Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Ahok Tolak Jadi Calon Gubernur NTT, Ini Alasannya

Ahok Tolak Jadi Calon Gubernur NTT, Ini Alasannya

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 13 Agu 2019
  • visibility 178
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Ahok atau Basuki Tjahaya Purnama (BTP) dalam sesi temu wicara yang dihelat di halaman Kantor DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada Selasa, 13 Agustus 2019 pukul 17:00 WITA; menolak dicalonkan sebagai gubernur Provinsi NTT.

Penolakan Ahok tersebut disampaikannya saat menjawab salah satu permintaan yang dirangkai dalam pertanyaan yang diajukan oleh peserta dalam talk show atau temu wicara yang digagas oleh Anzy Lema dengan slogan ‘Baomong deng Ahok’.

Menurut Ahok, dirinya tidak tahu persis kondisi di NTT dan masih banyak figur anak daerah yang potensial

“Jangan dorong saya menjadi calon Gubernur NTT, seharusnya kita harus melahirkan Ahok lain di Provinsi NTT”, tegasnya menjawab pertanyaan tersebut.

Lanjut Ahok, “Ada Ibu Emi Nomleni, juga Pak Viktor Laiskodat (Gubernur NTT saat ini) yang punya potensi luar biasa untuk membangun NTT,” ujarnya saat tampil dengan kemeja merah PDI Perjuangan.

“Ibu Emi Nomleni bakal menjadi Ketua DPRD NTT dan kedudukan Ketua DPRD NTT sebagai orang nomor dua di Provinsi Nusa Tenggara Timur,” ungkapnya dihadapan ratusan warga Kota Kupang yang memadati areal Kantor DPD PDIP NTT di Kelurahan Oesapa Selatan, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang-NTT.

Jelas Ahok, “Ibu Emi Nomleni merupakan figur perempuan hebat dari PDIP yang dapat menjadi nomor dua saat bertanding dalam perhelatan Pilgub NTT saat berhadapan dengan Viktor Laiskodat.”

Ahok menegaskan bahwa menjadi pejabat harus jujur, mempunyai integritas, empati dan belas kasihan dan dapat menolong orang dengan menggunakan APBD dan kekuasaan yang dimilikinya.

Ahok juga menyampaikan bahwa dirinya paling suka menjadi pejabat karena dapat membantu orang dengan tidak menggunakan uang sendiri

“Saya paling suka menjadi pejabat karena dapat membantu orang tidak pakai duit (uang) saya,” sebut Ahok.

Pantauan media ini, meski temu wicara ini diwarnai dengan listrik padam sebanyak 3 (tiga) kali tidak mengurungkan niat para penggemar Ahok untuk tetap setia mendengarkan temu wicara ‘Baomong deng Ahok’ ini hingga selesai.

Penulis dan editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kinerja Keuangan Positif, Bank NTT Raih Indonesia Top Bank Award 2022

    Kinerja Keuangan Positif, Bank NTT Raih Indonesia Top Bank Award 2022

    • calendar_month Sab, 10 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Perbankan di Indonesia mengalami pertumbuhan yang cukup baik. Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kredit perbankan tumbuh mencapai 26,89 persen selama tahun 2017 hingga Mei 2022. Meski terjadi kontraksi karena pandemi Covid-19 pada tahun 2020, namun aset perbankan mampu tumbuh 37,8 persen dalam kurun waktu 4 tahun terakhir. Begitu pula Dana […]

  • Regsosek pada 15 Oktober—14 November 2022, Yuk Partisipasi

    Regsosek pada 15 Oktober—14 November 2022, Yuk Partisipasi

    • calendar_month Sab, 15 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Badan Pusat Statistik (BPS) melaksanakan pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) di seluruh provinsi di Indonesia pada 15 Oktober — 14 November 2022. Pendataan Regsosek merupakan pengumpulan data seluruh penduduk yang terdiri atas profil, kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan. Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022 adalah upaya pemerintah untuk membangun data […]

  • ‘Sang Pisang Kupang’ Butuh 1 Ton Pisang, Kaesang Jalin Kerja Sama dengan Petani

    ‘Sang Pisang Kupang’ Butuh 1 Ton Pisang, Kaesang Jalin Kerja Sama dengan Petani

    • calendar_month Sen, 8 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Putra Bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangareb selaku owner atau pemilik Gerai Sang Pisang Kupang yang berlokasi di Food Corner Kupang Waterpark; saat Konferensi Pers bersama wartawan media cetak, elektronik dan online menyampaikan tentang kebutuhan dan penggunaan pisang lokal. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2019/07/06/kaesang-putra-bungsu-presiden-jokowi-jualan-pisang-di-kupang/ Bisnis kuliner yang diberi nama “Sang Pisang” ini mulai […]

  • Gugus Tugas Produksi APD Berbahan Lokal Sertifikasi WHO

    Gugus Tugas Produksi APD Berbahan Lokal Sertifikasi WHO

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 berupaya memproduksi alat pelindung diri (APD) menggunakan komponen lokal dan disertifikasi Badan Kesehatan Dunia (WHO). Selain APD, Pemerintah juga memproduksi ventilator karya anak bangsa yang sebelumnya telah diuji coba di bawah pendampingan dari Kementerian Kesehatan. “Saat ini, tim ahli Gugus Tugas dibantu peneliti, […]

  • SMPK Frater Maumere Gapai Fasilitas dari Gerakan Menulis Buku Indonesia

    SMPK Frater Maumere Gapai Fasilitas dari Gerakan Menulis Buku Indonesia

    • calendar_month Jum, 12 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Maumere-NTT, Garda Indonesia | Sebagai Sekolah Aktif Literasi Nasional, SMPK Frater Maumere di Kabupaten Sikka,Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggapai fasilitas Buku Antologi Cerpen Siswa 150 eksemplar, Plakat Sekolah Aktif Literasi Nasional, Piagam Sekolah dan Kepala Sekolah Aktif Literasi Nasional, PIN Gerakan Menulis Buku (GMB), dan baliho literasi. Fasilitas GMB kepada SMPK Frater Maumere diserahkan […]

  • Muswil III FK PKBM NTT via Virtual, Pilih Pengurus DPW Periode 2020—2025

    Muswil III FK PKBM NTT via Virtual, Pilih Pengurus DPW Periode 2020—2025

    • calendar_month Sab, 11 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 144
    • 1Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur (DPW FKPKBM Provinsi NTT), menghelat secara virtual musyawarah wilayah (Muswil) III pada Sabtu, 11 September 2021 pukul 09.00 WITA—selesai melalui zoom yang dihadiri dan diikuti lebih kurang 33 peserta yang terdiri dari Ketua DPP FK PKBM Indonesia, Drs. Suhartono, S.T., Sekjen Djailani […]

expand_less