Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Pariwisata Bali Terdampak Perang Timur Tengah dan Bencana Hidrometeorologi

Pariwisata Bali Terdampak Perang Timur Tengah dan Bencana Hidrometeorologi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 91
  • comment 0 komentar

Loading

Denpasar | Sektor pariwisata Bali tengah dihantam badai dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, bencana hidrometeorologi memicu banjir di sejumlah kawasan wisata utama. Di sisi lain, memanasnya konflik antara Israel dan Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026, ikut menambah kekhawatiran global yang berdampak pada arus kunjungan wisatawan mancanegara.

Dampaknya sudah terasa nyata. Ribuan wisatawan asal Australia, pasar utama Bali, dilaporkan membatalkan rencana liburan mereka usai banjir bandang melanda sejumlah titik di Bali Selatan pada Selasa, 24 Februari. Genangan air masih terlihat di beberapa kawasan hingga memicu kekhawatiran soal keamanan dan kenyamanan wisata.

Ketua PHRI Badung sekaligus Wakil Ketua PHRI Bali, I Gusti Agung Ngurah Rai Suryawijaya, mengakui gelombang pembatalan ini berdampak serius. Kawasan seperti Kuta dan Seminyak yang menjadi jantung pariwisata Kabupaten Badung terdampak cukup parah, bahkan sempat dilakukan evakuasi tamu hotel akibat kondisi yang dinilai tidak aman.

Menurutnya, persoalan banjir kian kompleks akibat alih fungsi lahan hijau menjadi bangunan permanen. Area resapan air menyusut drastis, sementara curah hujan tinggi mengguyur selama berhari-hari. Ia mendesak pemerintah segera melakukan normalisasi sungai dan penataan tata ruang agar krisis serupa tak terus berulang.

Kerugian pun tak terhindarkan. Pembatalan massal ini membuat pelaku usaha kehilangan potensi pendapatan miliaran rupiah, sementara pemerintah daerah terancam kehilangan pemasukan dari sektor pajak hotel dan restoran. Saat ini tingkat hunian hotel di Badung berada di kisaran 60–65 persen—angka yang dikhawatirkan terus merosot jika situasi tak segera membaik.

“Kalau sampai muncul travel warning, dampaknya bisa lebih menghancurkan,” ujarnya cemas.

Di tengah situasi tersebut, bayang-bayang konflik Timur Tengah turut memperkeruh keadaan. Kepala Dinas Pariwisata Bali, I Wayan Sumarajaya, mengungkapkan pihaknya terus berkoordinasi dengan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai untuk memantau potensi pembatalan penerbangan, terutama dari kawasan Timur Tengah.

Sejumlah negara seperti Iran, Israel, Irak, Yordania, Qatar, Bahrain, Kuwait, Uni Emirat Arab, dan Suriah dilaporkan menutup wilayah udara mereka akibat eskalasi konflik. Padahal, pasar Timur Tengah menjadi salah satu target pengembangan wisata Bali dalam beberapa tahun terakhir.

Meski belum ada data resmi soal pembatalan penerbangan dari kawasan tersebut, kekhawatiran terus membayangi. Pelaku industri berharap konflik tidak meluas agar Bali tidak semakin terpuruk.

Pulau Dewata yang selama ini dikenal sebagai destinasi wisata terbaik dunia kini diuji oleh kombinasi bencana alam dan ketidakpastian geopolitik. Jika tak segera diatasi, bukan tak mungkin badai ini berubah menjadi krisis berkepanjangan bagi industri pariwisata Bali. (*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suku Atoin Meto di Pulau Timor, Kekerabatan Hingga Hukum Adat

    Suku Atoin Meto di Pulau Timor, Kekerabatan Hingga Hukum Adat

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 720
    • 0Komentar

    Loading

    Atoin Meto adalah sebutan lain untuk Suku Atoni, suku bangsa mendiami Pulau Timor, khususnya di Timor Barat termasuk sebagian besar Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), dan Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) Indonesia, dan di Oecussi-Ambeno, Timor Leste. Mereka sering disebut sebagai Atoin Pah Meto, yang berarti “orang dari tanah kering”. […]

  • Hoaks! Beredar Pesan Berantai, Gelombang Panas Kini Melanda Indonesia

    Hoaks! Beredar Pesan Berantai, Gelombang Panas Kini Melanda Indonesia

    • calendar_month Sab, 14 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kini, cuaca sangat panas, suhu pada siang hari bisa mencapai 40 derajat celcius, dianjurkan untuk menghindari minum es atau air dingin. Berita yang beredar ini tentu tidak tepat atau hoaks, karena kondisi suhu panas dan terik saat ini tidak bisa dikatakan sebagai gelombang panas. Pesan berantai tersebut beredar melalu media sosial […]

  • Nelson Pomalingo, Sosok Sederhana Bupati Gorontalo, Rela Tinggal di Indekos

    Nelson Pomalingo, Sosok Sederhana Bupati Gorontalo, Rela Tinggal di Indekos

    • calendar_month Sab, 15 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Loading

    Gorontalo, Garda Indonesia | Prof. Dr. Ir. H Nelson Pomalingo, MPd., Lahir di Limboto, 24 Desember 1962. Nelson Pomalingo berasal dari keluarga dengan latar belakang guru dan merupakan anak sulung dari pasangan Soekarno Pomalingo dan Hj Neli Tulie. Prof. Dr. Ir. Nelson Pomalingo, MPd., adalah Rektor Universitas Negeri Gorontalo 2 (dua) periode 2002—2010, lalu menjabat […]

  • Presiden Jokowi: Usia 75 Tahun RI untuk Lahirkan Lompatan Besar

    Presiden Jokowi: Usia 75 Tahun RI untuk Lahirkan Lompatan Besar

    • calendar_month Sab, 15 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sebanyak 215 negara di dunia tengah menghadapi masa sulit akibat pandemi Covid-19. Peringatan 75 tahun Indonesia Merdeka pun digelar di tengah suasana tersebut. Namun, hal tersebut tidak boleh sampai mengurangi rasa syukur kita dalam memperingati kemerdekaan negara Indonesia dan menjadikannya momentum perbaikan diri untuk lompatan kemajuan. Baca juga: http://gardaindonesia.id/2020/08/14/berbusana-adat-sabu-presiden-jokowi-pidato-di-sidang-tahunan-mpr-ri/ Hal itu […]

  • Ganti Presiden? Ya Setuju!

    Ganti Presiden? Ya Setuju!

    • calendar_month Ming, 25 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Biasa saja dan sederhana. Ganti presiden itu pasti. Pertama-tama, umur orang itu terbatas, tidak ada yang hidup selamanya. Kedua, UU juga sudah mengatur, untuk Indonesia setiap 5 tahun bakal ada pilpres kok. Maksimal 2 kali menjabat, setelah itu ya sudah. Ketiga, Pak Jokowi juga sudah menegaskan tidak berminat untuk jadi presiden […]

  • Libas Indonesia 6–0, Jepang Pimpin Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia

    Libas Indonesia 6–0, Jepang Pimpin Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Loading

    Bermain di depan para pendukung mereka sendiri, skuad Jepang tampil percaya diri. Mereka langsung menekan skuad Garuda dengan pressing tinggi.   Tokyo | Tim nasional (Timnas) Indonesia menutup babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia dengan kekalahan. Berhadapan dengan Timnas Jepang, Skuad Garuda dipaksa menyerah dengan skor telak 3-0. Gol-gol kemenangan Jepang dicetak oleh […]

expand_less