Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ahok Bongkar di Sidang Tipikor Pertamina, Banyak Pihak Bisa Ditangkap Hingga Alasan Mundur

Ahok Bongkar di Sidang Tipikor Pertamina, Banyak Pihak Bisa Ditangkap Hingga Alasan Mundur

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
  • visibility 385
  • comment 0 komentar

Loading

Sidang kasus minyak mentah ini masih akan berlanjut dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi lainnya. Keterangan Ahok sebagai mantan pimpinan Pertamina menjadi bagian penting dalam mengungkap fakta-fakta yang berkaitan dengan perkara tersebut.

 

Jakarta | Mantan Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok hadir sebagai saksi dalam sidang perkara kasus minyak mentah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Kehadiran Ahok menarik perhatian karena keterangannya di persidangan disertai sejumlah pernyataan tegas yang menyinggung praktik di internal perusahaan hingga proses penegakan hukum.

Pada persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa, 27 Januari 2026, Ahok menyampaikan bahwa selama menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina, ia kerap menemukan berbagai persoalan serius. Ahok bahkan melontarkan pernyataan keras kepada jaksa penuntut umum.

“Banyak yang bisa ditangkap kalau bapak mau,” kata Ahok di ruang sidang.

Ahok juga mengungkap pengalamannya terkait proses negosiasi dalam pengadaan minyak. Ia menyebut bahwa lapangan golf justru menjadi tempat negosiasi yang dianggap “paling murah” dibandingkan lokasi lain. Pernyataan tersebut disampaikan untuk menggambarkan bagaimana praktik lobi dan pertemuan kerap terjadi di luar forum resmi.

Menurut Ahok, pola-pola seperti itu sudah menjadi rahasia umum dan perlu dicermati dalam penegakan hukum, terutama dalam perkara yang kini sedang disidangkan.

Pada kesaksiannya, Ahok juga menjelaskan alasan dirinya mundur dari Pertamina. Ia mengungkap bahwa salah satu faktor yang melatarbelakanginya adalah perbedaan jalan politik dengan Presiden Joko Widodo.

Ahok menegaskan bahwa keputusannya mundur bukan semata-mata soal jabatan, melainkan karena arah dan sikap politik yang tidak lagi sejalan. Hal tersebut disampaikannya secara terbuka di hadapan majelis hakim.

Sidang kasus minyak mentah ini masih akan berlanjut dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi lainnya. Keterangan Ahok sebagai mantan pimpinan Pertamina menjadi bagian penting dalam mengungkap fakta-fakta yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Persidangan terus menjadi sorotan publik karena melibatkan tokoh nasional serta menyentuh isu tata kelola dan dugaan penyimpangan di sektor energi.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga TTS Hilang Seminggu, Ditemukan Mati Membusuk

    Warga TTS Hilang Seminggu, Ditemukan Mati Membusuk

    • calendar_month Sab, 19 Mar 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Nahas menimpa Noantu Da Costa (32), warga Desa Nulle, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT); Noantu Da Costa menghilang 3 (tiga) hari, dan ditemukan meninggal dunia dengan kondisi tubuh sudah membusuk di hutan mahoni Desa Binaus, Kecamatan Mollo Tengah pada Jumat, 18 Maret 2022. […]

  • Pesawat Air India Meledak, 241 Orang Tewas, Hanya Satu Selamat

    Pesawat Air India Meledak, 241 Orang Tewas, Hanya Satu Selamat

    • calendar_month Sab, 14 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Loading

    Pesawat itu dikomandoi Kapten Sumeet Sabharwal, seorang Kapten Pelatihan Lini (LTC) dengan 8.200 jam terbang. Ia dibantu Perwira Pertama Clive Kundar, yang memiliki 1.100 jam pengalaman terbang.   Gujarat | Langit cerah Ahmedabad, India Barat, mendadak berubah menjadi panggung duka pada Kamis siang, 12 Juni 2025. Pesawat Air India AI171 jurusan London jatuh tak lama […]

  • 1,8 Juta Vaksin Covid-19 Tahap 2 Tiba di Indonesia

    1,8 Juta Vaksin Covid-19 Tahap 2 Tiba di Indonesia

    • calendar_month Jum, 1 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sebanyak 1,8 juta vaksin Covid-19 dari perusahaan Sinovac, tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Provinsi Banten, pada Kamis, 31 Desember 2020. Kedatangan vaksin ini merupakan yang kedua kalinya setelah sebelumnya 1,2 juta vaksin Sinovac tiba pada 6 Desember 2020 lalu. Sebelumnya, pesawat Boeing 777-300 ER dari maskapai Garuda Indonesia dengan nomor […]

  • SLANK Siap “Performance Memorable” Bersama JNE di 7 Kota

    SLANK Siap “Performance Memorable” Bersama JNE di 7 Kota

    • calendar_month Jum, 5 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sebuah album sarat cerita dan bersejarah siap menjadi perayaan spesial bagi 5 (lima) rocker legendaris, Kaka (vokal), Abdee (gitar), Ridho (gitar/piano), Ivanka (bas) dan Bimbim (drum) di skema musik tanah air. Album Tujuh yang kini telah berusia 25 tahun, tak bisa dipungkiri telah menjadi penanda kebangkitan SLANK pasca ‘Re-formasi’. Dan tentu […]

  • Viral Tagar Negatif di Media Sosial, Kapolri Minta Maaf dan Siap Introspeksi

    Viral Tagar Negatif di Media Sosial, Kapolri Minta Maaf dan Siap Introspeksi

    • calendar_month Sen, 3 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta maaf atas perilaku menyimpang yang dilakukan anggotanya sehingga viral sejumlah tagar di media sosial. Kapolri memastikan terbuka menerima kritik serta akan melakukan tindakan tegas setiap penyimpangan anggotanya. “Namun, faktanya akhir-akhir ini kita juga dihadapkan dengan banyaknya viral yang muncul akibat penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan anggota,” ujar […]

  • Gus Dur Sang Arsitek “Indonesia Rumah Kita Bersama”

    Gus Dur Sang Arsitek “Indonesia Rumah Kita Bersama”

    • calendar_month Sel, 4 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Yucundianus Lepa (Ketua DPW PKB NTT Periode 2000—2020) Gus Dur adalah tokoh pluralisme. Sikap, prinsip hidup, dan pandangan serta perjuangannya bagi tumbuh dan berkembangnya pluralisme adalah legacy-nya bagi bangsa Indonesia yang tak terbantahkan. Itulah sebabnya ketika Indonesia kita sebut sebagai “rumah kita bersama” arsiteknya adalah Gus Dur. Sebagai tokoh yang dikagumi, kharismatik dan disegani, […]

expand_less