Tur Mobil Listrik di Pulau Timor, PLN Uji SPKLU dan Infrastruktur Indonesia Timur
- account_circle Penulis
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 65
- comment 0 komentar

![]()
Bupati Belu Willybrodus Lay mengatakan kehadiran kendaraan listrik hingga wilayah perbatasan RI-Timor Leste menjadi bukti pemerataan pembangunan infrastruktur energi.
Kupang | Semangat transisi energi bersih kini merambah hingga ke beranda terdepan Indonesia. PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT) menghelat perjalanan kendaraan listrik (touring electri vehicle) lintas Pulau Timor dari Kota Kupang hingga Atambua kabupaten Belu dan kembali lagi ke Kupang yang berlangsung pada Selasa—Rabu, 10—11 Februari 2026.
Tur ini untuk memastikan kesiapan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026. Tur ini juga menjadi bagian dari upaya PLN menghadirkan infrastruktur kendaraan listrik yang andal sekaligus mendorong percepatan transisi energi di Indonesia Timur.
Perjalanan yang mengambil start dari PLN Unit Induk Wilayah NTT dilepas oleh Senior Manager Niaga PLN UIW NTT, Bonifatius Indra Girindra Wardhana melintasi sejumlah titik layanan PLN, mulai dari PLN Unit Layanan Pelanggan (PLN ULP) Oesao, Takari, Soe, Kefamenanu, hingga tiba Atambua, dan disambut di lapangan Simpang Lima Atambua oleh Bupati dan jajaran Forkopimda serta pimpinan BUMN dan lembaga vertikal setempat . Selain pengecekan teknis SPKLU, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat melalui kampanye electrifying lifestyle dan test drive.
General Manager PLN UIW NTT, F Eko Sulistyono, menyampaikan bahwa kesiapan infrastruktur EV menjadi indikator kemajuan sistem ketenagalistrikan di wilayah timur Indonesia. “Perjalanan kendaraan listrik lintas Pulau Timor ini menunjukkan bahwa infrastruktur kendaraan listrik di NTT terus berkembang dan dapat menjadi tolok ukur kemajuan ketenagalistrikan di Indonesia Timur,” ujarnya.

Persiapan unit-unit mobil listrik yang mengikuti Tour EV Pulau Timor sebelum keberangkatan di PLN UIW NTT. Foto : tim PLN
Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dan dukungan dari pimpinan daerah dan masyarakat. Wakil Bupati Timor Tengah Selatan ,Johny Army Konay yang hadir saat rombongan tiba di Soe dan sempat melakukan test drive mobil listrik mengapresiasi langkah PLN dalam menghadirkan inovasi layanan energi yang lebih ramah lingkungan.
Hal yang sama juga di ungkap oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten TTS, Mordekai Liu mengapresiasi PLN karena infrastruktur pendukung ternyata sudah siap hingga ke Atambua. “Dengan biaya operasional yang murah—contohnya Kupang ke Soe hanya Rp50.000—dan pajak kendaraannya juga murah dan terjangkau, masyarakat TTS tidak perlu ragu lagi beralih ke kendaraan listrik,” ungkapnya..
Sementara, Bupati Belu Willybrodus Lay mengatakan kehadiran kendaraan listrik hingga wilayah perbatasan menjadi bukti pemerataan pembangunan infrastruktur energi.
Selain memastikan kesiapan SPKLU, kegiatan ini juga menjadi momentum edukasi publik melalui sesi test drive kendaraan listrik yang disambut antusias oleh masyarakat. Beberapa warga yang mengikuti kegiatan menyampaikan bahwa pengalaman tersebut menjadi hal baru dan menyenangkan. Mereka mengaku dapat merasakan langsung kenyamanan kendaraan listrik sekaligus memahami kemudahan proses pengisian daya.
Melalui tur ini, PLN UIW NTT terus mendorong kampanye electrifying lifestyle dengan memperkenalkan listrik sebagai alternatif energi pada sektor transportasi. Kolaborasi bersama pemerintah daerah, dealer kendaraan listrik, serta komunitas pengguna kendaraan listrik diharapkan mampu memperkuat ekosistem EV dan mempercepat peningkatan kesiapan infrastruktur serta kualitas layanan sebagai bagian dari upaya menghadirkan sistem ketenagalistrikan yang andal dan berkelanjutan di Timur Indonesia.(*)
- Penulis: Penulis
- Editor: Roni Banase
- Sumber: Tim PLN UIW NTT











Saat ini belum ada komentar