Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Julie Sutrisno Laiskodat Ajak Anak Bajawa Konsumsi Ikan & Marungga

Julie Sutrisno Laiskodat Ajak Anak Bajawa Konsumsi Ikan & Marungga

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 1 Mei 2019
  • visibility 129
  • comment 0 komentar

Loading

Ngada-NTT, Garda Indonesia | “Dalam 5 (lima) tahun ke depan, kami akan terus mengampanyekan gerakan makan ikan dan kelor (marungga). Tujuannya, terutama untuk memberantas gizi buruk, stunting dan untuk meningkatkan kecerdasan masyarakat di Nusa Tenggara Timur”, kata Julie Sutrisno Laiskodat yang ditemui usai membawakan materinya, dalam Kegiatan Kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Sekolah Dasar Inpres Mengeruda, Kecamatan SoA, Bajawa, Selasa, 30 April 2019.

Dengan bahasa anak-anak, Ketua Dekranasda NTT itu menjelaskan manfaat makan ikan dan berbagai fakta tentang ikan.

“Untuk meningkatkan kecerdasan masyarakat, kita tahu bahwa itu berhubungan dengan asupan otak. Kita juga tahu bahwa 60 persen wilayah Nusa Tenggara Timur ini adalah lautan. Jadi, semestinya kita punya ikan yang berlimpah. Tetapi, masyarakat belum sepenuhnya tahu bahwa hampir semua bagian tubuh ikan bisa diolah. Dengan mengonsumsinya bisa menambah kecerdasan masyarakat”, ujar isteri Gubernur NTT Viktor Laiskodat ini.

Karena itu, Jelas Julie Sutrisno Laiskodat, Dekranasda terus bergandengan dengan Dinas Perikanan dan pemangku kepentingan lainnya untuk mengampanyekan tentang Gemarikan.

“Harapannya, agar Nusa Tenggara Timur mempunyai sumber daya manusia yang bisa bertumbuh dengan baik dan cerdas. Baginya, membangun suatu daerah secara fisik itu gampang. Ada uang, bisa dibangun. Tetapi kalau sumber daya manusia tidak diangkat dan dibangun juga seiringnya, maka semua itu akan sia-sia”, terangnya

Lebih jauh dikatakan Ketua Dekranasda NTT itu, bahwa untuk gizi buruk dan stunting, mereka juga mempunyai program untuk mengampanyekan gerakan makan kelor (marungge). Seperti sudah diketahui publik, keberadaan kelor memang melimpah di NTT. Sayangnya, belum diketahui manfaatnya secara lengkap.

“Gizi daun kelor itu berkali-kali lipat daripada susu. Dua tempat yang memiliki kelor terbaik di dunia, satunya ada di Spanyol dan satunya lagi ada di Indonesia yaitu di Nusa Tenggara Timur. Semestinya tidak lagi ada alasan untuk kita, masyarakat Nusa Tenggara Timur, mempunyai masalah gizi terburuk di Indonesia”, demikian papar Julie Laiskodat.

Sementara itu, Kepala Sekolah Dasar Inpres Mengeruda, Kanisius Lako,S.Pd., menyambut gembira pelaksanaan kegiatan Kampanye Gemarikan di sekolahnya. Pimpinan dari Sekolah Dasar yang didirikan pada tanggal 1 Juli 1979 itu mengapresiasi kehadiran Ketua Dekranasda NTT dan jajaran terkait.

“Kami merasa berterima kasih kepada pemerintah karena telah mengampanyekan Gerakan Gemar Makan Ikan ini. Kami sangat senang dengan aktivitas hari ini, terutama karena berkaitan dengan gizi dan kecerdasan bagi anak. Menyadarkan kami, terutama kepada para orang tua untuk membiasakan anak-anak makan ikan setiap hari”, begitu kata Kanisius.

Kepala Sekolah Dasar Inpres Mengeruda, Kanisius Lako,S.Pd

Pria kelahiran 10 Desember 1961 itu juga menyampaikan harapannya kepada pemerintah. Menurutnya, agar hasil sosialisai tentang manfaat makan ikan bisa berlanjut, pemerintah harus juga bisa membantu setiap rumah tangga untuk dapat memelihara ikan. Tentunya, hasil peliharaan itu pasti akan dimanfaatkan sebagai konsumsi keluarga sendiri.

Untuk tindaklanjut kegiatan sosialisai dari ibu Julie itu, pihaknya juga berencana membuat program makan ikan bersama. Ia berencana untuk mengumpulkan semua orang tua murid, untuk kembali mengingatkan tentang manfaat makan ikan.

“Kedepannya, kami, dari pihak sekolah akan membuat program makan ikan bersama. Satu minggu sekali, anak-anak wajib makan ikan. Disiapkan sekolah atau bagaimana baiknya, nanti akan kami putuskan setelah berkomunikasi dengan orang tua”, demikian pungkas ASN Ngada yang diangkat pada tanggal 1 Juli 1986 itu.

