Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Asal-usul, Pesona, dan Keseruan Trekking Gunung Meja di Ende

Asal-usul, Pesona, dan Keseruan Trekking Gunung Meja di Ende

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 8 Jun 2025
  • visibility 234
  • comment 0 komentar

Loading

Gunung Meja Ende mencerminkan keunikan dan kekayaan alam Pulau Flores di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memesona. Puncaknya yang datar menyerupai meja, gunung ini menjadi simbol alam yang ikonik sekaligus menyimpan nilai-nilai historis yang erat dengan kehidupan masyarakat Ende.

Keberadaannya tidak hanya memberikan keindahan visual, tetapi juga menjadi saksi perjalanan waktu yang memadukan tradisi, mitos, dan kehidupan sehari-hari.

Asal-usul Gunung Meja

Dikutip dari laman uns.ac.id, sejarah Gunung Meja Ende terdiri atas banyaknya kisah menarik yang menjadi bagian penting dari identitas masyarakat lokal.

Terletak di depan Pantai Nanganesa, Kota Ende, ibu kota Kabupaten Ende, gunung ini memiliki ketinggian sekitar 300 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Namanya diambil dari bentuk puncaknya yang menyerupai meja, hasil dari proses pemotongan puncak gunung pada 1970-an.

Langkah ini dilakukan oleh pemerintah daerah karena puncak Gunung Meja dianggap mengganggu pendaratan dan keberangkatan pesawat di Bandara Haji Hasan Aroeboesman, yang berjarak sekitar lima kilometer dari Pulau Koa. Material hasil pemotongan tersebut dibuang ke dasar laut, meninggalkan bentuk datar seperti yang terlihat saat ini.

Sejarah Gunung Meja Ende juga erat kaitannya dengan legenda kuno yang diwariskan secara turun-temurun.

Kisah ini melibatkan tiga tokoh utama yaitu Meja, seorang gadis cantik yang sopan, lalu Iya, seorang pria kaya dengan sifat jahat dan juga Wongge, seorang pria miskin yang berbudi pekerti baik.

Dalam cerita tersebut, cinta Meja terhadap Wongge menimbulkan kecemburuan pada Iya, yang akhirnya membunuh Meja dengan memenggal kepalanya.

Kepala Meja dibuang ke arah timur, membentuk Pulau Koa. Wongge, yang datang dan menyaksikan kejahatan tersebut, melawan Iya hingga berhasil membunuhnya dengan parang panjang.

Parang tersebut kemudian dilempar ke arah selatan, yang dipercaya masyarakat berubah menjadi Pulau Ende, berbentuk seperti parang.

Sejarah Gunung Meja Ende tidak hanya memberikan warisan mitos, tetapi juga menginspirasi berbagai karya seni dan tradisi lokal. Dari kisah ini, lahir tarian, teater rakyat, drama, dan adat istiadat yang terus dilestarikan hingga kini.

Gunung Meja, dengan keunikan bentuk dan kekayaan legenda yang menyelimutinya, menjadi simbol keindahan sekaligus saksi perjalanan panjang budaya masyarakat Ende. (DANI)

Cara trekking menjangkau puncak Gunung Meja

Dilansir dari atourin.com, pilihan rute yang dapat kamu tempuh dengan menggunakan mobil dan sepeda motor. Dari pusat Kabupaten Ende, kamu bisa mengendarai kendaraanmu di Jalan Pelabuhan IPPI menuju Gunung Meja. Perjalanan hanya sekitar 2 km dengan waktu tempuh 7—10 menit untuk sampai di pintu masuk Gunung Meja di Desa Rukun Lima. Selanjutnya, kamu bisa memarkirkan kendaraanmu dan trekking menuju puncak gunung selama 1,5 jam perjalanan.

