Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Prabowo Tegaskan Pemimpin Tak Boleh Punya Rasa Dendam dan Benci

Prabowo Tegaskan Pemimpin Tak Boleh Punya Rasa Dendam dan Benci

  • account_circle Penulis
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 70
  • comment 0 komentar

Loading

Prabowo juga mengingatkan pentingnya kembali mencari persamaan dan membangun persatuan setelah perbedaan terjadi.

 

Malang | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menegaskan bahwa kepemimpinan nasional harus dilandasi keadilan, persatuan, dan kejernihan hati, tanpa dibebani rasa dendam maupun kebencian.

Penegasan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Malang, Jawa Timur, Minggu, 8 Februari 2026 di hadapan ratusan ribu warga nahdliyin dari berbagai daerah.

“Tidak boleh pemimpin punya dendam, tidak boleh pemimpin punya rasa benci, tidak boleh pemimpin punya rasa dengki, dan tidak boleh selalu mencari-cari kesalahan pihak lain,” ujarnya.

Menurut Prabowo, nilai-nilai tersebut merupakan ajaran luhur yang diwariskan para ulama dan leluhur bangsa, serta menjadi fondasi utama dalam menjaga keutuhan Indonesia. Ia menekankan bahwa perbedaan pandangan adalah keniscayaan dalam kehidupan berbangsa dan berdemokrasi. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh menjadi sumber perpecahan.

Prabowo juga mengingatkan pentingnya kembali mencari persamaan dan membangun persatuan setelah perbedaan terjadi.

“Berbeda tidak masalah, sesudah berbeda cari persatuan, cari kesamaan,” tuturnya.

Prabowo pun menyoroti tradisi musyawarah mufakat sebagai jati diri bangsa Indonesia yang selama ini dicontohkan NU dalam menjaga harmoni sosial. Menurutnya, tidak ada bangsa yang kuat dan maju jika para pemimpinnya tidak rukun. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu demi tujuan bersama.

Di akhir pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa tujuan utama kemerdekaan Indonesia adalah mewujudkan keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat.

“Boleh kita bersaing dan berdebat, tetapi pada akhirnya semua pemimpin harus rukun dan menjaga persatuan. Kita harus bersatu untuk menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia,” pintanya.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dirut PLN Pastikan Sistem Kelistrikan World Water Forum Andal

    Dirut PLN Pastikan Sistem Kelistrikan World Water Forum Andal

    • calendar_month Sel, 21 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Nusa Dua, Direktur Utama PLN (Persero) Darmawan Prasodjo meninjau langsung posko utama kelistrikan Konferensi Tingkat Tinggi World Water Forum (KTT WWF) di Kawasan Nusa Dua, Bali pada Minggu, 19 Mei 2024. ”Kami ingin benar-benar memastikan pasokan listrik yang andal dan tanpa kedip untuk menyukseskan gelaran ini. Ajang ini menjadi kesempatan kami untuk turut menjaga nama […]

  • HHCI Edukasi dan Putuskan Mata Rantai Covid-19 di Wilayah Denpasar

    HHCI Edukasi dan Putuskan Mata Rantai Covid-19 di Wilayah Denpasar

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar, Garda Indonesia | Sejumlah relawan yang menamakan diri Happy Helping Community Indonesia (HHCI) turun langsung untuk membantu memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Mereka melakukan penyemprotan disinfektan sekaligus memberi pemahaman kepada masyarakat terkait cara-cara pencegahan Covid-19 di Panti Asuhan Tat Twam Asi, pada Senin, 30 Maret 2020. Ketua Umum Happy Helping Community Indonesia (HHCI), Ida […]

  • 30 Tutor Pendidikan Kesetaraan Dibekali Pengetahuan Kurikulum K13

    30 Tutor Pendidikan Kesetaraan Dibekali Pengetahuan Kurikulum K13

    • calendar_month Jum, 21 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Sebanyak 30 (tiga puluh) tutor untuk pendidikan kesetaraan memperoleh bimbingan teknis terkait peningkatan kapasitas tutor untuk memahami kurikulum 13 (K-13); berlokasi di Aula BP PAUD dan Dikmas Provinsi NTT, 20—21 Desember 2018, para tutor yang sehari-hari mengajar di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang ada di seputaran Kota Kupang dibekali peningkatan kualitas […]

  • Administrasi Guru P3K SMA/SMK NTT Lulus Tahap I—II Sejumlah 3.055

    Administrasi Guru P3K SMA/SMK NTT Lulus Tahap I—II Sejumlah 3.055

    • calendar_month Kam, 9 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTT, Johanna E. Lisapaly menegaskan seluruh proses administrasi terhadap tenaga guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahap I dan II  yang ditempatkan pada SMA/SMK di seluruh Provinsi NTT telah selesai dilaksanakan, sementara untuk tahap III masih menunggu kabar lulus dari Pemerintah Pusat. “Pada dasarnya, pemerintah […]

  • HUT Ke-77 TNI AL, Lantamal VII Helat Ragam Giat

    HUT Ke-77 TNI AL, Lantamal VII Helat Ragam Giat

    • calendar_month Sen, 12 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 161
    • 1Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Puncak perayaan HUT ke–77 TNI AL dilaksanakan Lantamal VII Kupang dengan upacara peringatan yang dipimpin Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) VII Laksamana Pertama (Laksma) TNI Dr. Heribertus Yudho Warsono, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CIQnR., CIQaR., CRMP.,  bertempat di lapangan apel Mako Lantamal VII, Jalan Supul Raya, Bolok, Kupang, Nusa […]

  • Densus 88 Antiteror Tangkap 3 Terduga Teroris Perempuan di Makassar

    Densus 88 Antiteror Tangkap 3 Terduga Teroris Perempuan di Makassar

    • calendar_month Sel, 30 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri kembali menangkap 3 (tiga) terduga teroris perempuan di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Mereka diduga terlibat dengan aksi bom bunuh diri yang dilakukan pasangan suami-istri (pasutri) L dan YSF di depan Gereja Katedral Makassar. “Kemudian pengembangannya, telah ditangkap kembali tiga tersangka atau terduga teroris. Yang pertama, […]

expand_less