Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Wali Kota Jefri ‘Deadline’ Lurah tentang Data

Wali Kota Jefri ‘Deadline’ Lurah tentang Data

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 29 Feb 2020
  • visibility 152
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R Riwu Kore, M.M., M.H. memberi batas waktu (deadline) kepada para lurah soal pendataan warga penerima bantuan sosial. Penegasan ini disampaikan saat membuka Panel Diskusi dalam rangka Verifikasi dan Validasi (Verivali) Data Bantuan Sosial (Beasiswa, Sembako, BPJS, Kacamata dan Lampu Jalan) di Aula Rumah Jabatan Walikota, pada Jumat, 28 Februari 2020.

Menurutnya konsolidasi semacam ini perlu dilakukan mengingat selama ini Pemkot sering terkendala dengan persoalan klasik seperti lambatnya laporan dan input data yang dibutuhkan masuk tidak tepat waktu.

“Ini adalah kebutuhan urgent, saya minta para Lurah bekerja maksimal dalam dua hingga tiga hari ke depan untuk selesaikan pendataan ini. Setelah itu kita bertemu lagi untuk mencek hasilnya,” tegas Jefri Riwu Kore sapaan akrab Wali Kota Kupang.

Untuk itu Wali Kota Jefri mengimbau agar para RT dan RW juga dilibatkan secara aktif. Menurutnya saat ini ada banyak bantuan sosial yang disalurkan baik dari APBD maupun dari APBN. Sayangnya masih banyak warga yang tidak dapat menikmati karena belum terdata atau data yang masuk belum jelas terutama untuk penerima bantuan sosial seperti bedah rumah, kacamata, beasiswa dan lampu jalan.

Wali Kota Kupang berharap dengan konsolidasi data yang baik tidak ada lagi warga yang tidak terpenuhi kebutuhannya. Setelah didata dengan baik, Pemkot Kupang berencana hendak menyampaikan pemberitahuan kepada masing-masing warga, supaya mereka tahu hak mereka.

Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore saat memberikan arahan dan didampingi dr. Fauzi Lukman Nurdyansyah, MM, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kupang (kanan) dan Kepala Dinas Sosial Kupang, Lodowyk Djungu Lake

Keluhan tentang pendataan juga disampaikan Kepala Dinas Sosial Kupang, Lodowyk Djungu Lake, yang menjadi salah satu nara sumber dalam panel diskusi tersebut. Menurutnya saat ini ada sekitar 26 ribu Kepala Keluarga Miskin di Kota Kupang. Namun baru sekitar 14 ribuan KK yang terdata sebagai penerima bantuan sosial sembako murah. Padahal kuota yang diberikan dari Kementerian Sosial untuk Kota Kupang mencapai 17.130 KK penerima. Karena itu mereka sangat membutuhkan bantuan dan dukungan dari kelurahan untuk memperbaharui data yang sesuai.

Rencananya, bulan April mendatang Kemensos akan menerbitkan SK penetapan penerima bansos sembako murah yang baru. Dia berharap dengan konsolidasi yang lebih baik kali ini, makin banyak warga yang tidak mampu bisa diakomodir dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang menjadi acuan data untuk penyaluran bansos.

Pentingnya validasi data juga disampaikan nara sumber lainnya, dr. Fauzi Lukman Nurdyansyah, MM, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kupang. Menurutnya saat ini Pemerintah Pusat sedang menghimpun data penerima bantuan iuran jaminan kesehatan. Syaratnya antara lain, penerima sudah terlabel dlm DTKS dan datanya sudah tersinkron di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil). Jika proses verifikasi ini dilakukan secara baik, sangat diharapkan makin banyak warga Kota Kupang yang kurang beruntung bisa menerima bantuan ini.

Turut hadir dalam panel diskusi tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati yang membawa materi tentang pendataan bantuan kaca mata lansia, Plt. Kepala Badan Keuangan Kota Kupang, Ariantje Baun yang membawa materi tentang bantuan beasiswa dan Plt. Kabag Pemerintahan Setda Kota Kupang, Max Bunga Nawa yang membawa materi tentang dukungan camat dan lurah. Hadir juga para camat dan lurah yang didampingi dengan operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial – Next Generation (SIKS – NG).

