Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Tim Percepatan Pembangunan NTT Pecut Ekonomi Kerakyatan di Sumba Timur

Tim Percepatan Pembangunan NTT Pecut Ekonomi Kerakyatan di Sumba Timur

  • account_circle Penulis
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 49
  • comment 0 komentar

Loading

Waingapu | Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena bersama para Ketua Tim Percepatan Pembangunan NTT menghelat pertemuan pengembangan ekonomi kerakyatan guna menanggulangi kemiskinan dan stunting.

Pertemuan pada Sabtu, 14 Maret 2026 di Gedung Nasional Umbu Tipuk Marisi tersebut, Gubernur Laka Lena menyampaikan dua agenda besar pembangunan daerah, yaitu penguatan ekonomi kerakyatan dan percepatan penurunan stunting. Kedua hal ini saling berkaitan erat, karena kesejahteraan ekonomi keluarga sangat berpengaruh terhadap kualitas kesehatan dan gizi masyarakat.

Laka Lena pun menekankan bahwa Sumba Timur memiliki potensi yang besar, ini harus kita kelola secara optimal agar mampu menjadi penggerak utama ekonomi kerakyatan.

“Kita perlu terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian dan peternakan, memperkuat akses pasar bagi para petani dan nelayan, serta mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Produksi dalam penguatan ekonomi kerakyatan lanjut Gubernur, mencakup tiga hal utama yakni perencanaan, pengaturan, dan pengendalian produksi hilirisasi produk, dan pendampingan pelaku usaha. Di samping itu ada literasi keuangan, permodalan, distribusi dan pemasaran.

Pemerintah provinsi telah membentuk Tim Percepatan Pembangunan NTT yang diarahkan untuk memperkuat pelaksanaan program prioritas daerah. Tim ini dibagi dalam 5 tim dan difokuskan pada lima bidang utama, yaitu penguatan ekonomi kerakyatan, komunikasi pemerintahan, implementasi Dasa Cita, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta penataan dan penanggulangan kemiskinan.

“Melalui tim ini kiranya dapat terjalin percepatan koordinasi, sinergi program, serta efektivitas pelaksanaan kebijakan pembangunan, sehingga berbagai program yang dijalankan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah,” ungkapnya.

Melalui kolaborasi yang baik antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, berbagai potensi ekonomi lokal dapat dikelola secara lebih optimal, sehingga mampu mendorong pertumbuhan usaha masyarakat, meningkatkan pendapatan keluarga, serta mempercepat penurunan kemiskinan dan stunting di daerah.

“Penguatan ekonomi kerakyatan melalui peningkatan produksi pertanian, peternakan, perikanan, pengembangan UMKM, akses permodalan, serta perluasan pasar akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan masyarakat. Ketika pendapatan keluarga meningkat, maka kemampuan keluarga untuk menyediakan pangan yang bergizi, layanan kesehatan, serta lingkungan hidup yang layak juga akan semakin baik,” imbuh Gubernur Laka Lena.

Sementara itu, Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, menuturkan tren angka kemiskinan di Kabupaten Sumba Timur mengalami penurunan setiap tahun. Pada tahun 2025, data Badan Pusat Statistik (BPS), persentase penduduk miskin di Kabupaten Sumba Timur pada tahun 2025 tercatat sebesar 25,64 persen, dengan jumlah penduduk miskin mencapai sekitar 70.350 jiwa dibanding tahun sebelumnya yakni 27, 04 di tahun 2024.

“Meskipun angka kemiskinan turun tapi kita harus jujur mengakui bahwa angka ini masih menempatkan Sumba Timur sebagai salah satu kabupaten dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Provinsi Nusa Tenggara Timur,” ungkapnya.

Selain kemiskinan, prevalensi stunting masih memerlukan perhatian. Data terakhir mencatat prevalensi stunting sekitar 14,9 persen dengan jumlah 3.303 balita.

Sementara, sektor pertanian produktivitas padi sawah pada tahun 2024 telah mencapai 4,02 ton per hektar, sementara jagung 3,45 ton per hektar. Sektor perkebunan, Sumba Timur memiliki komoditas unggulan jambu mete dengan luas areal 7.529 hektar, kelapa 2.003,5 hektar, kemiri 1.406,5 hektar, dan pinang 1.157,2 hektar yang keseluruhannya menghasilkan produksi total 7.640,10 ton pada tahun 2024.

Potensi lainnya dari bidang peternakan, populasi ternak pada tahun 2024 tercatat sapi 41.202 ekor, kerbau 38.976 ekor, kuda Sumba 33.352 ekor, kambing 58.379 ekor, dan babi 45.512 ekor serta produksi perikanan tangkap tahun 2024 telah mencapai 10.202,29 ton, sementara produksi rumput laut mencapai 38.731,67 ton.

