Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Komitmen HAM Indonesia Jadi Soal

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Komitmen HAM Indonesia Jadi Soal

  • account_circle Penulis
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 77
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta | Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis hak asasi manusia kembali memicu perhatian luas, baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional. Insiden yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, bahkan turut disorot oleh komunitas global, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto mengatakan serangan tersebut cukup mengganggu posisi Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Presiden Dewan HAM PBB. Ia menyebut kasus tersebut telah mendapat perhatian dari Komisaris Tinggi HAM PBB Volker Turk serta Pelapor Khusus PBB untuk Perlindungan Pembela HAM Mary Lawlor.

“Hal ini cukup mengganggu positioning Indonesia sebagai anggota dewan HAM PBB dan sebagai Presiden Dewan HAM PBB,” ujar Mugiyanto melalui keterangan tertulisnya, Minggu, 15 Maret 2026.

Mugiyanto pun meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia mempercepat penyelidikan atas peristiwa penyiraman air keras untuk mengungkap pelaku hingga pihak yang berada di balik serangan tersebut.

Menurutnya, proses hukum harus dilakukan agar tindakan intimidasi, teror, dan kekerasan terhadap pembela HAM tidak terus terjadi.

“Ini sangat mendesak dilakukan oleh polisi, agar kita semua, termasuk pemerintah, mendapat kepastian, sehingga tidak terjadi spekulasi dan narasi liar yang pada akhirnya mencederai komitmen pemerintah dalam penghormatan dan perlindungan HAM,” ujarnya.

Mugiyanto menegaskan pemerintah memiliki komitmen dalam perlindungan hak asasi manusia, termasuk kebebasan berekspresi, menyampaikan pendapat, dan berkumpul secara damai sebagaimana tercantum dalam Kovenan Hak Sipil dan Politik (ICCPR) yang telah diratifikasi melalui Undang-undang Nomor 12 Tahun 2005.

Menurutnya, komitmen tersebut harus diwujudkan melalui penghormatan terhadap suara kritis masyarakat sebagai bagian dari mekanisme check and balances demi perbaikan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Sekali lagi Kementerian HAM menyampaikan simpati mendalam dan solidaritas kepada saudara Andrie Yunus, serta mendoakan agar segera pulih dengan perawatan terbaik dari rumah sakit. Kementerian HAM memastikan bahwa negara akan menanggung biaya pengobatan dan pemulihan hingga tuntas,” kata Mugiyanto.

Sorotan internasional juga datang langsung dari pejabat tinggi PBB. Dalam pernyataannya di media sosial X, Komisaris Tinggi HAM PBB Volker Turk menyampaikan keprihatinannya atas serangan yang dialami Andrie Yunus.

“Sangat prihatin terhadap serangan air keras yang mengerikan terhadap Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS),” kata Komisaris Tinggi HAM PBB, Volker Türk, dalam pernyataan di akun X @UNHumanRights, Sabtu 14 Maret 2026.

Ia bahkan menyebut pelaku kejahatan itu sebagai pengecut dan mendesak agar pelaku segera ditangkap dan diproses secara hukum.

“Mereka yang bertanggung jawab atas tindakan kekerasan pengecut ini harus dimintai pertanggungjawaban,” tegasnya.

Türk juga menekankan pentingnya perlindungan bagi para pembela HAM yang selama ini berperan menyoroti berbagai isu publik. “Pembela HAM harus dilindungi saat menjalankan peran penting mereka, dan supaya dapat menyoroti isu-isu yang menjadi perhatian publik tanpa rasa takut,” tegasnya.

Pernyataan serupa juga disampaikan Pelapor Khusus PBB untuk Pembela HAM, Mary Lawlor. Ia menyatakan keprihatinannya terhadap aksi teror yang menimpa Andrie Yunus serta mendesak pemerintah Indonesia segera melakukan penyelidikan menyeluruh.

“Saya menyerukan pihak berwenang di Indonesia untuk melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap serangan yang menyeramkan ini,” kata Lawlor melalui media sosial X.

Ia menegaskan bahwa praktik impunitas terhadap pembela HAM tidak dapat diterima.

Serangan terhadap Andrie Yunus terjadi setelah ia menyelesaikan perekaman siniar di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) pada Kamis malam, 12 Maret.

