Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Asal-usul, Pesona, dan Keseruan Trekking Gunung Meja di Ende

Asal-usul, Pesona, dan Keseruan Trekking Gunung Meja di Ende

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 8 Jun 2025
  • visibility 74
  • comment 0 komentar

Loading

Gunung Meja Ende mencerminkan keunikan dan kekayaan alam Pulau Flores di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memesona. Puncaknya yang datar menyerupai meja, gunung ini menjadi simbol alam yang ikonik sekaligus menyimpan nilai-nilai historis yang erat dengan kehidupan masyarakat Ende.

Keberadaannya tidak hanya memberikan keindahan visual, tetapi juga menjadi saksi perjalanan waktu yang memadukan tradisi, mitos, dan kehidupan sehari-hari.

Asal-usul Gunung Meja

Dikutip dari laman uns.ac.id, sejarah Gunung Meja Ende terdiri atas banyaknya kisah menarik yang menjadi bagian penting dari identitas masyarakat lokal.

Terletak di depan Pantai Nanganesa, Kota Ende, ibu kota Kabupaten Ende, gunung ini memiliki ketinggian sekitar 300 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Namanya diambil dari bentuk puncaknya yang menyerupai meja, hasil dari proses pemotongan puncak gunung pada 1970-an.

Langkah ini dilakukan oleh pemerintah daerah karena puncak Gunung Meja dianggap mengganggu pendaratan dan keberangkatan pesawat di Bandara Haji Hasan Aroeboesman, yang berjarak sekitar lima kilometer dari Pulau Koa. Material hasil pemotongan tersebut dibuang ke dasar laut, meninggalkan bentuk datar seperti yang terlihat saat ini.

Sejarah Gunung Meja Ende juga erat kaitannya dengan legenda kuno yang diwariskan secara turun-temurun.

Kisah ini melibatkan tiga tokoh utama yaitu Meja, seorang gadis cantik yang sopan, lalu Iya, seorang pria kaya dengan sifat jahat dan juga Wongge, seorang pria miskin yang berbudi pekerti baik.

Dalam cerita tersebut, cinta Meja terhadap Wongge menimbulkan kecemburuan pada Iya, yang akhirnya membunuh Meja dengan memenggal kepalanya.

Kepala Meja dibuang ke arah timur, membentuk Pulau Koa. Wongge, yang datang dan menyaksikan kejahatan tersebut, melawan Iya hingga berhasil membunuhnya dengan parang panjang.

Parang tersebut kemudian dilempar ke arah selatan, yang dipercaya masyarakat berubah menjadi Pulau Ende, berbentuk seperti parang.

Sejarah Gunung Meja Ende tidak hanya memberikan warisan mitos, tetapi juga menginspirasi berbagai karya seni dan tradisi lokal. Dari kisah ini, lahir tarian, teater rakyat, drama, dan adat istiadat yang terus dilestarikan hingga kini.

Gunung Meja, dengan keunikan bentuk dan kekayaan legenda yang menyelimutinya, menjadi simbol keindahan sekaligus saksi perjalanan panjang budaya masyarakat Ende. (DANI)

Cara trekking menjangkau puncak Gunung Meja

Dilansir dari atourin.com, pilihan rute yang dapat kamu tempuh dengan menggunakan mobil dan sepeda motor. Dari pusat Kabupaten Ende, kamu bisa mengendarai kendaraanmu di Jalan Pelabuhan IPPI menuju Gunung Meja. Perjalanan hanya sekitar 2 km dengan waktu tempuh 7—10 menit untuk sampai di pintu masuk Gunung Meja di Desa Rukun Lima. Selanjutnya, kamu bisa memarkirkan kendaraanmu dan trekking menuju puncak gunung selama 1,5 jam perjalanan.

