Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Rotary Day » Pengolahan Limbah Anorganik; Workshop Rotary Club & SLB Karya Murni Ruteng

Pengolahan Limbah Anorganik; Workshop Rotary Club & SLB Karya Murni Ruteng

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 3 Agu 2018
  • visibility 267
  • comment 0 komentar

Loading

Ruteng-NTT, gardaindonesia.id– Sekolah Luar Biasa (SLB) Karya Murni Ruteng dijadikan sebagai tempat workshop Pengolahan Limbah Anorganik oleh Rotary District 3410 melalui kegiatan Vocational Trip Joint Programe antara Rotary Club (RC) Bandung Siliwangi, R.C. Bandung Kota Kembang, dan R.C. Medan Thamrin.

President Rotary Club (RC) Bandung Siliwangi, Rita Isdiantini; Past Presiden (PP) Endang Paminto dari R.C.Bandung Kota Kembang; dan PP Budi Chandra dari R.C.Medan Thamrin mengadakan kegiatan workshop untuk SLB Karya Murni Ruteng selama 3 (tiga hari) dari tanggal 31 Juli–2 Agustus 2018.

Workshop ini diupayakan dapat memberikan wawasan dan pengetahuan tentang pengolahan limbah anorganik berupa jenis kertas, plastik, botol, kulit telur dengan tujuan memberikan peluang kemandirian bagi anak-anak disabilitas dalam menghasilkan karya seni.

“Fokus Workshop ini untuk pengembangan ekonomi masyarakat dengan basis pengelolaan lingkungan. Keprihatinan Rotary terhadap banyaknya sampah di seputaran kota-kota di Flores terlebih di Kota Ruteng membuat para Rotarian berinisiatif untuk menggelar kegiatan ini, pengelolaan sampah dari rumah tangga menjadi pilihan untuk mengurangi jumlah sampah yang dibuang sehingga dapat mengurangi beban kota maupun pemerintah daerah dalam mengelola sampah perkotaan,” jelas Pres Rita sapaan akrab President Rotary Club Bandung Siliwangi.

“Selama ini sampah sering dipandang sebelah mata sebagai masalah bersama padahal jika diolah akan menghasilkan sesuatu yang berguna,” ungkap Pres Rita.

Untuk mensosialisasikan gerakan pengelolaan dan pengolahan sampah Ini rotary menggalang kerjasama dengan komunitas-komunitas untuk memanfaatkan sampah yang imagenya saat ini menganggu dan menimbulkan penyakit; sampah dikreasikan dan diubah bentuk menjadi barang kreatifitas seni.

PP Endang Paminto sebagai tutor mengatakan dalam proses recycle tersebut anak-anak SLB diajarkan untuk dapat mengelola sampah dari rumah tangga sehingga dapat memiliki nilai dan hasil secara finansial setelah menjadi produk seni.

“Proses Pengolahan sampah anorganik (plastik, botol kaca, kulit telur, pakaian, kaleng minunan ringan, dan kain bekas) ini selain dibuat sebagai bagian dari interior rumah; juga dapat dipergunakan untuk proses menanam tanaman hortikultura di dalam pot,” jelas PP Endang

Sesuai tema saat ini “Ketahanan Pangan berbasis Sampah Rumah Tangga” menjadi sangat penting diajarkan dikomunitas-komunitas perkotaan. Harapan dari Tim Rotary D3410 bahwa sampah tidak keluar dari rumah tangga dan dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan rumah tangga.

Nur Dalia, Guru SLB Tuna Netra merasakan banyak manfaat dan ilmu yang didapat sehingga harapannya dapat diaplikasikan untuk memberikan peluang kegiatan bagi anak-anak berkebutuhan khusus di lingkungan SLB Karya Murni.

Begitu juga tanggapan Positif dari kepala sekolah SLB A. Suster Leony optimis anak-anak dapat melakukan kegiatan dengan lebih baik dan dapat dipasarkan untuk menambah income.

Kemudian pelaku usaha SKY Flores Hotel Ruteng yang diwakili oleh Manajer marketing Ibu Helmy ikut serta melihat hasil karya SLB Karya murni dan berminat membeli produk-produk tsb. Produk Tempat Pensil, tempat tisu, Vas bunga digunakan untuk melengkapi interior kamar hotel. Diharapkan dengan keterlibatan banyak pihak dalam pengelolaan sampah; kondisi lingkungan kota Ruteng dapat terjaga menjadikan kota Ruteng menjadi kota Molas

Perlu diketahui, Rotary club adalah organisasi sosial kemasyarakatan dengan layanan internasional. Berkomitmen dalam program pelayanan sosial dengan fokus kegiatan pada 6 area focus. Untuk Indonesia terbagi atas dua wilayah pelayanan yang dikenal dengan nama distrik. Distrik 3410 untuk Indonesia Bagian Barat dan Distrik 3420 untuk Indonesia Bagian Timur.