Ia disiram air keras oleh orang tak dikenal hingga mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan Andrie mengalami luka bakar sekitar 24 persen, dengan mata kanan menjadi bagian yang paling terdampak.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapan Kita Dewasa? Kasus Patung Bunda Maria & Kesebelasan Israel

    Kapan Kita Dewasa? Kasus Patung Bunda Maria & Kesebelasan Israel

    • calendar_month Ming, 26 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 1Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Memang kekanak-kanakan, bagaimana sih cara berpikir orang-orang yang mengaku dewasa di negeri ini? Bagaimana mungkin bisa berpikir bahwa patung bisa mengubah iman seseorang. Lalu, tak lama kemudian ada kesebelasan junior, U20 (under 20 years old) dari Israel, yang mau ikut kompetisi, di mana Indonesia jadi tuan rumah, dianggap bisa mempengaruhi sikap […]

  • KemenPPPA Susun Profil Perempuan & Anak Papua

    KemenPPPA Susun Profil Perempuan & Anak Papua

    • calendar_month Sel, 4 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Loading

    Jayapura,gardaindonesia.id – Riset atau penelitian menjadi salah jembatan bagi pemerintah Indonesia untuk mengidentifikasi dan mengatasi persoalan di tingkat akar rumput, termasuk sebagai landasan dalam upaya penanggulangan permasalahan sekaligus pengembangan kebijakan di bidang perlindungan perempuan dan anak. Hari ini, Selasa/4 Agustus 2018 di Kota Jayapura, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) secara resmi menjalin […]

  • Bamsoet Hargai Alasan Undur Diri Ketum PSSI Edy Rahmayadi

    Bamsoet Hargai Alasan Undur Diri Ketum PSSI Edy Rahmayadi

    • calendar_month Sen, 21 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menghargai keputusan pengunduran diri Ketum PSSI Edy Rahmayadi. “Patut kita hargai. Secara gentle Edy mengakui mundur sebagai Ketum PSSI karena gagal menjalankan tugas sebagai pucuk pimpinan PSSI”, jelas Bamsoet. “Sangat jarang pimpinan yang mau mengakui kegagalan dan mundur dari jabatan yang diembannya”, tutur Bamsoet. Menurut Bamsoet […]

  • Aksi Solidaritas Notaris Theresia Dimu di Kejati NTT, INI & IPPAT Tutup Kantor

    Aksi Solidaritas Notaris Theresia Dimu di Kejati NTT, INI & IPPAT Tutup Kantor

    • calendar_month Rab, 20 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pengurus Wilayah Nusa Tenggara Timur Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) dalam sesi konferensi pers bersama awak media pada Rabu, 20 Januari 2021 pukul 13.00 WITA—selesai di Restoran Nelayan, menyatakan rasa solidaritas terhadap kasus yang sedang menimpa rekan Notaris/PPAT Theresia Koroh Dimu, S.H., M.Kn. yang saat […]

  • Lantamal VII Peringati Tahun Baru Islam 1440 H/2018 M

    Lantamal VII Peringati Tahun Baru Islam 1440 H/2018 M

    • calendar_month Sel, 18 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,gardaindonesia.id – Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) VII Kupang menggelar tausiah (pesan & nasihat) dalam peringatan Tahun Baru Islam 1440 H/ 2018 M, di Masjid AL Mahdi Komplek TNI AL Osmok, Selasa (18/09/2018); dengan peringatan Tahun Baru Islam diharapkan dapat menjadikan prajurit TNI AL semakin militan dan profesional dalam menjalankan tugas. Komandan Lantamal VII Brigjen […]

  • Pantau Pemungutan Suara di Kota Kupang, Wagub Josef Pinta Saksi Bekerja Jujur

    Pantau Pemungutan Suara di Kota Kupang, Wagub Josef Pinta Saksi Bekerja Jujur

    • calendar_month Rab, 17 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Setelah menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 16 Kelurahan Liliba Kecamatan Oebobo, Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Drs. Josef A. Nae Soi, MM melakukan pemantaun di beberapa lokasi TPS di Kota Kupang, Rabu, 17 April 2019 Sekitar pukul 10.30 WITA, Wagub bersama Forkopimda NTT, Ketua DPRD NTT, Ketua KPUD Provinsi, […]

expand_less