Aksesibilitas menuju objek wisata Gunung Meja dengan rute mudah ditempuh, jalan lebar, jalan naik turun, bisa naik motor, dan bisa naik mobil

Tips untuk kamu yang ingin trekking 

  • Pastikan fisik dan mentalmu dalam keadaan sehat untuk melewati trekking ke Gunung Meja;
  • Pastikan kamu menjaga sikap dan ucapan di sepanjang perjalanan menuju puncak gunung;
  • Kamu bisa membawa bekal makanan dan minuman;
  • Kamu bisa membawa kamera terbaikmu untuk menangkap momen-momen indah;
  • Pastikan kamu menggunakan pakaian dan alas kaki yang nyaman;
  • Pastikan kamu hanya membawa barang-barang seperlunya saja agar tidak terlalu memenuhi isi tas.(*)

Sumber (*/ragam)

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ahokers NTT Deklarasi Dukungan Bagi Jokowi Ma’ruf

    Ahokers NTT Deklarasi Dukungan Bagi Jokowi Ma’ruf

    • calendar_month Rab, 5 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Ahokers NTT sebagai lembaga nonpartisan menggelar deklarasi sebagai bentuk dukungan terhadap Calon Presiden & Wakil Presiden, Ir. Joko Widodo & KH Ma’ruf Amin Mengambil lokasi di Jalan El Tari depan Pengadilan Tinggi Kupang,Rabu/5 September 2018 pukul 16.00 Wita-selesai, lokasi tersebut pernah dipakai sebagai lokasi untuk “Aksi 1.000 Lilin Untuk Ahok”. Ahokers menggunakan […]

  • Jagung dan Tradisi Makan Jagung Adat Masyarakat Timor

    Jagung dan Tradisi Makan Jagung Adat Masyarakat Timor

    • calendar_month Kam, 11 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Tanaman Jagung bagi masyarakat yang bermukim di daratan seluas sekitar 15.000 km (termasuk di Negara Republik Demokratik Timor Leste[RDTL]) mempunyai beragam manfaat, mulai dari sebagai makanan pokok yang dapat diolah menjadi Jagung Katemak (rebusan bulir Jagung tua beserta beragam sayur mayur, red) dan Jagung Bose (jagung yang diolah dengan cara ditimpa […]

  • Upaya Kota Samarinda Tekan 359 Kasus KDRT Sejak 2016—April 2019

    Upaya Kota Samarinda Tekan 359 Kasus KDRT Sejak 2016—April 2019

    • calendar_month Rab, 1 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Loading

    Samarinda, Garda Indonesia | Data SIMFONI Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mencatat sejak 2016—April 2019 kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Kota Samarinda mencapai 359 kasus. Asisten Deputi Perlindungan Hak Perempuan Kemen PPPA, Ali Khasan mengatakan meski kasus tiap tahunnya mengalami penurunan, antisipasi dini dan penanganan serius perlu dilakukan oleh pemerintah […]

  • Hari Pekerja Rumah Tangga, Kemen PPPA Perhatian & Dukung Pekerja Informal

    Hari Pekerja Rumah Tangga, Kemen PPPA Perhatian & Dukung Pekerja Informal

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri PPPA, Bintang Puspayoga menyerahkan secara simbolis 494 paket tersebut kepada para Pekerja Rumah Tangga (PRT) bertepatan dengan Hari Pekerja Rumah Tangga Internasional pada 16 Juni 2020. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bekerja sama dengan berbagai mitra, dunia usaha, dan lembaga masyarakat memberikan paket pemenuhan kebutuhan spesifik perempuan […]

  • Kunjungan Kedua di Rote, VBL Pastikan Masyarakat Tak Lapar & Harus Sehat

    Kunjungan Kedua di Rote, VBL Pastikan Masyarakat Tak Lapar & Harus Sehat

    • calendar_month Sab, 17 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Loading

    Rote Ndao-NTT, Garda Indonesia | Kembali melakukan kunjungan kerja kedua di Rote Ndao pasca-Badai Seroja, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) didampingi Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu memantau Pulau Ndao dan Nuse menggunakan Helikopter BNPB dari Bandar Udara D.C. Saudale Ba’a pada Jumat, 16 April 2021. Sejak terjadi Badai Seroja di Pulau Rote pada Minggu, […]

  • HANI 2019: Beta Sehat, Beta Kuat, Beta Hebat. Stop Narkoba!

    HANI 2019: Beta Sehat, Beta Kuat, Beta Hebat. Stop Narkoba!

    • calendar_month Kam, 27 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Narkoba merupakan kejahatan global yang terjadi diberbagai kalangan dan berbagai usia. Narkoba dapat menciptakan kecanduan bagi penggunanya, sehingga masa depan akan menjadi suram serta menjadi sumber bagi masalah-masalah lainnya. Upaya menghentikan penggunaan narkoba menjadi sasaran utama Badan Narkotika Nasional (BNN), baik di Pusat maupun di daerah. Upaya Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan […]

expand_less