Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » UPG 1945 NTT Berdampak, Atensi Sampah Hingga Anak Tak Sekolah Kota Kupang

UPG 1945 NTT Berdampak, Atensi Sampah Hingga Anak Tak Sekolah Kota Kupang

  • account_circle Roni Banase
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • visibility 142
  • comment 0 komentar

Loading

UPG 1945 NTT, papar Rektor Uly Riwu Kaho, juga membuka peluang program studi bagi ASN di lingkup Pemkot Kupang, termasuk pembelajaran hibrid jenjang S1 dan S2, serta skema RPL bagi pegawai yang telah memiliki pengalaman kerja.

 

Kota Kupang | Sebagai kampus swasta yang telah berdiri lebih dari dua dekade (20 tahun), Universitas Persatuan Guru 1945 Nusa Tenggara Timur (UPG 1945 NTT) berupaya memberikan perhatian dan berdampak langsung dan nyata bagi pembangunan masyarakat.

UPG 1945 NTT dinakhodai Uly Jonathan Riwu Kaho pun berkomitmen memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kota Kupang.

Rektor kedua yang mulai bertugas pada Juni 2025 ini memaparkan sejumlah rencana kolaborasi, antara lain penguatan kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU), pelaksanaan program kuliah kerja nyata (KKN), praktik pengalaman lapangan (PPL), penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat pendidikan SD dan SMP di Kota Kupang, serta dukungan penanganan isu-isu strategis seperti pengelolaan sampah dan stunting.

Demikian komitmen UPG 1945 NTT di hadapan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo dan jajarannya pada Senin, 23 Februari 2026. Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Plh. Wakil Rektor I Rudi Jibrael Isu, Wakil Rektor III Patrisia Walu Wandja, Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Universitas (BPPU), Dr. Melky Laley, Kepala Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Delorens Bessie, serta Kepala Lembaga Penelitian, Eka Citra G. Kerihi. Dari Pemkot Kupang hadir Kadis PMPTSP Andre Ota, dan Plt. Kabag Kerja Sama, Joni Bire.

UPG 1945 NTT, papar Rektor Uly Riwu Kaho, juga membuka peluang sosialisasi program studi bagi ASN di lingkup Pemkot Kupang, termasuk program pembelajaran hibrid untuk jenjang S1 dan S2, serta skema rekognisi pembelajaran lampau (RPL) bagi pegawai yang telah memiliki pengalaman kerja.

Kepada media ini dalam keterangan tertulis pada Selasa, 24 Februari 2026, Rektor Uly Riwu Kaho pun merinci kerja sama dengan Pemkot Kupang berupa memberi ruang bagi para mahasiswa bisa belajar secara langsung melalui satuan pendidikan, OPD, BUMD berupa magang, PKL atau riset serta pengabdian kepada masyarakat. Tak hanya itu, dosen dalam kepakarannya dapat dilibatkan dalam rumusan berbagai kebijakan pemkot, proyek bersama peningkatan kesejahteraan rakyat (pelatihan, workshop, seminar, dan lainnya) sebagai pengabdian kepada masyarakat, riset bersama guna menjawab persoalan dan kebutuhan Pemkot Kupang.

Khusus atensi pada isu stunting, UPG 1945 NTT bakal melakukan pendampingan bagi masyarakat sesuai program Pemkot Kupang dalam memerangi stunting, anak tidak sekolah (ATS), pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pesisir hingga pengolahan, pengelolaan lingkungan dan sampah.

UPG 1945 NTT pun akan memberikan pelatihan atau pendidikan lanjutan bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk mendukung transformasi tata kelola yang dituangkan MoU dan MoA Tri Dharma berupa kerja sama formal dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat mencakup pertukaran data pemilu, seminar, atau kuliah umum.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan kerja sama, termasuk percepatan penyusunan dokumen teknis MoU dan PKS. Ia juga mendorong keterlibatan akademisi UPG 1945 NTT dalam berbagai kegiatan pemerintah, seperti tim penilai kebersihan, kajian kebijakan, hingga riset pendukung program pembangunan.

Terkait beasiswa, Christian Widodo menjelaskan meskipun Pemkot Kupang mengalami efisiensi anggaran pada tahun 2026, pihaknya tetap berkomitmen mengalokasikan dukungan bagi mahasiswa, termasuk membuka peluang ke depan untuk mempertimbangkan bantuan khusus bagi mahasiswa yang terkendala biaya tugas akhir.

