Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Komitmen HAM Indonesia Jadi Soal
- account_circle Penulis
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 62
- comment 0 komentar

![]()
Jakarta | Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis hak asasi manusia kembali memicu perhatian luas, baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional. Insiden yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, bahkan turut disorot oleh komunitas global, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Wakil Menteri HAM, Mugiyanto mengatakan serangan tersebut cukup mengganggu posisi Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Presiden Dewan HAM PBB. Ia menyebut kasus tersebut telah mendapat perhatian dari Komisaris Tinggi HAM PBB Volker Turk serta Pelapor Khusus PBB untuk Perlindungan Pembela HAM Mary Lawlor.
“Hal ini cukup mengganggu positioning Indonesia sebagai anggota dewan HAM PBB dan sebagai Presiden Dewan HAM PBB,” ujar Mugiyanto melalui keterangan tertulisnya, Minggu, 15 Maret 2026.
Mugiyanto pun meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia mempercepat penyelidikan atas peristiwa penyiraman air keras untuk mengungkap pelaku hingga pihak yang berada di balik serangan tersebut.
Menurutnya, proses hukum harus dilakukan agar tindakan intimidasi, teror, dan kekerasan terhadap pembela HAM tidak terus terjadi.
“Ini sangat mendesak dilakukan oleh polisi, agar kita semua, termasuk pemerintah, mendapat kepastian, sehingga tidak terjadi spekulasi dan narasi liar yang pada akhirnya mencederai komitmen pemerintah dalam penghormatan dan perlindungan HAM,” ujarnya.
Mugiyanto menegaskan pemerintah memiliki komitmen dalam perlindungan hak asasi manusia, termasuk kebebasan berekspresi, menyampaikan pendapat, dan berkumpul secara damai sebagaimana tercantum dalam Kovenan Hak Sipil dan Politik (ICCPR) yang telah diratifikasi melalui Undang-undang Nomor 12 Tahun 2005.
Menurutnya, komitmen tersebut harus diwujudkan melalui penghormatan terhadap suara kritis masyarakat sebagai bagian dari mekanisme check and balances demi perbaikan kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Sekali lagi Kementerian HAM menyampaikan simpati mendalam dan solidaritas kepada saudara Andrie Yunus, serta mendoakan agar segera pulih dengan perawatan terbaik dari rumah sakit. Kementerian HAM memastikan bahwa negara akan menanggung biaya pengobatan dan pemulihan hingga tuntas,” kata Mugiyanto.
Sorotan internasional juga datang langsung dari pejabat tinggi PBB. Dalam pernyataannya di media sosial X, Komisaris Tinggi HAM PBB Volker Turk menyampaikan keprihatinannya atas serangan yang dialami Andrie Yunus.
“Sangat prihatin terhadap serangan air keras yang mengerikan terhadap Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS),” kata Komisaris Tinggi HAM PBB, Volker Türk, dalam pernyataan di akun X @UNHumanRights, Sabtu 14 Maret 2026.
Ia bahkan menyebut pelaku kejahatan itu sebagai pengecut dan mendesak agar pelaku segera ditangkap dan diproses secara hukum.
“Mereka yang bertanggung jawab atas tindakan kekerasan pengecut ini harus dimintai pertanggungjawaban,” tegasnya.
Türk juga menekankan pentingnya perlindungan bagi para pembela HAM yang selama ini berperan menyoroti berbagai isu publik. “Pembela HAM harus dilindungi saat menjalankan peran penting mereka, dan supaya dapat menyoroti isu-isu yang menjadi perhatian publik tanpa rasa takut,” tegasnya.
Pernyataan serupa juga disampaikan Pelapor Khusus PBB untuk Pembela HAM, Mary Lawlor. Ia menyatakan keprihatinannya terhadap aksi teror yang menimpa Andrie Yunus serta mendesak pemerintah Indonesia segera melakukan penyelidikan menyeluruh.
“Saya menyerukan pihak berwenang di Indonesia untuk melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap serangan yang menyeramkan ini,” kata Lawlor melalui media sosial X.
Ia menegaskan bahwa praktik impunitas terhadap pembela HAM tidak dapat diterima.
Serangan terhadap Andrie Yunus terjadi setelah ia menyelesaikan perekaman siniar di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) pada Kamis malam, 12 Maret.
Ia disiram air keras oleh orang tak dikenal hingga mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan Andrie mengalami luka bakar sekitar 24 persen, dengan mata kanan menjadi bagian yang paling terdampak.(*)
- Penulis: Penulis
- Sumber: melihatindonesia & ragam literatur











Saat ini belum ada komentar