Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » A. A. Sri Rahayu Gorda : Jaga Lingkungan untuk Dukung Daerah Tujuan Wisata

A. A. Sri Rahayu Gorda : Jaga Lingkungan untuk Dukung Daerah Tujuan Wisata

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 24 Nov 2019
  • visibility 167
  • comment 0 komentar

Loading

Denpasar-Bali, Garda Indonesia | Kegiatan pariwisata merupakan kegiatan menjual lingkungan. Orang yang bepergian dari suatu daerah ke daerah tujuan wisata adalah ingin menikmati lingkungan, seperti pemandangan alam, atraksi budaya, arsitektur, makanan dan minuman, benda seni, dan lainnya yang berbeda dengan lingkungan tempat tinggalnya.

Wakil Rektor II Undiknas. Dr. AAA. Ngr Sri Rahayu Gorda,S.H., M.M., MH. angkat bicara mengenai lingkungan. Pentingnya Lingkungan untuk mendukung kawasan Daya Tarik Wisata (DTW) tujuan wisata atau obyek wisata tidak dapat dibantah.

“Mungkin lingkungan bukan faktor utama yang menarik wisatawan berkunjung, tetapi faktor lingkungan juga berpengaruh signifikan bagi calon wisatawan untuk memilih daerah tersebut sebagai tujuan wisata,” ucapnya saat ditemui wartawan di ruangannya pada Sabtu, 23 November 2019.

Sri Rahayu Gorda mengapresiasi Pergub No. 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbunan Plastik Sekali Pakai dan Pergub Nomor 47 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber. “Itu semua langkah cepat yang dilakukan pemerintah tapi itu semua perlu dijalankan dengan regulasi yang benar dan berkomitmen,”ujarnya.

Revolusi industri 4.0 akan mempengaruhi wisatawan terhadap cara melakukan perjalanan, salah satu caranya adalah mencari berbagai informasi terhadap daerah tujuan wisata yang akan dikunjungi.

“Bali sebagai pulau kecil namun sangat dikenal di seluruh dunia karena adat budaya yang masih sangat kuat terjaga sampai saat ini, dan juga keramahtamahan masyarakat Bali, sehingga menambah minat wisatawan untuk berkunjung ke Pulau Seribu Pura ini,” ujar wanita lulusan S3 di Universitas Brawijaya Malang.

Konsep Pariwisata Bali mengusung Tri Hita Karana

Konsep pariwisata Bali yang tetap berlandaskan pada budaya yang dijiwai oleh ajaran Hindu yakni Tri Hita Karana. Yaitu Keseimbangan hubungan antara Manusia dengan Tuhan, Keseimbangan hubungan antara Manusia dengan Manusia dan Keseimbangan hubungan antara Manusia dengan Lingkungan.

Sri Rahayu Gorda menyikapi Isu terhadap pariwisata Bali akhir- akhir ini bahwa Bali Termasuk Destinasi Wisata yang Tidak Layak Dikunjungi tahun 2020, yang dimuat dalam media luar negeri Fodors.Com dengan berita mengenai isu masalah Sampah.

“Isu sampah yg dimunculkan di media internasional merupakan tamparan bagi Pariwisata Bali yang mana konsep pariwisata kita berlandaskan Tri Hita Karana di mana salah satunya adanya Keseimbangan Hubungan antara manusia dengan lingkungan,” tegasnya.

“Terlepas dari isu sampah yang berdampak terhadap pemberitaan Bali tidak layak dikunjungi tahun 2020, mari kita mencoba untuk berpikir lebih bijak dalam menyingkapi isu tersebut,” pinta Sri Rahayu Gorda.

Lanjutnya, Isu sampah ini sebagai auto kritik bagi kita semua untuk melakukan pembenahan. “Mari kita singkapi isu ini sebagai bentuk perhatian dari masyarakat dunia terhadap industri pariwisata di Bali, bahwa masyarakat dunia masih sangat cinta serta perhatian dengan pariwisata di Bali,”ajak Sri Rahayu Gorda.

Dengan adanya isu ini, diharapkan Bali dengan seluruh komponennya bekerja sama untuk berbenah mempercantik diri dari segala aspek yang mendukung pariwisata budaya Bali, termasuk Kebijakan dalam Pengelolaan Sampah.

Ini merupakan tantangan bagi Bali untuk benar-benar dapat menerapkan Falsafah Tri Hita Karana tersebut, tidak hanya sebatas wacana yang digunakan sebagai Komunikasi dalam memasarkan Pariwisata Bali.

“Tidak dapat dipungkiri bahwa pesaing-pesaing pariwisata baru semakin gencar berbenah dan mempercantik diri untuk meningkatkan kualitas sarana prasarana pariwisata dengan tujuan dapat menarik wisatawan untuk berkunjung ke negaranya. Vietnam, salah satu contoh pesaing terdekat kita yang kini semakin dilirik oleh wisatawan mancanegara,” imbuhnya.