Pertemuan pun berlangsung dalam suasana dialogis dan konstruktif. Kedua pihak sepakat untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi guna mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan riset terapan, serta pembangunan Kota Kupang yang inklusif dan berkelanjutan.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLTP Ulumbu, Langkah Nyata PLN Kurangi Emisi Karbon

    PLTP Ulumbu, Langkah Nyata PLN Kurangi Emisi Karbon

    • calendar_month Jum, 18 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Manggarai, Garda Indonesia | Pengembangan pembangunan energi baru terbarukan (EBT) Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu berkapasitas 2 x 20 MW berlokasi di Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT); memasuki tahap pengurusan izin penetapan lokasi. Pengembangan pembangkit listrik yang ramah lingkungan di PLTP Ulumbu merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang […]

  • Kota Kupang Raih Hak Cipta Motif Tenun Bunga Sepe, Merci Jone Ucap Proficiat

    Kota Kupang Raih Hak Cipta Motif Tenun Bunga Sepe, Merci Jone Ucap Proficiat

    • calendar_month Sel, 9 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Upaya dan kerja keras Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Kupang yang diketuai Ny. Hilda Riwu Kore-Manafe menjadikan Motif Bunga Flamboyan atau Bunga Sepe (nama lokal Kota Kupang, red) menjadi tenunan khas daerah Kota Kupang telah terdaftar dan mendapatkan Surat Pencatatan Ciptaan dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia guna […]

  • Sepuluh Negara Paling Indah Layak Dikunjungi Tahun 2026 Versi Forbes

    Sepuluh Negara Paling Indah Layak Dikunjungi Tahun 2026 Versi Forbes

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Loading

    Majalah Forbes merilis daftar 10 negara paling indah yang direkomendasikan untuk dikunjungi pada 2026, berdasarkan lanskap alam, kekayaan budaya, dan kualitas pengalaman wisata. Daftar ini menyoroti negara-negara dengan panorama dramatis, ekosistem terjaga, serta kota dan situs bersejarah yang menawarkan nilai visual dan pengalaman kelas dunia bagi wisatawan internasional. Indonesia masuk dalam daftar tersebut sebagai satu-satunya […]

  • Enam Menteri Baru di Kabinet Indonesia Maju, Ini Daftar Nama Mereka

    Enam Menteri Baru di Kabinet Indonesia Maju, Ini Daftar Nama Mereka

    • calendar_month Sel, 22 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo mengumumkan enam nama yang akan segera bekerja sebagai anggota Kabinet Indonesia Maju. Bersama dengan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Kepala Negara memperkenalkan enam Menteri tersebut kepada publik dari veranda Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa petang, 22 Desember 2020. “Pada sore hari yang berbahagia ini saya bersama-sama dengan Bapak Wakil […]

  • Pertemuan Orang Muda Katolik (OMK) dalam Nusra Youth Day II 2018 – Sukacita Dalam Keberagaman

    Pertemuan Orang Muda Katolik (OMK) dalam Nusra Youth Day II 2018 – Sukacita Dalam Keberagaman

    • calendar_month Sab, 30 Jun 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    NTT, gardaindonesia.id – Pertemuan Orang Muda Katolik (OMK) SeNTT (Nusra Youth Day/NYD) sebagai Pertemuan OMK terjadi setiap 3 tahun sekali, yangmana NYD pertama kali di Keuskupan We’etebula tahun 2015 dan saat ini sebagai NYD kedua di Keuskupan Agung Kupang yang akan berlangsung dari tanggal 30 Juni- 6 Juli 2018. Nusra Youth Day/NYD II mengusung tema […]

  • Ke DPRD TTS, Warga Desa Tubmonas Tolak Arkilaus Sae Calon Desa 2022

    Ke DPRD TTS, Warga Desa Tubmonas Tolak Arkilaus Sae Calon Desa 2022

    • calendar_month Sel, 8 Mar 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Sejumlah warga Desa Tubmonas, Kecamatan Kuatnana, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), mendatangi DPRD TTS pada Senin, 7 Maret 2022. Kedatangan masyarakat dengan maksud meminta agar Arkilaus Sae tidak mencalonkan diri dalam Pilkades 2022 lantaran terdapat sejumlah persoalan di Desa Tubmonas selama masa kepemimpinannya. Habel Asbanu, mantan […]

expand_less