Selalu Siap Siaga, PLN UP3 Sumba Simulasi Penanggulangan Kebakaran
- account_circle Penulis
- calendar_month Jum, 5 Des 2025
- visibility 222
- comment 0 komentar

![]()
Senada, Sekretaris Satpol PP Kabupaten Sumba Timur, Hamdan menekankan pengetahuan dan keterampilan memadamkan api harus dimiliki oleh setiap individu.
Waingapu | Guna memperkuat budaya keselamatan dan meningkatkan kesiapsiagaan pegawai terhadap potensi bahaya di lingkungan kerja, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumba sukses menggelar kegiatan Sosialisasi dan Simulasi Penanggulangan Kebakaran. Acara ini merupakan kolaborasi penting dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bagian Pemadam Kebakaran Kabupaten Sumba Timur, dan bertempat di halaman kantor PLN UP3 Sumba pada Jumat, 5 Desember 2025.
Manager PLN UP3 Sumba, Ronald Tilmans, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim Damkar Sumba Timur. “Kegiatan ini sangat vital untuk menyegarkan kembali kompetensi dan kesiapsiagaan semua pegawai dalam menghadapi bencana, khususnya kebakaran. Keselamatan adalah prioritas utama kami, dan seluruh pegawai harus selalu siap siaga menghadapi situasi darurat demi menjamin keamanan aset dan kelangsungan pelayanan,” jelas Ronald.
Senada, Sekretaris Satpol PP Kabupaten Sumba Timur, Hamdan menekankan pengetahuan dan keterampilan memadamkan api harus dimiliki oleh setiap individu. “Pengetahuan mengenai pemadaman kebakaran, evakuasi, serta penggunaan APAR dan hydrant tidak hanya diperlukan oleh petugas Damkar, tetapi harus dimiliki seluruh pegawai di semua instansi agar mampu bertindak cepat dan tepat saat keadaan darurat,” ujarnya.

Simulasi pemadaman api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) jenis podwer. Foto : tim PLN
Terpisah, General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa penguatan kapasitas keselamatan pegawai adalah bagian fundamental dari standar operasional perusahaan. “Keselamatan kerja adalah fondasi pelayanan berkualitas. Pelatihan seperti ini memastikan setiap unit di NTT memiliki kesiapan yang sama dalam menghadapi potensi darurat bencana,” tegas Eko.
Pelatihan yang diberikan oleh tim Damkar Sumba Timur sangat komprehensif, meliputi materi dan praktik lapangan. Para peserta, yang terdiri dari pegawai dan petugas keamanan UP3 Sumba, menerima bekal penting seperti teknik penanganan awal kebakaran, pengenalan fungsi dan cara kerja hydrant, serta demonstrasi penggunaan APAR jenis Powder untuk memadamkan api secara aman dan efektif.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme, ditandai dengan partisipasi aktif peserta dalam simulasi dan sesi tanya jawab. Kegiatan ini menjadi momentum krusial bagi PLN UP3 Sumba untuk memperkuat budaya keselamatan kerja (safety culture) serta memastikan setiap insan PLN memiliki kesiapan yang mumpuni dalam merespons situasi darurat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kompetensi setiap individu dalam mengenali risiko, merespons situasi darurat, serta mengambil tindakan pengamanan akan terus meningkat. PLN UP3 Sumba berkomitmen bahwa penguatan budaya safety harus menjadi kebiasaan kerja yang dibangun secara konsisten di seluruh lini operasional, bukan hanya berhenti pada satu kegiatan pelatihan.(*)
- Penulis: Penulis
- Editor: Roni Banase
- Sumber: Tim PLN UIW NTT











Saat ini belum ada komentar