Aksesibilitas menuju objek wisata Gunung Meja dengan rute mudah ditempuh, jalan lebar, jalan naik turun, bisa naik motor, dan bisa naik mobil

Tips untuk kamu yang ingin trekking 

  • Pastikan fisik dan mentalmu dalam keadaan sehat untuk melewati trekking ke Gunung Meja;
  • Pastikan kamu menjaga sikap dan ucapan di sepanjang perjalanan menuju puncak gunung;
  • Kamu bisa membawa bekal makanan dan minuman;
  • Kamu bisa membawa kamera terbaikmu untuk menangkap momen-momen indah;
  • Pastikan kamu menggunakan pakaian dan alas kaki yang nyaman;
  • Pastikan kamu hanya membawa barang-barang seperlunya saja agar tidak terlalu memenuhi isi tas.(*)

Sumber (*/ragam)

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa Bumi Tektonik M 3.4 Guncang Kalabahi Kabupaten Alor

    Gempa Bumi Tektonik M 3.4 Guncang Kalabahi Kabupaten Alor

    • calendar_month Sel, 8 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Alor-NTT, Garda Indonesia | Selasa, 8 Oktober 2019 gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Kalabahi. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi terjadi pada pukul 23:03:08 WITA dengan kekuatan M=3.4 Skala Richter. Kepala Stasiun Geofisika Kampung Baru – Kupang, Robert Owen Wahyu, S.Si. mengatakan bahwa episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7.96 LS dan 124.50 BT […]

  • Polri Siap Sedia Amankan Imlek 2023

    Polri Siap Sedia Amankan Imlek 2023

    • calendar_month Ming, 22 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Polri telah siap sedia mengamankan perayaan Tahun Baru Imlek yang akan diperingati pada Minggu, 22 Januari 2023. Asisten Kapolri Bidang Operasi (Asops) Irjen Pol. Agung Setya Imam Effendi mengatakan, setiap Polda akan menempatkan personel di tempat keramaian, tempat ibadah, wisata serta pengamanan arus lalu lintas. “Mabes Polri sudah memberikan arahan kepada […]

  • Bobby Nasution Respons Viral Banjir Kayu Gelondongan Terjang Sumut

    Bobby Nasution Respons Viral Banjir Kayu Gelondongan Terjang Sumut

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Loading

    Banjir bandang yang melanda Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, hingga Sibolga memang terlihat membawa tumpukan kayu gelondongan, memicu dugaan warganet soal praktik ilegal logging.   Medan | Gubernur Sumatra Utara, Bobby Nasution buka suara soal viralnya kayu gelondongan yang terbawa banjir bandang di berbagai daerah Sumut. Ia mengatakan akan mengecek langsung temuan tersebut. “Ya nanti kita […]

  • Mayat Bocah Tanpa Kepala Ditemukan di Saluran Irigasi Galung Eserae

    Mayat Bocah Tanpa Kepala Ditemukan di Saluran Irigasi Galung Eserae

    • calendar_month Sab, 2 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Sidrap-Sulsel, Garda Indonesia | Warga yang tinggal di sekitar saluran irigasi Galung Eserae, Kelurahan Lakessi, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sindereng Rappang (Sidrap), Provinsi Sulawesi Selatan, dihebohkan dengan adanya penemuan mayat seorang bocah tanpa kepala. Penemuan mayat bocah tanpa kepala pada Kamis, 30 April 2020 sekitar pukul 14.00 WITA di saluran irigasi Galung Eserae, Kelurahan Lakessi, bocah […]

  • Dewan Pers Larang PWI Helat Uji Kompetensi Wartawan

    Dewan Pers Larang PWI Helat Uji Kompetensi Wartawan

    • calendar_month Sel, 1 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Dewan Pers mengeluarkan keutusan terbaru terkait larangan terhadap Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) untuk menggunakan kantor yang berada di Gedung Dewan Pers hingga tidak memberikan izin menggelar uji kompetensi wartawan (UKW). Keputusan Pleno Dewan Pers Nomor 1103/DP/K/IX/2024 tersebut dikeluarkan menyikapi dualisme kepengurusan PWI yang belum menemukan titik terang, yakni antara kepemimpinan Hendri CH Bangun […]

  • Banjir dan Longsor Landa Lima Provinsi, Tim SAR Evakuasi 22.938 Orang

    Banjir dan Longsor Landa Lima Provinsi, Tim SAR Evakuasi 22.938 Orang

    • calendar_month Sen, 18 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Tim SAR gabungan terus bekerja keras dalam pelaksanaan operasi SAR di beberapa tempat termasuk penelusuran korban dan potongan pesawat Sriwijaya Air. Saat operasi SAR SJ-182 tengah berlangsung, bencana tanah longsor terjadi di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat pada Sabtu, 9 Januari 2021 sekitar pukul 16.45 WIB. Longsor […]

expand_less