Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Sidang Sinode GMIT Ke-34 Utamakan Konsep ‘Paperless & Plasticless’

Sidang Sinode GMIT Ke-34 Utamakan Konsep ‘Paperless & Plasticless’

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 11 Okt 2019
  • visibility 116
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sidang Sinode GMIT XXXIV (Ke-34) dan Expo GMIT 2019 yang bakal dilaksanakan pada 15—22 Oktober 2019 di Gereja Paulus Kota Kupang menghadirkan konsep menarik dalam mengelola sampah terutama sampah kertas dan plastik dari hasil kegiatan.

Konsep Paperless (pengurangan bahkan penghilangan konsumsi kertas) dan plasticless (pengurangan atau penghilangan sampah akibat penggunaan plastik) ditetapkan oleh Ketua Sinode GMIT Pdt Merry Kolimon dan Panitia Sidang Sinode GMIT sebagai upaya untuk memberikan edukasi kepada jemaat dan peserta sidang.

Konsep tersebut disampaikan oleh Pdt Merry Kolimon dalam sesi jumpa pers bersama awak media di Ruang Pastori Gereja Paulus Kota Kupang pada Kamis, 10 Oktober 2019 pukul 16.30 WITA—selesai.

“Konsep paperless dan plasticless telah menjadi komitmen GMIT bahwa kabar baik yang gereja beritakan tidak hanya bagi manusia namun untuk Allah, caranya melalui hal sederhana yang bisa berdampak,” ujar Pdt Merry Kolimon didampingi oleh Ketua Harian Panitia Sinode GMIT ke-34, Dr.Ir.Ludji Michael Riwukaho, MSC., Wakil Ketua III, Pdt. Jeky Latuperissai; Wakil Ketua IV, Penatua Fredrik Tielman

Sebenarnya, lanjut Pdt. Merry Kolimon, ini telah menjadi budaya di Sidang Sinode GMIT tidak lagi menggunakan gelas air mineral dari bahan plastik. “Kami membagikan kepada para peserta sidang berupa gelas kaca untuk menghindari dampak sampah plastik yang ditimbulkan akibat penggunaan air mineral dalam wadah gelas plastik, “ bebernya.

Selain itu, Kita bagikan kepada peserta botol air dan disiapkan calon air mineral. “Memang agak sulit namun telah menjadi komitmen kami menjadi gereja ramah alam,” ungkap calon Ketua Sinode ini yang akan dipilih dalam Sidang Majelis Sinode GMIT ke-34.

Mengenai paperless, Pdt Merry menyampaikan bahwa hari ini telah didata dari 46 klasis berapa yang butuh dokumen dalam bentuk elektronik atau e-file dan berapa dalam bentuk cetak. “Kami bersyukur karena dari 46 klasis ternyata 2 klasis menyatakan kesiapan untuk menggunakan file elektronik atau e-file,” tandas Pdt Merry.

Tentang pola penanganan dan manajemen sampah hasil kegiatan, Wakil Ketua IV, Penatua Fredrik Tielman menyebutkan telah terjalin kerja sama dengan Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kota Kupang yang menyiapkan tong-tong sampah di lokasi di dalam areal kegiatan.

“Menjadi persoalan tentang sampah di setiap sidang maka disediakan tong sampah di setiap sudut lokasi dan bakal diangkut oleh petugas kebersihan di setiap pagi selama kegiatan berlangsung dan setiap peserta Sidang Sinode GMIT dilarang membawa gelas air mineral dan diwajibkan membawa botol air mineral sendiri,” ungkap Frederick Tielman.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‘One Man One Kelor Tree’ PLN Tanam 2 Ribu Anakan Kelor di Hari Listrik Nasional

    ‘One Man One Kelor Tree’ PLN Tanam 2 Ribu Anakan Kelor di Hari Listrik Nasional

    • calendar_month Sab, 23 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur menghelat gerakan One Man One Kelor Tree ‘satu orang satu pohon kelor’ yang  bertujuan mendukung visi pemerintah daerah membudidayakan Kelor sekaligus ke depannya menjadi identitas NTT. General Manajer PLN UIW NTT, Agustinus Jatmiko menekankan bahwa semua tahu Kelor adalah NTT dan nanti NTT identik […]

  • Sudahkah Anda Mengisi ‘SP Online 2020’? 3.040 KK di Kota Kupang Rampung

    Sudahkah Anda Mengisi ‘SP Online 2020’? 3.040 KK di Kota Kupang Rampung

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Sekitar 13,95 persen atau sekiranya 3.040 Kepala Keluarga (KK) yang berada di wilayah Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah rampung mengisi Sensus Penduduk (SP) Online 2020 yang dilaksanakan sejak 15 Februari 2020. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/02/03/pastikan-anda-tercatat-sebagai-penduduk-indonesia-di-sensus-penduduk-2020/ Kepastian jumlah Kepala Keluarga (KK) yang telah berpartisipasi dalam mengisi data kependudukan […]

  • Waspada! Badai Tropis Riley Terjang NTB & NTT

    Waspada! Badai Tropis Riley Terjang NTB & NTT

    • calendar_month Jum, 25 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,gardaindonesia.id | Siklon tropis Riley atau badai tropis yang terbentuk pada 24 Januari 2019 dini hari di Samudera Hindia Selatan Pulau Jawa merupakan badai tropis berupa gugusan awan yang memutar berbentuk seperti spiral yang mengitari pusat tekanan rendah. Akibat langsung dari Badai Tropis mempengaruhi pola angin di wilayah Indonesia dan menyebabkan terbentuknya daerah konvergensi yang […]

  • 1 Syawal 1442 H Jatuh pada 13 Mei 2021, Menag: Patuhi Protokol Kesehatan

    1 Syawal 1442 H Jatuh pada 13 Mei 2021, Menag: Patuhi Protokol Kesehatan

    • calendar_month Rab, 12 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1442 H/2021 M jatuh pada Kamis, 13 Mei 2021. Penetapan ini didasarkan pada keputusan sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, di Kantor Kementerian Agama Jalan MH Thamrin No. 6, Jakarta, pada Selasa, 11 Mei 2021. “Sidang isbat secara bulat menetapkan 1 Syawal 1442 H […]

  • PNK Hadirkan Prof Aji Latih Dosen Publikasi di Jurnal Internasional Bereputasi

    PNK Hadirkan Prof Aji Latih Dosen Publikasi di Jurnal Internasional Bereputasi

    • calendar_month Sab, 20 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Jurnal internasional bereputasi adalah jurnal yang terindeks di dalam database bereputasi. Database bereputasi sendiri ada 3 (tiga) kategori yakni tingkatan tinggi, sedang, dan rendah. Sejauh ini, kalangan dosen berfokus untuk mengejar jurnal internasional yang terindeks di 2 (dua) database bereputasi tinggi. Dilansir dari bsdm.unas.ac.id, terdapat 11 (sebelas) kriteria jurnal internasional diakui Dikti yakni memenuhi […]

  • Jembatan Mapoli di Kota Kupang Kembali Dibuka untuk Umum

    Jembatan Mapoli di Kota Kupang Kembali Dibuka untuk Umum

    • calendar_month Rab, 12 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pada Rabu, 12 Agustus 2020, tepat pukul 10.00 WITA, Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore resmi membuka akses Jembatan Mapoli yang selama ini ditutup untuk proses pekerjaan rehabilitasi. Dengan dibukanya kembali akses Jembatan Mapoli, maka masyarakat sudah dapat melalui jembatan tersebut dengan leluasa. Rehabilitasi Jembatan Mapoli dilaksanakan dengan menggunakan dana […]

expand_less