Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Limbah FABA PLTU Jeranjang Jadi Batako Ramah Lingkungan

Limbah FABA PLTU Jeranjang Jadi Batako Ramah Lingkungan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
  • visibility 104
  • comment 0 komentar

Loading

Program pemanfaatan FABA merupakan langkah nyata PLN menjadikan produk bernilai guna. FABA, yang masuk dalam kategori limbah non-B3 ini, menjadi bahan baku alternatif ramah lingkungan dan bernilai tambah, sekaligus membantu UMKM lokal untuk tumbuh.

 

Mataram | PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui program CSR PLN Peduli memanfaatkan limbah fly ash bottom ash (FABA) dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jeranjang menjadi bahan baku pembuatan batako ramah lingkungan. Inovasi ini dikerjakan bersama UMKM yang bergerak di bidang produksi batako FABA.

Sebanyak 50 ton FABA yang berasal dari sisa pembakaran batu bara yang merupakan bahan bakar PLTU Jeranjang diolah menjadi 10.000 batako. Batako yang diolah dari FABA ini kemudian disalurkan untuk mendukung pembangunan fasilitas umum di beberapa lokasi yang berada di Lombok barat, diantaranya aula di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Eyat Mayang dan pembangunan kantin di SMKN 2 Lembar.

Pembangunan aula TPU Desa Eyat Mayang Lombar telah memanfaatkan sebanyak 3.000 batako. Sedangkan, untuk pembangunan kantin SMKN 2 Lembar memanfaatkan 4.000 batako. Sehingga total batako FABA yang dimanfaatkan melalui program ini sebanyak 7.000 batako dan sebagian lagi akan disalurkan ke Desa Labuhan Lereng untuk pembangunan Mushola Al Mujahidin.

Kepala Desa Eyat Mayang, Imam Zulhakim, menyampaikan apresiasi kepada PLN yang telah memberikan bantuan secara penuh selama proses pembangunan. Bangunan aula ini, kata Imam, merupakan permintaan langsung dari warga di desanya.

“Terima kasih kepada PLN yang sudah memberikan bantuan batako dari FABA ini. Sangat bermanfaat bagi warga, karena aula ini sudah lama menjadi harapan masyarakat. Sekarang progres pembangunan sudah mencapai 80 persen, tinggal pemasangan keramik dan teralis. Alhamdulillah, material yang diberikan berkualitas dan sesuai kebutuhan warga,” ujar Imam Zulhakim.

Ucapan terima kasih juga datang dari Kepala Sekolah SMKN 2 Lembar, Guplin, yang menyatakan bahwa batako FABA sangat membantu pembangunan kantin yang layak bagi siswa.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan batako FABA dari PLN. Kualitasnya sangat bagus, hampir mirip dengan batako semen pada umumnya. Alhamdulillah, sekarang kami bisa membangun kantin yang layak, yang sebelumnya hanya berupa gubuk,” kata Guplin.

Program pemanfaatan FABA merupakan langkah nyata PLN dalam mendukung pengelolaan FABA menjadi produk bernilai guna. FABA, yang masuk dalam kategori limbah non-B3 ini, menjadi bahan baku alternatif ramah lingkungan dan bernilai tambah, sekaligus membantu UMKM lokal untuk tumbuh.

General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menegaskan bahwa FABA yang dihasilkan PLTU termasuk dalam kategori limbah yang aman untuk dimanfaatkan dalam berbagai produk konstruksi.

