Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » PLN UIP Nusra Hadirkan Rumah Produksi Temu Lawak di Desa Wewo Manggarai

PLN UIP Nusra Hadirkan Rumah Produksi Temu Lawak di Desa Wewo Manggarai

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 4 Des 2025
  • visibility 218
  • comment 0 komentar

Loading

Hasil panen kebun warga berupa jahe dan kunyit dikumpulkan untuk diproses di rumah produksi temu lawak, mulai dari pengolahan hingga pengemasan yang lebih baik sehingga siap dijual secara komersial ke pasar yang lebih luas.

 

Manggarai | PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) meresmikan rumah produksi temu lawak bagi Kelompok Wela Sita Werek. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi herbal lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu, Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai.

Rumah produksi tersebut menjadi pusat pengolahan temu lawak Kelompok Wela Sita Werek yang diharapkan mampu menjadi lokomotif peningkatan nilai tambah produk herbal Ulumbu serta membuka peluang usaha baru bagi warga sekitar.

Hasil panen kebun warga berupa jahe dan kunyit dikumpulkan untuk diproses di rumah produksi temu lawak, mulai dari pengolahan hingga pengemasan yang lebih baik sehingga siap dijual secara komersial ke pasar yang lebih luas.

Fasilitas ini juga disiapkan sebagai ruang produksi yang lebih tertata dan higienis agar produk bisa bersaing di pasar yang lebih luas.

Ketua Kelompok Wela Sita Werek, Evodia Alut, menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas konsistensi dukungan PLN yang mendampingi kelompok sejak tahap pembangunan hingga penyediaan peralatan produksi.

“Terima kasih atas bantuan dari PLN. Kami berharap ke depan ada pendampingan lanjutan dari tenaga ahli agar kemampuan pengelolaan temu lawak semakin meningkat,” ujarnya.

Perangkat Desa Wewo, Karolius Kaut, turut mengapresiasi peran PLN yang dinilai konsisten memberdayakan UMKM lokal melalui program TJSL. Ia menekankan pentingnya tanggung jawab bersama dalam menjaga dan memaksimalkan pemanfaatan bantuan tersebut.

“Bantuan ini harus dijaga dengan baik karena menjadi amanah bersama untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Wewo,” kata Karolius.

Kepala Teknik Panas Bumi (KTPB) WKP Ulumbu, Roya Ginting, menjelaskan bahwa program ini menjadi salah satu langkah penting menuju kemandirian masyarakat dalam pengelolaan temu lawak. PLN juga berkolaborasi dengan pemerintah desa agar produk Wela Sita Werek dapat memperluas akses ke pasar dan memperkuat posisi sebagai produk unggulan daerah.

“Semoga bantuan ini mendorong masyarakat untuk semakin aktif bekerja sama dengan PLN serta memberi masukan terkait pengembangan UMKM lain yang bisa didukung demi pemberdayaan masyarakat Desa Wewo,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menegaskan bahwa dukungan terhadap kelompok produsen herbal ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendorong ekonomi lokal yang berkelanjutan.

“Rumah produksi ini diharapkan menjadi titik awal tumbuhnya ekonomi baru berbasis potensi desa. PLN ingin memastikan masyarakat di sekitar PLTP Ulumbu turut merasakan manfaat dari hadirnya energi bersih melalui peningkatan usaha dan pendapatan,” ujar Rizki.(*)

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plt. Kadis Peternakan NTT drh. Artati Pinta Peternak Tanam Pakan

    Plt. Kadis Peternakan NTT drh. Artati Pinta Peternak Tanam Pakan

    • calendar_month Sel, 17 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Plt. Kepala Dinas Peternakan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), drh. Artati Loasana meminta kepada kelompok peternak sapi untuk menanam pakan sebelum mulai beternak. Demikian dikatakannya ketika mengunjungi Lokasi Ranch (Peternakan) Sonis Laloran mewakili Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat, di Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, pada Senin, 16 November 2020. “Bantuan […]

  • Kelompok Tani Binaan CIRMA Sulam Impian di Batas RI-Timor Leste

    Kelompok Tani Binaan CIRMA Sulam Impian di Batas RI-Timor Leste

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 433
    • 0Komentar

    Loading

    Sefri menangis meronta-ronta meski telah diredam, namun anak berusia lima tahun yang hidup di lahan lokasi semburan panas bumi Napan, perbatasan Republik Indonesia – Timor Leste itu tak mengindahkan upaya bujukan mamanya. Ia tetap bersikukuh seraya memaksa dalam rintihan dan tangisan agar sayur pakcoy kesayangannya dikembalikan seperti semula di bedeng bertanah liat putih tak menyerap […]

  • Suku Atoin Meto di Pulau Timor, Kekerabatan Hingga Hukum Adat

    Suku Atoin Meto di Pulau Timor, Kekerabatan Hingga Hukum Adat

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 425
    • 0Komentar

    Loading

    Atoin Meto adalah sebutan lain untuk Suku Atoni, suku bangsa mendiami Pulau Timor, khususnya di Timor Barat termasuk sebagian besar Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), dan Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) Indonesia, dan di Oecussi-Ambeno, Timor Leste. Mereka sering disebut sebagai Atoin Pah Meto, yang berarti “orang dari tanah kering”. […]

  • Presiden Jokowi Bawa Usulan ‘IDEA Hub’ di KTT G20

    Presiden Jokowi Bawa Usulan ‘IDEA Hub’ di KTT G20

    • calendar_month Sab, 29 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Osaka-Jepang, Garda Indonesia | Indonesia memberikan perhatian lebih atas isu inklusivitas dalam ekonomi digital dan pengembangan sumber daya manusia yang menjadi salah satu topik pembahasan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Osaka, Jepang, pada Jumat, 28 Juni 2019. Dalam forum internasional tersebut, Presiden Joko Widodo menyampaikan inisiatif Indonesia atas usulan “Inclusive Digital Economy Accelerator […]

  • Audisi The Voice Indonesia 2019 di NTT, Digelar di Kupang & Maumere

    Audisi The Voice Indonesia 2019 di NTT, Digelar di Kupang & Maumere

    • calendar_month Jum, 12 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Audisi ajang pencarian bakat penyanyi ‘The Voice Indonesia 2019’ mulai digelar. Khusus di Provinsi Nusa Tenggara Timur bakal dilaksanakan di 2 Kota yakni Kota Kupang dan Kota Maumere. Di Kota Kupang bakal digelar pada Sabtu, 13 April 2019 di Sotis Hotel pada pukul 08.00 WITA—selesai Informasi ini disampaikan oleh Produser Promo […]

  • Budidaya Ikan Kerapu di Mulut Seribu, Pemprov NTT Sedia Anggaran 50 Miliar

    Budidaya Ikan Kerapu di Mulut Seribu, Pemprov NTT Sedia Anggaran 50 Miliar

    • calendar_month Jum, 21 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Rote Ndao-NTT, Garda Indonesia | Saat mengunjungi kawasan wisata Mulut Seribu di Kabupaten Rote Ndao pada Jumat, 21 Agustus 2020; Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) meminta masyarakat untuk terlibat aktif dalam pengembangan wisata di sana. “Kita akan siapkan anggaran 50 M untuk membantu masyarakat dalam pengembangan 40-an keramba dalam rangka pembudidayaan ikan kerapu. Juga […]

expand_less