Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Krisis Air Bersih, Forasga Himpun Dukungan Bangun Bendungan Kolhua

Krisis Air Bersih, Forasga Himpun Dukungan Bangun Bendungan Kolhua

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 21 Sep 2019
  • visibility 29
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Forum aspirasi warga Kota Kupang (Forasga) melakukan aksi simpatik galang tanda tangan meminta gubernur NTT menyetujui pembangunan Bendungan Kolhua sebagai solusi air bersih di Kota Kupang.

Aksi tersebut merupakan ajakan bagi seluruh Warga Kota Kupang untuk bersatu menyuarakan krisis air bersih yang selama ini menjadi kepelikan di Kota Kupang.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Forasga, Ferdinand Pello, disela-sela aksi yang dilakukan di Car Free Day (CFD) depan rumah jabatan gubernur, pada Sabtu, 21 September 2019, dimulai pukul 07.00—09.00 WITA.

Ferdinand menyampaikan bahwa kebutuhan air bersih bagi 500 ribu warga Kota Kupang mencapai 812 liter per detik. Saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, baru memenuhi 46 persen dari total kebutuhan air bersih tersebut.

“Dalam dua tahun terakhir, melalui proses panjang terjadi peningkatan dari debit air dari 90 liter per detik, PDAM Kota Kupang menyuplai 140 liter per detik,” jelas Ferdinand.

Sementara itu, lanjutnya Pemerintah Kabupaten Kupang hanya mampu mendistribusikan 230 liter per detik. Sehingga total ketersediaan air bersih sebanyak 370 liter per detik dan ini belum memenuhi kebutuhan warga Kota Kupang.

Ketersediaan air baku di Kota Kupang, menurut Ferdinand sangat terbatas. Beberapa langkah strategis telah diambil oleh Pemkot, diantaranya menjalin kerja sama pelayanan dengan PDAM Kabupaten Kupang, memaksimalkan beberapa sumber air hingga membangun reservoir di beberapa lokasi.

“Walau begitu, langkah-langkah ini nampaknya belum sanggup menjawab seluruh kebutuhan,” ujar Ferdinand.

Beberapa alternatif solusi yang ditawarkan oleh Pemkot, yakni mengelola Bendungan Tilong yang selama ini dikelola BLUD SPAM Provinsi NTT, jelas Ferdinand sampai saat ini belum terealisasi.

“Alternatif paling tepat adalah pembangunan Bendungan Kolhua. Anggarannya 550 miliar sudah disiapkan oleh pemerintah pusat. Hanya saja terkendala persoalan lahan yang belum clear,” jelasnya.

Ferdinand menilai bahwa yang punya peranan penting dalam mengeksekusi rencana pembangunan tersebut adalah pemerintah Provinsi NTT, dalam hal ini Gubernur NTT.

“Jika bendungan Kolhua dibangun, maka kebutuhan masyarakat Kota Kupang 100 persen terpenuhi,” beber Ferdinand.

Dirinya menyebutkan bahwa Bendungan Kolhua mampu menyuplai air bersih sebanyak 671 liter per detik. Penambahan tersebut, lanjut Ferdinand mampu memenuhi bahkan Kota Kupang akan kelebihan air bersih dengan adanya Bendungan Kolhua.

“Saya minta gubernur untuk mengindahkan kepedulian masyarakat terhadap air bersih dan kami minta untuk bertemu langsung dengan Gubernur NTT,” tutup Ferdinand.

Sementara itu, Ketua Pemuda Klasis Kota Kupang, Ernest Blegur, S.E., M.M. juga turut memberi goresan tanda tangan diatas selebaran tersebut saat melakukan joging pagi di sepanjang arena tersebut.

Saat diwawancarai, Ernes menyampaikan apresiasi kepada Forum yang dipimpin oleh Ferdinan Pello itu, bisa menggelar suatu kegiatan yang kritis dalam menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah. “Pemerhati-pemerhati yang begini, saya bangga. Sehingga saya tulis Pemuda Kota Kupang dukung penuh,” katanya.

Dirinya menambahkan, Pemerintah Provinsi tidak perlu terkontaminasi soal politik, apabila ada rakyat yang mengalami kesulitan dan meminta pelayanan untuk disejahterakan, maka demikian harus dijawab serta di penuhi.

“Pemerintah tidak boleh terkontaminasi dengan situasi politik, kalau soal kepentingan rakyat. Saya berani bicara begini karena persoalan air yang ada di ibu kota ini, masih ada orang pikul air dengan jeriken,” pungkas Ernes.

