Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » PLN UIP Nusra dan Komunitas GELISAH Ubah Sampah Plastik Jadi Bernilai

PLN UIP Nusra dan Komunitas GELISAH Ubah Sampah Plastik Jadi Bernilai

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
  • visibility 61
  • comment 0 komentar

Loading

Pada dua bulan terakhir, komunitas GELISAH telah mengolah 105 kilogram sampah tutup botol plastik menjadi 25 produk asbak yang seluruhnya sudah terjual. Untuk membuat satu asbak dibutuhkan sekitar 100 gram plastik.

 

Mataram | PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama komunitas Gerakan Lingkungan Sampah Nihil (GELISAH) memperkuat inisiatif peduli lingkungan melalui program Bottle Up. Program ini mengolah botol plastik bekas menjadi produk kreatif bernilai ekonomi sekaligus mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan.

Program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) ini diluncurkan pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, 5 Juni 2025. Sejak itu, pegawai PLN bersama masyarakat setempat mengumpulkan botol plastik melalui drop box yang ditempatkan di lingkungan kerja UIP Nusra. Sampah yang terkumpul kemudian diserahkan kepada komunitas GELISAH untuk diolah menjadi produk bermanfaat.

Pendiri komunitas GELISAH, Lailatul Ulfah, menyebut program ini berhasil mengumpulkan tiga karung besar botol plastik. Bahan baku tersebut diolah menjadi asbak, tatakan gelas, papan ujian, jam dinding, hingga berbagai kerajinan rumah tangga.

“Alhamdulillah, lewat dukungan TJSL PLN kami mendapat mesin cacah, oven, dan perlengkapan produksi lainnya. Dengan alat ini kapasitas produksi meningkat. Bahkan, beberapa produk mulai dilirik hotel-hotel di sekitar Mataram meski belum resmi diluncurkan ke pasar,” ujar Ulfah.

Program Bottle Up juga mendorong partisipasi warga Kampung Banjar, Ampenan, tempat rumah produksi komunitas berada. Warga bisa menukar sampah botol plastik seharga Rp5.000 per kilogram, dan Rp7.000 per kilogram untuk tutup galon.

“Selain membuka peluang kerja bagi remaja dan ibu rumah tangga, sebagian hasil penjualan produk kami salurkan untuk kegiatan sosial di kampung. Jadi manfaatnya tidak hanya lingkungan yang lebih bersih, tapi juga berdampak ekonomi langsung bagi warga,” kata Ulfah.

Pada dua bulan terakhir, komunitas GELISAH telah mengolah 105 kilogram sampah tutup botol plastik menjadi 25 produk asbak yang seluruhnya sudah terjual. Untuk membuat satu asbak dibutuhkan sekitar 100 gram plastik. Total sampah plastik yang terkumpul hingga saat ini mencapai 330 kilogram, mencakup tutup botol, galon, dan plastik HDPF. Sebagian sudah berhasil didaur ulang menjadi produk bernilai guna.

Berbekal kapasitas saat ini, komunitas mampu memproduksi rata-rata lima produk kecil per hari, sedangkan produk berukuran besar seperti jam dinding atau papan ujian baru bisa dibuat satu unit per hari karena keterbatasan alat produksi.

Jika didaur ulang, total 330 kilogram sampah plastik tersebut setara dengan pengurangan emisi karbon dioksida sekitar 660–825 kilogram dibandingkan jika berakhir di tempat pembuangan akhir atau dibakar. Proses ini juga dinilai lebih efisien hingga 80 persen dalam menekan emisi dibandingkan penggunaan plastik baru.

Kini, komunitas GELISAH yang beranggotakan 15 pemuda-pemudi telah memiliki divisi media, pemasaran, dan produksi. Dengan sistem kerja lebih terstruktur, produk mereka semakin diterima pasar sekaligus memperluas ruang kolaborasi.

Menurut Ulfah, dukungan PLN juga meningkatkan kepercayaan diri komunitas dalam merambah pasar digital. Akun TikTok Gelisah Sampah yang baru dibuat dua bulan lalu langsung mendapat sambutan positif dengan ribuan pengikut.

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menegaskan kolaborasi dengan komunitas GELISAH merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjalankan prinsip environmental, social, and governance (ESG). Upaya lingkungan ini, kata Rizki, sejalan dengan manfaat sosial dan tata kelola berkelanjutan untuk mendukung kehidupan masyarakat.