“Mau tidak mau, isu sampah ini dapat kita gunakan sebagai pecut bagi kita untuk segera berbenah di segala aspek dan sesegera mungkin memecahkan masalah sampah ini. Dan dengan cepat dapat dikomunikasikan kepada masyarakat dunia bahwa Bali merupakan Destinasi Wisata yang sangat Layak dan sangat dijadikan prioritas utama untuk dikunjungi oleh wisatawan dengan segala daya tarik budaya serta keunikannya,” tandas Sri Rahayu Gorda.

Sumber berita (*/Letternews.id)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kontribusi Bank NTT, 18 Anak Stunting Belu Dapat Makanan Tambahan

    Kontribusi Bank NTT, 18 Anak Stunting Belu Dapat Makanan Tambahan

    • calendar_month Kam, 6 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia | Sebanyak 18 anak stunting yang ada di Posyandu Karantina, Kelurahan Manumutin, Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu mendapat bantuan pemberian makanan tambahan (PMT) senilai Rp50 juta dari Bank NTT Cabang Atambua selama 90 hari ke depan. Kepala Bank NTT Cabang Atambua Adrianus Pantus, mengatakan bahwa bantuan yang diberikan merupakan sebagai bentuk kepedulian […]

  • Ninik Rahayu Terpilih Jadi Ketua Dewan Pers, IMO Indonesia Ucap Selamat

    Ninik Rahayu Terpilih Jadi Ketua Dewan Pers, IMO Indonesia Ucap Selamat

    • calendar_month Jum, 13 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pergantian pucuk pimpinan di tubuh lembaga Dewan Pers baru saja dilakukan. Dr. Ninik Rahayu, terpilih menjadi Ketua Dewan Pers, sisa masa periode keanggotaan 2022—2025. Keputusan tersebut diambil dalam rapat pleno Anggota Dewan Pers yang berlangsung di Jakarta, pada Jumat, 13 Januari 2023. Terpilihnya pimpinan baru mendapat sambutan luas, termasuk dari Ikatan […]

  • PLN UIP Nusra Inisiasi Pelatihan Motor Konversi Pertama di Lombok

    PLN UIP Nusra Inisiasi Pelatihan Motor Konversi Pertama di Lombok

    • calendar_month Sab, 15 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Media | PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menghadiri sesi terakhir pelatihan sepeda motor konversi yang dihelat di SMKN 3 Mataram. Kegiatan program tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) PLN ini berlangsung pada tanggal 11—13 Juli 2023, menggandeng PT Braja Elektrik Motor sebagai pemateri dan siswa dari berbagai Sekolah Menengah Kejuruan […]

  • ‘Hela Keta’ Tradisi Orang Timor Tengah Utara

    ‘Hela Keta’ Tradisi Orang Timor Tengah Utara

    • calendar_month Sab, 17 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Melkianus Nino Hela Keta adalah sebutan bahasa Dawan Timor yang bermakna “buka jalan”. Hela Keta merupakan tradisi adat  istiadat orang Timor di wilayah administratif Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). ‘Hela Keta’ sering diartikan oleh tua-tua adat sebagai simbol yang memiliki makna yang besar. Makna yang penting itu, sebagai […]

  • Klarifikasi Laporan ARAKSI, Bupati TTU : Mereka Sebar Berita Bohong & Cemarkan Nama Baik

    Klarifikasi Laporan ARAKSI, Bupati TTU : Mereka Sebar Berita Bohong & Cemarkan Nama Baik

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Loading

    Kefa-T.T.U, Garda Indonesia | Bupati Timor Tengah Utara, Raymundus Sau Fernandes menyampaikan klarifikasi terkait laporan Ketua ARAKSI yang melaporkan dirinya dan istri ke Polda NTT terkait dugaan korupsi DAK Pendidikan T.A. 2007 senilai sekitar Rp.47,5 Miliar. Kepada Garda Indonesia, melalui percakapan telepon pada Rabu, 20 Mei 2020 pukul 11.03 WITA, menyampaikan bahwa kapasitas dirinya dalam […]

  • SIAGA Bangun NTT dari Desa

    SIAGA Bangun NTT dari Desa

    • calendar_month Jum, 15 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    NTT merupakan provinsi kaya akan budaya dan potensi alam. Untuk itu, pembangunan untuk kesejahteraan rakyat menjadi pekerjaan rumah (PR) besar bagi Paket SIAGA.   Kupang | Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (SIAGA) akan menerapkan pola kepemimpinan yang berbeda ketika dipercaya memimpin NTT 5 […]

expand_less