Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Di Kupang, Ayah Aniaya Balita Hingga Patah Tulang & Disulut Api Rokok

Di Kupang, Ayah Aniaya Balita Hingga Patah Tulang & Disulut Api Rokok

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 18 Jul 2019
  • visibility 100
  • comment 0 komentar

Loading

Kab.Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kekerasan terhadap anak kembali menimpa (DDS) balita berumur 2 (dua) tahun asal Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur; Perlakuan tak pantas tersebut harus diterima putri bungsu dari 8 (delapan) bersaudara hasil perkawinan dari Pasutri (AS) dan (ELS).

Pelaku (AS) yang merupakan ayah kandung dari (DDS), berprofesi sebagai petani juga melakukan penganiayaan setiap hari namun disertai ancaman bagi kakak-kakak korban sehingga mereka juga takut menceritakan kepada Ibu mereka.

Meskipun mengetahui kondisi anaknya, (ELS) tidak melaporkan perbuatan suaminya ke pihak kepolisian atau keluarga karena selalu diancam menggunakan barang tajam. Takut akan ancaman suaminya, (ELS) hanya bisa diam sambil merawat anaknya dengan obat-obatan yang seadanya. Dan, pelaku terus melakukan penganiayaan setiap hari dan dalam keadaan sadar.

Namun, karena tak tahan dengan penganiayaan disertai ancaman pembunuhan yang dilakukan oleh (AS). Maka, pada Minggu, 14 Juli 2019, (ELS) ke Polsek Batakte dan melaporkan penganiayaan yang dilakukan oleh (AS) kepada anak kandungnya sendiri yang masih balita, karena (ELS) tidak tahan melihat kondisi anaknya.

Menurut pengakuan (ELS) ketika ditemui oleh Garda Indonesia pada Kamis, 18 Juli 2019, penganiayaan sudah dilakukan oleh (AS) berulang kali dan dilakukan ketika dirinya tidak berada di rumah.

“Su ulang-ulang mulai ini satu (DDS, red) masih 1 (satu) tahun”, ujar (ELS) dengan Bahasa Melayu Kupang.

(ELS) yang berprofesi sebagai penjual sayur mayur keliling, harus meninggalkan anaknya di rumah bersama pelaku yang juga ayah kandung korban bersama beberapa orang kakak dari korban.

“Pulang datang ini anak (DDS, red) darah, bengkak, biru balau, kalau ditanya selalu bilang kakaknya yang pukul atau injak”, kisah (ELS).

“Dia tidak mabuk. Tapi dia sering ancam dengan parang (barang tajam). Saya hanya tinggal diam. anak punya kaki tangan patah juga saya tinggal diam”, ujar perempuan 42 tahun itu.

(ELS) juga mengisahkan bahwa anaknya mengalami patah tulang ketika berusia 1 (satu) tahun lebih. Mirisnya, korban tidak hanya dipukuli bukan tetapi terkadang dilempari batu, juga dibakar menggunakan api rokok.

“Kalau dia pukul dan kita tegur, dia selalu bilang hanya main gila (bercanda). Tapi dia pukul pakai kayu besar”, jelas (ELS)

Kekerasan fisik yang terus dialam (DDS), berujung dengan mengalami patah tulang yang kedua kali pada hari Jumat lalu. Dan pada hari Minggu,14 Juli 2019, (ELS) bersama korban berada di rumah kakaknya. ES yang tiba di rumah, sekitar pukul 17:00 WITA, pelaku sedang mengasah parang sambil mengancam membunuh istrinya.

Sekalian ancaman, pelaku (AS) juga menyuruh istrinya untuk membawa anak bungsunya pergi dari rumah. Kakak korban yang berada di rumah, ketakutan dan lari ketika ayah mereka mengayunkan parang ke arah Ibu mereka.

“Hari minggu itu, ketika pulang dari kakak punya rumah dia sementara asah parang sambil mengancam saya. Dia (AS) suruh saya keluar dari rumah, karena katanya saya dengan anak ini (DDS) yang bikin susah dia”, kisah (ELS)

(ELS) tidak merespon ketika diancam terus-menerus. Dirinya lalu bersama anak-anaknya bergegas menuju Polsek Batakte dan melaporkan kejadian yang dialaminya juga anak bungsunya. Bukan hanya ancam istrinya saja, pelaku juga mengancam akan siap menghadapi keluarga maupun pihak kepolisian.