Sumber berita (*/Nina Tiara—Humas Pemkot Kupang)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketum PJS : Tindak Oknum Prajurit TNI Halang Tugas Wartawan

    Ketum PJS : Tindak Oknum Prajurit TNI Halang Tugas Wartawan

    • calendar_month Sen, 10 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Bukittinggi, Garda Indonesia | Ketua Umum DPP PJS, Mahmud Marhaba menyesali sikap oknum prajurit yang menghalangi tugas wartawan di lapangan. Kondisi tersebut dialami Wahyu Sikumbang, jurnalis MNC media group bertugas di Bukittinggi. Mahmud Marhaba pada Senin,10 Oktober 2022, mengatakan sebagai mitra yang baik seharusnya oknum prajurit tersebut memberi dukungan atas tugas jurnalis bukan malah menghalanginya. […]

  • Pra-Pelantikan Sebagai Menteri ATR/BPN, AHY Bertemu Prabowo

    Pra-Pelantikan Sebagai Menteri ATR/BPN, AHY Bertemu Prabowo

    • calendar_month Rab, 21 Feb 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sebelum dilantik sebagai Menteri Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyempatkan diri bersua atau sowan ke Prabowo Subianto di kediamannya pada Rabu pagi, 21 Februari 2024. AHY menekankan bahwa sebagai yunior sekaligus anggota koalisi Prabowo Gibran dirinya perlu melaporkan amanah yang diperoleh dari Presiden Jokowi. Menurut Ketua […]

  • Polisi Bekuk Pelaku Modus Tawaran Kerja Ilegal ke Kamboja

    Polisi Bekuk Pelaku Modus Tawaran Kerja Ilegal ke Kamboja

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Loading

    Tangerang | Kepolisian Resort Bandara Soekarno-Hatta (Polresta Soetta) kembali berhasil mengungkap kasus perdagangan orang. Dalam operasi yang berlangsung pekan ini, polisi menangkap dua pria yang diduga akan mengirimkan 14 Warga Negara Indonesia (WNI) secara ilegal ke Kamboja dengan modus tawaran pekerjaan menggiurkan. “Para korban diberi iming-iming pekerjaan di Kamboja, seperti bekerja di perusahaan, restoran, hingga […]

  • Petani Rumput Laut Dapat Kredit Bank NTT, Camat Raijua : Itu Bukan Bagi Uang

    Petani Rumput Laut Dapat Kredit Bank NTT, Camat Raijua : Itu Bukan Bagi Uang

    • calendar_month Ming, 25 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Loading

    Sabu Raijua, Garda Indonesia | Bank NTT Unit Pembantu Raijua memberikan fasilitas kredit Merdeka kepada 10 (sepuluh) petani rumput laut di Kecamatan Raijua, Kabupaten Sabu Raijua. Penyerahan secara simbolis dilaksanakan pada acara tatap muka Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) bersama para pimpinan SKPD, staf ahli gubernur dengan Bupati, Pimpinan Perangkat Daerah, Kepala Desa, Lurah, […]

  • Perdana di Kota Kupang! 100 Perahu Kayu Partisipasi dalam Lomba Perahu Hias

    Perdana di Kota Kupang! 100 Perahu Kayu Partisipasi dalam Lomba Perahu Hias

    • calendar_month Sen, 19 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Masih dalam rangkaian peringatan HUT ke-74 Republik Indonesia dan ‘Festival Ayo Berubah’ yang dicanangkan oleh Pemkot Kupang, pada Senin, 19 Agustus 2019 diselenggarakan Lomba Perahu Hias bagi para nelayan di pesisir Pantai Namosain, Kecamatan Alak Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Perhelatan Lomba Perahu Hias mengambil start di Pantai Namosain […]

  • ‘Field Trip HITPI’, Wadah Studi Komparasi Lahan Kering Potensial di NTT

    ‘Field Trip HITPI’, Wadah Studi Komparasi Lahan Kering Potensial di NTT

    • calendar_month Kam, 7 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Para ilmuwan yang tergabung dalam Himpunan Ilmuwan Tumbuhan Pakan Indonesia (HITPI) melaksanakan kegiatan kunjungan lapangan atau Field Trip ke 3 (tiga) lokasi berbeda sebagai rangkaian dari Join Seminar Nasional dan Kongres HITPI ke-3 pada tanggal 5—6 November 2019 di Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Baca juga :  http://gardaindonesia.id/2019/11/05/hut-ke-56-fapet-undana-helat-join-seminar-nasional-dan-kongres-hitpi/ 3 (tiga) lokasi […]

expand_less