“Upaya PLN dalam menjaga lingkungan akan semakin maksimal apabila dibarengi dengan dukungan berbagai pihak. Komunitas GELISAH adalah contoh nyata bagaimana sampah bisa diolah menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus memberdayakan masyarakat. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen PLN dalam mendorong transisi energi ramah lingkungan serta pengelolaan limbah berkelanjutan,” ujar Rizki. (*)

Sumber (*/tim PLN UIP Nusra)

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rintihan Hati Sosok Guru Perempuan dari Flores NTT

    Rintihan Hati Sosok Guru Perempuan dari Flores NTT

    • calendar_month Jum, 11 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Elisabeth Wilhelmina Jawa Tukan, S.Pd Larantuka, gardaindonesia.id | Sebait puisi dari seorang guru perempuan tangguh dari Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur. Puisi ini melukiskan suasana hati dan mimpi para guru di pelosok negeri, Aku melihat indonesia dari kacamata ibukota.. Lewat gedung-gedung pencakar langit dan hiruk pikuknya lalu lintas kota […]

  • Wacana Pemanggilan Anies Oleh KPK, Sudah Bosan Ya?

    Wacana Pemanggilan Anies Oleh KPK, Sudah Bosan Ya?

    • calendar_month Kam, 29 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Ya, kita juga bosan. Bukankah sudah berkali-kali kita sampaikan bahwa diduga ada kekuatan besar yang “melindungi” (atau merawat?) posisi Anies di balai kota. Kenapa bisa begitu? Ya… masak gak tau sih? Follow the money! Begitu kiat para detektif kejahatan kerah putih pernah menasihati. Duit segede 80 triliun lebih (APBD DKI Jakarta) […]

  • Bank NTT Ramai Skali Tahap III, Yuk Ikut dan Raih Total Hadiah Ratusan Juta

    Bank NTT Ramai Skali Tahap III, Yuk Ikut dan Raih Total Hadiah Ratusan Juta

    • calendar_month Rab, 17 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) kembali menghelat ajang “Bank NTT Ramai Skali” tahap ketiga di masa pandemi Covid-19. Kompetisi Kreatif Inklusi Keuangan Tahun 2021 ini mengusung tema “Solusi Cerdas NTT Menghadapi New Normal” dan dengan tagline Di Rumah, Berkarya, Dapat Hadiah, Bersama Bank NTT”. Pada tahun 2021, […]

  • 300 Kantong Darah, Stok Aman & Harus Tersedia Tiap Hari untuk PMI & Rumah Sakit

    300 Kantong Darah, Stok Aman & Harus Tersedia Tiap Hari untuk PMI & Rumah Sakit

    • calendar_month Ming, 29 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Palang Merah Indonesia (PMI) melalui UPTD Unit Transfusi Darah Provinsi NTT selalu mengupayakan untuk menyediakan stok 300 (tiga ratus) kantong darah bagi kebutuhan PMI dan sekitar 20 (dua puluh) Rumah Sakit yang ada di Kota Kupang. Kepala unit Transfusi Darah PMI NTT, dr Samson Ehe Teron menyampaikan kepada gardaindonesia saat kegiatan Donor […]

  • 5.000 Paket Sembako dari Presiden Jokowi bagi Warga Kota Kupang

    5.000 Paket Sembako dari Presiden Jokowi bagi Warga Kota Kupang

    • calendar_month Ming, 17 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Bantuan 5.000 paket sembako dari Presiden Jokowi yang ditujukan bagi warga Kota Kupang yang terdampak Covid-19, diterima secara simbolis oleh Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore dari Kepala Bulog Wilayah NTT, Taufan Akib pada Jumat, 15 Mei 2020 di Rumah Jabatan Wali Kota Kupang. Wali Kota Kupang yang saat menerima […]

  • Usai Penetapan KPUD, Wakil Bupati Terpilih Sabu Raijua Ambil Langkah Taktis

    Usai Penetapan KPUD, Wakil Bupati Terpilih Sabu Raijua Ambil Langkah Taktis

    • calendar_month Sab, 31 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Loading

    Sabu Raijua, Garda Indonesia | Pasca-penetapan Paket 2M sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih pada Pemungutan Suara Ulang (PSU) yakni Drs. Nikodemus N.Rihi Heke, M.Si. dan Yohanis Uly Kale, A.Md pada Rapat Pleno Terbuka Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sabu Raijua pada Rabu, 28 Juli 2021, maka Wakil Bupati Terpilih Yohanis Uly Kale. A.Md. melakukan […]

expand_less