Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Artikel » Inovasi Akuaponik-Ternak (3 in 1) untuk Ketahanan Pangan Keluarga Terdampak Stunting di Desa Penfui Timur

Inovasi Akuaponik-Ternak (3 in 1) untuk Ketahanan Pangan Keluarga Terdampak Stunting di Desa Penfui Timur

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 16 Des 2025
  • visibility 344
  • comment 0 komentar

Loading

Tim PKM Undana di Desa Penfui Timur yang diketuai oleh Ir. Yohanis Umbu Laiya Sobang, M.Si. CRA, CRP, CRMP. beranggotakan Dr. Magadarita Riwu dan Dr. Marthen Makaborang, S.P, M.Sc. ini mengintegrasikan budidaya ikan dan sayuran secara terpadu dengan pemeliharaan ternak skala rumah tangga.

 

Kupang | Sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi keluarga dan menekan angka stunting di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), maka Pemerintah Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah bersama tim pengabdian kepada masyarakat (PKM) Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana (Undana) melaksanakan program pemberdayaan rumah tangga melalui penerapan teknologi akuaponik ternak.

Tim PKM Undana di Desa Penfui Timur yang diketuai oleh Ir. Yohanis Umbu Laiya Sobang, M.Si. CRA, CRP, CRMP. beranggotakan Dr. Magadarita Riwu dan Dr. Marthen Makaborang, S.P, M.Sc. ini mengintegrasikan budidaya ikan dan sayuran secara terpadu dengan pemeliharaan ternak skala rumah tangga, sehingga menghasilkan pangan bergizi bagi keluarga sekaligus meningkatkan produktivitas ekonomi rumah tangga.

Program ini difokuskan pada keluarga terdampak stunting.

Suasana pertemuan Tim PKM Undana dengan Kepala Desa Penfui Timur dan warga penerima manfaat. Foto : tim PKM Undana

Kepala Desa Penfui Timur, Sem Tafoki, S.Pd, mengatakan bahwa teknologi ini mudah diterapkan di lahan terbatas, sehingga keluarga dapat memanfaatkan pekarangan rumah mereka untuk menghasilkan sayuran ikan dan telur ayam.

“Dengan sistem akuaponik ternak, keluarga tidak hanya mendapatkan sayuran segar, tetapi juga sumber protein dari ikan atau telur ayam, sehingga kebutuhan gizi anak-anak bisa terpenuhi. Ini salah satu langkah konkret kami dalam mencegah stunting,” ujarnya.

Salah satu peserta program, ibu rumah tangga, Dina Taebenu, mengaku cukup terbantu dengan adanya pelatihan dan pendampingan langsung. “Dulu kami kesulitan memenuhi kebutuhan gizi anak-anak karena penghasilan terbatas. Sekarang, dengan akuaponik ternak, kami bisa menanam sayuran sendiri dan memelihara ikan, anak-anak jadi lebih sehat,” ungkapnya.

Skema Inovasi Akuaponik-Ternak (3 in 1)

Selain fokus pada pemenuhan gizi, program ini juga memberikan pendampingan teknis, seperti cara merawat ikan, memilih pakan ternak yang tepat, serta pengelolaan nutrisi tanaman agar tumbuh subur. Pendampingan ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian keluarga dalam memenuhi pangan bergizi dan sekaligus membuka peluang ekonomi baru dari produk hasil budidaya.

Ketua Tim PKM Undana di Desa Penfui Timur, Ir. Yohanis Umbu Laiya Sobang, M.Si. CRA, CRP, CRMP. menambahkan bahwa keberhasilan program ini akan menjadi model bagi desa-desa lain di Kabupaten Kupang, mengintegrasikan teknologi pertanian dan peternakan sebagai solusi stunting berbasis keluarga.