Setelah melaporkan kasus tersebut, (ELS) diantar oleh pihak kepolisian ke rumah kakaknya.

Selain kekerasan fisik, pelaku (AS) juga melarang untuk tidak memberi makan kepada anak bungsunya sehingga mengakibatkan pertumbuhan (DDS) terhambat.

Anehnya, dari ke-8 orang anaknya hanya (DDS) yang mendapatkan perlakuan tak pantas itu. Kelakuan bejat (AS) sering diprotes oleh anaknya yang kedua, namun anaknya juga mendapatkan ancaman yang sama seperti Ibunya. (*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Perintis Kemerdekaan Berubah Nama ke Jalan Frans Lebu Raya

    Jalan Perintis Kemerdekaan Berubah Nama ke Jalan Frans Lebu Raya

    • calendar_month Sab, 23 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Ruas jalan sepanjang lebih kurang 2,5 kilometer di kawasan Kelurahan Tuak Daun Merah hingga Kelurahan Oebufu Kota Kupang yang bernama Jalan Perintis Kemerdekaan; kini secara resmi ditetapkan sebagai Jalan Frans Lebu Raya pada Jumat, 22 April 2022. Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Wali Kota Kupang No 69/KEP/HK/2002. Wali Kota […]

  • Waspada Potensi Banjir & Longsor 5 hari ke depan di Jawa,Bali & NTT

    Waspada Potensi Banjir & Longsor 5 hari ke depan di Jawa,Bali & NTT

    • calendar_month Sen, 26 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) memantau dan menganalisis curah hujan yang menunjukkan bahwa sebagian wilayah Jawa telah diguyur hujan selama beberapa pekan terakhir yang menimbulkan dampak bencana hidrometeorologi seperti genangan, banjir, dan longsor. Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Mulyono R. Prabowo, (Senin,26/11/18) menjelaskan bahwa adanya sirkulasi angin tertutup di Laut Jawa yang […]

  • Abdullah Azwar Anas Dilantik Jadi Menteri PAN-RB, Ini Alasannya

    Abdullah Azwar Anas Dilantik Jadi Menteri PAN-RB, Ini Alasannya

    • calendar_month Rab, 7 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo resmi melantik Abdullah Azwar Anas sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) untuk sisa masa jabatan periode tahun 2019—2024. Acara pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 7 September 2022. Abdullah Azwar Anas dilantik berlandaskan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 91/P Tahun 2022 tentang […]

  • Kementerian Hukum dan HAM Raih Sertifikat Sistem Merit “Sangat Baik”

    Kementerian Hukum dan HAM Raih Sertifikat Sistem Merit “Sangat Baik”

    • calendar_month Sel, 24 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) berhasil menerapkan sertifikat sistem merit dengan nilai sangat baik, luar biasa. Ini merupakan kerja keras Pak Menteri (Menteri Hukum dan HAM RI, Yasona Laoly, red) dan jajarannya. Kami menyiapkan mulai dari audiensi, coaching dan sebagainya sejak Februari, hari ini kita serahkan sertifikat itu,” ucap Ketua KASN […]

  • Kementerian PUPR Raih Sertifikat Akreditasi Lembaga Diklat dari LAN

    Kementerian PUPR Raih Sertifikat Akreditasi Lembaga Diklat dari LAN

    • calendar_month Ming, 21 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta,gardaindonesia.id | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendapatkan sertifikasi akreditasi dari Lembaga Administrasi Negara (LAN). Sertifikasi ini merupakan bukti Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian PUPR berkompeten menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan (Diklat) SDM. Pengembangan SDM Indonesia menjadi fokus pembangunan Pemerintah setelah sebelumnya fokus pada pembangunan infrastruktur. Pembangunan infrastruktur juga memerlukan SDM yang […]

  • “Kasus Narkoba” Kapolda Jawa Timur Ditangkap Propam

    “Kasus Narkoba” Kapolda Jawa Timur Ditangkap Propam

    • calendar_month Jum, 14 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kabar mengejutkan datang dari lembaga Kepolisian Daerah Jawa Timur. Pasalnya, Kapolda Jatim, Irjen Teddy Minahasa Putra ditangkap Propam Polri terkait kasus narkoba. Informasi tersebut diafirmasi Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. Ia mengatakan, Kapolda Jatim pengganti Irjen Pol Nico Afinta itu dalam waktu secepatnya akan diumumkan kasus yang dialaminya. “Kalau […]

expand_less