe B Kefa Harus Jadi Persinggahan Angkot Antar Kota

    VBL Tekankan Terminal Tipe B Kefa Harus Jadi Persinggahan Angkot Antar Kota

    • calendar_month Rab, 24 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Kefa-TTU, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) saat melakukan kunjungan kerja di Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) pada Selasa, 23 Maret 2021, memantau situasi dan kondisi Terminal Tipe B dan menekankan bahwa Terminal Tipe B harus menjadi tempat persinggahan semua angkutan antar kota. “Semua harus tertib, angkutan dari Atambua dan Malaka […]

expand_less