Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Angka Stunting di Sikka Turun, Gubernur VBL Apresiasi Bupati dan Wakil Bupati

Angka Stunting di Sikka Turun, Gubernur VBL Apresiasi Bupati dan Wakil Bupati

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 28 Jul 2020
  • visibility 33
  • comment 0 komentar

Loading

Maumere-NTT, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) memberikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Sikka yang dinilai berhasil menurunkan angka Stunting. Hal ini diungkapkan langsung oleh Gubernur VBL saat memberikan arahan kepada para pimpinan OPD, Tenaga Kesehatan, Camat, Lurah serta Kepala Desa se-Kabupaten Sikka, pada Senin, 27 Juli 2020 di Sea Word Resort.

Menurut Gubernur VBL, kolaborasi kedua pemimpin di Kabupaten Sikka kali ini sangat menjanjikan untuk membawa perubahan bagi masyarakat banyak. “Birokrat murni dengan jiwa muda yang ada dalam diri Bupati dipadu dengan jiwa entrepreneur dari seorang wakil bupati sudah menunjukkan hasilnya. Angka Stunting di Kabupaten ini menurun dari sebelumnya 25% menjadi 23%,” urainya.

Tetapi hasil yang dicapai, imbuh Gubernur VBL, tidak boleh membuat kita lupa diri. Karena target kita semua tentunya angka Stunting harus zero (0%). Untuk mencapai angka zero lanjut Gubernur, tentunya harus ada data yang valid di tingkat desa, karena angka Stunting di hampir semua kabupaten berasal dari desa.

“Sebagai Gubernur, saya minta Bapak Bupati memerintahkan Kepala Desa agar mendata secara baik ibu hamil di desanya,” tegas Gubernur VBL.

Hal ini, menurut VBL, agar setiap perempuan yang hamil diberi asupan serta protein yang cukup, sehingga anak yang nanti dilahirkannya tidak menderita Stunting. “Sekali lagi saya pastikan bahwa data harus jelas dan tepat,” tegasnya.

Ke depan, jika gubernur atau bupati menanyakan ke kepala desa, saat ini berapa banyak jumlah ibu hamil di wilayah tersebut, maka kepala desa wajib mengetahuinya. “Jika yang hamil mampu untuk mengurus kandungannya secara baik dengan asupan gizi yang cukup, maka itu tidak menjadi masalah. Tetapi jika yang hamil itu ternyata miskin dan tidak mampu untuk mengurus kandungannya dengan asupan gizi yang baik, maka Pemerintah wajib untuk memberikan bantuan,” lanjut Laiskodat.

Oleh karenanya, ke depan pembagian bantuan di tingkat desa, tidak dilakukan di balai desa atau kantor desa, tetapi dilakukan di posyandu. Hal ini, bertujuan agar selain menerima bantuan dari pemerintah, sekalian juga dilakukan pemeriksaan kesehatan.

Selain masalah Stunting, Gubernur VBL juga menaruh perhatian serius terhadap pertanian, peternakan dan juga perikanan. Terkait data tentang semua potensi itu harus jelas, dan dimulai dari desa. Hal ini karena saat ini semua bicara tentang desa, termasuk negara sekalipun bicara tentang desa.

“Ke depan, kita akan desain secara baik dari tingkat desa sampai pusat. Desa mana yang prioritasnya pada pertanian, desa mana yang perlu diterapi perikanannya, dan juga tentang peternakannya,” kata Gubernur.

Dan untuk sampai ke tahap ini, sekali lagi dibutuhkan data yang jelas. Dan ini semua tentunya dibutuhkan kolaborasi dari semua pihak. Harus ada tim kerja yang solid. “Jika bicara pertanian, data di desa harus jelas. Kepala desanya siapa, lahannya berapa banyak, tenaga kerja yang terlibat berapa orang, sumber air terdekat dari mana, dengan begini maka pemerintah tinggal masuk dengan bantuan, baik berupa bibit maupun alat berat untuk mengolah lahan tersebut. Hal demikian juga diterapkan di bidang peternakan dan juga Perikanan,” ungkap Laiskodat.

Sekali lagi data sangat penting. Karena kerja tanpa data berarti kerja tanpa pengetahuan. Dan jika kerja tanpa pengetahuan, maka dapat dipastikan bahwa hasilnya pasti tidak berpengetahuan.

Sementara itu, Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos., mengatakan bahwa dengan Visi Misi menuju masyarakat Sikka yang bahagia dengan hak – hak dasarnya terpenuhi, maka dengan jumlah 110 ribu KK, dan yang miskin sebanyak 47 ribu KK, maka dibutuhkan kerja keras dan kerja serius serta harus optimis bahwa masyarakat Sikka akan Bangkit menuju Sejahtera. Menurut Robby, walaupun di tengah pandemi Covid-19 saat ini, Kabupaten Sikka akan tetap action, produktif dan tidak cengeng.