Kabupaten Manggarai merupakan wilayah/distrik layanan 3420 tetapi kegiatan Rotary club tidak dibatasi oleh layanan wilayah administrasi. Kegiatan prioritas Rotary, atau sering disebut 6 Area focus adalah :

  • Peace and conflict prevention/resolution (perdamaian dan penyelesaian konflik)
  • Disease prevention and treatment (pencegahan penyakit) contoh: polio plus
  • Water and sanitation (air dan sanitasi) contoh : penyediaan air bersih dan pengelolaan limbah
  • Maternal and child health (kesehatan ibu dan anak) contoh : penyiapan kesehatan ibu dan anak-anak, kesehatan wanita, gizi ibu hamil dan anak-anak.
  • Basic education and literacy (pendidikan dasar) contoh : penyiapan pendidikan dan prasarana dasar pendidikan, perpustakaan dan pendukungnya
  • Economic and community development (pengembangan ekonomi dan masyarakat) contoh : kesejahteraan rumahtangga, pelatihan untuk keterampilan ibu-ibu. (*/Team Rotary)
  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semakin Besar Peluang Polwan Jabat Posisi Strategis Mabes Polri

    Semakin Besar Peluang Polwan Jabat Posisi Strategis Mabes Polri

    • calendar_month Ming, 11 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyatakan komitmennya membuka peluang bagi para polisi wanita (polwan) untuk menduduki jabatan strategis, seperti Kapolda sampai pejabat utama Mabes Polri. Peluang itu, disampaikan Kapolri saat sambutan acara ‘Hari Jadi Ke-74 Polwan RI‘ di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta. Terkait kemajuan personel Polwan setiap tahunnya. Terdapat […]

  • Kota Kupang Penentu Inflasi di Nusa Tenggara Timur

    Kota Kupang Penentu Inflasi di Nusa Tenggara Timur

    • calendar_month Sen, 11 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang merupakan ibu kota provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kota dengan luas wilayah 180,27 km2 dihuni oleh sekitar 442.758 jiwa (data BPS tahun 2020) dengan sebaran penduduk di wilayah kecamatan Alak 76.908 jiwa, Maulafa 97.976, Oebobo 100.560, Kota Raja 57.121, Kelapa Lima 75.408, dan Kota Lama 34.725 jiwa. BPS telah menetapkan Kota Kupang menjadi penentu […]

  • Pemprov Bali Bantah Tolak KM Splendor Turunkan PMI di Pelabuhan Benoa

    Pemprov Bali Bantah Tolak KM Splendor Turunkan PMI di Pelabuhan Benoa

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar, Garda Indonesia | Ramai diberitakan di media online tentang penutupan bandara dan pelabuhan pada Jumat, 24 April 2020, mengakibatkan 327 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang datang dari Australia dengan menumpang Kapal Motor (KM) Carnival Splendor tidak bisa bersandar di Pelabuhan Benoa, Bali. Ratusan penumpang kapal yang di antaranya 188 warga Bali itu, kini terdampar […]

  • SPK di Malaka : Kita Tidak Boleh Mau Dibilang “Timor Kouk”

    SPK di Malaka : Kita Tidak Boleh Mau Dibilang “Timor Kouk”

    • calendar_month Sab, 21 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Betun | Calon gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi menegaskan, masyarakat yang hidup di perbatasan harus sejahtera. Dengan demikian martabat bangsa akan terjaga. Masyarakat yang hidup di perbatasan adalah jendela bangsa yang akan dilihat oleh negara tetangga. “Masyarakat di perbatasan adalah jendela bangsa bagi negara lain. Oleh karena itu pemerintah memiliki tugas untuk memberikan kesejahteraan kepada […]

  • Sayang

    Sayang

    • calendar_month Sab, 27 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Apa salahnya bilang sayang? Salahnya kalau di tengah rapat dengar pendapat (RDP) DPR-RI yang sedang membahas persoalan serius bangsa. Sampai-sampai Kapolri Liestyo Sigit Prabowo beserta jajarannya yang hadir di situ agak terenyak. Mesem-mesem semua. Mungkin dikiranya kata “saayyaaaaannnggg” yang dengan amat sangat merdu-manja-melengking itu ditujukan kepadanya oleh seorang anggota dewan (perempuan) […]

  • Dari Lahan Kering ke Ekonomi Hijau Berkelanjutan, CIRMA Olah Timor Barat

    Dari Lahan Kering ke Ekonomi Hijau Berkelanjutan, CIRMA Olah Timor Barat

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Loading

    Pada 30 desa di Timor Barat, sebuah gerakan kecil, namun sistemis sedang berlangsung: pendampingan intensif kepada petani kecil yang selama ini bergulat dengan lahan kering, keterbatasan modal, dan akses pasar yang rapuh. Melalui pendekatan terpadu — yang menggabungkan model 3A dan skema live-in pendampingan — CIRMA mendukung transformasi pertanian skala kecil menjadi ujung tombak ekonomi […]

expand_less