“Pemanfaatan FABA menjadi batako adalah bentuk komitmen PLN dalam mengelola lingkungan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. FABA terbukti aman digunakan karena termasuk kategori non-B3, dan memiliki kualitas yang tidak kalah dengan material konvensional. Ke depan, PLN akan terus mendorong pengembangan inovasi berbasis FABA agar semakin banyak fasilitas umum dan masyarakat yang merasakan manfaatnya,” kata GM Rizki.(*)

Sumber (*/tim PLN UIP Nusra)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sektor UMKM “Tak Pernah Mati” dalam Pertumbuhan Ekonomi

    Sektor UMKM “Tak Pernah Mati” dalam Pertumbuhan Ekonomi

    • calendar_month Sel, 21 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Selain pertanian, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang tidak pernah mati dalam pertumbuhan ekonomi, yang mana dapat memberikan kontribusi  besar di tengah pandemi Covid–19. Demikian, awal sambutan Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD – KGEH, FINASIM saat membuka kegiatan temu kemitraan UMKM bersama BUMN dan swasta […]

  • Relawan Pas Gibran Beralih Dukungan ke SIAGA

    Relawan Pas Gibran Beralih Dukungan ke SIAGA

    • calendar_month Sab, 5 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Beragam dukungan guna memenangkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu (SIAGA), terus berdatangan. Pasca-deklarasi dukungan dari relawan Frans Aba untuk Simon Petrus Kamlasi dan Andrianus Garu, kini relawan Pas Gibran yang pada Februari 2024 lalu memenangkan presiden dan wakil presiden […]

  • VBL Imbau Pemuda Bawa Perubahan di Tengah Masyarakat

    VBL Imbau Pemuda Bawa Perubahan di Tengah Masyarakat

    • calendar_month Sen, 13 Des 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) bersama Ketua Sinode GMIT Pdt. Merry Kolimon meresmikan Gedung Kebaktian Jemaat Efata Bello, Kupang pada Minggu, 12 Desember 2021. Dalam sambutannya, VBL mengatakan, pentingnya kader-kader anak muda untuk memiliki kemampuan dalam hal spiritual, kecerdasan, networking, dan kesehatan baik secara fisik dan mental. Hal tersebut untuk […]

  • Palestina—Israel ‘Two-State Solution’ or ‘One-State Solution’

    Palestina—Israel ‘Two-State Solution’ or ‘One-State Solution’

    • calendar_month Sab, 22 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Josef Herman Wenas Akhir-akhir ini di dunia maya mendadak muncul banyak “ahli” soal kisruh Israel-Palestina yang berbicara tentang “two-state solution.” Tetapi saya tidak melihat satu pun mereka yang bisa menjelaskan dengan fakta-fakta kenapa solusi ini gagal sejak Resolusi DK PBB No. 242 dikeluarkan pada 22 November 1967. Ada kesan kuat para “ahli” di dunia […]

  • Tragis; 1.763 Korban Jiwa Gempa & Tsunami Palu-Catatan BNPB

    Tragis; 1.763 Korban Jiwa Gempa & Tsunami Palu-Catatan BNPB

    • calendar_month Sen, 8 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, jumlah korban jiwa dalam musibah bencana gempa-tsunami Palu mencapai 1.763 jiwa terhitung sampai Minggu, 7 Oktober 2018. Kota Palu menjadi wilayah terbanyak dengan korban jiwa mencapai 1.519 orang, Donggala 159 orang, Kabupaten Sigi 69 orang, Parigi Moutong 15 orang dan Pasangkayu, Sulawesi Barat 1 orang. Kepala […]

  • Tatap Muka dengan Warga Cunca Wulang, Gubernur VBL : Pakai Riset Bangun NTT

    Tatap Muka dengan Warga Cunca Wulang, Gubernur VBL : Pakai Riset Bangun NTT

    • calendar_month Sel, 23 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Mabar-NTT, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) bertatap muka dengan para Camat, Kepala Desa, tenaga kependidikan dan tenaga kesehatan di Desa Cunca Wulang Kecamatan Mbeliling Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Provinsi Nusa Tenggara Timur di hari kedua kunjungan kerjanya. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/06/22/kunker-ke-mabar-gubernur-vbl-pinta-kelola-pantai-pede-berbasis-ekologis/ “Untuk membangun NTT, kita bekerja harus dimulai dengan riset. Kita […]

expand_less