Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Artikel » Kudapan Donat dan Kenapa Harus Berlubang

Kudapan Donat dan Kenapa Harus Berlubang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 3 Agu 2023
  • visibility 119
  • comment 0 komentar

Loading

Camilan sore dengan donat adalah hal yang sangat nikmat. Terdapat cerita tersembunyi di balik hidangan manis donat! Donat masih menjadi salah satu makanan penutup paling populer di Amerika Serikat dan telah banyak dijual di toko kue atau restoran cepat saji mana pun.

Anak-anak dari usia 5 tahun hingga orang tua berumur 75 tahun, semuanya menyukai camilan manis dan lezat ini. Di Asia, donat digunakan sebagai makanan ringan, tetapi di Amerika Serikat, banyak orang menggunakan donat sebagai makanan pokok sarapan, dan bahkan mereka juga memiliki hari khusus yakni “hari donat”.

Donat adalah makanan manis yang terbuat dari campuran tepung, gula, krim, dan telur yang digoreng. Dua bentuk yang paling umum adalah cincin berlubang atau makanan penutup tertutup dengan isian manis krim dan puding telur di tengahnya, tetapi ada bentuk lain yang telah dimodifikasi.

Tapi tahukah Anda bahwa donat awalnya tidak memiliki “lubang”?

Pencinta donat nomor satu adalah orang Amerika, yang memiliki produksi donat paling terkenal di dunia, tetapi mereka tidak lahir di Amerika Serikat. Adonan goreng telah ada sejak zaman Romawi, dan makanan serupa yang disebut Zalabia diperkenalkan ke Eropa, Inggris, Jerman, Skandinavia, dan kemudian Manhattan oleh Belanda.

Namun, donat paling awal tidak memiliki lubang, tetapi tumpukan adonan bundar. Ketika adonan seperti itu digoreng, pinggirannya mudah terbakar saat di mana bagian tengahnya masih mentah, sehingga orang mulai membuat lubang di adonan agar panasnya lebih merata.

Ada banyak versi berbeda tentang asal usul lubang donat. Dikatakan bahwa pada tahun 1947, seorang kapten bernama Hanson Gregory dalam perjalanan, mencoba menggunakan tutup panci lada untuk menghilangkan bagian tengah adonan manis, sehingga dapat menggoreng donat yang dipanaskan secara merata.

Versi lain yang lebih aneh adalah dia meminta ibunya untuk membuat adonan menjadi lingkaran sehingga bisa digantung di atas perahu dan dinikmati bahkan saat mengemudi dengan kedua tangan.

Bagaimanapun, lubang donat benar-benar merupakan tonggak besar dalam sejarah makanan.

Selama di Amerika Serikat pada tahun 1930, donat menjadi makanan sehari-hari bagi kebanyakan orang dengan harga yang cukup terjangkau. Namun sebelumnya pada tahun 1970-an hingga 1980-an, bagel menjadi populer di Amerika Serikat. Hidangan itu mirip dengan donat tetapi proses pembuatannya adalah dipanggang bukan digoreng, dengan begitu hidangan bagel mengandung lebih rendah akan kalori.

Ketika standar kehidupan masyarakat meningkat dan orang-orang menjadi lebih peduli dengan kesehatan mereka, bagel secara bertahap menggantikan donat sebagai pilihan utama untuk sarapan.(*)

Sumber (*/picinstyle)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konsumsi Listrik PLN Naik Saat Lebaran, Beban Puncak Tumbuh di Daerah

    Konsumsi Listrik PLN Naik Saat Lebaran, Beban Puncak Tumbuh di Daerah

    • calendar_month Rab, 26 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PLN (Persero) mencatat pemakaian listrik tertinggi (beban puncak) kelistrikan nasional selama periode lebaran 2023 mengalami kenaikan di banding tahun 2022. Kenaikan pada periode Idul Fitri 1444 H terjadi merata terutama di daerah yang menjadi destinasi mudik. Hal ini menjadi salah satu sinyal adanya pemerataan ekonomi di daerah. Direktur Utama PLN Darmawan […]

  • Menko Polhukam Mahfud MD: Perang Terhadap Hoaks Tugas Bersama

    Menko Polhukam Mahfud MD: Perang Terhadap Hoaks Tugas Bersama

    • calendar_month Jum, 13 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan, perkembangan media sosial dan digital yang sangat cepat membawa konsekuensi beredarnya berita palsu atau hoaks di masyarakat. Ini menjadi tantangan sekaligus ancaman yang akan berdampak serius bila tidak ditangani dengan baik dengan semua pihak, termasuk masyarakat. “Memerangi hoax adalah tugas bersama, bukan hanya menjadi tugas pemerintah. […]

  • Terang Listrik PLN Hadirkan Asa di Pulau Semau

    Terang Listrik PLN Hadirkan Asa di Pulau Semau

    • calendar_month Kam, 29 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Loading

    Kehadiran listrik PLN juga mendukung operasional Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Semau. Kepala Unit PDAM Semau, Bon Nurak, menjelaskan, “Sebelumnya kami pakai mesin diesel. Dengan listrik PLN, distribusi air ke pelanggan lebih lancar.”   Semau | Senyum haru dan tepuk tangan riuh menyambut menyalanya lampu di lima fasilitas umum Desa Huilelot, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang, […]

  • Calon Murid SMA Negeri 1 Soe Lolos SPMB, Yuk Daftar Ulang Via Daring

    Calon Murid SMA Negeri 1 Soe Lolos SPMB, Yuk Daftar Ulang Via Daring

    • calendar_month Sel, 24 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Kuota peserta didik baru di SMA Negeri 1 Soe sebanyak 12 rombongan belajar (rombel), setiap rombel berjumlah 36 orang, kuota yang diperoleh sebanyak 432 orang.   Soe | Kepala SMA Negeri 1 Soe, Rovis E. Selan, S.Pd., M.Pd. mengimbau kepada semua calon peserta didik baru yang dinyatakan lolos dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun […]

  • Bareskrim : Korban Investasi Bodong Rugi Hingga Puluhan Miliar

    Bareskrim : Korban Investasi Bodong Rugi Hingga Puluhan Miliar

    • calendar_month Kam, 9 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Bareskrim Polri menetapkan 7 (tujuh) tersangka kasus investasi bodong platform Binomo termasuk Indra Kenz. Hingga saat ini, tercatat ada 144 korban dengan kerugian lebih dari 83 miliar. “Kerugian para korban afiliator IK sebanyak 144 orang sekitar Rp. 83.365.707.894,” Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Polri Kombes Candra Sukma dalam keterangannya, pada Kamis, 9 […]

  • Inovasi Akuaponik-Ternak (3 in 1) untuk Ketahanan Pangan Keluarga Terdampak Stunting di Desa Penfui Timur

    Inovasi Akuaponik-Ternak (3 in 1) untuk Ketahanan Pangan Keluarga Terdampak Stunting di Desa Penfui Timur

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Loading

    Tim PKM Undana di Desa Penfui Timur yang diketuai oleh Ir. Yohanis Umbu Laiya Sobang, M.Si. CRA, CRP, CRMP. beranggotakan Dr. Magadarita Riwu dan Dr. Marthen Makaborang, S.P, M.Sc. ini mengintegrasikan budidaya ikan dan sayuran secara terpadu dengan pemeliharaan ternak skala rumah tangga.   Kupang | Sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi keluarga dan menekan angka […]

expand_less