Turut hadir pada kesempatan ini, beberapa pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi NTT, beberapa Anggota DPRD Provinsi NTT dan juga Staf Khusus Gubernur NTT.(*)

Sumber berita dan foto (*/Sam Harly Babys)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lepas Jabatan Ketua Partai Demi Rakyat! Nubatonis Lelaki Sejati

    Lepas Jabatan Ketua Partai Demi Rakyat! Nubatonis Lelaki Sejati

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Pernyataan mundurnya Jonathan Nubatonis sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perindo Nusa Tenggara Timur (NTT) sontak mengejutkan publik. Apalagi, selama 10 tahun partai besutan Hary Tanoesudibjo ini dipimpinnya, terjadi penambahan 46 kursi di DPRD hasil pemilihan legislatif (Pileg) 2024, dan tercatat sebagai yang terbanyak di Indonesia untuk Partai Perindo. Alasan pengunduran diri Jonathan […]

  • Delapan Kunci Pengendalian Inflasi Daerah dari Wakil Mendagri

    Delapan Kunci Pengendalian Inflasi Daerah dari Wakil Mendagri

    • calendar_month Rab, 14 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Surabaya, Garda Indonesia | Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) John Wempi Wetipo menyampaikan kunci penting yang perlu dilakukan pemerintah daerah (Pemda) dalam mengendalikan inflasi. Pesan itu disampaikan Wempi saat memberi sambutan pada Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah (Rakorpusda) Pengendalian Inflasi 2022 bertajuk “Sinergi dan Inovasi untuk Stabilitas Harga dan Ketahanan Pangan: Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi […]

  • Inflasi NTT November 2018, Terjadi di Kota Kupang dan Maumere

    Inflasi NTT November 2018, Terjadi di Kota Kupang dan Maumere

    • calendar_month Sel, 4 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,gardaindonesia.id | Inflasi November 2018 terjadi di 3 (tiga) Kota di Provinsi NTT; Kota Kupang mengalami inflasi sebesar 0,48% dan Maumere juga mengalami inflasi sebesar 0,48%. Inflasi November 2018 di Nusa Tenggara Timur sebesar 0,82% karena adanya kenaikan indeks harga pada 6 (enam) kelompok pengeluaran dengan kenaikan terbesar pada kelompok transpor sebesar 3,52% dan diikuti […]

  • Cerita Kota Solo, Disambut Hujan Hingga Ketinggalan Kereta Api

    Cerita Kota Solo, Disambut Hujan Hingga Ketinggalan Kereta Api

    • calendar_month Ming, 12 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Lagu dari Ibu Soed “Naik Kereta Api” bergumam ceria dan mengantar diri ini menuju ke stasiun Balapan Solo, usai disambut hujan deras saat tiba di bandara Adi Sumarmo pada Kamis sore, 19 Mei. Sepertinya hujan deras ini memberkati perjalananku mengikuti district conference (Discon) Rotary D3240 di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah […]

  • BMKG Kupang: “7 Kali Gempa Bumi di Sumba Timur Tidak Berpotensi Tsunami“

    BMKG Kupang: “7 Kali Gempa Bumi di Sumba Timur Tidak Berpotensi Tsunami“

    • calendar_month Sel, 2 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id–Gempa Bumi Mag 6.0 yang melanda Sumba Timur berlokasi di 66 km BaratDaya pada Selasa/2 Oktober 2018 pukul 07.59 wita yang dirasakan paling kuat di Sumba terutama di Waingapu dan sekitarnya. Terjadi 7 kali Gempa Bumi Mag 6,0 pukul 07.59 wita dan Mag 6,3 pukul 08.16 wita berjarak setiap 16 menit dirasakan hingga 4 […]

  • Tujuh Manfaat Istirahat dan Tidur Cukup

    Tujuh Manfaat Istirahat dan Tidur Cukup

    • calendar_month Ming, 13 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Kebiasaan bergadang atau kurang tidur bisa membuat tubuh terasa lelah dan sulit konsentrasi. Bahkan, beberapa studi menunjukkan bahwa kebiasaan kurang tidur dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit. Oleh karena itu, mencukupi waktu tidur sangat penting dilakukan. Tak hanya menghilangkan rasa kantuk, mencukupi waktu istirahat dan tidur dapat memberikan beragam manfaat bagi kesehatan tubuh. Manfaat yang diperoleh bahkan sama […]

expand_less