Program yang didukung oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat di bawah Ditjen Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang) Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi ini pun merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa dan pihak terkait untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya keluarga dengan anak balita, melalui inovasi pertanian terpadu yang praktis dan berkelanjutan.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur VBL Apresiasi Bank NTT Peduli Stunting

    Gubernur VBL Apresiasi Bank NTT Peduli Stunting

    • calendar_month Kam, 23 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Tindakan nyata Bank NTT membangun kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi NTT serta Pemkab/Pemkot di NTT menurunkan angka stunting dengan cara memberi makanan tambahan untuk 6.000 bayi bawah dua tahun (Baduta) di seluruh NTT diapresiasi Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL). Apresiasi ini datang dari orang nomor satu di NTT itu saat memberi […]

  • Ragam Kontribusi PLTP Ulumbu Poco Leok Bagi Masyarakat Sekitar

    Ragam Kontribusi PLTP Ulumbu Poco Leok Bagi Masyarakat Sekitar

    • calendar_month Sab, 27 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 153
    • 1Komentar

    Loading

    Mataram | PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (PLN UIP Nusra) terus berupaya menepis berbagai informasi keliru yang tersiar di masyarakat seiring rencana pengembangan pembangkit listik tenaga panas bumi (PLTP) Ulumbu unit 5-6 di Poco Leok, Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pada forum-forum diskusi seperti free prior informed consent (FPIC) […]

  • Bantuan Pemerintah Pusat, 7 Lokasi di Kota Kupang Bakal Jadi Indah & Nyaman

    Bantuan Pemerintah Pusat, 7 Lokasi di Kota Kupang Bakal Jadi Indah & Nyaman

    • calendar_month Kam, 25 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Sehari sebelumnya pada Rabu, 24 Maret 2021, Wakil Gubernur (Wagub) Josef Nae Soi memimpin rapat tentang akselerasi pengembangan Kota Kupang tahap ke-2 di Kantor Gubernur NTT. Terdapat 7 (tujuh) lokasi yang bakal ditata yakni Bundaran El Tari, Patung Kirab dan Patung Tirosa, sementara 4 (empat) gerbang masuk kota yang bakal […]

  • ‘Update Covid-19 NTT’ 3 Pasien Dalam Pengawasan dan 301 ODP

    ‘Update Covid-19 NTT’ 3 Pasien Dalam Pengawasan dan 301 ODP

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Hingga Kamis, 26 Maret 2020 pukul 14.00 WITA, jumlah orang dengan kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) Pandemi Covid-19 di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sebanyak 254 orang,” ungkap Kadis Kesehatan Provinsi NTT Dr. drg. Dominikus Minggu Mere yang didampingi oleh Kabiro Humas dan Protokol Setda Pemprov NTT Dr.Jelamu Ardu Marius […]

  • Pantau Vaksinasi Anak di Kota Kupang, Herman Man: Akhir Februari 100%

    Pantau Vaksinasi Anak di Kota Kupang, Herman Man: Akhir Februari 100%

    • calendar_month Kam, 6 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wakil Wali (Wawali) Kota Kupang, dr. Hermanus Man memantau vaksinasi untuk anak-anak usia 6—12 tahun di SD Inpres Nunbaun Delha dan SD Katolik St. Maria Assumpta. Dalam kunjungan tersebut Wawali didampingi oleh Lurah Nunbaun Delha, Nixon Nggauk, S.H., Lurah Kayu Putih, Jane Juliana Ndaomanu, S.Sos., Kepala Puskesmas Alak, dr. Panondang […]

  • Refleksi HUT Ke-65 NTT, Investasi Masuk Belum Capai 1 Persen

    Refleksi HUT Ke-65 NTT, Investasi Masuk Belum Capai 1 Persen

    • calendar_month Kam, 21 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menapaki usia 65 tahun, sejumlah permasalahan mendasar seperti kemiskinan dan kemiskinan ekstrem, stunting, tindak pidana perdagangan orang dan PMI non-prosedural, indeks pembangunan manusia (IPM) yang masih rendah, kualitas infrastruktur yang terbatas dan permasalahan lainnya masih digeluti oleh provinsi ini yang memiliki 21 kabupaten dan 1 kota. […]

expand_less