Kegiatan sosialisasi makan ikan itu diikuti oleh seluruh siswa SD hingga SMA/SMK yang ada di Desa Mengeruda. Pada akhir kegiatan, diadakan kuis berhadiah. Anak-anak yang hadir berebutan mengangkat tangan dengan semangat, menjawab pertanyaan yang diberikan.

Sumber berita (*/ Biro Humas dan Protokol Pemprov NTT)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Empat Wisata Alam Indonesia Yang Pernah Jadi Lokasi Syuting Film

    Empat Wisata Alam Indonesia Yang Pernah Jadi Lokasi Syuting Film

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Loading

    Film laga Pendekar Tongkat Emas karya sutradara Ifa Isfansyah mengambil latar Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur. Pulau seluas 11.153 km² ini juga dikenal dengan panorama alamnya yang dramatis.   Ruteng | Pesona alam Indonesia tak hanya menjadi daya tarik bagi wisatawan. Beberapa di antaranya bahkan menjadi latar belakang dalam film-film terpopuler yang menghadirkan lanskap yang […]

  • Lestari Tenun Belu, Kumham NTT & Pemda Diseminasi Kekayaan Intelektual Komunal

    Lestari Tenun Belu, Kumham NTT & Pemda Diseminasi Kekayaan Intelektual Komunal

    • calendar_month Sab, 16 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Kementerian Hukum dan HAM (Kumham) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Belu menghelat workshop ‘temu wicara’ promosi dan diseminasi Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) di aula Gedung Wanita Betelalenok Atambua pada Jumat, 15 Oktober 2021. Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi antara Pemda dan masyarakat Kabupaten Belu […]

  • Banjir & Tanah Longsor Landa Kota Padang,Fasum Rusak & 2 Orang Wafat

    Banjir & Tanah Longsor Landa Kota Padang,Fasum Rusak & 2 Orang Wafat

    • calendar_month Jum, 2 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Padang, gardaindonesia.id | Bencana banjir dan tanah longsor melanda beberapa lokasi di Kota Padang Provinsi Sumatera Barat. Lokasi yang terkena dampak langsung yakni Kecamatan Lubuk Kilangan, Lubuk Begalung, Bungus Teluk Kabung, Padang Selatan, Padang Utara, dan Kecamatan Pauh. Akibat hujan deras di bagian hulu dan hilir, sehingga sungai meluap dan banjir mengakibatkan ±600 Unit rumah […]

  • Kedepankan Protokol Kesehatan, FIKP Unika St. Paulus Ruteng Helat PKKMB

    Kedepankan Protokol Kesehatan, FIKP Unika St. Paulus Ruteng Helat PKKMB

    • calendar_month Sel, 25 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Ruteng, Garda Indonesia | Pengenalan Kegiatan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Ilmu Kesehatan dan Pertanian Unika St. Paulus Ruteng secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas, David Djerubu, S.Fil,.MA di lapangan sepak bola Unika St. Paulus ruteng, pada Senin, 24 Agustus 2020. Dalam sambutan pembuka, David Djerubu, S.Fil,.MA mengungkapkan terima kasih kepada seluruh mahasiswa baru […]

  • Perkuat Peran Tokoh Adat & Tokoh Agama Lindungi Perempuan & Anak di Papua

    Perkuat Peran Tokoh Adat & Tokoh Agama Lindungi Perempuan & Anak di Papua

    • calendar_month Jum, 21 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Jayapura, Garda Indonesia | Perempuan dan anak seharusnya ikut terlibat aktif dalam berbagai sektor pembangunan, namun banyak di antara mereka yang masih mengalami berbagai bentuk kekerasan, baik fisik, psikis dan seksual khususnya di tanah Papua. Selain itu, permasalahan gender seperti stereotip, marginalisasi, subordinasi, dan beban ganda juga banyak dialami kaum perempuan di Papua. “Tidak hanya […]

  • Pertamina Patra Niaga Salur Bantuan ke Tujuh Posko Erupsi Lewotobi

    Pertamina Patra Niaga Salur Bantuan ke Tujuh Posko Erupsi Lewotobi

    • calendar_month Sen, 18 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Loading

    Seiring berdirinya dapur umum di titik pengungsian, bantuan berupa 1.400 liter minyak tanah untuk kebutuhan dapur posko pun disalurkan melalui perwakilan pemerintah daerah Flores Timur pada Sabtu, 16 November 2024.   Flores Timur | Sejak awal erupsi Gunung Lewotobi, Pertamina Patra Niaga menegaskan stok dan distribusi bahan bakar minyak (BBM), minyak tanah (Mitan) dan LPG […]

expand_less