Ia juga berharap dengan penggalangan tanda desakan rakyat Kupang lewat Forum yang dipimpin Ferdinan Pelo sesegera bisa didengar, di mana setiap tanda tangan yang terpampang ini, adalah ungkapan hati insan kota yang menginginkan ketulusan kebijakan pro rakyat dari Pemprov NTT.

“Saya berharap Pak Viktor menggandeng orang-orang dan masyarakat Kolhua, dan tanggalkan kepentingan pribadi untuk memajukan Kupang sebagai ibu kota provinsi,” tandasnya.

Pantauan media Garda Indonesia, antusiasme masyarakat mendukung aksi tersebut sangat tinggi. Masyarakat mulai dari anak-anak usia SMP hingga orang tua, turut serta dalam aksi tersebut sebagai bentuk prihatin terhadap krisis air bersih di Kota Kupang.(*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Uya Kuya Aktif Lagi di DPR Usai Dinyatakan Tak Bersalah Dugaan Pelanggaran Etik

    Uya Kuya Aktif Lagi di DPR Usai Dinyatakan Tak Bersalah Dugaan Pelanggaran Etik

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle melihatindonesia
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Loading

    Sementara itu, tiga anggota DPR lainnya, yaitu Ahmad Sahroni, Nafa Urbach, dan Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio), dinyatakan bersalah melanggar kode etik.   Jakarta | Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR memutuskan bahwa anggota DPR RI, Surya Utama atau Uya Kuya tidak bersalah dalam dugaan pelanggaran kode etik yang sempat menyeret namanya. Putusan ini dibacakan langsung […]

  • Lantik Lima Anggota Dewan Pengawas LPI, Ini Harapan Jokowi Terhadap Investasi

    Lantik Lima Anggota Dewan Pengawas LPI, Ini Harapan Jokowi Terhadap Investasi

    • calendar_month Kam, 28 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo melantik dan mengambil sumpah jabatan Anggota Dewan Pengawas Lembaga Pengelola Investasi (LPI) pada Rabu, 27 Januari 2021. Acara pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Pelantikan para anggota Dewan Pengawas LPI tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 6/P Tahun 2021 yang […]

  • Hanya 11 Hari, Satgas TPPO Polri Ringkus 414 Tersangka

    Hanya 11 Hari, Satgas TPPO Polri Ringkus 414 Tersangka

    • calendar_month Ming, 18 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Satuan Tugas (Satgas) Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Polri terus mengusut soal kasus perdagangan orang. Terbaru, satgas besutan Kapolri itu berhasil meringkus ratusan pelaku perdagangan orang. Penetapan ratusan tersangka itu dilakukan berdasarkan 314 laporan polisi yang masuk terkait TPPO dan kejahatan perlindungan pekerja migran. Penindakan itu dalam kurun 11 hari, yakni […]

  • Institut Teknologi PLN Buka Pendaftaran, Sedia 250 Kuota Ikatan Kerja

    Institut Teknologi PLN Buka Pendaftaran, Sedia 250 Kuota Ikatan Kerja

    • calendar_month Sab, 10 Feb 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Institut Teknologi PLN (ITPLN) mulai membuka pendaftaran mahasiswa baru (PMB) tahun ajaran 2024/2025. Sebanyak 150 calon mahasiswa dengan hasil tes terbaik berkesempatan untuk mendapatkan ikatan kerja dengan PLN Group. Tidak hanya itu, 100 lulusan terbaik juga akan langsung bergabung ke dalam PLN Group. Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PT PLN […]

  • Bantuan Subsidi Upah Rp.2,4 Juta per Orang bagi 15,7 Juta Pekerja

    Bantuan Subsidi Upah Rp.2,4 Juta per Orang bagi 15,7 Juta Pekerja

    • calendar_month Kam, 27 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo resmi meluncurkan program stimulus ekonomi berupa Bantuan Subsidi Upah bagi para pekerja yang terdampak pandemi Covid-19. Peluncuran program tersebut digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 27 Agustus 2020. Dalam acara tersebut, turut hadir sejumlah perwakilan pekerja yang termasuk ke dalam 2,5 juta pekerja gelombang pertama yang akan […]

  • Cerita Kota Solo, Disambut Hujan Hingga Ketinggalan Kereta Api

    Cerita Kota Solo, Disambut Hujan Hingga Ketinggalan Kereta Api

    • calendar_month Ming, 12 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Lagu dari Ibu Soed “Naik Kereta Api” bergumam ceria dan mengantar diri ini menuju ke stasiun Balapan Solo, usai disambut hujan deras saat tiba di bandara Adi Sumarmo pada Kamis sore, 19 Mei. Sepertinya hujan deras ini memberkati perjalananku mengikuti district conference (Discon) Rotary D3240 di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah […]

expand_less