Sektor UMKM dan ekonomi kreatif

UMKM merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat Sumba Timur. Produk-produk unggulan lokal seperti tenun ikat Sumba yang telah mendunia, madu Sumba, kerajinan tangan, dan berbagai produk olahan pangan lokal memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Program One Village One Product (OVOP), OSOP, OCOP yang digagas oleh Gubernur NTT, dan pengembangan ekonomi rakyat menurut Bupati Sumba Timur sejalan dengan Program Humba Sejahtera, Humba Mandiri, dan Humba Cerdas.

Bupati Sumba Timur berharap dengan pertemuan ini sebagai titik tolak untuk memperkuat gerakan ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal, dari ladang, dari kandang, dari laut, dan dari tangan-tangan terampil masyarakat Sumba membangun kesejahteraan yang bermartabat.

Adapun pertemuan tersebut dihadiri oleh anggota DPR RI, Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Sumba Timur, Sekda dan pimpinan OPD Sumba Timur, perwakilan Bank Himbara, perwakilan UMKM/IKM, OVOP, OSOP, OCOP, Kepala SMA/SMK, para camat, lurah, dan kepala desa se-Kabupaten Sumba Timur.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Merry Riana : Terapkan PHK Agar Sukses Hadapi Dampak Pandemi Covid-19

    Merry Riana : Terapkan PHK Agar Sukses Hadapi Dampak Pandemi Covid-19

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Motivator Merry Riana mengajak masyarakat untuk menerapkan tiga kata kunci yang dirangkum menjadi P.H.K agar sukses hadapi dampak Covid-19. Dalam hal ini, arti PHK ala Merry Riana bukan Pemutusan Hubungan Kerja, melainkan Pikiran, Hati dan Kelakuan. “Tapi, hari ini saya ingin mengubah pandangan itu. PHK adalah cara untuk Anda bisa menjaga […]

  • Nuansa Damai dan Pujian pada Allah Warnai Natal Oikumene UPG 1945 NTT

    Nuansa Damai dan Pujian pada Allah Warnai Natal Oikumene UPG 1945 NTT

    • calendar_month Sen, 23 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Perayaan Natal Oikumene Fakultas Hukum Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT mengusung tema ‘Hiduplah Sebagai Sahabat bagi Semua Orang’ dan sub tema ‘Melalui Natal Fakultas Hukum Universitas Persatuan Guru 1945 NTT Kita Merajut Tali Persahabatan dengan Sesama’. Hadir Ketua YPLP UPG 1945 NTT, Samuel Haning, S.H., M.H., Rektor UPG 45 NTT, […]

  • PLN Alirkan Listrik ke 18 Desa Terpencil di NTT, Investasi 20,8 Miliar Rupiah

    PLN Alirkan Listrik ke 18 Desa Terpencil di NTT, Investasi 20,8 Miliar Rupiah

    • calendar_month Kam, 24 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pasca-Badai  Seroja pada April 2021, PLN bergerak cepat melistriki 18 desa terluar, tertinggal, dan terdepan (3T) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui program listrik desa.  Dengan total investasi sebesar Rp.20,8 miliar, sekitar 742 warga di 18 desa tersebut telah menikmati listrik. PLN menginvestasikan senilai Rp.28 juta untuk melistriki tiap warga […]

  • Jaksa Agung ST Burhanuddin Apresiasi Kinerja Baik Insan Adhyaksa

    Jaksa Agung ST Burhanuddin Apresiasi Kinerja Baik Insan Adhyaksa

    • calendar_month Rab, 28 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Saat kunjungan kerja virtual pada Rabu, 28 Desember 2022, Jaksa Agung ST Burhanuddin mengucapkan terima kasih atas capaian kinerja yang baik sepanjang tahun 2022. Selaku pribadi maupun pimpinan, Jaksa Agung dengan bangga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh insan Adhyaksa di mana pun bertugas. “Suatu kebanggaan bagi saya memiliki saudara-saudari sekalian […]

  • Difitnah Kompasiana,Yusinta Nenobahan Ambil Langkah Hukum

    Difitnah Kompasiana,Yusinta Nenobahan Ambil Langkah Hukum

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Loading

    Yusinta menegaskan bahwa kabar yang beredar tersebut tidak benar dan merupakan fitnah yang merugikan nama baiknya. Ia menilai tuduhan itu sengaja digulirkan untuk menjatuhkan dirinya di ruang publik.   Jakarta | Yusinta Ningsih Nenobahan Syarief membantah keras fitnahan yang menyebut dirinya terlibat dalam dugaan penipuan proyek fiktif senilai Rp7 miliar dengan modus mengatasnamakan Kementerian Pertahanan […]

  • NTT Butuh Petani Milenial, CIRMA Jadi Inisiator

    NTT Butuh Petani Milenial, CIRMA Jadi Inisiator

    • calendar_month Ming, 7 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Loading

    Berdasarkan ST2023, terdapat sebanyak 370 ribu petani milenial atau 41,9 persen dari total petani di NTT. Yang menggunakan teknologi sebanyak 196 ribu orang atau 52,9 persen dari total petani milenial yang ada.   Timor | Petani milenial dan urban farming termasuk karakteristik data yang baru disajikan dari Sensus Pertanian 2023 (ST2023). Petani milenial berusia 19–39 […]

expand_less